blank
Bupati Grobogan Setyo Hadi didampingi sang istri bersama juara pertama Duta Wisata Mas Mbak Grobogan 2025, Ahmad Cholil Alfajri dan Anjaly Prasmawati. Foto: Instagram @setyohadi_grobogan.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam menggali potensi generasi muda sebagai garda depan promosi pariwisata kembali ditunjukkan lewat penyelenggaraan ajang bergengsi Pemilihan Duta Wisata Mas dan Mbak Grobogan 2025, Sabtu (12/7/2025) malam di Gedung Dewi Sri.

Ajang tahunan yang diinisiasi oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) ini menjadi ruang aktualisasi bagi generasi muda Grobogan untuk turut berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata, budaya, dan promosi kearifan lokal.

Acara Grand Final secara resmi dibuka oleh Bupati Grobogan, Setyo Hadi. Dalam sambutannya, Setyo Hadi menekankan pentingnya ajang ini dalam membentuk pribadi yang bangga terhadap identitas daerah serta siap menjadi representasi wisata Grobogan di tingkat lokal hingga nasional.

BACA JUGA: “Para Petarung” Teater Djarum Akan Tampil di Sejumlah  Kota

“Malam ini, kita kembali menggelar Grand Final Pemilihan Duta Wisata Mas dan Mbak Kabupaten Grobogan 2025 sebagai komitmen kita dalam mencari duta wisata muda terbaik Kabupaten Grobogan,” ujar Bupati Setyo Hadi di hadapan para finalis dan tamu undangan.

Ia juga menyoroti keberagaman destinasi wisata yang dimiliki Grobogan, seperti tradisi Sedekah Bumi, kekayaan kuliner lokal, serta potensi tempat wisata yang perlu diangkat melalui platform digital.

“Semua ini adalah aset yang perlu dipromosikan secara kreatif, inovatif, dan berkelanjutan, apalagi di era media sosial seperti sekarang. Saya ingin kekayaan Grobogan bisa masuk FYP TikTok, jadi bahan pencarian di Instagram, dan dikenal masyarakat luas,” imbuhnya.

Seleksi Ketat, Pembekalan Intensif

Puluhan peserta yang berhasil mencapai malam Grand Final telah melalui serangkaian tahapan ketat, mulai dari seleksi administrasi, wawancara, pembekalan, hingga pelatihan kepribadian dan public speaking.

Mereka diuji tidak hanya dari segi penampilan, tetapi juga pemahaman terhadap potensi wisata dan budaya daerah.

blank
Seleksi yang ketat menjadi penentu para kontestan untuk meraih kemenangan. Foto: dok Tya Widya.

Bupati Setyo Hadi memberikan motivasi penuh semangat agar para finalis menampilkan kemampuan terbaik mereka di malam puncak.

“Saya minta satu kata malam ini, Tuntaskan. Tunjukkan hasil latihan kalian, jangan grogi, dan jadilah juaranya,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta Disporabudpar dan seluruh perangkat daerah terus mendampingi para duta terpilih agar peran mereka sejalan dengan visi pembangunan pariwisata Grobogan yang inklusif dan berkelanjutan.

Ahmad Cholil Alfajri dan Anjaly Prasmawati Raih Gelar Juara Pertama

Sebanyak 15 pasangan finalis tampil dalam babak Grand Final dan bersaing ketat menjawab berbagai pertanyaan dari dewan juri. Seleksi berjalan hingga tahap delapan besar, kemudian mengerucut pada tiga pasangan terbaik.

Setelah melalui penilaian menyeluruh, dewan juri menetapkan Ahmad Cholil Alfajri dan Anjaly Prasmawati sebagai Juara Pertama Mbak Mas Grobogan 2025.

BACA JUGA: KAHMI Jepara Gelar Rakerda II dan Seminar Regional: Mengawal Sekolah Rakyat Demi Masyarakat Adil dan Makmur 

Posisi kedua diraih Raditya Brian Sevakottama dan Intan Wulandari, sementara posisi ketiga ditempati Aditya Setioko dan Anggita Nur Cahyanti.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu juri, Muhadi, yang juga dikenal sebagai pengelola obyek wisata Candi Joglo Semar, menyampaikan pesan penting kepada para duta terpilih agar menjalankan peran mereka secara konsisten.

“Konsistenlah dalam mengangkat citra pariwisata daerah Grobogan lewat promosi wisata, event dan kegiatan sosial serta seni budaya lainya, karena di dalam dirinya terdapat wajah Grobogan secara menyeluruh dan membawa pesan kepada masyarakat luas untuk mengenal dan tertarik mengunjungi Kabupaten Grobogan, terutama bidang Pariwisata,” ungkap Muhadi.

TYA WIDYA