<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penyebab Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/penyebab/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jun 2025 05:31:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Penyebab Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Migrant Care Soroti Penyebab TKI Buluspesantren Gantung Diri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/17/migrant-care-soroti-penyebab-tki-buluspesantren-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 05:31:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kebumen]]></category>
		<category><![CDATA[care]]></category>
		<category><![CDATA[diri]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kebumen]]></category>
		<category><![CDATA[Migrant]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[Soroti]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=479585</guid>

					<description><![CDATA[<p>KEBUMEN (SUARABARU.ID) &#8211; Koordinator Migrant Care Perwakilan Kebumen Syaipul Anas menyayangkan penyebab kematian pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia asal Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, yang terkesan kurang transparan. Menurut Anas saat dihubungi Suarabaru.id Selasa (17/6), pihaknya memperoleh informasi bahwa Rizki Widiantoro ( 25) pekerja migran Indonesia di Malaysia atau tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kebumen [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/17/migrant-care-soroti-penyebab-tki-buluspesantren-gantung-diri">Migrant Care Soroti Penyebab TKI Buluspesantren Gantung Diri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEBUMEN (SUARABARU.ID</strong>) &#8211; Koordinator Migrant Care Perwakilan Kebumen Syaipul Anas menyayangkan penyebab kematian pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia asal Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, yang terkesan kurang transparan.</p>
<p>Menurut Anas saat dihubungi <em>Suarabaru.id</em> Selasa (17/6), pihaknya memperoleh informasi bahwa Rizki Widiantoro ( 25) pekerja migran Indonesia di Malaysia atau tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kebumen itu meninggal karena gantung diri.</p>
<p>“Namun kami menyoroti mengapa tidak ada penjelasan penyebab gantung diri TKI itu apa. Ini juga sering terjadi pada kasus lain. Saya berharap Pemkab Kebumen melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kebumen maupun Pemerintah Pusat menjelaskan kepada keluarga korban atau ahli waris secara transparan,”tandas Anas.</p>
<p>Seperti diberitakan, Rizki Widiantoro (25), pekerja TKI asal Desa Bocor Buluspesantren Kebumen yang bekerja di Malaysia meninggal pada 1 Juni 2025. Namun jenazah Rizki baru sampai di Kebumen pada 16 Juni 2025 atau hampir 15 hari baru tiba.</p>
<p>Bahkan pihak keluarga meminta bantuan Puskesmas dan PMI Kebumen agar bisa melihat kondisi jenazah. Sukarelawan siaga bencana berbasis masyarakat (Sibat) PMI Kebumen pun membantu membuka jenazah memakai alat pelindung diri (APD) serta turut membantu pemakaman bersama Polres Kebumen.</p>
<p>Dari kasus kematian TKI asal Desa Bocor itu Anas menyatakan ada tiga hal harus dijelaskan. Pertama, pihak keluarga atau ahli waris perlu memperoleh informasi yang sejelas-sejelasnya tentang kematian TKI tersebut.</p>
<p>Kedua, pihak keluarga atau ahli waris TKI harus memperoleh informasi prosedur kepengurusan jenazah sehingga tidak menjadi bahan pertanyaan mengapa jenazah 15 hari baru tiba di rumah duka. Ketiga, harus ada kepastian hak-hak almarhum baik gaji, santunan dan asuransi diterima oleh ahli waris.</p>
<p>Selanjutnya kepada Pemkab Kebumen, Mirant Care mendorong terus meningkatkan perlindungan terhadap pekerja migran yang bekerja di luar negeri. Anas mengakui, selama ini telah ada Perda Perlindungan TKI. Namun perlu ada penyempurnaan dan penguatan agar sosialisasi kepada calon TKI lebih akurat dan efektif sampai masyarakat.</p>
<p>“Apalagi TKI Kebumen masih menjadikan Malaysia sebagai lokasi favorit tujuan Pekerja Migran Indonesia sehingga perlu ada sosialisasi perlindungan pekerja melibatkan pemerintah, dinas terkait hingga perusahaan penempatan pekerja migran,”tandas Anas.</p>
<figure id="attachment_479590" aria-describedby="caption-attachment-479590" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-479590 size-medium" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/17fbudhi.jgp_-400x374.jpg" alt="" width="400" height="374" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/17fbudhi.jgp_-400x374.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/17fbudhi.jgp_-150x140.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/17fbudhi.jgp_.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-479590" class="wp-caption-text">Kepala Dinas Tenaga Kerja Kebumen Budhi Suwanto.(Foto:SN/Disnaker Kbm)</figcaption></figure>
<p><strong>Resmi dan Prosedural</strong></p>
<p>Secara terpisah Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kebumen Budhi Suwanto menuturkan, pihaknya ikut berduka cita atas meninggalnya Rizki Widiantoro di Malaysia. Pihaknya telah menelusuri yang bersangkutan berangkat sebagai pekerja migran legal atau resmi dan berangkat secara prosedural melalui perusahaan penempatan pekerja migran di Banyumas.</p>
<p>Menurut Budhi, almarhum Rizki Widiantoro tergolong keluarga TKI. Orang tuanya juga pernah bekerja sebagai pekerja migran di Malaysia. Saudara iparnya juga masih bekerja di Malaysia. Rizki telah bekerja selama satu tahun di negeri Jiran, memiliki istri dan satu anak.</p>
<p>Terkait hak-hak ahli waris, pihaknya bersedia untuk memediasi jika ada masalah. Bahkan Disnaker telah mendatangi rumah duka untuk mengawal hak-hak keluarga atau ahli waris. Saat pemakaman pihak perusahaan penempatan pekerja migran juga datang di rumah duka hingga proses selesai.</p>
<p>”Kami sendiri juga telah iuran satu kantor untuk sekadar uang duka. Ada pula santunan dari Dinas Sosial, namun perlu waktu karena harus ada bukti visum dan lainnya,”jelas Budhi.</p>
<p>Menyinggung perlindungan kepada para pekerja migran Indonesia di daerahnya, Budhi menegaskan, Pemkab Kebumen telah memiliki Perda Perlindungan TKI No 5 Tahun 2014. Bahkan sosialisasi perlindungan kepada calon TKI dan calon pekerja migran selama ini dilakukan intensif Disnaker sampai desa-desa.</p>
<p>Pada sosialisasi itu Disnaker juga menggandeng perangkat desa, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Termasuk melibatkan Muslimat NU dan Aisyiyah serta perwakilan perusahan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) guna memberikan perlindungan bagi calon pekerja migran atau TKI agar melalui prosedur yang legal.</p>
<p><em><strong>Komper Wardopo</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/17/migrant-care-soroti-penyebab-tki-buluspesantren-gantung-diri">Migrant Care Soroti Penyebab TKI Buluspesantren Gantung Diri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Penyebab Pusing Datang secara Tiba-Tiba</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/19/ini-penyebab-pusing-datang-secara-tiba-tiba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 06:58:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mendadak]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[pusing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=475083</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pernahkah kamu merasa pusing secara tiba-tiba? Pusing, seperti melayang, berputar, kliyengan, atau merasa seolah-olah ingin pingsan. Kondisi ini bisa dialami siapa saja dengan intensitas yang berbeda pada masing-masing pengidap. Jika kamu pernah mengalaminya, kamu perlu mengetahui beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab pusing mendadak. Melansir dari Halodoc, ada beberapa kebiasaan yang kamu lakukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/19/ini-penyebab-pusing-datang-secara-tiba-tiba">Ini Penyebab Pusing Datang secara Tiba-Tiba</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pernahkah kamu merasa pusing secara tiba-tiba? Pusing, seperti melayang, berputar, kliyengan, atau merasa seolah-olah ingin pingsan. Kondisi ini bisa dialami siapa saja dengan intensitas yang berbeda pada masing-masing pengidap.</p>
<p>Jika kamu pernah mengalaminya, kamu perlu mengetahui beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab pusing mendadak.</p>
<p>Melansir dari Halodoc, ada beberapa kebiasaan yang kamu lakukan sehingga mengalami pusing mendadak!</p>
<p>1. Bangun terlalu cepat dari posisi duduk<br />
Penyebab pusing mendadak yang pertama adalah bangun terlalu cepat dari posisi duduk. Pusing terjadi akibat peredaran darah di kepala belum bergerak secara lancar. Dalam istilah medis, kondisi tersebut dinamai dengan hipotensi ortostatik, terjadi karena ada penurunan tekanan darah secara drastis ketika bangun dari posisi duduk.</p>
<p>2. Adanya masalah di telinga<br />
Adanya masalah di telinga bagian dalam menjadi penyebab pusing mendadak yang berkaitan dengan vertigo. Hal tersebut dipicu oleh tidak berfungsinya saluran telinga bagian dalam sementara, sehingga memicu rasa pusing parah dan gerakan mata yang tidak terkendali. Dalam istilah medis, kondisi tersebut dinamai dengan nystagmus.</p>
<p>3. Mengalami migrain<br />
Pusing mendadak bisa dialami oleh seseorang yang mengidap migrain dalam intensitas yang parah. Gangguan ini sangat umum dialami dan ditandai dengan sakit kepala mendadak.</p>
<p>4. Memiliki gula darah rendah<br />
Memiliki gula darah rendah dalam tubuh akan membuat kamu merasa kedinginan, sering berkeringat, mengalami peningkatan detak jantung, serta lebih sering marah. Gula darah rendah memiliki nama medis lain, hipoglikemia. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kamu disarankan untuk mengonsumsi makanan seimbang dengan kandungan protein dan karbohidrat.</p>
<p>5. Memiliki tekanan darah rendah<br />
Tekanan darah manusia diukur dengan sistolik (tekanan darah berada di angka atas, yaitu 120), dan diastolik (tekanan darah berada di angka rendah, yaitu 80). Pusing secara mendadak terjadi karena tekanan darah sistolik terlalu rendah, sehingga tidak memungkikan untuk mengalirkan darah yang cukup ke otak. Kondisi tersebut biasanya terjadi ketika tekanan sistolik kurang dari 80.</p>
<p>6. Faktor usia<br />
Penyebab pusing mendadak selanjutnya adalah faktor usia. Ketidakseimbangan biasanya terjadi akibat penurunan penglihatan, serta penurunan kemampuan telinga dan otak, yang terjadi seiring dengan bertambahnya usia.</p>
<p>7. Kurang minum air putih<br />
Saat tubuh tidak mendapatkan pasokan air dibutuhkan, maka akan membuat volume darah akan turun, sehingga menurunkan tekanan darah ikut turun. Kondisi tersebut dapat menghalangi otak untuk mendapatkan aliran darah yang cukup.</p>
<p>8. Kekurangan zat besi<br />
Kekurangan zat besi sering dikaitkan dengan anemia. Untuk mengetahui tingkat zat besi dalam tubuh, kamu disarankan untuk melakukan tes darah secara rutin. Bukan itu saja, kamu juga disarankan untuk mengonsumsi kacang merah, bayam, atau makanan yang mengandung tinggi zat besi lainnya.</p>
<p>Nah, itu tadi beberapa kondisi yang menjadi penyebab pusing mendadak. Pusing sebenarnya bukanlah kondisi yang mengkhawatirkan. Gangguan kesehatan tersebut dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa jam saja.</p>
<p>Namun jika setelah seharian penuh pusing tidak kunjung membaik, kamu disarankan untuk memeriksakan diri di rumah sakit terdekat, untuk melakukan langkah pengobatan yang tepat, sekaligus mendeteksi penyebab dari pusing yang dialami.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/19/ini-penyebab-pusing-datang-secara-tiba-tiba">Ini Penyebab Pusing Datang secara Tiba-Tiba</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Penyebab Tekanan Darah Rendah dan Cara Mengatasinya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/09/ini-penyebab-tekanan-darah-rendah-dan-cara-mengatasinya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 08:15:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Cara mengatasinya]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[Tekanan darah rendah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=468857</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kamu memiliki tekanan darah di bawah 90/60? Jika kamu memiliki tekanan darah di bawah 90/60, berarti kamu mengalami tekanan darah rendah yang bisa mengakibatkan pusing dan berkunang-kunang. Pengidap tekanan darah rendah dapat pingsan jika tidak segera ditangani. Diketahui, tekanan darah rendah bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu, yang mana perawatannya tergantung penyebabnya. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/09/ini-penyebab-tekanan-darah-rendah-dan-cara-mengatasinya">Ini Penyebab Tekanan Darah Rendah dan Cara Mengatasinya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kamu memiliki tekanan darah di bawah 90/60? Jika kamu memiliki tekanan darah di bawah 90/60, berarti kamu mengalami tekanan darah rendah yang bisa mengakibatkan pusing dan berkunang-kunang.</p>
<p>Pengidap tekanan darah rendah dapat pingsan jika tidak segera ditangani. Diketahui, tekanan darah rendah bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu, yang mana perawatannya tergantung penyebabnya.</p>
<p>Dikutip dari Halodoc, tekanan darah rendah atau hipotensi terjadi ketika tekanan darah di dalam arteri lebih rendah daripada tekanan darah normal. Namun, terkadang penyebab hipotensi tidak hanya sesederhana seperti belum makan saja, melainkan juga ada beberapa kondisi kesehatan yang bisa menyebabkan tekanan darah menurun. Berikut ulasannya.</p>
<p>Ketika darah mengalir melalui arteri, otomatis dinding arteri akan menerima tekanan. Tekanan ini yang menjadi ukuran kekuatan aliran darah atau yang sering kita sebut dengan tekanan darah.</p>
<p>Terdapat dua ukuran yang digunakan untuk mengukur tekanan darah, yakni tekanan sistolik (bilangan atas) dan tekanan diastolik (bilangan bawah). Dilansir dalam laman WebMD, tekanan darah normal memiliki ukuran berkisar antara &lt;120 dan &lt;80. Sedangkan hipotensi mempunyai tekanan darah di bawah 90/60.</p>
<p>Namun, sebenarnya, tekanan darah seseorang bisa berubah-ubah sepanjang hari. Hal itu tergantung pada posisi tubuh, irama pernapasan, tingkat stres, kondisi fisik, obat yang kamu minum, makanan dan minuman yang kamu konsumsi, dan waktu. Tekanan darah biasanya paling rendah di malam hari, lalu meningkat tajam saat bangun tidur.</p>
<p>Melansir dari Mayo Clinic, ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab tekanan darah rendah, yaitu:</p>
<p>1. Kehamilan. Selama hamil, sistem peredaran darah meluas dengan cepat sehingga tekanan darah cenderung turun. Jangan khawatir, hal ini wajar terjadi dan biasanya akan kembali normal setelah ibu melahirkan.</p>
<p>2. Masalah jantung. Beberapa kondisi jantung yang dapat menyebabkan tekanan darah rendah termasuk denyut jantung yang sangat rendah (bradikardia), masalah katup jantung, serangan jantung, dan gagal jantung.</p>
<p>3. Masalah endokrin. Kondisi tiroid, seperti penyakit paratiroid, penyakit Addison, gula darah rendah (hipoglikemia) atau diabetes dapat memicu tekanan darah rendah.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/09/ini-penyebab-tekanan-darah-rendah-dan-cara-mengatasinya">Ini Penyebab Tekanan Darah Rendah dan Cara Mengatasinya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asam Lambung Naik hingga Sakit Kepala, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/09/asam-lambung-naik-hingga-sakit-kepala-ini-gejala-dan-cara-mengatasinya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 06:41:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Asam Lambung]]></category>
		<category><![CDATA[Cara mengatasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[pusing]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit kepala]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=468843</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Apa gejala asam lambung bisa naik ke kepala yang mengakibatkan rasa sakit di kepala hingga terasa akan pingsan? Keluhan ini bisa muncul saat seseorang mengalami penyakit asam lambung. Jika penyakitnya sudah diatasi, sakit kepala pada umumnya juga ikut mereda. Gejala asam lambung naik ke kepala dapat berupa sakit kepala atau pusing. Rasa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/09/asam-lambung-naik-hingga-sakit-kepala-ini-gejala-dan-cara-mengatasinya">Asam Lambung Naik hingga Sakit Kepala, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Apa gejala asam lambung bisa naik ke kepala yang mengakibatkan rasa sakit di kepala hingga terasa akan pingsan? Keluhan ini bisa muncul saat seseorang mengalami penyakit asam lambung.</p>
<p>Jika penyakitnya sudah diatasi, sakit kepala pada umumnya juga ikut mereda. Gejala asam lambung naik ke kepala dapat berupa sakit kepala atau pusing. Rasa sakit ini terasa sangat kuat, hingga membuat si penderita harus menghentikan aktivitas dan beristirahat.</p>
<p>Mengutip Alodokter, asam lambung adalah cairan encer dan tidak berwarna yang diproduksi oleh kelenjar di dinding lambung. Seperti namanya, cairan ini sangatlah asam karena memiliki tingkat keasaman (pH) 1–2. Sifat ini berfungsi membunuh bakteri dan memecah makanan, termasuk makanan yang sulit dicerna, seperti daging dan makanan berserat.</p>
<p>Meski dihasilkan dan berada di lambung, asam lambung bisa naik ke kerongkongan. Kondisi ini terjadi karena katup yang memisahkan kerongkongan dan lambung melemah, sehingga mudah terbuka dan isi lambung mudah keluar, termasuk zat asamnya.</p>
<p>Jika katupnya terbuka, asam lambung pun bisa naik ke saluran kerongkongan. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD).</p>
<p>Naiknya asam lambung ke kerongkongan bisa menyebabkan beragam gejala, antara lain rasa terbakar di dada (heartburn), sakit tenggorokan, sering bersendawa, perut kembung, serta mual dan muntah.</p>
<p>Meski bisa keluar berupa muntah lewat mulut, asam lambung tidak bisa naik ke kepala dan menyebabkan gangguan kesehatan di kepala. Namun, bukan berarti penyakit asam lambung tidak berhubungan dengan sakit kepala.</p>
<p>Ketika asam lambung mencapai pangkal kerongkongan, cairan ini juga bisa menyentuh dan mengiritasi saluran eustachius, yaitu saluran yang menghubungkan tenggorokan dengan telinga bagian tengah.</p>
<p>Telinga memiliki peran besar dalam keseimbangan. Nah, adanya gangguan pada telinga bisa menyebabkan pusing atau nyeri di kepala. Oleh sebab itu, ketika asam lambung naik, pusing maupun sakit kepala dapat muncul.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/09/asam-lambung-naik-hingga-sakit-kepala-ini-gejala-dan-cara-mengatasinya">Asam Lambung Naik hingga Sakit Kepala, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yuk Kenali Penyebab Sakit Radang Tenggorokan!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/14/yuk-kenali-penyebab-sakit-radang-tenggorokan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2024 07:52:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[Radang Tenggorokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=446574</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kamu pernah mengalami sakit radang tenggorokan? Radang tenggorokan merupakan salah satu penyakit yang rasanya sudah tidak terlalu asing di telinga masyarakat Indonesia. Radang tenggorokan ternyata bukanlah penyakit yang bisa dianggap sembarangan. Proses penanganan yang cepat dan tepat harus dilakukan agar radang tenggorokan tidak menjadi semakin parah. Melansir dari Laman Kemenkes, radang tenggorokan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/14/yuk-kenali-penyebab-sakit-radang-tenggorokan">Yuk Kenali Penyebab Sakit Radang Tenggorokan!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kamu pernah mengalami sakit radang tenggorokan?<br />
Radang tenggorokan merupakan salah satu penyakit yang rasanya sudah tidak terlalu asing di telinga masyarakat Indonesia.</p>
<p>Radang tenggorokan ternyata bukanlah penyakit yang bisa dianggap sembarangan. Proses penanganan yang cepat dan tepat harus dilakukan agar radang tenggorokan tidak menjadi semakin parah.</p>
<p>Melansir dari Laman Kemenkes, radang tenggorokan biasanya ditandai dengan adanya penebalan atau pembengkakan pada dinding tenggorokan, berwarna kemerahan, munculnya bintik putih yang disertai dengan datangnya nyeri pada saat menelan makanan maupun minuman.</p>
<p>Salah satu penyebab radang tenggorokan yang paling umum adalah disebabkan oleh virus dan kuman, serta ditambah dengan kondisi tubuh yang lemah. Ada beberapa penyebab radang tenggorokan yang harus kamu ketahui, diantaranya adalah:</p>
<p>1. Virus</p>
<p>2. Batuk dan pilek yang menyebabkan tenggorokan teriritasi</p>
<p>3. Alergi</p>
<p>4. Merokok</p>
<p>5. Difteri (infeksi bakteri pada hidung dan tenggorokan)</p>
<p>Dengan memahami beberapa penyebab di atas, diharapkan masyarakat bisa lebih berhati-hati dan melakukan pencegahan pada penyakit radang tenggorokan.</p>
<p>Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan atau dokter terdekat, agar bisa segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat, sehingga tenggorokan tidak lagi sakit dalam jangka waktu yang lama, dan makan serta minum dapat kembali normal seperti sedia kala.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/14/yuk-kenali-penyebab-sakit-radang-tenggorokan">Yuk Kenali Penyebab Sakit Radang Tenggorokan!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Gejala dan Penyebab Gondongan, Kamu Wajib Tahu!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/25/ini-gejala-dan-penyebab-gondongan-kamu-wajib-tahu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Oct 2024 06:50:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[Gondongan]]></category>
		<category><![CDATA[Infeksi virus]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=443063</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kamu pernah mengalami gondongan? Gondongan merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi biasanya menyerang kelenjar parotis (kelenjar yang memproduksi air liur) sehingga memicu pembengkakan. Melansir dari laman Kemenkes, gejala umum saat seseorang mengalami gondongan adalah pembengkakan pada pipi dan rahang. Kelenjar parotis, yang terletak di bawah telinga, berfungsi untuk memproduksi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/25/ini-gejala-dan-penyebab-gondongan-kamu-wajib-tahu">Ini Gejala dan Penyebab Gondongan, Kamu Wajib Tahu!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kamu pernah mengalami gondongan? Gondongan merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi biasanya menyerang kelenjar parotis (kelenjar yang memproduksi air liur) sehingga memicu pembengkakan.</p>
<p>Melansir dari laman Kemenkes, gejala umum saat seseorang mengalami gondongan adalah pembengkakan pada pipi dan rahang. Kelenjar parotis, yang terletak di bawah telinga, berfungsi untuk memproduksi air liur.</p>
<p>Gondongan terjadi saat kelenjar parotis mengalami peradangan akibat infeksi virus dari golongan paramyxovirus. Virus tersebut dengan mudah menyebar ke orang lain melalui percikan ludah atau air liur yang keluar mulut atau hidung. Penyakit ini perlu diatasi dengan baik karena dapat memicu komplikasi pada pengidapnya, seperti penyebaran infeksi virus pada otak hingga kehilangan pendengaran.</p>
<p><strong>Apa penyebab terjadinya gondongan?</strong></p>
<p>Gondongan disebabkan oleh infeksi virus dari golongan paramyxovirus. Virus ini bisa masuk ke dalam tubuh manusia kemudian akan menetap, berkembang biak, dan menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada kelenjar parotis.</p>
<p><strong>Penyebaran virus ini bisa dengan mudah terjadi saat</strong>:</p>
<p>Menghirup percikan lendir saat penderita batuk, bersin, dan berbicara.<br />
Melakukan kontak langsung dengan penderita, misalnya berciuman.<br />
Menyentuh benda-benda yang ada di sekitar penderita, lalu menyentuh hidung dan mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.<br />
Berbagi alat makan dan minum dengan penderita.</p>
<p><strong>Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena gondongan</strong></p>
<p>Belum mendapat vaksin MMR untuk mencegah penyakit campak, gondongan, dan rubella.<br />
Berusia 2-12 tahun.<br />
Memiliki daya tahan tubuh yang lemah, misalnya akibat menderita HIV/AIDS, menggunakan obat kortikosteroid dalam jangka panjang, atau sedang dalam pengobatan kemoterapi.<br />
Tinggal atau bepergian ke daerah yang memiliki banyak kasus gondongan.</p>
<p><strong>Gejala Gondongan</strong></p>
<p>Gejala gondongan biasanya baru akan muncul 12-25 hari setelah terinfeksi virus. Gondongan ditandai dengan pembengkakan kelenjar parotis dan gejala penyakit infeksi.</p>
<p><strong>Berikut adalah beberapa gejala yang akan timbul saat terjadi gondongan</strong></p>
<p>Pipi bengkak, bisa hanya satu sisi atau kedua sisi, akibat pembengkakan kelenjar parotis.<br />
Nyeri saat mengunyah atau menelan makanan.<br />
Demam hingga 39°C.<br />
Mulut kering<br />
Sakit kepala<br />
Nyeri sendi<br />
Nyeri perut<br />
Mudah lelah<br />
Hilang nafsu makan.</p>
<p>Meski demikian, pada beberapa penderita, gejala gondongan dapat lebih ringan atau menyerupai gejala pilek. Beberapa penderita bahkan tidak mengalami gejala apa pun. Pemeriksaan ke dokter perlu segera dilakukan jika kamu mengalami gejala yang lebih serius, seperti sakit kepala hebat, kesadaran menurun atau pingsan, dan mengalami<br />
kejang.</p>
<p>Dokter akan melakukan pemeriksaan pada pipi atau leher pasien yang membengkak, serta melihat kondisi tenggorokan dan tonsil (amandel) pasien. Untuk memastikan diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang berupa, pertama tes swab pada pipi bagian dalam (buccal swab), untuk mendeteksi jenis mikroorganisme yang menyebabkan gondongan.</p>
<p>Kedua tes darah, untuk mendeteksi infeksi virus dalam darah, dan ketiga tes urine, untuk mengonfirmasi dan mendeteksi penyebaran infeksi ke saluran kemih.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/25/ini-gejala-dan-penyebab-gondongan-kamu-wajib-tahu">Ini Gejala dan Penyebab Gondongan, Kamu Wajib Tahu!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Gejala, Penyebab hingga Pencegahan Penyakit Mpox</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/10/ini-gejala-penyebab-hingga-dan-pencegahan-penyakit-mpox</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2024 04:16:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[cacar monyet]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mpox]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=440436</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Mpox (cacar monyet) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox (MPXV). Meskipun sebagian besar kasus bersifat ringan, penyakit ini dapat berkembang menjadi lebih serius dan berpotensi mengancam jiwa. Mpox ditularkan melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, hewan, atau bahan yang terkontaminasi. Gejala awal biasanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/10/ini-gejala-penyebab-hingga-dan-pencegahan-penyakit-mpox">Ini Gejala, Penyebab hingga Pencegahan Penyakit Mpox</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Mpox (cacar monyet) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox (MPXV). Meskipun sebagian besar kasus bersifat ringan, penyakit ini dapat berkembang menjadi lebih serius dan berpotensi mengancam jiwa.</p>
<p>Mpox ditularkan melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, hewan, atau bahan yang terkontaminasi. Gejala awal biasanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan, diikuti oleh ruam yang mirip dengan cacar.</p>
<div class="flex max-w-full flex-col flex-grow">
<div class="min-h-8 text-message flex w-full flex-col items-end gap-2 whitespace-normal break-words [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="6ad5ab13-5b87-44f8-912c-2683a2c02851" data-message-model-slug="gpt-4o-mini">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light"></div>
</div>
</div>
</div>
<p>Melansir dari Laman Kemenkes, Mpox pernah ditetapkan sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) pada tanggal 23 Juli 2022, namun status PHEIC kemudian dicabut pada tanggal 11 Mei 2023, setelah wabah Mpox berhasil dikendalikan.</p>
<p>Meski demikian, beberapa kasus mpox masih terus dilaporkan, dan sejak bulan Juni hingga Agustus 2024 terjadi peningkatan kasus di beberapa negara di wilayah Afrika. Di Indonesia sendiri, 88 kasus mpox telah dilaporkan selama kurun waktu 2022-2024, dengan 14 kasus terjadi pada tahun 2024.</p>
<p>Dengan mempertimbangkan peningkatan kasus dan potensi perluasan penularan mpox dari wilayah Afrika, maka Direktur Jenderal WHO kembali menetapkan status PHEIC untuk mpox pada 14 Agustus 2024.</p>
<p>Penyakit Mpox sebelumnya dikenal sebagai monkeypox atau cacar monyet, karena pertama kali ditemukan pada sekelompok monyet yang dipelihara sebagai subyek penelitian pada tahun 1958. Pada tahun 1970, penyakit ini ditemukan pada manusia. Pada 28 November 2022, WHO telah mengumumkan pergantian nama penyakit yang semula Monkeypox menjadi mpox. Perubahan tersebut dikarenakan untuk menghindari rasisme dan stigmasisasi.</p>
<p>Awalnya, Mpox merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Namun kini, mpox juga dapat menyebar dari manusia ke manusia.</p>
<p>Nama penyakit Monkeypox kemudian diubah menjadi Mpox oleh WHO pada tanggal 28 November 2022 untuk menghindari rasisme dan stigmatisasi.</p>
<p><strong>Penyebab Mpox</strong></p>
<p>Penyakit Mpox disebabkan oleh virus monkeypox (MPXV), yang termasuk bagian dari keluarga genus orthopoxvirus, atau genus yang juga menjadi penyebab infeksi cacar smallpox (variola). Mpox memiliki beberapa varian, yaitu Clade I sebelumnya dikenal sebagai Congo Basin dan Clade II, sebelumnya west African clade. Di luar clade Ia, sebagian besar penyebaran mpox terjadi akibat zoonosis, atau dari hewan ke manusia.</p>
<p><strong>Penularan Mpox</strong></p>
<p>Penularan Mpox dari hewan ke manusia terjadi melalui kontak fisik dengan hewan yang terinfeksi, atau daging dan darahnya. Sedangkan penularan Mpox dari manusia ke manusia terjadi melalui kontak langsung dengan lesi atau cairan tubuh orang yang terinfeksi, lewat sentuhan fisik, ciuman, oral, dan hubungan seksual.</p>
<p>Penularan juga dapat terjadi dengan menyentuh atau menghirup virus yang menempel pada barang-barang yang digunakan oleh penderita mpox, seperti pakaian, handuk, tempat tidur, dan permukaan benda-benda.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/10/ini-gejala-penyebab-hingga-dan-pencegahan-penyakit-mpox">Ini Gejala, Penyebab hingga Pencegahan Penyakit Mpox</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Empat Penyebab Seringkali Terasa Tak Nyaman Atau Pusing Saat Terpapar Cuaca terik dan Panas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/23/ini-empat-penyebab-seringkali-terasa-tak-nyaman-atau-pusing-saat-terpapar-cuaca-terik-dan-panas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 09:55:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca panas]]></category>
		<category><![CDATA[Dehidrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[pusing]]></category>
		<category><![CDATA[Terpapar Cuaca Terik]]></category>
		<category><![CDATA[Tidak nyaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=426789</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Cuaca panas merupakan jenis cuaca yang terjadi pada suatu daerah yang mengalami suhu udara yang tinggi, radiasi matahari yang kuat, dan kelembapan udara yang rendah. Cuaca panas biasanya terjadi pada musim kemarau, ketika angin bertiup dari daratan ke laut. Dilansir situs resmi BMKG, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengungkapkan bahwa fenomena suhu panas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/23/ini-empat-penyebab-seringkali-terasa-tak-nyaman-atau-pusing-saat-terpapar-cuaca-terik-dan-panas">Ini Empat Penyebab Seringkali Terasa Tak Nyaman Atau Pusing Saat Terpapar Cuaca terik dan Panas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>Cuaca panas merupakan jenis cuaca yang terjadi pada suatu daerah yang mengalami suhu udara yang tinggi, radiasi matahari yang kuat, dan kelembapan udara yang rendah. Cuaca panas biasanya terjadi pada musim kemarau, ketika angin bertiup dari daratan ke laut.</p>
<p>Dilansir situs resmi BMKG, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengungkapkan bahwa fenomena suhu panas di Indonesia adalah karena posisi semu matahari yang berada dekat sekitar khatulistiwa. Sehingga menyebabkan suhu udara di sebagian wilayah Indonesia menjadi relatif cukup terik saat siang hari.</p>
<p>Cuaca panas di negara tropis sering kali membawa dampak yang tidak menyenangkan bagi kesehatan, salah satunya adalah sensasi pusing dan sakit kepala yang sering muncul. Dilansir dari <em>Suara.com,</em> paparan sinar matahari yang berlebihan pada tubuh membuat kita lebih rentan terhadap berbagai keluhan.</p>
<p>Dikutip dari Klikdokter, berikut adalah alasan mengapa kepala kita seringkali terasa tidak nyaman atau pusing saat terpapar cuaca terik dan panas. Berikut ini penyebab kepala Pusing Akibat Cuaca panas,</p>
<p><strong>1. Dehidrasi</strong></p>
<p>Dehidrasi adalah kondisi di mana tubuh lebih banyak mengeluarkan cairan daripada yang masuk. Suhu panas dapat memicu peningkatan produksi keringat untuk membantu mendinginkan tubuh, tetapi jika tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup, hal ini dapat menyebabkan dehidrasi. Kekurangan cairan dapat menyebabkan pengurangan volume darah dan akhirnya menyebabkan sakit kepala.</p>
<p><strong>2. Paparan Suhu Tinggi</strong></p>
<p>Terpapar suhu panas dalam jangka waktu lama dapat mengganggu keseimbangan termal tubuh. Hal ini dapat mengakibatkan kondisi yang dikenal sebagai heat exhaustion, di mana tubuh tidak dapat lagi mendinginkan diri dengan efektif. Gejala heat exhaustion meliputi sakit kepala, keringat berlebih, dan peningkatan detak jantung.</p>
<p><strong>3. Cahaya Terang</strong></p>
<p>Cahaya matahari yang terlalu terang, terutama pada siang hari, dapat merangsang sistem saraf dan memicu sakit kepala. Cahaya silau ini juga dapat memicu atau memperburuk migrain pada individu yang rentan.</p>
<p><strong>4. Perubahan Hormon</strong></p>
<p>Cuaca panas dapat memengaruhi kadar hormon serotonin dalam tubuh. Perubahan ini dapat memicu sakit kepala pada beberapa orang, terutama pada mereka yang sudah memiliki kecenderungan migrain.</p>
<p><strong>Cara Mengatasi dan Mencegah Sakit Kepala saat Cuaca Panas</strong></p>
<p>&#8211; Mengurangi atau membatasi paparan sinar matahari<br />
&#8211; Selalu membawa botol air saat berpergian<br />
&#8211; Menggunakan perlindungan yang tepat<br />
&#8211; Melakukan aktivitas fisik di lingkungan dalam ruangan<br />
&#8211; Mempertimbangkan konsumsi obat penghilang nyeri<br />
&#8211; Dengan menjaga asupan cairan tubuh dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat, kamu dapat mengurangi risiko kepala pusing saat terkena cuaca panas.</p>
<p>Jangan biarkan sensasi tidak nyaman ini mengganggu aktivitasmu. Jika kamu mengalami gejala yang lebih parah, segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/23/ini-empat-penyebab-seringkali-terasa-tak-nyaman-atau-pusing-saat-terpapar-cuaca-terik-dan-panas">Ini Empat Penyebab Seringkali Terasa Tak Nyaman Atau Pusing Saat Terpapar Cuaca terik dan Panas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kulitmu Sering Kering dan Mudah Bersisik? Yuk Cari Tahu Penyebabnya&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/03/kulitmu-sering-kering-dan-mudah-bersisik-yuk-cari-tahu-penyebabnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2024 08:36:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Kulit Bersisi]]></category>
		<category><![CDATA[Kulit Merah dan gatal]]></category>
		<category><![CDATA[Kult Kering]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=417634</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Kulit kering atau sangat kering merupakan sebuah jenis kulit, jadi ini kondisi permanen yang ditandai oleh sensasi tertarik di seluruh wajah dan tubuh akibat kurang terbentuknya pelindung alami kulit. Jika diperhatikan, kulitnya tampak kusam, bertekstur kasar, bersisik, dan juga kurang lembab dan berminyak. Terkadang kulit kering menyebabkan dermatitis, kondisi yang memicu kulit merah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/03/kulitmu-sering-kering-dan-mudah-bersisik-yuk-cari-tahu-penyebabnya">Kulitmu Sering Kering dan Mudah Bersisik? Yuk Cari Tahu Penyebabnya&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>Kulit kering atau sangat kering merupakan sebuah jenis kulit, jadi ini kondisi permanen yang ditandai oleh sensasi tertarik di seluruh wajah dan tubuh akibat kurang terbentuknya pelindung alami kulit. Jika diperhatikan, kulitnya tampak kusam, bertekstur kasar, bersisik, dan juga kurang lembab dan berminyak.</p>
<p>Terkadang kulit kering menyebabkan dermatitis, kondisi yang memicu kulit merah dan gatal. Pada kondisi ini, pengobatannya perlu menggunakan lotion yang mengandung hidrokortison. Jika kulit sudah terlanjur terbuka, dokter mungkin meresepkan perban basah untuk membantu mencegah infeksi.</p>
<p>Kulit kering sering menjadi pertanda kondisi suhu yang tidak ideal. Namun, seringkali kulit kering dan kusam juga jadi indikator defisiensi vitamin E yang wajib diperhatikan.</p>
<p>Kulit tubuh tentunya juga seringkali menjadi kering dan bersisik. Melansir dari laman<em> halodoc.com</em>, kondisi kulit tubuh menjadi kering dan bersisik tentunya merupakan tanda kondisi tubuh yang bisa jadi kurang begitu sehat.</p>
<p>Namun, sejatinya kulit kering juga bisa disebabkan oleh hal-hal yang seringkali kita abaikan. Dilansir dari<em> Suara.com</em>, berikut ini 3 penyebab dari kulit kering dan bersisik yang jarang diperhatikan.</p>
<p><strong>1. Cuaca Ekstrim dan Dehidrasi</strong></p>
<p>Cuaca ekstrim juga bisa mempengaruhi kondisi kulit seseorang melansir dari “Skin Care and Aging”, kulit merupakan salah satu bagian tubuh yang cukup sensitive dengan perubahan ekstrim. Mulai dari paparan panas matahari dan suhu udara, hingga perubahan cuaca juga bisa mempengaruhi kondisi kulit. Kulit yang sehat sejatinya akan memproduksi lapisan minyak guna membantu melapisi dan mengencangkan kulit.</p>
<p>Namun, kondisi cuaca ekstrim bisa pula mempengaruhi produksi lapisan minyak alami tersebut dan membuat kulit menjadi kering. Selain itu, kurangnya konsumsi cairan juga dapat membuat kulit menjadi kering dan bersisik. Oleh karena itu, penting pula untuk selalu menjaga asupan cairan harian agar kulit menjadi kencang dan terlihat segar.</p>
<p><strong>2. Menggunakan Produk Kimia Secara Berlebihan</strong></p>
<p>Penggunaan produk kimiawi untuk kulit ataupun tidak secara berlebihan bisa juga membuat kulit menjadi kering dan bersisik.</p>
<p>Menyadur artikel “Dermatologists Top Tips For Relieving Dry Skin”, penggunaan bahan kimia semacam pembersih atau detergen bisa membuat pori-pori kulit menjadi terhalang dan menyebabkan kulit menjadi kering dan menyebabkan produksi minyak alami menjadi tak maksimal.</p>
<p>Oleh karena itu, sebaiknya gunakan produk kecantikan ataupun perawatan kulit lainnya yang mengandung bahan-bahan yang sekiranya tidak menyebabkan kulit kering.</p>
<p><strong>3. Proses Penuaan Alami</strong></p>
<p>Hal yang paling sering terjadi dan pasti tidak bisa dihindari seseorang adalah kulitnya menjadi kering karena proses penuaan secara alami.</p>
<p>Menyadur dari laman klikdokter.com, dengan bertambahnya usia, kulit tubuh tentunya tidak akan bisa memproduksi lapisan minyak yang dapat melindungi pori-pori secara maksimal.</p>
<p>Hal itulah yang seringkali menyebabkan kulit kering ataupun bersisik. Namun, kondisi ini bisa diakali dengn berbagai cara seperti minum air dengan jumlah banyak ataupun menggunakan produk perawatan kulit tertentu.</p>
<p>Nah, itulah beberapa hal yang bisa menyebabkan kulit menjadi kering dan bersisik. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/03/kulitmu-sering-kering-dan-mudah-bersisik-yuk-cari-tahu-penyebabnya">Kulitmu Sering Kering dan Mudah Bersisik? Yuk Cari Tahu Penyebabnya&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Tiga Penyebab atau Kebiasaan yang Dapat Menularkan Herpes</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/08/ini-tiga-penyebab-atau-kebiasaan-yang-dapat-menularkan-herpes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 May 2024 07:51:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Herpes]]></category>
		<category><![CDATA[kebiasaan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit kulit]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=412909</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Herpes merupakan penyakit yang ditandai dengan munculnya lepuhan di kulit dan terasa gatal. Penyakit herpes disebabkan oleh infeksi virus tertentu. Selain itu, herpes adalah penyakit menular dan kerap dialami oleh orang dewasa yang sudah aktif secara seksual. Penyebab penyakit herpes adalah virus herpes simpleks tipe I dan II. Kedua virus tersebut tergolong ke [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/08/ini-tiga-penyebab-atau-kebiasaan-yang-dapat-menularkan-herpes">Ini Tiga Penyebab atau Kebiasaan yang Dapat Menularkan Herpes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>Herpes merupakan penyakit yang ditandai dengan munculnya lepuhan di kulit dan terasa gatal. Penyakit herpes disebabkan oleh infeksi virus tertentu. Selain itu, herpes adalah penyakit menular dan kerap dialami oleh orang dewasa yang sudah aktif secara seksual.</p>
<p>Penyebab penyakit herpes adalah virus herpes simpleks tipe I dan II. Kedua virus tersebut tergolong ke dalam virus DNA. Virus ini mudah menular dari satu orang ke orang lain melalui kontak kulit, seperti berciuman atau bersentuhan. Sedangkan pada tipe II, melakukan kontak seksual adalah penyebab utama penularan virus.</p>
<p>Herpes genital bersifat periodik, kemunculannya bergantung pada daya tahan tubuh pengidap. Bagi pengidap dewasa, herpes genital tidak berbahaya ataupun menyebabkan kematian. Namun pada ibu hamil, yang baru saja mengalami virus HSV akan sangat berbahaya bagi bayinya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/08/08/tips-menahan-serangan-virus-flu-dan-batuk-pada-cuaca-ekstrim">Tips Menahan Serangan Virus Flu dan Batuk Pada Cuaca Ekstrim</a></strong></p>
<p>Virus ini dapat menular melalui kontak kulit dan menyebar ke daerah genital saat melakukan hubungan seksual. Sementara itu, HSV tipe 2 merupakan virus yang menjadi penyebab herpes genital. Pada tipe 2, virus dapat menular melalui kontak seksual dan kulit meski penderitanya tidak memiliki luka terbuka.</p>
<p>Melansir dari laman halodoc.com, penyakit herpes ini seringkali ditandai dengan munculnya ruam atau bercak merah pada kulit, khususnya di sekitar area mulut, mata, hidung dan juga sekitar area kemaluan. Namun, herpes sendiri sejatinya bisa muncul di seluruh bagian kulit tubuh.</p>
<p>Herpes umumnya sering terjadi karena kontak fisik langsung dengan orang yang telah mengidap penyakit ini. Bisa pula penularan melalui pemakaian barang-barang yang telah terkontaminasi oleh virus herpes. Virus herpes sendiri sejatinya bisa diminalisir dengan menjaga pola hidup sehat dan menjaga kebersihan.</p>
<p><strong>Baca Juga:<a href="https://suarabaru.id/2024/03/04/ini-5-tips-sehat-selama-bulan-ramadan-kamu-harus-tahu">Ini 5 Tips Sehat Selama Bulan Ramadan, Kamu Harus Tahu!</a></strong></p>
<p>Namun, kita juga perlu mengetahui apa saja kebiasaan yang dapat berisiko menyebabkan herpes. Berikut ini 3 penyebab atau kebiasaan yang dapat berisiko menularkan herpes.</p>
<p><strong>1. Berhubungan Seksual Tanpa Kondom</strong></p>
<p>Salah satu penularan herpes yang paling umum terjadi dan paling sering terjadi adalah melalui hubungan seksual, khususnya tanpa menggunakan kondom. Merujuk artikel yang terbit dalam Medical Today News, hubungan seks dengan penderita herpes dapat berisiko tinggi menularkan virus tersebut secara langsung ke inang atau tubuh lainnya.</p>
<p>Hal tersebut seringkali diabaikan, khususnya bagi sebagian besar pasangan suami-istri. Belum lagi beberapa kasus herpes justru tidak menimbulkan gejala atau bahkan tidak menimbulkan bercak merah secara jelas di beberapa bagian tubuh.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2024/05/06/5-tips-sehat-saat-cuaca-panas">5 Tips Sehat saat Cuaca Panas </a></strong></p>
<p>Namun, hal ini tentunya bisa diminimalisir dengan memakai kondom atau menunda hubungan seksual apabila pasanganmu terindikasi terkena herpes.</p>
<p><strong>2. Penyebaran Melalui Air Liur dan Bersin</strong></p>
<p>Herpes ternyata bisa pula menyebar melalui air liur dan juga lendir yang keluar saat bersin. Menyadur dari artikel berjudul “Symptoms, causes, and treatment of herpes”, meskipun berpeluang kecil menularkan herpes dan jarang ditemukan, tetapi hal ini tetap saja dimungkinkan untuk terjadi, khususnya apabila sistem imun dari seseorang yang terkontaminasi virus tersebut cukup rendah.</p>
<p>Oleh karena itu, disarankan untuk selalu menjaga kebersihan guna meminimalisir tertularnya virus herpes simpleks secara tidak sadar.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2024/05/08/begini-tips-jaga-kesehatan-bagi-jemaah-sebelum-berangkat-haji">Begini Tips Jaga Kesehatan bagi Jemaah sebelum Berangkat Haji</a></strong></p>
<p><strong>3. Menyentuh Barang-barang Penderita Herpes Secara Tak Sengaja</strong></p>
<p>Penularan herpes melalui benda atau perantara juga bisa dimungkinkan. Salah satu peluang yang bisa memungkinkan terjadi penularan herpes melalui benda adalah penggunaan alat makan secara bersama-sama dengan penderita herpes.</p>
<p>Oleh karena itu, disarankan untuk memberlakukan perlakuan khusus terhadap barang-barang yang berpotensi digunakan bersama. Usahakan kita membersihkannya dengan bersih menggunakan pembersih berdesinfektan atau air panas.</p>
<p>Nah, itulah beberapa hal atau kebiasaan yang bisa menularkan herpes yang jarang kita ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/08/ini-tiga-penyebab-atau-kebiasaan-yang-dapat-menularkan-herpes">Ini Tiga Penyebab atau Kebiasaan yang Dapat Menularkan Herpes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>