blank
Aktivis Lingkungan Karimunjawa, Datang Abdul Rakhim

JEPARA (SUARABARU.ID) – Kabar bahwa pimpinan Komisi II DPR RI akan mengadakan pertemuan Spesifik  dengan Forkopimda Jateng,  pejabat pemerintah Provinsi Jawa Tengah, OPD Kabupaten Jepara dan perwakilan petambak beredar kuat di Karimunjawa  Rabu ( 27 /9-2023) sore. Pertemuan tersebut dikabarkan akan berlangsung di Kantor Wilayah BPN Jawa Tengah Jumat 29 September 2023.

Sejumlah pejabat Pemkab Jepara dan DPRD Jepara  juga dikabarkan diundang dalam pertemuan spesifik tersebut diantaranya Ketua DPRD Jepara,Ketua Pansus DPRD Jepara, Kepala DPUPR, dan Kepala Kantor Pertanahan. Sedangkan dari petambak yang dikabarkan diundang adalah perwakilan Tani Tambak Mulyo.

Terkait dengan kabar tersebut aktivis lingkungan dan tokoh masyarakat Karimunjawa Datang Abdul Rakhim mempertanyakan, mengapa warga Karimunjawa yang terdampak dan pegiat lingkungan Karimunjawa yang selama ini berjuang untuk lingkungan  tidak diundang. “Padahal jelas dan nyata kami yang dirugikan dengan terjadinya  kerusakan lingkungan,” ujar Datang, putra asli kelahiran Karimunjawa

Menurut Datang, jika kabar pertemuan yang diselenggarakan oleh Komisi II DPR RI tersebut benar, maka akan sangat melukai  warga Karimunjawa yang sejak tahun 2019 memperjuangkan kelestarian alam.

“Kami akan terus berjuang hingga Karimunjawa yang telah ditetapkan sebagai Taman Nasional, Cagar Biosfer Dunia dan Kawasan Stategis Pariwsta Nasional tetap lestari,” ujar Datang yang dikenal sebagai aktivis lingkungan yang sejak tahun 1980-an menyuarakan pelestarian alam Karimunjawa.

Sementara Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif yang dikonfirmasi Rabu (27/9-2023) malam membenarkan bahwa fihaknya telah mendapatkan undangan  untuk hadir dan diminta memberikan paparan dalam pertemuan spesifik  yang diadakan oleh Komisi II DPR RI.

Hadepe