blank
Ketua PC Satria Kota Semarang (organisasi sayap Partai Gerindra), Rayhan Dani Rahardian meninjau sekaligus memberikan bantuan kepada warga terdampak longsor. Foto: Ist 

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Pemerintah diminta melakukan mitigasi bencana dan mensosialisasikannya pada masyarakat. Hal itu terkait dengan titik-titik rawan bencana dan upaya pencegahannya.

Ketua PC Satria Kota Semarang yang merupakan organisasi sayap Partai Gerindra, Rayhan Dani Rahardian menyampaikan mitigasi dan sosialisasi serta pencegahan merupakan langkah penting yang mesti dilakukan.

“Mitigasi memetakan titik-titik yang berpotensi bencana dilakukan dan terus diupdate. Setelah itu, ada upaya untuk pencegahan. Tujuannya mencegah terjadinya korban jiwa atau kerugian materiil,” katanya usai memberikan bantuan pada korban bencana longsor di Delik Rejo, Rt.5/Rw.11, Tandang, Kamis (27/1/2022).

Bentuk pencegahan yang bisa dilakukan adalah pembuatan atau renovasi talut yang dirasa sudah membahayakan masyarakat. Kemudian juga dilakukan pengecekan rutin pada wilayah yang rawan bencana.

Dalam pengecekan, bisa juga melibatkan warga di daerah setempat. Sehingga sekaligus sebagai edukasi soal kondisi wilayah dan cara pencegahannya.

Sementara itu dalam kejadian longsor di Delik Rejo, Rt.5/Rw.11 tersebut, seorang remaja bernama Andika (16) meninggal dunia dalam perawatan medis di Rumah Sakit selepas tertimbun material longsor yang menimpa rumahnya. Peristiwa bencana alam itu terjadi di Rabu 19 Januari 2022 sekitar pukul 18.30 WIB.

Rayhan mengaku prihatin atas musibah yang dialami warga Kota Semarang ini. Untuk itu, pihaknya memberikan bantuan paket sembako bagi warga terdampak, serta santunan kepada keluarga korban meninggal dunia atas musibah tanah longsor.

“Kami berharap bantuan yang kami berikan, bisa membantu meringankan beban keluarga korban, termasuk kepada korban lainnya yang rumahnya ikut terdampak,” katanya.

Selain menimbulkan satu korban jiwa, akibat longsor juga merusak tiga rumah warga. Masing-masing rumah Winarno, Widodo, dan satu rumah milik Salmi yang disewa Yuliani.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuannya,” kata Indah Setyawati salah satu korban longsor di Delik Rejo, Tandang, usai menerima bantuan.

Hery Priyono