Deklarasi damai suporter sepakbola di Polres Wonosobo, Jumat (15/7/2022). Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO(SUARABARU.ID)-Kompetisi sepakbola Liga 1 dan Liga 2 Askab PSSI Wonosobo, yang sempat dihentikan akibat tindak kekerasan terhadap perangkat pertandingan dan aparat keamanan, Jumat (15/7) sore ini, akan dimulai lagi.

Pertandingan lanjutan babak penyisihan Grup B Liga 2 hari ini akan digelar di lapangan Gelora Sindupaten Kertek antara tim Javanica Trenggiling Sariyoso melawan kesebelasan Persibara Banjaran Selomerto. Adapun di Grup D akan bertemu antara Ken Arok FC Sukoharjo dengam PS Merpati Kejiwan, Kamis (21/7), mendatang.

Sedang di lapangan Istiqomah Jlamprang Leksono, Minggu (17/7), akan tersaji peserta Liga 1 Grup D antara Gelora FC Selokromo melawan Pusaka FC Kalierang. Berikutnya derby di Grup B Persik FC Kliwonan akan menantang Pijar 78 Jambusari, Selasa (19/7).

Di pertandingan sisa penyisihan grup Liga 1 dan Liga 2 dipastikan akan dijaga aparat keamanan secara ketat. Hal itu dilakukan menyusul keributan dan tindak anakhisme yang pernah terjadi sebelumnya agar tidak terulang lagi.

Guna mengawal agar babak lanjutan Liga 1 dan Liga 2 berjalan lancar, Polres Wonosobo menggelar acara deklarasi damai suporter di Aula Endra Dharma Laksana, Jumat (15/7).

Deklarasi damai diikuti perwakilan suporter Liga 1 dan Liga 2, disaksikan langsung Bupati Afif Nurhidayat, Kapolres AKBP Eko Novan Prasetyo Puspito, SIK MSi, Dandim 0707 Letkol Inf Rahmat, SE MSi dan Ketua Harian Askab PSSI Sukamto AS.

Tindakan Hukum

Jadwal lanjutan babak penyisihan grup Liga 1 dan Liga 2 Askab PSSI Wonosobo. Foto : SB/dok Askab PSSI

Perwakilan suporter dalam deklarasi yang dibacakan suporter tim Tambakyudha Kalitulang tersebut menyatakan siap menjaga kondusifitas wilayah, menolak segala bentuk anarkhisme, menjujung tinggi sportifitas dan kerukanan antar tim dan suporter.

Juga mendukung TNI-Polri dalam penegakanan hukum atas tindakan anarkhisme. Menghindari pelanggaran selama dan setelah pertandingan. Jika masih ada pelanggaran maka kompetisi akan dihentikan.

Kapolres AKBP Eko Novan Prasetyo Puspito, SIK MSi mengajak semua pihak untuk menjujung sportifitas dalam sepakbola. Jika ada pihak yang melakukan tindak pidana maka akan ditegakan tindakan hukum yang keras dan berkeadilan.

“Silahkan para suporter meluapkan kegembiraan. Tapi tidak boleh bertindak anarkhis dan mengganggu ketertiban umum. Mari bersama bersepakat dan bersinergi untuk menciptakan suasana yang aman dan damai di Wonosobo,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Afif Nurhidayat menyampaikan sepakbola merupakan aset yang dimiliki Wonosobo. Sepakbola bisa menjadi tontonan menarik sekaligus tuntunan bagi masyarakat. Karena itu, tidak boleh event olahraga sepakbola dijadikan ajang tindak anarkisme.

“Saya merasa senang dan sangat gembira dunia sepakbola mulai bergeliat lagi di masyarakat setelah dua tahun terhenti akibat ada pandemi global Covid-19. Ayo saling jaga agar pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 berjalan aman, lancar dan damai,” tegasnya.

Muharno Zarka