blank
Pemotongan tumpeng oleh Pj Bupati Jepara tandai peluncurkan pameranJepara International Furniture Buyer Weeks (JIF-BW) 2023

JEPARA (SUARABARU.ID) – Penjabat (Pj.) Bupati Jepara Edy Supriyanta secara resmi meluncurkan pameran furnitur berskala internasional bertajuk Jepara International Furniture Buyer Weeks (JIF-BW) 2023. Peluncuran digelar Kamis, (16/2/2023) malam di Pendopo R.A Kartini Jepara.

Pameran ini sebagai respon arahan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, “Melalui ajang JIF-BW ini untuk memperkuat city branding Jepara sebagai Jepara Kota Ukir,” kata Edy Supriyanta.

Hadir Ketua DPRD Jepara Haizul Maarif, Wakapolres Jepara Kompol Berry, Sekretaris Daerah Jepara Edy Sujatmiko, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Eriza Rudy Yulianto, Kepala Dinas Penananaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Hery Yuliyanto serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Arif Darmawan.

Karena itu Edy berharap, pameran ini dapat menguatkan industri mebel dan ukir dan membantu pemasaran produk furnitur dan kriya kayu di Jepara. “Hingga tahun 2022, nilai ekspor komoditas furnitur kayu sudah mencapai 192,9 juta US Dollar. Naik dari 188,3 juta US Dollar di tahun 2020 dan 183,6 juta US Dollar pada tahun 2021,” ungkapnya

Ketua HIMKI Jepara Antonius Suhandoyo mengatakan, Jepara International Furniture Buyer Weeks (JIF-BW) 2023 dilaksanakan 5-19 Maret 2023. Pesertanya adalah para produsen mebel, manufaktur, perajian, yang memamerkan produk di workshop masing-masing.
“Pameran ini memberi kesempatan seluas luansya kepada pengusaha untuk bisa ikut. Karena pameran ini digelar di tempat kita senidiri,” ungkapnya.

Untuk mendatangkan buyer, panitia juga sudah sudah punya daftar buyer yang akan diundang ke Jepara. Waktu dua minggu merupakan waktu yang cukup untuk mereka datang.

“Kita akan lengkapi website kita untuk menuju venue masing-masing. Sentra patung, lemari, kita berikan ruang bebas kepada buyer,” katanya.

Koordinator Kegiatan Jamhari menambahkan, panitia akan menata atau mendekor ulang showrum, pabrik, bengkel di klaster industri masing masing. “Saat buyer datang kita susah siap menampilkan produk sebaik mungkin. Sehingga ada keyakinan buyer untuk bertransaksi dengan kita,” ujarnya.
Hadepe – D