WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Bersama Polisi dan TNI, dilakukan upaya mitigasi di wilayah Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Yakni dengan melakukan penebangan dahan pada pohon-pohon yang rawan tumbang di tepi ruas jalan Pracimantoro-Godang.
Mitigasi, adalah upaya untuk mengurangi resiko dampak buruk atau kiat menghindarkan dampak keparahan terhadap ancaman bencana. Langkah ini, dilakukan demi mengantisipasi ancaman bahaya bagi keselamatan masyarakat. Yakni sebagai upaya untuk menghindarkan jatuhnya korban dan kerugian harta benda.
Melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo, menyatakan, tindakan mitigasi tersebut, dilakukan jajaran Polsek Pracimantoro bersama Koramil-13 Pracimantoro. Juga melibatkan aparat siaga bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, tenkisi listrik dari PLN, personel dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), para relawan siaga bencana, perangkat desa dan warga masyarakat.
Tim gabungan ini, melakukan penanganan terhadap pohon rawan tumbang di tepi ruas Jalan Raya Pracimantoro–Godang. Yakni melakukan pemotongan dahan pohon, yang keberadaannya membahayakan bagi keselamatan umum. Terlebih pada cuaca ekstrem berkaitan dengan musim penghujan saat ini, yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, termasuk ancaman pohon roboh atau tumbang, banjir dan tanah longsor.
Berpotensi
Kegiatan ini, dimulai dari Dusun Godang RT 02/RW 04, Desa Praci, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Petugas melakukan pemangkasan hingga penebangan dahan dan ranting turus (peneduh) jalan. Itu dilakukan, karena berpotensi membahayakan bagi para pengguna jalan, mengancam jaringan listrik, serta rumah warga. Utamanya bila turun hujan deras disertai dengan angin kencang, yang berpotensi memunculkan bencana puting beliung.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polri bersama stakeholder, dalam meminimalisir resiko bencana. Tindakan ini, tandas AKP Anom Prabowo, dilakukan sebagai antisipasi guna mencegah terjadinya bencana yang dapat mencelakai para pemakai jalan. Juga dapat memutuskan jaringan kawat listrik, maupun dapat merusak toko, warung dan perumahan warga.
Menurut AKP Anom Prabowo, kegiatan ini sebagai upaya membangun sinergitas yang solid dari Polri bersama TNI, Pemerintah Daerah, utamanya dengan instansi terkait. Juga dalam membangun kebersamaan dengan masyarakat sebagai kiat menjaga keselamatan dan kenyamanan warga.
“Kolaborasi lintas sektor ini, menjadi kunci dalam membangun kebersamaan secara aktif dengan seluruh elemen masyarakat,” tandas AKP Anom Prabowo. Dengan melakukan tindakan mitigasi tersebut, diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam upaya mengurangi dan menghindarkan ancaman bencana.(Bambang Pur)













