blank
BEM FSH Unisnu Jepara tanam 400 bibit mangrove dalam progam pengabdian masyarakat.

JEPARA (SUARABARU.ID)- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Syariah dan  Hukum (FSH) Unisnu Jepara menggelar kegiatan mitra desa dengan tema “Revolusi Mental sebagai Sarana Menumbuhkan Kepedulian untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan”.

Bertempat di Balaidesa Kedungmalang, Selasa (5/7/2022), acara yang didahului dengan seminar dan dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove ini dihadiri oleh Sekda Kab Jepara, Edy Sujatmiko, Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum Dr. Mayadina Rohmi Musfiroh, Petinggi Kedungmalang Mustasfiyatun.

blank
Penanaman bibit mangrove di salah satu sungai di Desa Kedungmalang.

Hadir juga dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nexon Hasiholan, Kepala Bakesbangpol, Lukito Sudi Asmara, Kepala Satpol PP Kab.Jepara Ahmad Junaidi, Gubernur BEM fakultas syari’ah dan hukum M. Emil Hakim Aba, Presiden BEM Unisnu Abdullah Fatih, Ketua Panitia, Nurul Zakiyatul Aini, serta seluruh perangkat Desa Kedungmalang.

Emil Hakim Aba, Gubernur BEM FSH Unisnu Jepara menuturkan, diadakannya kegiatan mitra desa ini bagian dari program BEM FSH Unisnu Jepara, untuk memupuk dan mengoptimalisasi kembali kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat guna berkembangnya masyarakat yang maju.

“Mahasiswa sebagai lokomotif perubahan, selain untuk merealisasikan kegiatan pengabdian di masyarakat juga bertanggung jawab mengimplementasikan tri dharma perguruan, untuk membangun desa dan mengembangkan segala potensi yang ada”, ujar Emil.

Sementara itu, seluruh perwakilan dari instansi yang hadir sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh BEM FSH Unisnu Jepara. Kepala Bakesbangpol, Lukito Sudi Asmara, berharap kerjasama ini bisa berlanjut terus, syukur-syukur bisa meluas ke semua fakultas di Unisnu Jepara.

Senada dengan Kepala Bakesbangpol, perwakilan dari DLH Nexon Hasiholan, menilai program ini memiliki impact untuk lingkungan yang diwujudkan secara nyata melalui penanaman mangrove.

Ketua Panitia kegiatan, Nurul Zakiyatul Aini, mengaku sangat bersyukur atas respon dari semua pihak yang telah mendukung program pengabdian masyarakat. “Alhamdulilla semua merespon dengan baik”, ujarnya singkat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman 400 bibit mangrove di area tikung sungai Sera Desa Kedungmalang bersama pemuda karang taruna Maulana desa Kedungmalang.

ua/ela/BEM FSH