Pertemuan virtual aksi sosial peduli COVID-19 yang diadakan warga Indonesia di Skotlandia di bawah organisasi The Indonesian Society Scotland (TISS) untuk penggalangan dana bagi penanganan COVID-19 di Indonesia.Foto: Tangkapan layar Ant 

EDINBURGH (SUARABARU.ID)  – Masyarakat Indonesia yang tinggal di Skotlandia berbagi solidaritas untuk saudara-saudaranya di tanah air dengan menggalang dana untuk penanganan covid-19 di Indonesia.

Di bawah organisasi The Indonesian Society Scotland (TISS), para WNI di Skotlandia menggelar pekan peduli covid-19 dan menggalang dana sosial, demikian disampaikan dalam keterangan tertulis KBRI London yang diterima di Jakarta, Selasa.

“Begitu mendengar dampak pandemi yang besar di Indonesia, kami terketuk untuk mengadakan aksi sosial,” ujar Dwi Jones, ketua TISS.

Dwi mengatakan bahwa penggalangan dana untuk solidaritas penanganan COVID-19 di Indonesia akan berlangsung hingga satu pekan ke depan di Skotlandia. Berbagai kegiatan dilakukan untuk penggalangan dana tersebut, mulai dari pertemuan virtual edukasi bagi warga, pagelaran kesenian dan kuliner.

Hasil dari sumbangan masyarakat Indonesia di Skotlandia dari kegiatan-kegiatan tersebut akan dikirimkan dan disalurkan ke tanah air melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

“Kepedulian dan solidaritas sosial, yang menjadi ciri bangsa Indonesia, masih terus menjadi tradisi yang kuat di kalangan masyarakat Indonesia di Skotlandia,” kata Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI London Adam M. Tugio saat membuka pertemuan virtual aksi sosial peduli covid-19.

Adam berpendapat bahwa aksi sosial itu tidak hanya memperkuat tradisi solidaritas, namun juga untuk meningkatkan kesadaran bersama bahwa saat ini seluruh warga dunia masih harus terus berjuang melawan wabah covid-19.

New normal bukan jargon, namun perlu perhatian bersama. Terus jaga kesehatan diri dan melakukan social distancing,” ucapnya.

Hal itu ditekankan Adam kepada seluruh warga Indonesia yang berada di wilayah Inggris Raya meskipun Pemerintah Inggris telah mulai melakukan beberapa langkah pelonggaran lockdown sejak 4 Juli 2020.

Ia juga mengajak WNI di Skotlandia untuk berbagi kepada masyarakat di Indonesia mengenai berbagai pengalaman praktik terbaik penanganan covid-19. “Misalnya kepatuhan masyarakat terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah hingga pengaturan trotoar satu arah (untuk pejalan kaki),” ujar Adam.

Skotlandia merupakan bagian dari negara Inggris yang terletak di Utara. Lebih dari 600 WNI tinggal di Skotlandia sebagai mahasiswa maupun pekerja.

Ant-trs