blank
Dekan FEB Unissula Prof Heru Sulistyo (kedua dari kanan), didampingi Dr Ardian Ardhiatma (kanan), Dr Tri Wikaningrum (kedua dari kiri), serta Dr Hj Winarsih (kiri), saat menggelar acara jumpa awak media. Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Prof Dr Heru Sulistyo SE MSi mengatakan, di fakultasnya kini ada sebanyak 21 Guru Besar (Profesor).

Dengan banyaknya Guru Besar itu, kini menjadikan FEB Unissula memiliki jumlah Profesor terbanyak di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Tengah.

Dari total 21 Profesor itu, sebanyak 13 Guru Besar dilahirkan pada masa kepemimpinannya, dalam periode pertama sebagai Dekan FEB Unissula (2022-2026). Capaian ini menjadi bukti nyata, keberhasilan kepemimpinan yang berorientasi pada penguatan mutu akademik dan pengembangan sumber daya dosen.

BACA JUGA: Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten Purworejo, Wujudkan Haji Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas

”Hal ini mencerminkan komitmen kuat FEB Unissula dalam meningkatkan quality assurance, inovasi riset, kualitas pembelajaran, serta kontribusi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat dan dunia industri,” kata Heru pada sejumlah awak media yang menemuinya di kampus, Senin (9/2/2026).

Prof Heru Sulistyo sendiri, kembali dilantik menjadi Dekan FEB Unissula untuk periode lima tahun ke depan. Pelantikan dilakukan Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH, bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat struktural lainnya, di lingkungan Unissula, Senin (9/2/2026).

Disampaikan juga, pada Kamis (12/2/2026), FEB Unissula juga menjadwalkan pengukuhan tiga dosennya sebagai Guru Besar. Masing-masing Dr H Ardian Ardhiatma SE MM dan Dr Tri Wikaningrum SE MSi (Ilmu Manajemen), serta Dr Hj Winarsih SE MSi (Ilmu Akuntansi).

BACA JUGA: Bupati Blora Bersama Terima Trofi Anugrah Kebudayaan PWI Pusat Pada Puncak HPN 2026

Dikukuhkannya para Guru Besar tersebut diharapkan mampu semakin mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan riset inovatif, serta memperluas daya saing akademik FEB Unissula di tingkat nasional maupun internasional.

”Untuk target lima tahun ke depan, 75 persen dosen kami diharapkan menyandang gelar Profesor. Saat ini, dosen yang sedang antre dan kami siapkan untuk pengajuan Profesor berjumlah sekitar enam orang,” ungkap Prof Heru.

Terkait korelasi jumlah mahasiswa yang berminat masuk ke FEB, Prof Heru menyebutkan, ada promosi dan iklan. Pihaknya mengoptimalkan promosi digital, dengan menampilkan seluruh perangkat dan media promosi yang dimiliki.

BACA JUGA: Tasyakuran HPN PWI Jateng, Kolaborasi Jadi Kunci Agar Pers Bisa Berkembang

Menurut dia, keunggulan promosi terletak pada reputasi institusi yang sudah terbaca dan dipercaya calon mahasiswa. Saat ini, pihaknya tengah menyiapkan program strategis, sesuai arahan Yayasan dan Rektorat, yakni mulai melakukan navigasi menuju internasionalisasi.

”Pada tahun ini, kami ditargetkan mulai merintis kelas internasional. Dalam lima tahun ke depan, kami menargetkan sudah memiliki kelas internasional, baik dengan mahasiswa dari dalam maupun luar negeri. Termasuk pengembangan program double degree,” tegasnya

Riyan