blank
Anak-anak berayih silat di alam terbuka. Sejenak mereka tengah istirahat. Foto: ISt

PATI (SUARABARU.ID) – Ujian tahap seleksi pelatih Silat Pagar Nusa, Cabang Margoyoso, Pati, dilakukan di arel pesawahan di perbatasan Desa Sirahan dengan desa Payak, Cluwak, Pati, diikuti 28 peserta, terdiri dari pelajar SLTA dan kalangan pesantren.

Biasanya Pagar Nusa mengadakan ujian dan kenaikan tingkat itu pada awal tahun, namun karena pandemi kemudian diundur menjelang awal Ramadan.

Ujian dimulai hari Kamis lalu pukul 1700 dan selesai Jumat petang pukul 18.00 WIB berlangsung dengan baik. Walau materi ujian fisik termasuk berat, hanya satu pesilat yang mengalami cidera ringan.

Bagi pesilat Pagar Nusa, setiap anggota berhak mencari dan belajar dari guru mana pun  dengan catatan metode pelatihan, terutama yang berkaitan dengan spiritualnya, tidak menyimpang dari ketentuan ahlussunnah wal jamaah.

Pagar Nusa atau biasa disingkat PN, adalah organisasi pencak silat di bawah naungan Nahdlatul Ulama, berdiri  22 Rabi’ul Akhir 1406 H atau 3 Januari 1986 di  Kediri, Jawa Timur, dengan Ketua Umum pertamanya  Gus Maksum, atau KH. Abdullah Maksum Jauhari.

Tujuan membentuk wadah itu untuk menyatukan sejumlah perguruan silat yangberkembang pada lingkup NU. Pagar Nusa memiliki nama resmi “Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa yang berbasis gerakan melaksanakan kebijakan NU dibidang seni, budaya, tradisi, olahraga pencak silat, pengobatan alternatif, dan pengabdian masyarakat.

Masruri