Terapi sengat lebah dipercaya baik untuk pengobatan alergi, misalnya bisa mengurangi peradangan pada penderita asma.

Sengat lebah juga bisa mengurangi bengkak, nyeri, kaku sendiri pada penderita rheumatoid arthritis, mengatasi penyakir saraf, dan lain-lain.

Caranya, terapis mengambil seekor lebah menggunakan pinset secara hati-hati, kemudian menyengatkan pada bagian tertentu tubuh pasien. Pasien harus santai, jangan tegang. Memang ada rasa sakit, tetapi sedikit seperti saat kita divaksin itulah kira-kira.

Setelah menyengat, si lebah akan kehilangan sengatnya karena tertinggal di kulit kita. Dilepaslah lebah itu, dan tidak lama kemudian dia akan mati. Nah, kemudian sengat yang ada di kulit kita juga diambil. Biasanya ada bekas sedikit bengkak dan agak nyeri. Tetapi tidak lama. Tinggal kemudian tunggu dan rasakan khasiatnya.

Setelah puas di Ashfa Madu, kemudian penumpang naik kembali ke mobil VW Pak Camat itu, meneruskan perjalanan menuju destinasi berikutnya. Budi daya jamur, masih di Kawasan Candi Borobudur.

Tunggu tulisan berikutnya tentang budi daya jamur mendukung wisata Borobudur….

Widiyartono R.