blank
Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana memimpin rombongan pengurus PWI Jateng dan IKWI ziarah ke makam wartawan senior Soeharyono KO yang juga dihadiri putra almarhum Rastra Dewangga, di TPU Bergota Semarang, Senin 2 Februari 2026. Foto: R. Widiyartono

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Tengah (PWI Jateng) mengawali peringatan Hari Pers Nasional 2026 dengan melakukan ziarah kubur dan tabur bunga di makam wartawan senior Soeharjono Kartowijono yang akrab disapa Haryono KO, di TPU Bergota Semarang, Senin 2 Februari 2026.

Rombongan peziarah dipimpin Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana didampingi Sekretaris Achmad Ris Ediyanto, dan Ketua HPN Tingkat Jateng 2026 Alkomari, Wakil Ketua Bidang Organisasi Sunarto, Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan Zainal Abidin Petir, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Hery Pamungkas, bersama  pengurus lain, serta Ketua IKWI Umy Rokha Fifa yang hadir bersama anggota. Dari keluarga almarhum Soeharjono, hadir putra sulungnya Rastra Dewangga bersama istri dan anaknya.

Acara ziarah yang dipandu Anggota Dewan Kehormatan PWI Jateng H Aris Syaefudin Zuhri dibuka dengan pembacaan riwayat hidup, dilanjutkan sambutan Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana dan dari pihak keluarga serta dipungkasi pembacaan doa bersama yang dipimpin H Agus Fathuddin Yusuf.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana menyampaikan, bahwa ziarah adalah tradisi yang terus dipertahankan PWI dalam menyambut HPN.

Artinya, setiap tahun dalam rangka HPN, pihaknya memanjatkan doa dan tahlil ke makam-makam wartawan yang berbeda. Pada saat yang sama, PWI juga mendoakan semua wartawan senior yang telah berpulang.

”Kali ini kami menziarahi makam Pak Harjono atau Pak KO,  karena kiprah dan kontribusi beliau selama hayatnya di dunia jurnalistik dan organisasi PWI sudah tak diragukan lagi. Bahkan, darah wartawan juga menitis ke dua putra  beliau,” kata Iwan, panggilan akrabnya.

Dalam kesempatan itu, Iwan berpesan kepada para wartawan yang hadir untuk tetap menjaga marwah organisasi dalam ikatan kekeluargaan. Ziarah ini, kata dia, membuktikan bahwa meskipun Soeharjono telah tiada, spirit persaudaraan dan silaturahmi tetap ada, dan kita bisa mewarisi nilai dan jejak yang ditinggalkannya.

Di bagian lain, Rastra Dewangga mewakili keluarga Soeharjono menyampaikan terima kasih dan merasa terharu atas ziarah rombongan PWI ke makam sang ayah.

”Sungguh, kami merasa terharu atas penghormatan kepada ayah kami tercinta. Beliau sosok wartawan yang gigih, dan banyak mengajarkan kami nilai-nilai hidup. Bahkan, diantara kami empat bersaudara, dua di antaranya mengikuti jejaknya. Saya terakhir di Metro TV, sedangkan  adik saya, Rusna Januar Buana pernah berkarier di Warta Kota dan Tribun,” kata pria yang akrab disapa Awang ini.

Soeharjono KO yang juga akrab disapa Pak  KO, lahir di Ponorogo, 3 April 1943 dan meninggal di Semarang pada 6 Mei 2025. Almarhum memiliki satu istri yang juga sudah wafat, 4 orang anak, 5 cucu dan 1 cicit.

Sebagai wartawan olahraga, Pak KO telah 10 kali mengikuti Porwanas baik sebagai atlet, ofisial, dan manajer. Pada Porwanas 2013 di Banjarmasin, tim biliar yang dibawanya meraih medali perak. Siwo PWI Jateng juga pernah menganugerahi Lifetime Achievement dalam Anugerah Olahraga Tahun 2010.

Khataman Al-Qur’an

Sementara itu, usai acara ziarah, PWI Jateng juga mengadakan Khataman Al-Qur’an. Kegiatan yang diikuti majelis tadarus wartawan PWI Ashabul Kahfi, pengurus PWI dan  ibu-ibu anggota IKWI tersebut dipimpin M Chamim Rifai di Gedung Pers Jateng, Jalan Tri Lomba Juang Semarang.

blank
Khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan usai ziarah ke makan wartawan senior, mengawali kegiatan peringatan HPN 2026 PWI Jateng. Foto: Suparningsih

Disampaikan Setiawan Hendra Kelana, ketua PWI Jateng sekaligus ketua Ashabul Kahfi, kegiatan khataman juga merupakan tradisi di setiap HPN. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, dan memperkuat iman dan takwa insan pers.

”Pada momentum Hari Pers dan Khataman Al – Qur’an ini, saya mengajak untuk merawat silaturahmi, kompak, dan saling menguatkan. Semoga HPN mendorong kita menjadikan tugas jurnalistik sebagai ruang kolektif guna menyajikan berita yang jernih, dan memberikan edukasi terhadap masyarakat,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, Iwan menghaturkan terima kasih kepada para mitra kerja yang telah mendukung kegiatan HPN tingkat Jateng 2026.

Rangkaian kegiatah HPN Jateng 2026 didukung Pemprov Jateng,  DPRD Jateng, Baznas Jateng, Dispora Jateng, Pemkot Semarang, Pemkot Tegal, Pemkab Tegal, Bank Jateng, Sido Muncul, Semen Gresik, SIG, PLN Unit Induk Distribusi Jateng-DIY, SKKMIGAS, PGN SAKA, TIS Energy, ExxonMobil, Pertamina EP Cepu ADK, dan Pertamina PHE Randugunting, Indropolis Batang, dan Bhimosena Power.

Selain itu,  BNI 46, Sukun, Kokola, Djarum Foundation, Jaya Arnikon, Universitas BPD, Unimus, Udinus, USM, dan Universitas Panca Sakti Tegal, dan Baznas Kota Semarang.

R. Widiyartono