GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Sebanyak 168 anggota Pramuka Penegak dari berbagai pangkalan Puskesmas di Kabupaten Grobogan dan Rumah Sakit Panti Rahayu Purwodadi mengikuti kegiatan Perkemahan Bakti Saka Bakti Husada (Pertihusada) 2025.
Kegiatan ini digelar di kawasan wisata Air Terjun Widuri, Kecamatan Tawangharjo, pada 12–13 Juli 2025.
Kegiatan bertema kesehatan ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Grobogan bekerja sama dengan Kwartir Cabang Grobogan sebagai bagian dari upaya edukasi kesehatan kepada generasi muda dan masyarakat.
BACA JUGA : Alfajri dan Anjaly Juara Satu Duta Wisata Mas Mbak Grobogan, Ini Harapan Bupati Setyo Hadi
Pertihusada secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, Kak dr Djatmiko, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Saka Bakti Husada Kwarcab Grobogan.
“Saya berharap anggota Saka Bakti Husada bisa ikut serta dalam memecahkan berbagai persoalan kesehatan di masyarakat. Terutama dalam hal kampanye pencegahan stunting dan edukasi pernikahan usia ideal bagi remaja,” ungkap dr Djatmiko dalam sambutannya.
Menurutnya, lokasi Air Terjun Widuri dipilih sebagai tempat perkemahan bukan hanya untuk memberi pengalaman berkemah di alam terbuka, tetapi juga untuk memperkenalkan potensi wisata lokal kepada peserta dan masyarakat luas.
Kegiatan pembukaan dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon oleh Kepala Dinas Kesehatan, pihak Perhutani BKPH Pojok KPH Purwodadi, perwakilan Polsek Tawangharjo, serta unsur Kwartir Cabang Grobogan.
Aksi ini menjadi simbol kepedulian lingkungan dan pelestarian alam sekitar destinasi wisata.

Tak hanya berkemah, peserta juga menampilkan pentas seni bertema pencegahan stunting, yang menjadi ajang ekspresi kreatif sekaligus edukatif.
Malam pentas budaya ini menjadi momentum menyuarakan pentingnya kesehatan keluarga dalam bentuk yang lebih ringan dan mudah diterima.
BACA JUGA : Kuatkan Ideologi dan Profesionalisme, RS PKU Aisyiyah Jepara Gelar Pelatihan Baitul Arqom
Dalam kegiatan Safari Krida, para peserta menjelajah area hutan dan mengikuti sejumlah pos dengan materi edukatif seputar enam krida utama Saka Bakti Husada.
Materi yang diberikan antara lain Krida Bina Gizi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Bina Obat, Penanggulangan Penyakit, Bina Lingkungan, dan Bina Keluarga.
Melalui kegiatan ini, Pramuka Penegak Grobogan tidak hanya dilatih fisik dan mental, tapi juga dibekali pemahaman penting mengenai isu-isu kesehatan, sekaligus menjadi duta perubahan perilaku di tengah masyarakat.
TYA WIDYA













