blank
Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Tengah, Drs H. Mohamad Muzamil, Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh, dan juga General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Rachmat Azwin

SEMARANG (SUARABARU.ID) –  Bertempat di Masjid Masjid Nurul Huda, Kalisegoro, Gunungpati Semarang, pada hari Selasa,19 April 2022, diselenggarakan Peluncuran produk beton JKK (Jagat Kasih Kamulyan) dengan bahan baku FABA yang selanjutnya akan digunakan untuk pembangunan Pondok Pesantren Mahasiswa PWNU.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Tengah, Drs H. Mohamad Muzamil, Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh, dan juga General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Rachmat Azwin beserta jajaran.

Kegiatan ini  merupakan salah satu wujud kinerja PLN UIK Tanjung Jati B dalam kepedulian terhadap lingkungan. Khususnya dalam pemanfaatan FABA (Fly Ash Bottom Ash), yang merupakan sisa-sisa hasil pembakaran batubara di PLTU yang menggunakan temperatur tinggi. FABA dapat dimanfaatkan  sebagai bahan bangunan, subtitusi semen, jalan, dan restorasi tambang.

BACA JUGA Tarif Listrik Indonesia Lebih Murah Dibanding Negara Kawasan ASEAN

blank
Prosesi simbolis pembuatan batako dari FABA oleh Mohamad Muzamil dan juga Rachmat Azwin

Dalam sambutannya, Mohamad Muzamil menyambut baik inovasi pemanfaatan FABA untuk bahan bangunan, pupuk dan keperluan-keperluan lain dengan bekerja sama dengan PLN.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi PWNU bahwa PLN mau membagi ilmunya, dengan demikian nanti akan bisa lebih sinergis lagi kerjasamanya. Rencana pembangunan pondok pesantren mahasiswa PWNU Jawa Tengah ini juga sudah lama, sudah 2 tahun lalu peletakan batu pertama tapi kemudian terkendala pandemi. Tanah hampir 3.000 meter persegi ini insyaallah akan bisa lebih bermanfaat untuk kegiatan pengembangan syiar dan pengembangan kader-kader muda yang akan memimpin NU dimasa depan.” Kata Muzamil.

Rachmat Azwin, GM PLN UIK Tanjung Jati B  mengungkapkan bahwa PLTU Tanjung Jati B menghasilkan sekitar 30.000 ton perbulan. FABA tersebut salah satunya disalurkan kepada PT Semen Indonesia untuk pembuatan semen dan juga penggunaan-penggunaan lain.

BACA JUGA PLN UIK Tanjung Jati B Dukung Desa Mandiri Sampah, Bantu 2 Unit Motor Bak

blank
PLN UIK Tanjung Jati B Manfaatkan FABA untk Bangun Ponpes Mahasiswa PWNU

Di PLTU sendiripun ada pembuatan paving batako dari FABA yang selanjutanya dimanfaatkan untuk program bedah rumah masyarakat sekitar PLTU. “Kami sangat gembira ada undangan dari PWNU untuk memanfaatkan FABA ini, karena mengurangi jumlah limbah yang harus kami kelola. Kalau memang bisa dimanfaatkan bersama-sama untuk membangun pondok pesantren ini sangat luar biasa, kami sangat mendukung.” tutur Azwin.

Sebagai penutup acara dilakukan prosesi simbolis pembuatan batako dari FABA yang juga disaksikan langsung oleh seluruh hadirin yang ada, baik Mohamad Muzamil dan juga Rachmat Azwin turut menuangkan larutan FABA kedalam dalam cetakan batako.

Pengelolaan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), sebagai limbah B3 dan limbah nonB3 telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan, tetap memiliki kewajiban untuk dikelola hingga memenuhi standar dan persyaratan teknis yang ditetapkan.

BACA JUGA Resmi Beroperasi, PLTS Terbesar di Sulawesi Selatan Tambah Bauran EBT

Material FABA yang merupakan limbah hasil sisa pembakaran di PLTU menjadi limbah nonB3. Hal tersebut disebabkan karena pembakaran batubara di kegiatan PLTU dilakukan pada temperatur tinggi, sehingga kandungan unburnt carbon di dalam FABA menjadi minimum dan lebih stabil saat disimpan.

Hadepe