blank
Suasana doa bersama yang khusyuk untuk bersyukur di Hari Pahlawan ini. Foto: Tya Wiedya

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Tiga desa di Kecamatan Karangrayung, Grobogan, menggelar doa bersama dengan menyajikan 35 jenis tumpeng di jalan Telawah-Nampu, Jumat, 10 November 2023.

Warga Ketiga desa tersebut yakni Desa Jetis, Telawah dan Nampu dari usia anak hingga kalangan tua terlihat duduk bersama di atas gelaran terpal biru yang digelar

Satu dari tiga desa yang mengadakan gelaran tumpeng ini adalah Desa Jetis, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan.

Mereka menggelar tenda di jalan yang baru saja dibangun oleh crazy rich Grobogan, Joko Suranto. Warga khusyuk memanjatkan doa sebelum acara makan bersama dengan tumpeng yang sudah disediakan sejak sore.

Tokoh agama setempat, Qomarudin yang memimpin doa dalam gelaran tumpengan tersebut mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada para pahlawan di Indonesia.

Ucapan terima kasih itu disampaikan, khususnya, atas jasa pahlawan kebaikan, Joko Suranto, yang merupakan crazy rich kelahiran Jetis, Grobogan, yang kini berdomisili di Bandung, Jawa Barat.

“Doa khusyuk ini kami berikan kepada para Pahlawan Indonesia, terutama pahlawan kebaikan, Joko Suranto, yang telah membangun jalan dengan uang pribadi senilai Rp2,8 miliar pada tahun lalu,” ujar Qomarudin.

Panen Melimpah

Selain doa untuk para pahlawan, para warga juga bersyukur melalui kegiatan tumpengan ini atas panen yang melimpah. Dominasi panen yang terjadi adalah panen padi di wilayah Desa Jetis, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan.

“Doa kami, semoga Indonesia semakin banyak orang kaya yang disebut crazy rich, yang lebih banyak membangun fasilitas umum untuk kebutuhan orang banyak, baik itu jalan, tempat ibadah maupun fasilitas lainnya,” ujar Qomarudin.

Seorang warga bernama Anti, menuturkan, dirinya bersyukur atas kebaikan Joko Suranto yang membangun jalan di desanya tersebut. Menurut Anti, jalan yang sudah dibangun ini bisa menambah rezeki bagi mereka.

“Roda perekonomian kami semakin baik. Alhamdulilah, semua ini setelah jalan yang semula jelek, dibangun oleh Pak Joko Suranto dan semakin banyak yang melintas di kampung kami, terutama warga dari desa tetangga,” ujar Anti, yang kini punya toko kelontong.

Tidak Tahu

Sementara itu, Joko Suranto yang saat kegiatan tidak bisa datang, mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui jika warga dari tiga desa di Kecamatan Karangrayung ini, memberikan gelar Pahlawan Kebaikan.

blank
Warga berebut makan tumpeng setelah didoakan. Foto: Tya Wiedya

Menurut Joko, semua yang dilakukannya tersebut tidak hanya untuk warga Grobogan saja.

“Saya malah tidak tahu dinobatkan sebagai Pahlawan Kebaikan. Terima kasih buat warga dan semoga warga di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Semoga berkah dan berlimpah rezeki di jalan yang bagus,” ujar Joko Suranto, kepada wartawan saat dihubungi.

Tya Wiedya