blank

JEPARA (SUARABARU.ID) – Diduga karena putus cinta, A (21), seorang pemuda dari Desa Buaran, Kecamatan Mayong Jepara nekad mengakhiri hidupnya, Sabtu ( 31 /7-2022). Namun ada yang menduga korban  bunuh diri karena cinta segi tiga yang dihadapinya.

Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. “Korban ditemukan olah ayahnya menggantung di pohon rambutan dibelakang rumahnya dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Menurut M. Fachrur Rozi,  motif korban nekad mengakhiri hidupnya lantaran persoalan cinta yang membelitnya “Dugaan sementara korban melakukan bunuh diri karena permasalahan cinta,” kata Rozi.  Dugaan itu diketahui dari hasil pemeriksaan percakapan WhatsApp di handphone milik korban.

Hadepe