blank
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi launching ETLE Drone usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2023 di Lapangan Simpang Lima, Semarang. Foto: Ning S/SUARABARU.ID

Dirinya mengatakan, dalam menghadapi arus mudik tersebut seluruh jalur di Jawa Tengah sudah mulai disiapkan termasuk penempatan 15.250 personel gabungan di 278 pos.

Ratusan pos tersebut dipasang di empat jalur prioritas meliputi jalur Tol, jalur Pantura, jalur Tengah, jalur Selatan, dan jalur Deandels. “Di Jalur tol dan fungsional kita siapkan quick respon berupa patroli berantai di masing-masing ruas jalan ada tim urai. Didukung Pertamina yang mobiling untuk pengisian bahan bakar mobil listrik dan pom bensin berjalan,” tuturnya.

Polda Jateng juga mewaspadai titik macet atau bottle neck di wilayah rest area. Terlebih di Jateng ada 8 rest area di jalur arus balik sehingga disiapkan tim urai dan pos tinjau.

“Kami juga pakai drone untuk pantau jalur-jalur bottle neck yang biasanya macet, titik black spot maupun saat kejadian kecelakaan lalu lintas. Anggota jadi bisa mantau langsung tak hanya hanya manual lewat Handie Talkie (HT),” tuturnya.

Sementara, PJ Gubernur Jateng, Nana Sudjana memberikan apresiasi atas inisiatif Polda Jateng tersebut. Menurutnya, pemakaian ETLE Drone dalam penanganan kemacetan arus merupakan sebuah inovasi.

“Saya nilai sangat efektif penggunaan drone ini, terutama saat momen libur Nataru maupun hari raya Idul Fitri untuk mendukung personel di lapangan,” katanya.

Ia menyebut, personelnya juga telah diterjunkan secara langsung baik dari jajaran Dishub dan Satpol PP di berbagai pos, khususnya di perbatasan dan terminal.

Menurutnya, untuk ketersediaan pangan jelang Nataru ini cukup. “Masalah harga naik, ini budaya setiap Nataru memang ada kenaikan. Kami sudah ada langkah-langkah ketersediaan dan pasokan pangan,” imbuhnya.

Ning S