blank
Ilustrasi nyeri haid. Foto: Dok/Hellosehat

4. Akupunktur
Banyak bukti menyebutkan akupunktur bisa jadi cara yang efektif untuk meredakan nyeri haid.

Dilansir dari laman The American College of Obstetricians and Gynecologists, akupunktur dapat meringankan efek kram perut akibat haid. Bagi kamu yang belum tahu, akupunktur adalah pengobatan tradisional yang menggunakan jarum tipis.

Jarum-jarum ini akan ditancapkan ke kulit di titik-titik tertentu tubuh untuk merangsang saraf di area tersebut. Jika ingin melakukan akupunktur, sebaiknya datang ke terapis profesional agar keamanannya terjamin.

Jangan sembarangan memilih lokasi terapi karena jarum akupunktur yang digunakan bergantian malah bisa mendatangkan penyakit baru.

5. Minum suplemen
Satu penelitian yang dimuat dalam jurnal Gynecological Endocrinology menemukan fakta bahwa suplemen vitamin D dapat mengurangi nyeri haid.

Penelitian ini dilakukan pada 60 wanita yang mengalami nyeri haid dan kekurangan vitamin D. Para peserta kemudian dibagi ke dalam dua kelompok yaitu perawatan dan kontrol.

Hasilnya menunjukkan keparahan nyeri haid berkurang cukup drastis setelah 2 bulan pengobatan. Setiap minggunya mereka diminta mengonsumsi 50.000 IU vitamin D selama 8 minggu. Selain dari suplemen, kamu bisa mendapatkan vitamin D dari suplemen atau dari makanan seperti hati sapi.

Bukan hanya vitamin D, ada pula suplemen vitamin E, asam lemak omega 3, vitamin B1, B6, dan magnesium yang juga bisa mengurangi dismenore.

Namun, sebelum mengkonsumsinya, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter. Mintalah saran dokter mengenai jenis produk dan dosis yang sebaiknya kamu konsumsi.

6. Hindari makanan dan minuman tertentu
Makanan berlemak, makanan bergula, makanan tinggi garam, serta minuman soda dan alkohol harus kamu hindari sebagai cara alami mengatasi nyeri haid.

Garam, gula, lemak, dan alkohol dapat menyebabkan penumpukan air dalam tubuh kamu dan membuat perut kembung. Ini dapat memperparah nyeri haid yang kamu alami.

Selain itu, kafein yang terdapat pada kopi, teh, soda, dan cokelat juga perlu kamu hindari. Kafein dapat memperparah kram dan nyeri otot perut. Belum lagi kandungan gula yang cukup banyak pada makanan dan minuman berkafein.