vihara mendut
Vihara Mendut yang ada di sisi barat laut Candi Mendut, Kabupaten Magelang pada Waisak 2565 BE/2021akan melaksanakan puja bakti dan detik-detik Waisak secara virtual dan tidak ada perayaan. Foto: Yon

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID)-Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kabupaten Magelang memastikan tidak ada perayaan Waisak 2565 Budhis Era /2021 di Candi Agung  Borobudur, Kabupaten Magelang.

“Peniadaan perayaan Waisak di tahun ini sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Agama dan Dirjen Binmas Budhha. Surat edaran tersebut menyebutkan agar melakukan pelaksanaan perayaan secara virtual,” kata Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Buddha Kanwil Kemenag Kabupaten Magelang, Saring­.

Saring mengatakan,  tahun ini merupakan tahun kedua tidak adanya perayaan Waisak di Candi Borobudur, karena adanya pandemi  covid- 19.

Menurutnya, apabila akan melakukan perayaan Tri Suci Waisak tersebut, hanya  bisa melakukan di vihara yang berada di  zona hijau. Selain itu, juga umat Buddha yang mengikuti kegiatan tersebut jumlahnya dibatasi.

“Kalau di vihara masih boleh, misalnya mengadakan detik-detik Waisak. Cuma umatnya hanya sebanyak 30 persen, “ katanya.

Menurutnya, ada enam vihara yang menjadi binaan Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Buddha Kanwil Kemenag Kabupaten Magelang.

Keenam vihara tersebut yakni dua vihara ada di dekat Candi Mendut, Vihara Graha Padmasambhava Borobudur, Vihara Tri Narmada Grabag, Klenteng Hok An Kiong Muntilan, dan Vihara Padma Suci Mertoyudan.

Virtual

Sementara itu, peringatan  kelahiran, pencerahan sempurna, dan mangkatnya sang Buddha Gautama di Vihara Mendut juga akan berlangsung secara virtual.

Yaknim mulai dari  puja bakti hingga bertepatan dengan detik-detik Waisak yang pada tahun ini jatuh pada Rabu (26/5) pukul 18.13.30 WIB.

“Pada tahun ini, di Vihara Mendut tidak ada perayaan Waisak. Kami mengimbau para umat Buddha untuk melaksanakan puja bakti di masing-masing vihara. Utamanya melakukan puja bakti saat detik –detik Waisak,” kata Sekretaris Umum Vihara Mendut, Wahyu Utomo.

Wahyu menambahkan, sejak terjadinya wabah covid-19 satu tahun lalu, Vihara Mendut juga tertutup untuk masyarakat umum.

Penutupan vihara yang berada di sisi barat laut Candi Mendut tersebut, sesuai dengan perintah dari Kepala Sangha Theravada , Bhikku Sri  Pannavaro Mahathera. Penutupan tersebut bertujuan  untuk pembatasan di Vihara Mendut.

Wahyu menjelaskan, bagi umat Buddha yang akan mengikuti dan mendengarkan pesan Waisak dari Bhikku Pannavaro  pada Rabut ( 26/5) pukul 10.00 WIB, bisa mengakses melalui secara virtual. Yon