blank
Lestari Moerdijat. Foto: fn

SEMARANG (SUARABARU.ID)- Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, momentum untuk meningkatkan pemanfaatan produk-produk lokal, harus konsisten dilakukan. Hal ini sebagai upaya membangkitkan sektor UMKM, dalam rangka mewujudkan perekonomian Nasional yang tangguh.

”Di tengah ketidakpastian perekonomian dunia, pemanfaatan produk-produk lokal sektor UMKM, harus terus ditingkatkan. Ini merupakan salah satu upaya memperkuat perekonomian Nasional,” kata Lestari, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/1/2023).

Catatan Bank Indonesia (BI) menyebutkan, saat ini Indonesia memiliki pangsa pasar domestik yang kuat. Tercermin dari sektor konsumsi yang mencapai 55 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

BACA JUGA: Awas, Pembangunan MAJT di Magelang Jangan Dikorupsi

Menurutnya, peningkatan pemanfaatan produk dari UMKM lokal, bisa diakselerasi lewat pemanfaatan infrastruktur digital. Berdasarkan laporan dari lembaga survei digital We Are Social and Hootsuite, pada Oktober 2022, tercatat 55,2 persen pengguna internet, mengunjungi dan bertransaksi di situs belanja online.

Saat ini ada 77 persen total masyarakat Indonesia, aktif menggunakan layanan internet. Catatan hasil survei itu, ujar Rerie sapaan akrab Lestari, dapat menjadi landasan strategi untuk pemanfaatan infrastruktur digital, dalam memperkenalkan dan memasarkan produk lokal.

Pengenalan produk-produk lokal melalui jaringan internet, ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, merupakan langkah penting, agar masyarakat lebih memahami dan mencintai produk negeri sendiri.

BACA JUGA: 295 Pendaftar Ikuti Seleksi Calon Panwaslu Kelurahan di Kota Surakarta

Di sisi lain, tegas anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, komitmen para pemangku kepentingan di pusat dan daerah, dalam percepatan peningkatan pemanfaatan produk lokal, harus benar-benar diwujudkan.

Karena, tambah Rerie, sejumlah peraturan telah diterbitkan pemerintah, dalam rangka mendorong pemanfaatan produk lokal dan UMKM. Tetapi kepatuhan sejumlah daerah, kementerian dan lembaga, belum maksimal dalam menjalankannya.

”Kepatuhan para pemangku kepentingan dalam menjalankan kebijakan dan peningkatan kecintaan masyarakat dalam menggunakan produk lokal, dapat menjadi faktor pendorong yang kuat, dalam mengakselerasi pemanfaatan produk lokal,” tambah Rerie.

Dia juga mendorong, agar kepedulian setiap anak bangsa dalam upaya meningkatkan pemanfaatan berbagai barang dan jasa karya anak bangsa, dapat menjadi satu gerakan, yang pada akhirnya mampu memperkuat perekonomian Nasional, di tengah ketidakpastian global.

Riyan