Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama istrinya Chacha Frederica yang juga ketua PKK Kendal, saat memantau pelaksasnaan vaksinasi ibu hamil di halama Puskesmas II Karangsari.(FOTO:SB/Sapawi)

KENDAL(SUARABARU.ID)– Tim penggerak PKK Kabupaten Kendal, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan(Dinkes) Kabupaten Kendal dan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(DP2KBP3A) Kabupaten Kendal, menggelar Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di halaman Kantor Puskesmas II Karangsari Kendal, Kamis(16/09/2021).

Hadir pada acara pencanangan ini, Bupati Kendal Dico M Ganinduto, Katua PKK Kabupaten Kendal, Chacha Frederica, Forkopimda, Kepala OPD terkait dan sejumlah tamu undangan lainnya.

“Kenapa kami melaksanakan vaksinasi bagi ibu hamil. Karena pemerintah menganggap ibu hamil ini, masuk kelompok yang rentan terhadap serangan Covid-19, sehingga perlu dilaksanakan vaksinasi ibu hamil,”papar Kepala Dinkes Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay, dalam sambutannya.

Menurut Feri, bahwa di tahun 2021 ini, ibu hamil yang meninggal akibat Covid-19, sebanyak 16 orang, dari target ibu hamil yang sudah divaksin.

Feri juga mengatakan bahwa, vaksinasi bagi ibu hamil berbeda dengan vaksinasi bagi masyarakat yang lain selama ini. Khusus untuk ibu hamil, harus dilakukan tes antigen terlebih dahulu. Apabila yang bersangkutan benar- benar negatif, maka baru bisa dilaksanakan vaksinasi.

“Jadi memang prosesnya sedikit berbeda dan menjadi lebih lama waktunya dibanding dengan vaksinasi yang biasa dilakukan selama ini,”kata Feri.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, selama ini, antusiasme warga terhadap pelaksanaan vaksinasi tinggi sekali. Tapi karena memang stok vaksin yang diberikan kepada Kabupaten Kendal, pada awal- awal tahun 2021 ini agak sedikit, maka banyak keterbatasan, sehingga pelaksanaan vaksinasi kurang maksimal.

“Sekarang stok vaksin yang diberikan kepada Kabupaten Kendal sudah cukup banyak. Maka kami bisa meningkatkan target vaksinasi dari awalnya tiap hari 5 ribu sampai 6 ribu, sekarang kami targetkan dari 18 ribu dan realisasinya per hari bisa 16 ribu,”kata Dico.

Menurut Dico, karena Kabupaten Kendal masuk dalam wilayah Semarang Raya, dia berharap vaksinasi di Kabupaten Kendal bisa mencapai 28 ribu perharinya.

“Tentunya ini merupakan tantangan baki kita. Namun saya yakin dan optimis, atas dukungan dari seluruh pihak, dan juga seluruh masyarakat Kendal, bisa mensukseskan program vaksinasi yang diharapkan oleh pemerintah pusat, daerah maupun kita semua,”harap Dico.

Sehingga lanjut Dico, Kabupaten Kendal bisa mendapatkan hert immunity atau kekebalan sosial dengan target 70 persen dari masyarakat yang sudah tervaksin.

“Alhamdulillah, survey dan kajiannya dari pemerintah, sekarang sudah diperbolehkan untuk vaksinasi bagi ibu hamil. Ini sudah ada studinya, aman bagi kita semua dan ini diwajibkan bagi ibu hamil,”papar Dico.

Dico mengaku bahwa, ibu- ibu sekarang harus merasa beruntung, karena sudah bisa divaksin. Pada awal- awal adanya Covid-19 atau pada satu tahun pertama adanya pandemi Covid-19, masih sulit sekali untuk mendapatkan VCR, dan sebagainya.

Harapanya, dengan adanya vaksinasi ini, ibu hamil yang ada di Kabupaten Kendal, diberikan keselamatan, dan aman setelah menjalani vaksinasi.

Meski sudah divaksin, Dico meminta, kepada ibu- ibu hamil untuk tetap terus menjaga protokol kesehatan, karena vaksin ini tidak menghilangkan sepenuhnya dari Covid-19, namun hanya mengurangi resiko.

Untuk itu, Dico mengajak para kader PKK yang ada di Kabupaten Kendal untuk bergerak memberikan pendampingan, edukasi dan pemahaman yang benar terkait vaksinasi kepada masyarakat khususnya bagi ibu hamil.

Ketua PKK Kabupaten Kendal Chacha Frederica, mengatakan, vaksinasi ibu hamil ini merupakan salah satu program yang sangat penting, karena ibu- ibu ini rentan dengan Covid-19.

“Karena tidak hanya ibunya saja yang bisa terkena Covid-19, namun juga anak yang ada di dalam kandungannya,”kata Chacha Frederica, dalam sambutannya.

Chach menceritakan bahwa, dirinya pernah merasakan takut dan deg- degan, hamil disaat awal- awal atau satu bulan awal pandemi Covid-19. Dimana vaksin belum ditemukan dan VCRnya pun juga masih mahal.

Namun sekarang, vaksin sudah ada yaitu vaksin Sinovac. Untuk itu meski sudah ada vaksin, masyarakat harus tetap menjaga prokes.

“Saya pesan kepada ibu- ibu yang sedang hamil, untuk tetap menjaga kesehatan agar tidak mudah terkena penyakit. Dan kita harus bersama- sama mensukseskan percepatan vaksin di Kabupaten Kendal,”pesan Chacha, yang juga istri dari Bupati Kendal, Dico M Ganinduto ini.Sapawi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini