blank
Ilustrasi

blankAWAL kali berumah tangga, teman saya hampir menjadi pembunuh. Itu berawal ketika dia memergoki istrinya selingkuh dengan teman kerjanya. Saat dia mengejar orang yang merusak rumah tangganya, ketika jarak sudah dekat, dia ayunkan golok.

Karena jalan yang dipijak licin, dia terpeleset hingga ayunan golok pun meleset dan dia terperosok masuk got, dan lelaki yang dia buru terus berlari dan kabur ke luar pulau.

Setelah proses cerai selesai, teman itu merantau ke luar negeri. Tiga bulan di rantau, dia ketemu jodoh sesama tenaga kerja. Karena dia memiliki  ilmu pengetahuan yang cukup dibidang pengobatan, oleh teman sesama pekerja, dia dikenalkan dengan majikan mereka.

Kehidupan dia berubah ketika ada teman majikannya yang sakit dan sudah dua tahun belum ketemu obat yang jodoh, saat dia obatinya secara supranatural, ndilalahnya sembuh. Maka, dia yang semula kerja “angkat-junjung” kemudian alih profesi menjadi orang yang sering didatangi para majikan, dan kehidupannya berubah.

Baca juga Rahasia Pawang Hujan

Saat dia menghubungi saya, dia mengatakan, andaikan dulu dia  tidak terpeleset lalu terjatuh di kubangan lumpur, sampai saat ini dia  masih meringkuk di penjara.

Hikmah Termbunyi

Hikmah, bisa dimaknai sebagai kebajikan dan keberuntungan yang “tersembunyi.” Dalam kehidupan, sering terjadi, suatu (kejadian) yang menjadikan sebab adanya kebaikan dan keberuntungan pada masa yang akan datang.

Sesuatu yang semula dianggap sebagai kegagalan atau musibah, suatu saat baru ketahuan nilai-nilai kebajikan atau hikmahnya.  Seperti itulah cara Tuhan menguji, kemudian menolong atau lebih tepat disebut mengatur hamba-Nya.

Ada juga (pembaca buku) mengaku rumah tangganya berantakan. Dia transmigran asal daerah saya. Saat datang ke rumah, dia ingin belajar ilmu yang tidak patut dipelajari untuk melampiaskan dendamnya.

Dia lalu saya arahkan memperbanyak doa yang semoga bermanfaat bagi kehidupannya dimasa depan. Doa itu “Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa akhrijnii mukhraja shidqin waj’al lii min ladunka sulthaanan nashiiraan.” (Al-Isro : 80)

Artinya: “Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.”

Ketika doa itu sudah diamalkan secara istikamah (rutin), yang terjadi bukannya istrinya itu baik, melainkan tingkahnya semakin tidak karu-karuan, kemudian berujung dengan perceraian.

Apa yang terjadi kemudian? Saat dia ke rumah saya, kebetulan bertemu dengan tamu, PNS yang secara ekonomi sudah mapan. Mereka lalu menikah dan mengembangkan usaha warung makan dengan omzet yang lebih dari cukup.

Hadiah Dari Tuhan

Sering terjadi, Tuhan itu jika akan memeberi hadiah kepada ummat-Nya diawali ujian dulu dengan sesuatu yang tampak berat, sakit dan susah. Namun jika lulus (sabar, tawakal) lalu diberi sesulih atau imbalan yang membahagiakan.

Kalau  boleh memilih, kita itu maunya jangan diberi ujian berat, apalagi dalam waktu lama. Tapi ingat, bro! Kalau mau jadi pasukan khusus, ujiannya tentu lebih berat dari pada ujian Hansip atau Satpam. Anda lebih pilih yang mana?

Seringkali Tuhan memuliakan hamba-Nya diluar perkiraan manusia. Karena itu, cara paling bijak adalah selalu berbaik sangka terhadap semua rencana-Nya. Ada kalanya Tuhan mengirim rezeki  itu disertai hiburan yang super ajaib.

Rahasia Sedekah Sirri

Menurut ajaran yang pernah saya terima, agar sering kedatangan rezeki yang tidak diduga-duga itu, caranya dengan sering melakukan sedekah sirri, dan itu sudah dibuktikan oleh sahabat saya yang melakukannya.

Banyak kejadian dia alami. Misalnya, akhir tahun 1995 ada serombongan tamu asal luar wilayah datang ke kediamannya. Dan mereka mengucapkan terima kasih karena meyakini istrinya sembuh karena doanya.

blank
IIlustrasi

Karena merasa tidak melakukan apa-apa, dia pilih diam saat mereka  berbicara keluarganya yang sembuh. Dan hingga mereka pamit, dia masih bingung  apa yang sebenarnya terjadi.

Setelah diingat-ingat, baru ketemu permasalahannya. Yaitu, dua Minggu lalu, saat tuan rumah sedang di luar kota, ada yang kontak melalui telepon, dan meninggalkan pesan sama yang jaga rumah agar anaknya yang sakit  agar didoakan sembuh.

Yang menunggu rumah diminta mencatat nama anaknya, weton atau hari kelahiran dan nama Ibu Bapaknya. Siapa tahu data itu  diperlukan. Karena catatan itu nyelip, yang menunggu rumah pilih diam, khawatir dimarahi.

Keajaiban seperti itu tidak hanya sekali dua kali terjadi. Ketika hal itu didiskusikan, saya jawab, “Terima sajalah, sebab jika ditolak apalagi dijelaskan apa yang sesungguhnya terjadi, malah khawatir mengecewakan yang datang atau yang menghubungi.”

Karena mereka sampai memberi kabar gembira itu juga karena ingin menunjukkan kebahagiaan dan rasa syukurnya, karena anaknya sudah sembuh. Mereka meyakini itu terjadi karena perantaraan doanya.

Masruri, penulis buku, praktisi dan konsultan metafisika tinggal di Sirahan Cluwak Pati