blank
pusat gempar ini berada di Lok:9.15LS, 110.69BT, lokasi tepatnya di 117 km barat daya Pacitan Jawa Timur dengan kedalaman 10 km.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Gempa bumi yang terjadi semalam di Kabupaten Pacitan, Jatim, dirasakan ikut menggoyang bumi Kabupaten Wonogiri, Jateng. Sejauh ini, belum diperoleh informasi dampak kerusakan yang ditimbulkan.

”Getarannya terasa sekali, membuat panik pasien dan para penunggunya serta warga yang bezuk di RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Wonogiri,” tutut Widodo.

Dampak goyangan Gempa Bumi Pacitan mendapatkan tanggapan ramai di Media Sosial (Medsos). ”Bumi di Kismantoro Wonogiri ikut horeg (bergoyang),” unggah salah satu nitizen di Facebook (FB).

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono, kepada wartawan, mengatakan, pusat gempa terletak di Samudera Hindia selatan Jawa, tepatnya 70 kilometer dari Pacitan. Gempa berada di laut berkedalaman 59 Kilometer (KM).

Titik Koordinat

Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempabumi ini memiliki parameter update dengan Mangnitudo (M) 5,4. Titik koordinat gempa tercatat di 8,99 derajat Lintang Selatan (LS) dan 111,16 derajat Bujur Timur (BT).

Analisis BMKG menyebutkan, gempa itu merupakan aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia, merupakan jenis gempa bumi dangkal. Itu terjadi, akibat ada aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia. Yang memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Gempa yang terjadi Senin malam (9/1) Pukul 19.26 tersebut membuat panik warga Pacitan yang pada berhamburan keluar rumah. Sampai saat ini, belum ada informasi kerusakan terkait dampak gempa itu.

Getarannya terasa hingga Kabupaten Gunungkidul dan wilayah DI Yogyakarta. Budi, warga Yogyakarta yang malam itu tiduran, mendadak kaget karena tempat tidurnya bergoyang-goyang.

Bambang P