Poster pengumuman film "Sewu Dino". Foto: Suara.com

SEMARANG (SUARABARU.ID)- “Meledaknya” penonton film KKN di Desa Penari ikut menyeret cerita horor lain yang juga ditulis oleh @SimpleM81378523 dibicarakan publik. Salah satunya, “Sewu Dino”. Bahkan cerita Sewu Dino disebut-sebut lebih horor dari KKN Desa Penari.

Apakah benar cerita Sewu Dino lebih seram dari KKN di Desa Penari? Beberapa warganet mengatakan bahwa cerita horor ini memiliki alur yang lebih mencekam.

Seperti komentar dari @Saviereign yang ditulis dalam bahasa Inggris dan sudah Suara.com alih bahasa berikut ini.

Baca Juga: Enam Fakta Menarik Film KKN di Desa Penari

“Satu hal tentang alam semesta Sewu Dino adalah, ceritanya sangat kompleks, kacau, tidak rapi. Intrik, plot twist, dinamika semua grade A. Saya kehilangan kata-kata untuk menjelaskan tapi wow, membayangkan itu ditulis berdasarkan kisah nyata membuat saya merinding ketakutan,” tulis @Saviereign (14/5/2022).

Begitu juga dengan @afrkml yang merasa Sewu Dino lebih seram dari KKN di Desa Penari.

“Eh ini beneran? Buset, soalnya Sewu Dino tuh thread @SimpleM81378523 terserem yang pernah gue baca haha. Imo jauh lebih serem dibanding KKN di Desa Penari,” ujarnya.

Baca Juga: Film Horor Kuntilanak 3 Siap Temani Libur Lebaran di Bioskop Indonesia

Untuk membuktikan cerita Sewu Dino lebih seram dari KKN di Desa Penari, benar atau tidak maka Anda perlu membacanya sendiri. Sebagai awalan, berikut sinopsis singkat cerita horor Sewu Dino ini.

Sinopsis Sewu Dino

Thread Sewu Dino pertama kali diunggah @SimpleM81378523 ke Twitter pada 5 Agustus 2019. Kekinian cerita seram itu telah dicuitkan ulang hingga 37 ribu kali.

Bahkan warganet memberikan 114 ribu like untuk thread Sewu Dino. Tidak kurang dari 9 ribu komentar membanjirinya.

Baca Juga: Sinopsis Film “Pengabdi Setan: 2 Communion” Akan Tayang 4 Agustus 2022

Cerita dibuka dengan pengakuan sang penulis yang menjelaskan bahwa cerita ini ia ketahui dari seseorang setelah ditelusurinya. Namun @SimpleM81378523 telah berjanji menyamarkan semua detil kejadian sebenarnya.

“Malam ini, gw akan menyajikan sebuah peristiwa kelam, atau bisa di bilang pengalaman mengerikan dari seseorang yg berhasil gw ulik, sebegitu kelamnya cerita ini, sampai gw janji gak akan membocorkan lokasi dan semua yang berhubungan dengan cerita ini,” ujarnya.

Pusat utama cerita ini tertuju pada tiga wanita bernama Sri, Dini, dan Erna yang diberikan tawaran pekerjaan sebagai ART (Asisten Rumah Tangga) di keluarga Atmojo.

Baca Juga: Sinopsis Serial “High and Low the Worst” Hingga Film Debut Yuta NCT “High & Low : The Worst X”

Namun anehnya, gaji yang ditawarkan mencapai Rp 5 juta/bulan atau 7 kali lebih dari dari umumnya. Padahal Sri awalnya hanya meminta 700 ribu.

Tidak hanya itu saja, saat direkrut salah satu syaratnya adalah ART ini harus punya weton Jumat Kliwon. Ternyata weton ini ada kaitannya dengan pekerjaan spesial Sri, Dini, dan Erna yang masih misterius.

Singkat cerita, setelah Sri, Dini, dan Erna setuju. Mereka kemudian naik mobil dibawa ke sebuah rumah di pelosok oleh sopir keluarga tersebut.

Baca Juga: Film 2000-an “Spy Kids” Akan Dibuat Ulang dengan Versi Masa Kini

Rumah di tengah hutan itu dijaga oleh Mbah Tamin. Begitu diajak masuk ke salah satu kamar Sri, Dini, dan Erna sangat terkejut karena melihat tubuh seorang wanita terbujur di dalam sebuah keranda mayat.

“Sri dan yang lain, kaget bukan maen, karena tepat di atas ranjang, ada sebuah keranda mayat, di dalamnya, ada seorang gadis yang mungkin masih SMA, masih muda, ia memejamkan matanya, di badannya, ia melihat nanah busuk dan garis lebam hitam,” tulis @SimpleM81378523.

Mbah Tamin menjelaskan bahwa gadis itu bernama Della Atmojo yang terkena santet kiriman orang. Santet “Sewu Dino” itu dilayangkan sebab ada orang yang dendam dengan keluarga besar Atmojo dan ingin menghabisi seluruh anggotanya.

Baca Juga: Aktor Park Seo Joon Mengaku Gugup Gabung Film ‘Captain Marvel 2: The Marvels’

Tugas Sri, Dini, dan Erna adalah merawat Della dengan memandikan tubuhnya. Namun sebenarnya tidak hanya itu saja, ada maksud tersembunyi lain.

Jika Sri, Dini, dan Erna tidak patuh dan melanggar pantangan yang dikatakan Mbah Tamin maka nyawa mereka juga terancam.

Mampukah ketiga wanita ini menyelesaikan tugas mereka? Ataukah berakhir tragis? Temukan jawabannya di thread cerita Sewu Dino selengkapnya.

Link Baca Thread Sewu Dino: https://twitter.com/SimpleM81378523/status/1158380946728427520

Claudia