
Luthfi kemudian menceritakan perbedaan saat ia menjabat sebagai Kapolda Jateng dengan menjadi seorang Gubernur. Di mana saat ia menjadi anggota polisi tidak ada cuti, karena pada saat lebaran fokus memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat yang merayakan.
Ia juga menilai rasa kekerabatan, gotong royong, tepa salira, dan kebersamaan sangat terasa pada acara tersebut. Hal itu tercermin baik di tingkat dinas maupun masyarakat umum.
Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menambahkan, open house yang digelar itu tersebut sesuai dengan semboyan yang tertera pada gedung Wisma Perdamaian Rumah Rakyat.
Kompleks Wisma Perdamaian sendiri dulu sempat digunakan sebagai rumah dinas gubernur. Seiring perjalanan waktu, Wisma Perdamaian dibuka untuk umum. Masyarakat dapat menggunakan untuk berbagai kegiatan, khususnya di aula gedung.
“Sesuai tema yang di atas itu, ada tulisannya Rumah Rakyat,” kata Gus Yasin sambil menunjuk bagian atas gedung Wisma Perdamaian.
Wied