blank
Para relawan mengirimkan bunga tangan ke Kantor Perwakilan Siriwijaya Air. Aksi ini mereka lakukan sebagai ungkapan ikut berduka cita atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

SOLO (SUARABARU.ID) – Tujuh orang relawan Kota Solo, menggelar aksi mengirimkan Hand Bouquet (bunga tangan). Ini mereka lakukan sebagai ungkapan ikut berduka cita, atas musibah kecelakaan udara yang menimpa pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Minggu (10/1), para relawan Kota Solo tersebut, mendatangi Kantor Sriwijaya di Jalan Slamet Riyadi Blok A-10 Nomor 373, Purwosari Kota Surakarta. Aksi para relawan ini, digagas oleh Presiden Republik Aeng-Aeng, Mayor Haristanto. Tokoh kreatif penerima anugerah rekor dunia dari MURI ini, menyatakan, sebagai warga Kota Solo ikut berduka atas musibah jatuhnya pesawat Sriwikaya Air tersebut.

Sebelum dilakukan penyerahan bunga tangan, para relawan Kota Bengawan itu, lebih dulu melakukan ritual pemanjatan doa untuk para korban jatuhnya pesawat Sriwijaya. Doa bersama dipandu oleh juru doa Muhammad Qoyim.

Dipanjatkan Doa
Mereka berharap, para korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air segera ditemukan, kepada mereka dipanjatkan doa semoga roh arwahnya diampuni semua dosa dan kesalahannya, dan diberikan anugerah dapat diterima di sisi Nya. Kepada para keluarga yang ditinggalkan, dapat diberikan ketabahan dan keikhlasan.

blank
Presiden Republik Aeng-Aeng, Mayor Haristanto (tengah) memimpin aksi penyerahan bunga tangan ke Kantor Perwakilan Sriwijaya Air di Purwosari, Surakarta. Sebagai warga Solo, mereka menyampaikan ikut bela sungkawa atas jatuhnya peswat Sriwijaya Air SJ-182.

Sebagaimana diberitakan, ada dua orang warga Solo Raya yang masuk dalam daftar korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air tersebut. Keduanya adalah Suyanto dan Riyanto, warga Girimulyo RT 18 dan warga Grasak RT 16 Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen.

Station Manajer Sriwijaya Air, Agus Supriyanto, mengapresiasi aksi yang dilakukan para relawan Kota Surakarta tersebut. ”Saya mengapresiasi dan berterimakasih kepada warga Solo, yang peduli ikut berduka,” ujar Agus Supriyanto.

Di Jakarta, Menteri Perhubungan, Budi karya Sumadi, menyebutkan, pesawat Sriwijaya Air bernomor penerbangan SJ-182 tersebut, Sabtu (9/1), hilang kontak seusai take off pada Pukul 14.36 dari Bandara Soekarno Hatta (Soeta). Pesawat ini, membawa penumpang 50 orang dan 12 orang kru.

Bambang Pur