blank
Antusiasme atlet-atlet Hapkido dan penonton yang ada di lapangan tenis indoor SMPN 3, saat menyaksikan pertandingan hari pertama, diapresiasi Ketua Pengprov Hapkido, George Lunarso. Foto: riyan

PATI (SUARABARU.ID)– Ketua Pengprov Hapkido, George Lunarso mengatakan, pada hari pertama penyelenggaraan cabor ini di Porprov XVI/2023, Rabu (9/8/2023), sudah berlangsung semarak. Antusiasme para atlet yang berlaga, membuat jalannya pertandingan makin seru dan menarik.

Hal itu seperti yang disampaikannya, di sela pertandingan cabor Hapkido yang digelar di lapangan tenis indoor SMPN 3 Pati. Cabor ini diikuti sebanyak 113 atlet, dari 10 daerah yang ada di Jateng, dan turun di 18 nomor yang dipertandingkan.

Disebutkan George, olahraga beladiri Hapkido memang masih dalam taraf berkembang di provinsi ini. Namun dia yakin, lambat laun Hapkido akan digemari atlet-atlet yang hobi dalam bidang beladiri.

BACA JUGA: Kabupaten Semarang dan Surakarta Raih Perunggu Beegu Putri

”Sesuai dengan hasil Pra Porprov lalu, Hapkido hanya diikuti 113 atlet dari 10 daerah. Mereka akan turun di 18 nomor yang dipertandingkan selama dua hari,” kata dia dalam keterangannya.

Ditambahkan George, seperti dalam olahraga beladiri pada umumnya, Hapkido juga mempertandingan nomor pertarungan dan seni. Dan dalam Porprov kali ini, panitia menggelar empat nomor seni, dan 14 nomor pertarungan.

Di hari pertama cabor Hapkido, Kota Semarang untuk sementara memimpin perolehan medali. Kota Semarang mengoleksi 3 emas, 2 perak, 2 perunggu. Disusul Kabupaten Grobogan (2-1-1), Kabupaten Pekalongan (2-1-0), Pati (1-1-5), Kabupaten Klaten (1-0-1).

BACA JUGA: Dihadiri Ratusan Peserta, LVRI Beri Kuliah Umum di UNS

Kemudian Kabupaten Kendal (0-2-2), Kota Pekalongan (0-1-3), Kabupaten Semarang (0-1-0), Kabupaten Jepara (0-0-4). Sementara Kabupaten Cilacap belum memperoleh medali.

Di hari kedua atau hari terakhir cabor Hapkido, masih akan mempertandingan beberapa nomor pertarungan dan seni, di tempat yang sama.

Riyan