Personel Polsek Baturetno mengusung korban setelah dievakuasi oleh Tim SAR dari perairan berkedalaman 5 Meter.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Dua penduduk Wonogiri, Senin (14/6), tewas mengenaskan. Yakni tenggelam di Waduk Gajahmungkur dan tewas terlentang di sawah.

Kapolres AKBP Christian Tobing melalui Kasubag Humas Polres AKP Suwondo, menyatakan, yang tewas di Waduk Gajahmungkur adalah Deni Setiawan (37).

Warga asal Dusun Ngepoh Kidul RT 2/RW 7, Desa Balepanjang, Baturetno itu, tewas di perairan Karangtengah, Gambiranom, Baturetno.

Awalnya, Deni bersama Sunardi (40) dan Sularso (45), mancing ikan dengan cara berendam (nyobok). Diduga terpeleset ke perairan dalam, Deni tenggelam dan tewas.

Tim SAR
Kedua rekannya tidak dapat menolongnya, karena juga tidak dapat berenang. Polsek bersama Tim SAR Baturetno dan nelayan, kemudian melakukan pencarian.

Tim SAR Baturetno bersama nelayan, polisi dan warga, mengevakuasi mayat pemancing yang tewas tenggelam di Waduk Gajahmungkur.

Senin sore (14/6), berhasil mengangkat mayat Deni dari perairan berkedalaman sekitar 5 Meter.

Sementara itu, Polsek Slogohimo melaporkan seorang petani, Sukimin (60), tewas di sawah. Korban adalah warga Ngasem RT 2/RW 5, Bulusari, Slogohimo, Wonogiri.

Kapolsek Slogohimo AKP Kukuh Wiyono melalui Subbag Humas Polres Wonogiri, menyatakan, temuan petani tewas di sawah berlangsung Senin siang (14/6).

Meniti Pematang
Lokasinya di Lingkungan Bulusari RT 1/RW 3, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri. Secara tidak sengaja, Saksi Kamrin (55) menemukannya saat meniti pematang untuk pulang.

Petugas Polsek Slogohimo Polres Wonogiri mendatangi area persawahan tempat ditemukan korban tewas terlentang.

Karmin berteriak memanggil Saksi Sunarko (65) dan Joko Pranowo (52). Bertiga, mendekat untuk memberikan pertolongan. Tapi korban sudah tidak bernapas.

Saksi melaporkan temuannya ini ke pamong desa dan meneruskannya ke Polsek Slogohimo.

Polisi yang melakukan pemeriksaan bersama petugas medis dari Puskesmas, tidak menemukan tanda mencurigakan.

Petugas memperoleh informasi, korban mengidap sakit jantung. Karena kambuh dia tewas di sawah.

Bambang Pur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here