blank
Tim mahasiswa Merdeka dari Sekolah/Madrasah (MdSM) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UNISNU Jepara bersama Kepala SDN 4 Lebak dan DPL (DPL), Dr. Khalimatus Sadiyah, M.Pd.I. usai acara penerimaan. Foto: KSS

JEPARA (SUARABARU.ID) – Tim Mengajar di Sekolah/Madrasah)  (MdSM) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara resmi diterjunkan di SD Negeri 4 Lebak Pakis Aji, Kabupaten Jepara, pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari penerjunan serentak mahasiswa Mengajar di Sekolah/Madrasah (MdSM)  FTIK UNISNU Jepara di berbagai sekolah dan madrasah mitra.

Di SD Negeri 4 Lebak Pakis Aji, FTIK UNISNU Jepara menempatkan 10 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang akan melaksanakan MdSM dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Khalimatus Sadiyah, M.Pd.I. Prosesi penerjunan berlangsung khidmat dan disambut langsung oleh Kepala SD Negeri 4 Lebak Pakis Aji Jepara, Bambang Hariyanto, S.Pd.

blank
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Khalimatus Sadiyah, M.Pd.I. dalam acara penyambutan oleh Kepala SDN 4 Lebak Bambang Hariyanto, S.Pd. Foto: KSS

Dalam sambutannya, Bambang Hariyanto, S.Pd. menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim mahasiswa MdSM. Ia berharap mahasiswa dapat berkontribusi aktif dalam mendukung pembelajaran di kelas, penguatan karakter peserta didik, serta pengembangan budaya sekolah.

Sementara itu, Dr. Khalimatus Sadiyah, M.Pd.I. menegaskan bahwa program MdSM dirancang untuk memberikan pengalaman profesi secara utuh kepada mahasiswa. Sebelum diterjunkan, mahasiswa telah mengikuti rangkaian pembekalan, pemantapan profesi, serta simulasi mengajar. Setelah penerjunan, mahasiswa akan memasuki tahapan observasi sekolah mitra sebelum melaksanakan real teaching.

“Mahasiswa MdSM tidak hanya praktik mengajar, tetapi juga belajar memahami kultur sekolah, membangun komunikasi profesional dengan guru, serta berkontribusi dalam kegiatan administrasi dan pengembangan sekolah,” ungkapnya.

Sesuai dengan panduan MdSM FTIK UNISNU Jepara, mahasiswa akan melaksanakan tugas mulai dari observasi lingkungan sekolah, penyusunan perangkat pembelajaran, hingga praktik mengajar (real teaching) minimal enam kali pertemuan. Selain itu, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan administrasi sekolah, pendampingan siswa, serta kegiatan ekstrakurikuler. Selama program berlangsung, mahasiswa wajib mengisi logbook harian dan mengikuti bimbingan rutin dari DPL.

Sebagai luaran program, setiap tim MdSM diwajibkan menyusun laporan akhir, book chapter best practice, serta film dokumenter/videografi yang merekam praktik baik dan inovasi pembelajaran di sekolah mitra. Luaran ini diharapkan menjadi dokumentasi ilmiah sekaligus media refleksi atas proses pembelajaran yang telah dilakukan.

Melalui penerjunan tim mahasiswa MdSM di SD Negeri 4 Lebak Pakis Aji, FTIK UNISNU Jepara memperkuat komitmennya dalam menyiapkan calon guru yang profesional, adaptif, dan memiliki kepekaan sosial, sekaligus membangun sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah.

Hadepe – KSS