blank
Pertugas Polsek Laweyan Aiptu Supriyanto tengah meminta keterangan Ny Rusmiyati perempuan penyandang tuna netra yang tersesat di Solo. Foto: RestaSka

SURAKARTA (SUARABARU.ID) – Berkat bantuan petugas Polsek Laweyan Polresta Surakarta, Rusmiyati (69) akhirnya bisa kembali ke tempat tinggalnya di Panti Jompo Krapyak Malang, Prambanan perbatasan Kabupaten Klaten dan Yogyakarta.

Penyandang tuna netra berusia lanjut ini sempat kebingungan dan tersesat di kota Solo “Ibu Rusmiyati ditemukan saat kami sedang melaksanakan patroli kewilayahan di Pos Faroka Kerten,” kata Aiptu Supriyanto, Sabtu (4/2/2023).

Aiptu Supriyanto menuturkan, pertemuannya dengan Ny Rusmiyati berawal ketika dirinya bersama Bripka Fabian sebagai anggota unit Patroli Polsek Laweyan Polresta Surakarta tengah melaksanakan tugas.

Ketika berada di  Pos Faroka Kerten, dirinya melihat  seorang penyandang tuna netra turun dari bus dan berjalan kaki ke tepi  jalan menggunakan tongkat/stick putih. Diduga yang bersangkutan tidak mengenal kondisi sekitar. “Perempuan lanjut usia itu nyaris kecebur di sungai samping Pos Faroka,” tutur Aiptu Supriyanto.

Melihat kejadiannya, petugas segera menghampiri sasaran dan menggandengnya menuju warung terdekat.

Dari pertemuan  diketahui penyadang disabilitas itu Ny Rusmiyati yang tinggal di Panti Jompo Krapyak Malang Prambanan perbatasan Kabupaten Klaten dan Yogyakarta. Pihak bersangkutan baru saja dari Karanganyar naik bus.