blank
Para relawan dari TRC Resigiri, tampil memprakarsai kerja bakti massal penanganan darurat tebing jalan yang ambrol. Lokasinya di Dusun Keron Kidul, Kelurahan Keron, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri.(Dok.TRC Resigiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Tebing dan badan jalan di Dusun Keron Kidul, Kelurahan Keron, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, ambrol bersamaan dengan turunnya hujan deras. Menyebabkan hubungan darat antarkecamatan, yakni Kecamatan Sidoharjo- Kecamatan Girimarto) terputus.

Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Resigiri (Relawan Sidoharjo Wonogiri), Alvian Chrisnha Sulistianto, Rabu (8/2), mengatakan, ambrolnya tebing dan badan jalan tersebut berlangsung Selasa petang (7/2). Saat itu, hujan turun amat deras dalam durasi yang panjang.

Menyebabkan air melimpah ke mana-mana, termasuk menggerus bangunan talud penguat tebing jalan dan ambrol. Volume ambrol panjang 30 Meter (M) dan tinggi 4 M. Tidak ada korban jiwa, tapi akses jalan antarkecamatan yang menghubungkan Ibukota Kecamatan Sidoharjo ke wilayah Kecamatan Girimarto terputus.

Camat Sidoharjo, Sarosa, Rabu (8/2), menyatakan, lokasi talud tebing yang ambrol dan badan jalan yang longsor tersebut, berada di sebelah utara Kantor Kecamatan Sidoharjo. Untuk sementara, arus lalu lintas dari Kecamatan Sidoharjo ke Kecamatan Girimarto, dialihkan melalui jalan desa. Yakni melalui jalur alternatif, untuk menghindari lokasi jalan yang ambrol di Dusun Keron Lor.

blank
Camat Sidoharjo, Sarosa (kedua dari kanan deret depan), memberikan pengarahan kepada massa kerja bakti, untuk mengumpulkan material batu dari bangunan tebing talud yang ambrol.(Dok.TRC Resigiri)

Rabu pagi ini (8/2), masyarakat dikerahkan untuk melakukan kerja bakti massal, yakni melaksanakan penanganan darurat di lokasi talud dan badan jalan yang ambrol. Kerja bakti gotong royong ini, melibatkan para relawan dari TRC Resigiri, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Forkompincam (Kecamatan, Koramil dan Polsek), relawan dari Senkom Mitra Polri dan perangkat desa.

Bencana alam talud ambrol dan badan jalan yang longsor ini, oleh Camat Sidoharjo, Sarosa, telah dilaporkan ke Bupati Wonogiri. Masyarakat memohon, ada penanganan segera dari pemerintah, untuk membangun kembali talud dan tebing jalan yang longsor tersebut.

Sebab, gerusan air hujan menjadikan volume bagian yang ambrol makin bertambah panjang dan mengancam bangunan Jembatan Keron yang berada di dekatnya.

Bambang Pur