GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Lusia Indah Artani menorehkan sejarah baru di Grobogan. Perempuan kelahiran 8 Juni 1976 ini resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Grobogan untuk periode 2024-2029, setelah dilantik pada 8 Oktober 2025 lalu.
Sosok yang akrab disapa Mbak Lusi ini menjadi perempuan kedua sepanjang sejarah yang menduduki jabatan tersebut, mengikuti jejak Hj. Sri Sumarni. Ia terpilih dari Fraksi PDI Perjuangan, mewakili Dapil 5 yang meliputi Kecamatan Penawangan, Godong, Karangrayung, dan Klambu.
Memimpin DPRD tentu bukan tugas ringan, apalagi bagi seorang ibu dengan tiga anak. Namun, Lusi mengaku siap menjalankan amanah besar itu dengan dukungan penuh dari keluarga tercinta.
BACA JUGA : Riyaya Undhuh-Undhuh GKJ Taman Murni Sragen dengan Lelang Hasil Pertanian Jemaat
“Menjadi ketua DPRD itu tanggung jawab besar, apalagi saya juga tetap menjalani peran sebagai istri dan ibu. Tapi saya bersyukur, suami dan anak-anak selalu memberi dukungan penuh. Saya punya suami yang kebetulan ASN dan juga tiga anak yang tentu saja saya juga tetap memberikan perhatian untuk mereka di tengah kesibukan saya,” ujar Lusia, istri dari Pradana Setyawan, saat ditemui beberapa waktu lalu.
Didukung Keluarga, Didorong Komitmen

Lusia tumbuh dari keluarga besar di Desa Watupawon, Kecamatan Penawangan. Ia percaya, dukungan dari keluarga dan masyarakat desa menjadi pondasi kuat yang mengantarkannya ke posisi saat ini.
“Saya lahir dan besar di lingkungan desa. Warga desa banyak menyampaikan aspirasi yang harus saya perjuangkan. Mereka adalah bagian penting dalam hidup saya,” katanya.
Siap Lanjutkan Program dan Dukung Pemerintah
Lusi juga menyampaikan tekadnya untuk melanjutkan kinerja baik dari pimpinan DPRD sebelumnya, Agus Siswanto, yang menjabat selama delapan tahun.
“Pak Agus sudah memberikan landasan yang kuat. Tugas saya adalah meneruskan dan menyempurnakan. Semoga semua berjalan lancar sampai masa jabatan saya selesai,” jelasnya.
Di tingkat nasional, Lusia turut mendukung program pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto, terutama Koperasi Merah Putih. Ia menilai program tersebut sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan.
“Sistem koperasi ini saling menguntungkan antaranggota. Saya sangat mengapresiasi karena bisa menjadi solusi bagi kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Lusia.
Doa dan Harapan
Kini, amanah yang sudah dijalaninya sejak 8 bulan yang lalu ini, Lusi memohon doa dari seluruh masyarakat Grobogan agar bisa menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD dengan baik hingga akhir masa jabatan.
“Saya berharap semua berjalan lancar tanpa hambatan. Doa dari masyarakat sangat saya butuhkan agar bisa menjalankan tanggung jawab ini sebaik-baiknya,” pungkas Lusi yang baru saja menginjakkan usia 49 tahun ini.
TYA WIEDYA













