𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SUARABARU.ID) — Setelah melalui tahapan penilaian presentasi beberapa waktu lalu, kali ini tim juri Innovative Government Award (IGA) Kemendagri datang ke Kabupaten Blora untuk melakukan verifikasi lapangan inovasi unggulan yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Blora, Jumat 14 November 2025.
Tim juri IGA Kemendagri diterima oleh Bupati Blora, bersama Forkopimda Blora, Sekda, dan segenap Kepala OPD Pemkab Blora, di pendopo rumah dinas Bupati Blora.
Bupati Blora, Arief Rohman mengungkap bahwa dari sejumlah 471 inovasi yang diajukan, dalam kesempatan ini pihaknya menyampaikan dua inovasi unggulan Kabupaten Blora.
Menurut Bupati Blora, inovasi yang telah dipilah tersebut merupakan representatif terhadap arah pembangunan nasional dan juga kebutuhan masyarakat.
“Dua inovasi tersebut, yang pertama yaitu ‘Sikep’, yaitu Sistem Informasi Kinerja dan Informasi Pembangunan. Inovasi digital yang memungkinkan seluruh perangkat daerah memantau capaian pembangunan secara real-time dan berbasis data,” kata Bupati Blora.
Disampaikan, proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan akuntabel. Adapun inovasi tersebut adalah inovasi dari Bapperida Kabupaten Blora.
Inovasi selanjutnya yaitu Bu Desi Plus, lanjut Bupati Blora, yaitu BUMD Peduli Inflasi dan Stabilitas Ekonomi. Inovasi yang menghubungkan BUMD, Bulog, kelompok tani dan kelompok usaha lokal untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.
“Memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menjadi bentuk kolaborasi konkret dalam pengendalian inovasi daerah. Ini juga adalah marka untuk mendukung apa yang menjadi program Bapak Mendagri. Kita tahu setiap hari Senin, Bapak Mendagri mengumpulkan semua Kepala Daerah Indonesia untuk memantau perkembangan inflasi yang ada di masing-masing daerah,” jelas lanjut Bupati Blora,
Lebih lanjut, Bupati Blora mengatakan adapun dari inovasi terkait dengan inflasi yang diajukan ke Mendagri ini kelihatannya hanya dua kabupaten, Blora dan Tidore Kepulauan yang tahun ini mengajukan inovasi tentang inflasi.
“Jadi ini menjadi fokus utama pemerintah dari pusat sampai daerah, sehingga kami mengajukan inovasi,” ujar Bupati Blora.
Publikasikan dan Promosikan
Bupati Blora berharap agar tahun ini Kabupaten Blora bisa kembali memperoleh penghargaan dengan kategori terinovatif. Untuk diketahui, Kabupaten Blora saat ini telah dua tahun berturut-turut memperoleh predikat Kabupaten Terinovatif pada ajang IGA Awards. Pada tahun 2025 ini, Kabupaten Blora kembali masuk nominasi Kabupaten Terinovatif.
“Semoga kita berharap prestasi yang sudah kita capai, yang terinovatif dua tahun berturut-turut ini, tahun ini bisa ketiga kalinya,” ungkap Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Tim Juri IGA Kemendagri, Bimo mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini pihaknya ingin melihat bagaimana kedua inovasi tersebut di lapangan seperti apa.
Bimo mengapresiasi bahwa Kabupaten Blora sudah sampai pada tahapan ini, menurutnya hal tersebut adalah capaian yang luar biasa.
“Seleksinya cukup ketat jadi tidak main-main yang masuk ke seleksi IGA Award, itu semua disaring dewan juri, jadi kalau Blora masuk dalam salah satunya, itu prestasi yang luar biasa juga,” ujar Bimo.
Bimo menggarisbawahi, bahwa yang menjadi dasar tim validator melihat sebuah inovasi, antara lain kemanfaatan dari inovasi tersebut.
Tim Juri IGA Kemendagri juga mendorong agar ke depan inovasi-inovasi yang ada bisa lebih banyak dipublikasikan, maupun dipromosikan oleh pemerintah daerah. Sehingga masyarakat bisa mengetahui dan memanfaatkan inovasi yang ada.
“Ketika sistemnya sudah jadi, kan artinya siapa pun yang menjalankan pemerintahan, inovasi itu bisa tetap berjalan dan bermanfaat untuk masyarakat. Kami melihat esensinya seberapa besar manfaatnya ke masyarakat dan aplikasinya seberapa banyak bisa diterapkan,” tandas Bimo.
Kudnadi Saputro













