Anggota Fraksi PKB DPRD Jateng, Denny Septiviant, menyerahkan piala dan penghargaan kepada juara Festival Seni Budaya Hadroh di Kabupaten Blora.

BLORA (SUARABARU.ID) – Anggota DPRD Jateng dari Fraksi PKB, Denny Septiviant, mengungkapkan, warga Nahdlatul Ulama (NU) diharapkan mengawal dan mengingatkan seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk selalu mengusung politik Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) sebagai energi dan inspirasi perjuangan.

Dalam acara Festival Seni Budaya Hadroh di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora beberapa waktu lalu, Denny mengatakan kalau politik Islam Aswaja adalah modal besar dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk ancaman krisis global.

Denny juga mengingatkan bahwa posisi politik Nahdliyyin dengan warisan politik Aswaja bisa menjadi kekuatan yang solutif bagi berbagai tantangan bangsa. Politik Aswaja, selama ini menjadi energi bangsa ini tidak dalam hanya mengatasi krisis yang sedang terjadi tetapi juga membawa kemajuan yg lebih cepat.

“Di usia ke-24 PKB ini, kami bersyukur dan bangga PKB telah menjalankan seluruh tanggung jawab perjuangannya dalam memajukan bangsa dan negara Indonesia. Kami berharap agar pengabdian kami kepada bangsa melalui peran kebijakan eksekutif maupun melalui pembuatan berbagai regulasi baik di DPR, DPRD Provinsi, dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia, tetap terus dikawal oleh warga Nahdlatul Ulama,” katanya.

Festival Seni Budaya Hadroh ini diselenggarakan oleh Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Blora dalam rangka peringatan hari lahir (harlah) ke-72 Fatayat NU, dan menyambut bulan Muharram 1.444 Hijriah.

Ketua Fatayat NU Kabupaten Blora, Ulva Fatiya Rosyida, mengatakan, festival seni budaya ini mengangkat seni budaya Islam khususnya hadroh.

“Ini dalam rangka puncak harlah fatayat yang jatuh di bulan april kemarin. Dimana masing-masing pengurus anak cabang (PAC), dan pengurus cabang (PC) pun sudah menyelenggarakan,” katanya.

Festival hadroh ini diikuti 11 PAC se Kabupaten Blora. Semua peserta, semuanya mendapat penghargaan. “Juaranya 1,2,3, juara harapan 1,2,3 dan itu pun sisanya masih ada 5 PAC yang akhirnya kita kasih nominasi-nominasi,” katanya.

Anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah, Deny Septiviant juga mengungkapkan, Festival Hadroh ini bagian dari aspirasi yang baik dan positif.

“Ini bagian dari aspirasi yang bisa laksanakaaan untuk sahabat-sahabat di Fatayat NU Blora,” katanya.

Politisi PKB ini menerangkan, memang partainya mendapatkan mandat untuk berhidmat kepada Nahdatul ulama dan badan otonomnya.

“Perintah ketum kami Gus Muhaimin Iskandar tegas, apapun yang menjadi kebutuhan dari warga Nahdhiyin baik struktural maupun kultural harus kami akomodir,” katanya.

Untuk diketahui, anggaran festival ini berasal dari aspirasi DPRD Jawa Tengah fraksi PKB. Adapun Juara 1 oleh PAC Banjarejo, juara 2 PAC Ngawen, Juara 3 PAC Jepon. Juara Harapan 1 PAC Blora, Juara Harapan 2 PAC Tunjungan, dan Juara Harapan 3 PAC Jiken. Sisanya mendapatkan penghargaan nominasi.

(hery priyono)