blank
Pasar Pagi Purwodadi pascarelokasi ke Jalan Gajahmada Purwodadi, dibangun lebih nyaman untuk pedagang dan pembeli. Foto : Hana Eswe/ist.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Sebelumnya, Pasar Pagi berada di Jalan Soponyono, Purwodadi. Saat itu, aktivitas pasar tersebut mengganggu lalu-lintas jalur tersebut. Pasar pagi yang biasa disebut Pasar Koplak itu akhirnya ditata saat pemerintahan Bupati Grobogan, Sri Sumarni.

Penataan tersebut berupa relokasi para pedagang ke sebelah Pasar Agro, Jalan Gajahmada Purwodadi. Setelah penataan tersebut, pasar pagi lebih nyaman untuk aktivitas jual beli antara pedagang dan pembeli.

Hal tersebut seperti diungkapkan Sri Sumarni, saat menghadiri acara Gebyar Pasar Pagi bersama BKK Purwodadi, Selasa (11/2/2020).  Pasar rakyat atau pasar tradisional akhir-akhir ini mengalami penurunan, baik itu dalam hal pengunjungnya maupun omzet yang diperoleh pedagang.

blank
Lokasi Pasar Pagi sebelum direlokasi berada di Jalan Soponyono Purwodadi, yang kerap mengganggu lalu lintas pengendara. Foto : Hana Eswe/ist.

“Beberapa faktor yang mempengaruhi pasar rakyat mengalami penurunan omzet lantaran kondisi pasar yang masih dianggap kumuh, kotor, bau, kurang terjaminnya barang yang diperdagangkan dan infrastruktur serta penataan pedagang yang kurang rapi,” jelas Sri Sumarni, di hadapan para pedagang.

Pihaknya berharap anggapan tersebut tidak terjadi di Pasar Pagi tersebut. Saat ini, ia melihat pasar ex-Koplak Dokar ini mulai berbenah, menata dan merapikan diri agar anggapan pasar yang kumuh, kotor, dan becek tidak terjadi di Pasar Pagi.

“Untuk mewujudkan pasar yang tertib, bersih, aman, nyaman serta berdaya saing tentunya sangat dibutuhkan kerjasama dan koordinasi yang baik antara pedagang yang berinteraksi bersama dalam proses jual beli barang dan jasa yang ada di pasar rakyat,” tambah ibunda Indri Velawati ini.

Upaya pemerintah dapat melakukan revitalisasi tidak hanya pada Pasar Pagi saja. Namun, beberapa pasar di Kabupaten Grobogan sudah mulai direhab secara bertahap.  Di samping itu, Pemkab Grobogan juga telah melakukan pemeliharaan dan penataan pasar. Pembinaan kepada pengelola pasar maupun pedagang yang ada di pasar juga dilakukan secara baik.

Sri Sumarni berharap, adanya revitalisasi tersebut, Pemkab Grobogan berharap keberadaan pasar makin dikenal dan menarik hati masyarakat untuk berbelanja.

“Pemerintah Kabupaten berharap dengan telah disediakannya fasilitas infrastruktur yang memadai dan didukung dengan sumber daya manusia yang berkompeten, maka keberadaan pasar dapat dikenal dan menarik hati masyarakat untuk berbelanja,” kata dia.

Hana Eswe-trs