Oleh : Hisyam Zamroni
Menurut naskah primer sejarah Wali Songo dari riwayat Sultan Maulana Hasanuddin Banten (naskah Babad Cirebon kode CS 114 PNRI hal. 73), sejarah halal bi halal yang kita kenal selama ini ternyata berasal dari Jepara.
Dalam naskah kuno tersebut, pada halaman 73 ditulis demikia, “Wong Japara sami hormat sadaya umek Desa Japara kasuled polah ing masjid kaum sami ajawa tangan [berjabat tangan] sami anglampah HALAL BAHALAL sami rawuh amarek dateng Pangeran Karang Kamuning,”

Pangeran Ibrahim Karang Kamuning adalah tokoh waliyullah berbasis di Jepara, bergelar Pandita Atas Angin atau Sunan Atas Angin, menantu Kangjeng Sunan Ampel karena menikah dengan Nyai Gede Panyuran, salah seorang putri Kangjeng Sunan Ampel, dan dimakamkan di samping makam ayah mertuanya itu di Ampel, Surabaya.
Semoga sejarah ini bisa terungkap selama masih ada santri-santri saking Jepara maos naskah-naskah Wali Songo …
barakallah.. Aamiin Yaa Robbal Aalamiin
Penulis adalah pegiat budaya dan Wakil Ketua PAC NU Jepara













