<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pancasila Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pancasila/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Nov 2025 15:59:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Pancasila Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Disdikbud Batang Gelar LCC Pancasila Tingkat SMP</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/03/disdikbud-batang-gelar-lcc-pancasila-tingkat-smp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 15:59:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[lcc]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=505316</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) Pendidikan Pancasila tingkat SMP di Pendapa Kabupaten Batang, Senin (3/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 58 sekolah dari total 73 SMP di wilayah tersebut. Kegiatan ini digagas sebagai upaya memperkuat karakter siswa melalui pemahaman nilai-nilai Pancasila. Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Soedibyo [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/03/disdikbud-batang-gelar-lcc-pancasila-tingkat-smp">Disdikbud Batang Gelar LCC Pancasila Tingkat SMP</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) Pendidikan Pancasila tingkat SMP di Pendapa Kabupaten Batang, Senin (3/11/2025).</p>
<p>Kegiatan ini diikuti oleh 58 sekolah dari total 73 SMP di wilayah tersebut. Kegiatan ini digagas sebagai upaya memperkuat karakter siswa melalui pemahaman nilai-nilai Pancasila.</p>
<p>Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Soedibyo mengatakan, bahwa lomba ini berangkat dari keprihatinan terhadap berkurangnya porsi pembelajaran Pancasila dalam kurikulum saat ini.</p>
<p>“Kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan karakter anak-anak kita. Karena porsi untuk Pendidikan Pancasila ini agak terkurangi. Dengan kegiatan ini, harapannya karakter anak-anak bisa lebih baik ke depannya,” jelasnya.</p>
<p>Bambang menilai, angka tersebut cukup baik mengingat lomba ini merupakan kegiatan perdana yang belum banyak digelar di daerah lain. Ini baru pertama kali diselenggarakan, dan belum semua kabupaten atau kota punya kegiatan seperti ini.</p>
<p>“Adapun tim juri berasal dari kalangan pendidik SMA dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pancasila, yang dinilai memiliki kompetensi di bidang tersebut,” tuturnya.</p>
<p>Menurutnya, pemilihan tema Pancasila bukan tanpa alasan. Ia menilai bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila memiliki peran besar dalam membentuk moral dan akhlak peserta didik.</p>
<p>“Harapan saya, lomba ini bisa berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, seperti dulu. Dulu kegiatan semacam ini sempat hilang, dan sekarang mulai kita tumbuhkan lagi,” harapnya.</p>
<p>Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih menyampaikan, bahwa kegiatan seperti lomba cerdas cermat memiliki makna strategis bagi masa depan bangsa.</p>
<p>“Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wujud komitmen bersama antara pemerintah daerah, sekolah, dan keluarga untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda,” terangnya.</p>
<p>Ia menekankan, bahwa Pancasila merupakan dasar filosofi negara sekaligus perekat keberagaman bangsa Indonesia. Pancasila menyatukan kita yang berbeda suku, agama, ras, dan budaya. Karena itu, nilai-nilainya harus terus dipahami dan diamalkan.</p>
<p>Purwaningsih juga mengingatkan, pentingnya memperkuat penanaman nilai-nilai Pancasila di tengah arus globalisasi. Menurutnya, pengaruh ideologi asing seperti ekstremisme dan liberalisme dapat mengikis jati diri bangsa jika tidak diimbangi dengan pemahaman yang kuat terhadap Pancasila.</p>
<p>“Kepada para peserta, agar menjadikan lomba ini sebagai ajang persaingan yang sehat. “Kemenangan sejati bukan hanya tentang membawa pulang piala, tetapi bagaimana kalian bisa menerapkan sila keempat Pancasila menghargai keputusan juri dan bermusyawarah dengan bijaksana,” ujar dia.</p>
<p>Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dengan berbagai bentuk lomba lainnya agar semakin banyak bakat siswa yang tersalurkan.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/03/disdikbud-batang-gelar-lcc-pancasila-tingkat-smp">Disdikbud Batang Gelar LCC Pancasila Tingkat SMP</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pameran, Diskusi, hingga Pemutaran Film Mengenang Bung Karno di Rumah Pohan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/12/pameran-diskusi-hingga-pemutaran-film-mengenang-bung-karno-di-rumah-pohan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2025 01:54:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah PoHan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478743</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Rumah Pohan Exhibition and Cultural Space, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, dan Dewan Kesenian Semarang (DeKaSe) menyelenggarakan pameran arsip, gelaran sastra, dan pemutraran film mengenang Bung Karno. Kegiatan berlangsung Jumat-Minggu di Rumah Pohan, Jalan Kepodang 64, Kota Lama Semarang, Jumat-Minggu 13-15 Juni 2025. Menurut Sylvi Probowati dari Rumah Pohan, kegiatan ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/12/pameran-diskusi-hingga-pemutaran-film-mengenang-bung-karno-di-rumah-pohan">Pameran, Diskusi, hingga Pemutaran Film Mengenang Bung Karno di Rumah Pohan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Rumah Pohan Exhibition and Cultural Space, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, dan Dewan Kesenian Semarang (DeKaSe) menyelenggarakan pameran arsip, gelaran sastra, dan pemutraran film mengenang Bung Karno.</p>
<p>Kegiatan berlangsung Jumat-Minggu di Rumah Pohan, Jalan Kepodang 64, Kota Lama Semarang, Jumat-Minggu 13-15 Juni 2025. Menurut Sylvi Probowati dari Rumah Pohan, kegiatan ini untuk mengenang Bung Karno, Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Presiden Pertama RI, dan penggali dan pencetus Pancasila.</p>
<p>“Kita tahu, bulan Juni ditetapkan sebagai Bulan Bung Karno karena di bulan inilah tiga peristiwa penting dalam hidupnya terjadi: kelahirannya (6 Juni 1901), pidato &#8220;Lahirnya Pancasila&#8221; (1 Juni 1945), dan wafatnya (21 Juni 1970). Kami bersama-sama ingin menyampaikan kepada para muda terutama, tentang siapa itu Bung Karno lewat kegiatan ini,” ujar Sylvi.</p>
<p>Kecintaan Bung Karno pada seni rupa dan sastra akan dihadirkan dalam pembacaan puisi, monolog, dan pameran versi repro dari sebagian kecil koleksi lukisan Bung Karno. Diplomasi Bung Karno di awal kemerdekaan Indonesia ditampilkan lewat Koleksi Seri Perangko Wina (Vienna Prints) &amp; Philadelphia.</p>
<figure id="attachment_478747" aria-describedby="caption-attachment-478747" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-478747" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20240810_121324.jpg" alt="" width="681" height="465" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20240810_121324.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20240810_121324-400x273.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG_20240810_121324-150x102.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-478747" class="wp-caption-text">Silvy Probowati dan suaminya Pohan, pengelola gedung pameran dan ruang budaya Rumah Pohan dengan latar belakang koleksi koran-koran lamanya. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>“Kami juga memutar film karya almarhum Profesor Agus Maladi berjudul <em>Dari Sini Kita Mulai </em>yang menghidupkan kembali nukilan rapat-rapat BPUPKI mencoba mematri pemahaman tentang bagaimana konsep negara Indonesia disepakati di tengah berbagai perbedaan, yang berkaitan dengan lahirnya Pancasila,” ujar Sylvi.</p>
<p><strong>Bung Karno dan Tugu Muda</strong></p>
<p>Anak-anak Semarang sekarang tentu banyak yang tidak tahu, bahwa Tugu Muda di depan Lawang Sewu yang menjadi ikon kota diresmikan oleh Bung Karno. “Salah satu kenangan yang paling melekat adalah ketika Bung Karno meresmikan ikon kota, Tugu Muda pada 20 Mei 1953. Koleksi ini akan ikut dipamerkan pada 13-20 Juni 2025 di Rumah PoHan,” ujar Sylvi.</p>
<p>Selain pameran juga dilangsungkan miniseminar tentang pemikiran Bung Karno dengan tema Perempuan dan Lingkungan Hidup, oleh Dr. Nina Witasari S.S., M.Hum pada Sabtu 14 Juni 2025</p>
<p>Film “Dari Sini Kita Mulai” karya sutradara Agus Maladi akan diputar dan dibahas pada 15 Juni 2025. Film. Selain membahas tentang film, juga akan dibincangkan siapa itu Agus Maladi Irianto, si pembuat film.</p>
<p>Berikut rangkaian acara yang akan berlangsung di Rumah Pohan:</p>
<p><strong>Jumat 13 Juni 2025</strong> pukul 19.00 Pembukaan Pameran, Dilanjutkan pembacaan Puisi Karya Bung Karno, Monolog &#8211; Teater Sukma SMKN 2 Semarang, Pertunjukan Seni &#8211; Mangga Pisang Jambu Project, Peluncuran Antologi Puisi &#8211; Abadikadabra (Semarang-Luzon), Lokakarya Proses Kreatif &amp; Penerjemahan &#8211; Anandha</p>
<p><strong>Sabtu, 14 Juni 2025, </strong>Mini Seminar : Perspektif Sukarno tentang Perempuan &amp; Lingkungan Hidup &#8211; Dr. Nina Witasari, S.S., M.Hum. (Dosen Sejarah &#8211; FISIP Unnes)</p>
<p><strong>Minggu, 15 Juni 2025, pk. 19.00 </strong>Pemutaran &amp; Diskusi Film “Dari Sini Kita Mulai” Karya Sutradara Agus Maladi dengan Pemantik Diskusi: Wahyudi, S.Kom., M.Kom.</p>
<p><strong>R. Widiyartono</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/12/pameran-diskusi-hingga-pemutaran-film-mengenang-bung-karno-di-rumah-pohan">Pameran, Diskusi, hingga Pemutaran Film Mengenang Bung Karno di Rumah Pohan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Duta Hukum Anti Perundungan (Bullying)</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/31/pelatihan-duta-hukum-anti-perundungan-bullying</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 May 2025 13:03:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Unissula]]></category>
		<category><![CDATA[bullying]]></category>
		<category><![CDATA[HP]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[pornografi]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah dasar]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=477000</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Ira Alia Maerani dan Nuridin GLOBALISASI memberikan banyak “warna” dalam kehidupan manusia saat ini. Baik itu sisi positif atau negatif. Sisi positifnya, berbagai macam kemudahan kehidupan manusia dengan segala informasi dan perangkat yang serba cepat dan mudah didapat. Sementara efek negatifnya, begitu deras arus informasi sehingga terkadang informasi itu tidak dibutuhkan atau bahkan memberikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/31/pelatihan-duta-hukum-anti-perundungan-bullying">Pelatihan Duta Hukum Anti Perundungan (Bullying)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Ira Alia Maerani dan Nuridin</strong></span></p>
<p><strong>GLOBALISASI</strong> memberikan banyak “warna” dalam kehidupan manusia saat ini. Baik itu sisi positif atau negatif. Sisi positifnya, berbagai macam kemudahan kehidupan manusia dengan segala informasi dan perangkat yang serba cepat dan mudah didapat. Sementara efek negatifnya, begitu deras arus informasi sehingga terkadang informasi itu tidak dibutuhkan atau bahkan memberikan efek yang kurang baik bagi kehidupan manusia.</p>
<p>Globalisasi dengan berbagai macam kemudahan yang didapat, ditambah dengan perangkat handphone (HP), televisi, laptop dan media elektronik lainnya, jika kurang arif dalam penggunaannya tentu saja akan membuat manusia terlena. Orang dewasa sekalipun mampu terjerembab dalam perilaku membuang-buang waktu, hanya untuk berlama-lama dengan hanphone (<em>gadget</em>) mereka.</p>
<p>Hal ini tidak menutup kemungkinan, terjebak dalam perilaku yang dinilai kurang baik. Seperti menonton konten pornografi, kekerasan, kekejaman atau mem-<em>bully</em> seseorang, baik yang dikenalnya atau tidak. Sehingga kita dapati adanya &#8220;perang mulut&#8221; di dunia maya. Sungguh ironis, kemudian didapati saling ejek ini menjadi awal terjadinya tindak pidana (kejahatan) yang lebih serius, seperti penganiayaan hingga pembunuhan.</p>
<p>Belum lama beredar video remaja putri yang terlibat perkelahian, karena diawali saling ejek di dunia maya. Video ini sontak membuat geger dan gelisah. Termasuk para orang tua dan guru. Perilaku demikian tidak bisa dibiarkan. Apalagi juga didapat senjata tajam yang turut dijadikan barang bukti bersama handphone (HP) yang digunakan, untuk merekam aksi mereka dan memviralkannya.</p>
<p>Sebegitu dahsyatnyakah aksi tindak pidana perundungan (<em>bullying</em>) yang dimulai dari saling ejek di dunia maya ini, kemudian berakhir dengan kekerasan? Bahkan di beberapa kasus hingga berakhir dengan penganiayaan dan pembunuhan? Dimanakah peran negara, orang tua dan guru dalam mengantisipasi hal tersebut?</p>
<p><strong>Garda Terdepan</strong><br />
Pola pendidikan dan pola asuh di keluarga, sekolah dan masyarakat, menjadi potret keberhasilan akhlak anak bangsa. Apa jadinya jika pembangunan secara fisik sebuah bangsa dengan gedung tinggi mentereng, jalan tol membentang, mall perbelanjaan dan berbagai sarana prasarana bonafid, tapi tidak diiringi dengan kualitas akhlak dan budi pekerti yang baik.</p>
<p>Merajalelanya kekerasan, pemerkosaan, intimidasi, penyuapan, korupsi, penculikan, pembunuhan dan tindak kriminal lainnya, membuat bulu kuduk merinding.</p>
<p>Hal ini tentu saja tidak bisa dianggap sepele. Negara dengan segala perangkat yang dimiliki, semestinya menjadi garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang adil, bahagia dan makmur, berdasarkan nilai-nilai Pancasila.</p>
<p>Negara memastikan warga negaranya menjadi sosok yang religius, sebagaiman mandat Sila Pertama Pancasila. Negara merasa perlu untuk mewujudkan nilai-nilai kemanusian yang adil dan beradab bagi rakyatnya. Selain juga menjaga nilai-nilai nasionalisme, mengedepankan kebijakan yang pro-rakyat, dengan mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia.</p>
<p>Negara memiliki andil besar dalam mewujudkan pendidikan yang selaras dengan tujuan pendidikan Nasional. Regulasi pun mensyaratkan demikian. Anggaran yang cukup guna memasilitasi pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.</p>
<p>Tujuan pendidikan Nasional seperti tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.</p>
<p>Secara singkat, tujuan ini untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana bunyi Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI Tahun 1945) Alinea Keempat.</p>
<p>Dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan Nasional dengan target mewujudkan manusia Indonesia yang paripurna, selain kesiapan anggaran dengan ditopang lembaga pendidikan yang amanah, juga konsistensi kurikulum yang mumpuni dalam mempersiapkan generasi terbaik di dunia dan akherat.</p>
<p>Tidak hanya berdasarkan memenuhi tuntutan pasar (<em>market</em>) dunia kerja, dengan kehilangan “roh” sejatinya manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan.</p>
<p>Kesadaran ini perlu dimiliki semua elemen bangsa. Termasuk tak kalah pentingnya, peran dan andil orang tua dan para pendidik (guru), dalam turut serta melaksanakan tujuan pendidikan nasional. Tugas mulia ini, tak lain dalam rangka memberikan yang terbaik untuk nusa dan bangsa.</p>
<p>Membangun generasi terbaik (<em>khaira ummah</em>), sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Alquran surat <em>Al Imran</em> Ayat 110, dengan menyuruh kepada yang <em>ma’ruf</em>, mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah SWT.</p>
<p>Konsep umat terbaik tentu saja berorientasi dunia dan akherat. Tugas mulia yang diamanahkan kepada para orang tua dan guru. Oleh karena itu, segala upaya untuk menghilangkan jati diri menjadi umat terbaik dengan berbagai tindakan yang menjerumuskan pada tindak kriminal (kejahatan), patut diantisipasi dan dihindari.</p>
<p>Termasuk tindak pidana perundungan (<em>bullying</em>), yang dinilai sebagian kalangan semakin meresahkan. Bagaimana langkah antisipatif yang dapat dilakukan?<br />
<strong>1</strong>. Membangun komunikasi konstruktif antara guru, orang tua dan murid. Kepercayaan menjadi elemen utama dalam membangun komunikasi ini. Tidak jarang anak didik merasa nyaman berbicara dengan temannya, dibanding dengan guru dan orang tua. Hal ini perlu ditelusuri apa penyebabnya. Sehingga terbangun saling kepercayaan antara anak didik dengan orang tua dan guru. Mencoba memahami kebutuhan anak, dan menjadi bagian dari solusi atas problem mereka. Sehingga anak didik tidak menuangkan keluh kesah, amarah, yang kemudian berujung kepada kebencian di dunia maya.</p>
<p><strong>2</strong>. Menanamkan nilai-nilai agama untuk berkata yang baik atau diam. Ajaran ini disertai dengan nilai-nilai dalam kitab suci. Sehingga dimanapun anak didik berada dengan siapapun mereka berbicara, berupaya untuk mengucapkan kata-kata yang baik dan bijak. Hal ini tentu saja perlu latihan dan proses dalam fase pembelajaran di rumah dan di sekolah.</p>
<p><strong>3</strong>. Edukasi terhadap regulasi yang mengatur tentang tindak pidana perundungan (<em>bullying</em>), yakni UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan beberapa peraturan perundang-undangan terkait lingkaran kejahatan (<em>criminal link</em>) di dunia maya, seperti UU Pornografi, UU Perlindungan Anak, UU Tindak Pidana Perdagangan Orang, UU Narkotika dan Psikotropika dan lainnya.</p>
<p><strong>4</strong>. Melibatkan anak sebagai bagian dari solusi. Proses kedewasaan terbangun ketika dalam tahapan fase kehidupan anak, tidak hanya mengetahui tentang problem, akan tetapi menjadi bagian dalam solusi. Hal ini akan berefek positif dalam proses meningkatnya tanggung jawab dan rasa percaya diri. Pembentukan karakter terbentuk. Contoh: sekolah memasilitasi sebuah mading atau selembar kain panjang yang ditandatangani seluruh murid, sebagai bentuk aksi penolakan terhadap perundungan (<em>bullying</em>). Tanda tangan mereka dalam mading itu menjadi wujud kesiapan dan tanggung jawab untuk menolak segala macam perundungan. Tidak menjadi pelaku, maupun menolak menjadi korban perundungan (<em>bullying</em>).</p>
<p><strong>5</strong>. Memberikan edukasi kepada anak didik untuk mengoptimalkan perangkat elektronik hanya untuk menuntut ilmu, komunikasi konstruktif dan hal-hal positif lainnya. Komunikasi konstruktif tentu saja dimaksudkan untuk berkomunikasi digital, guna memperoleh kemudahan akses keilmuan. Penyampaian yang sesuai dengan psikologis anak, tentu sangat berperan dalam tersampaikannya ide dengan baik. Tentu saja gaya penyampaian terhadap anak berbeda dengan orang dewasa. Nah, ini menjadi keahlian guru terutama di tingkat Sekolah Dasar (SD), dalam penyampaiannya.</p>
<p><strong>6</strong>. Membatasi penggunaan telepon genggam/handphone (HP) untuk anak-anak di tingkat pendidikan dasar (<em>elementary school</em>) di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kebijakan ini bukan tanpa alasan, karena beberapa penelitian menunjukkan, penggunaan telepon genggam oleh anak akan berpengaruh pada kesehatan mental, kesehatan motorik dan psikomotorik, kesehatan mata dan organ tubuh lainnya. Anak perlu dilatih untuk bergerak, sehingga penggunaan telepon genggam perlu untuk dibatasi, sehingga tidak menghambat perkembangan jasmani dan rohani.</p>
<p><strong>Nilai-nilai Pancasila</strong><br />
Terhadap kebijakan melarang atau membatasi penggunaan HP pada anak ini, telah dilakukan di beberapa negara, seperti Prancis, Amerika Serikat, Belanda, Italia, Singapura, Jerman, Inggris, Norwegia dan beberapa negara lainnya.</p>
<p>Telepon genggam disinyalir menjadi salah satu prasarana yang dapat menyebabkan terjadinya tindak pidana perundungan (<em>bullying</em>). Termasuk dapat menjadi bagian dari beberapa lingkaran kejahatan lainnya, seperti eksploitasi anak terhadap tindakkan cabul, pornografi, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), pedhofilia, narkoba dan lainnya.</p>
<p>Alasan pembatasan penggunaan telepon genggam pada anak, karena bisa berdampak negatif pada kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan gangguan tidur pada anak, kesehatan fisik, gangguan perilaku dan mengalami kesulitan dalam mengontrol emosi, kesulitan untuk fokus dan konsentrasi dalam belajar, kecanduan dalam penggunaan gadget, dan faktor keamanan terhadap berbagai kejahatan di dunia maya.</p>
<p>Kecanggihan teknologi dengan berbagai kemudahan ini, dibutuhkan karakter manusia yang mampu memilter (menyaring) berbagai informasi tersebut. Lembaga pendidikan sebagai salah satu harapan dalam membentuk karakter tersebut, perlu dikuatkan dalam membentengi gempuran derasnya efek domino globalisasi.</p>
<p>Guru sebagai garda terdepan (<em>frontliner</em>) dalam sistim pendidikan Nasional, diharapkan menjadi bagian krusial dalam membentuk karakter anak didiknya, agar mampu membentengi diri dengan hal-hal yang positif. Tentu saja, termasuk peran penting orang tua dalam membangun sistim pendidikan Nasional, sehingga terwujud generasi terbaik (<em>khaira ummah</em>).</p>
<p>Kemampuan guru dengan ilmu dan keterampilan yang dimiliki, membuat anak didik percaya diri untuk bersikap asertif, jika menerima godaan dari pihak eksternal yang patut diduga berefek negatif. Kekuatan karakter anak didik ini, tentu saja dibalut dengan tata nilai.</p>
<p>Nilai-nilai agama menjadi kata kunci untuk berperilaku baik, sopan, humanis. Hampir dipastikan tata nilai agama mengajarkan hal tersebut. Apalagi jika dibalut pesan moral, bahwa kehidupan di dunia ini hanya fana semata. Apapun yang dilakukan di muka bumi akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.</p>
<p>Tata nilai ini bersinergi dengan Pancasila, sebagai pandangan hidup bangsa. Menjadikan nilai-nilai religius percaya pada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai fondasi hidup dan berbangsa, bersikap humanis, adil dan beradab, memiliki rasa nasionalisme yang kuat, cinta musyawarah dan kebijakan yang pro rakyat, dan mengedepankan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>
<p>Nilai-nilai Pancasila ini bukan hanya dibaca ketika upacara bendera di hari Senin. Akan tetapi, menjadi pembiasaan sehari-hari sehingga memberikan kesan dan pesan mendalam bagi para siswa. Mereka tidak akan mem-bully hingga bertindak jahat, karena perbuatan tersebut akan dipertanggungjawabkan di hadapan Sang Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa. Sebaliknya, jika berbuat baik akan berdampak positif pada kehidupannya di dunia dan akherat.</p>
<p>Ilmu dan keyakinan disertai dengan pembiasaan di sekolah ini perlu dilakukan. Dengan implementasi terhadap ide dan keilmuan tersebut, maka pengabdian masyarakat sebagai salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dilaksanakan dengan mengusung tema &#8216;Pelatihan Duta Hukum (<em>Law Ambassoder Traininng</em>) Terhadap Tindak Pidana Perundungan (Bullying)&#8217;, di SD Islam Sultan Agung 1, yang terletak di Jalan Pemuda Gang Suromenggalan 62, Bangunharjo, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang.</p>
<p>&#8212;<strong> Dr Hj Ira Alia Maerani SH MH</strong> (<em>Dosen Fakultas Hukum Unissula</em>), <strong>Dr H Nuridin SAg MPd</strong> (<em>Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unissula</em>) &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/31/pelatihan-duta-hukum-anti-perundungan-bullying">Pelatihan Duta Hukum Anti Perundungan (Bullying)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor USM Berharap Alumni Berpartisipasi Aktif dalam Pembangunan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/25/rektor-usm-berharap-alumni-berpartisipasi-aktif-dalam-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 05:51:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Ahli Madya]]></category>
		<category><![CDATA[Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Dr Supari ST MT]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Magister]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Program Diploma]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[sarjana]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara wisuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=462555</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT berharap, alumni Ahli Madya maupun keahlian akademik dengan gelar Sarjana dan Magister, dapat menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk nusa dan bangsa, dengan berpartisipasi aktif dalam pembangunan sebagai pengamalan Pancasila. Hal itu seperti yang diungkapkan Rektor USM, dalam Upacara Wisuda Program Diploma, Sarjana, dan Magister Ke-71 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/25/rektor-usm-berharap-alumni-berpartisipasi-aktif-dalam-pembangunan">Rektor USM Berharap Alumni Berpartisipasi Aktif dalam Pembangunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT berharap, alumni Ahli Madya maupun keahlian akademik dengan gelar Sarjana dan Magister, dapat menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk nusa dan bangsa, dengan berpartisipasi aktif dalam pembangunan sebagai pengamalan Pancasila.</p>
<p>Hal itu seperti yang diungkapkan Rektor USM, dalam Upacara Wisuda Program Diploma, Sarjana, dan Magister Ke-71 USM, di Auditorium Ir Widjatmoko, Jalan Soekarno-Hatta, Pedurungan, Semarang, Selasa (25/2/2025),</p>
<p>Wisuda diikuti 953 mahasiswa-mahasiswi, yang terdiri dari Program Studi S1 Ilmu Hukum sebanyak 117 mahasiswa, D3 Manajemen Perusahaan (32), S1 Manajemen (207), S1 Akuntansi (87), S1 Teknik Sipil (78), S1 Teknik Elektro (39), S1 Perencanaan Wilayah Kota (PWK) 12 mahasiswa.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/24/953-calon-wisudawan-usm-ikuti-geladi-bersih">953 Calon Wisudawan USM Ikuti Geladi Bersih</a></strong></p>
<p>Lalu S1 Teknologi Hasil Pertanian (THP/31), S1 Psikologi (149), S1 Sistem Informasi (17), S1 Teknik Informatika (45), S1 Ilmu Komunikasi (28), S1 Pariwisata (3), Magister Hukum (48), S2 Manajemen (36), dan S2 Psikologi (24).</p>
<p>Wisudawan terbaik dengan predikat Cumlaude, diraih Revina Deya Permata S (D3 Manajemen Perusahaan), Ridzky Wahyu N (S1 Ilmu Hukum), Liza Mahardika (S1 Manajemen), Sigit Nugroho (S1 Akuntansi), Nur Azizah (S1 Teknik Sipil), Ilham Maulana PA (S1 Teknik Electro), Helena Tri Yunita (S1 PWK).</p>
<p>Kemudian ada juga Ribka Dewi Pertiwi (S1 THP), Rachell Raditya (S1 Psikologi), Anggi Farika Sari (S1 Sistem Informasi), Jamillatur Rizkil Yasiri (S1 Teknik Informasi), Akhia Azalia Thayyibatun (S1 Ilmu Komunikasi), Devira Aprilia Hartanu (S1 Pariwisata), Delyana (Magister Manajemen), Liana Anjani (Magister Hukum), Dewi Ulfah Arini (Magister Psikologi).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/25/tim-futsal-putra-usm-juara-ii-dinus-cup-2025">Tim Futsal Putra USM Juara II Dinus Cup 2025</a></strong></p>
<p>Hadir dalam Upacara Wisuda kali ini antara lain, Pembina Yayasan Alumni Undip Ir Soeharsojo IPU, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM dan Sekretaris Universitas Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA.</p>
<p>Dalam keterangannya, Rektor mengatakan, USM telah membekali para wisudawan dengan berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta nilai nilai yang akan membentuk karakter intelektual yang berke-Indonesiaan.</p>
<p>Selain itu, para wisudawan juga telah dibekali sikap-sikap intelektual yang beradab dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudaya, sikap toleransi, demokrasi, tangguh, serta berani membela kebenaran.</p>
<p>&#8221;Setiap wisudawan hendaknya menghayati syair lagu-lagu yang mengiringi wisuda pada hari ini, yang prinsipnya mengandung pesan dan harapan, yang dapat diterapkan selama saudara berbaur di masyarakat. Di mana masyarakat merupakan universitas kehidupan yang sebenar-benarnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/25/rektor-usm-berharap-alumni-berpartisipasi-aktif-dalam-pembangunan">Rektor USM Berharap Alumni Berpartisipasi Aktif dalam Pembangunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Buat Apa Pintar Kalau Tak Punya Ideologi Pancasila</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/30/buat-apa-pintar-kalau-tak-punya-ideologi-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2024 08:48:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Unissula]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Alumni Undip]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku]]></category>
		<category><![CDATA[ideologi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ir Soeharsojo IPU]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pembina]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=443889</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Pembina Yayasan Alumni Undip, Ir Soeharsojo IPU menyatakan, buat apa pintar kalau tidak punya satu ideologi seperti Pancasila. Indonesia harus bersyukur, Indonesia memiliki Pancasila. Hal itu seperti yang disampaikannya, saat ditemui di ruangannya usai menjadi narasumber dalam kegiatan &#8216;Bedah Buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, Pancasila sebagai Filsafat Bernegara&#8217;, pada Senin (28/10/2024). Kegiatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/30/buat-apa-pintar-kalau-tak-punya-ideologi-pancasila">Buat Apa Pintar Kalau Tak Punya Ideologi Pancasila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pembina Yayasan Alumni Undip, Ir Soeharsojo IPU menyatakan, buat apa pintar kalau tidak punya satu ideologi seperti Pancasila. Indonesia harus bersyukur, Indonesia memiliki Pancasila.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikannya, saat ditemui di ruangannya usai menjadi narasumber dalam kegiatan &#8216;Bedah Buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, Pancasila sebagai Filsafat Bernegara&#8217;, pada Senin (28/10/2024).</p>
<p>Kegiatan yang diadakan di Auditorium Ir Widjatmoko USM itu, digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan dihadiri sekitar 200 peserta.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/30/tingkatkan-keselamatan-kai-dan-djka-kemenhub-tutup-perlintasan-sebidang-tidak-resmi">Tingkatkan Keselamatan, KAI dan DJKA Kemenhub Tutup Perlintasan Sebidang Tidak Resmi</a></strong></p>
<p>Hadir pula dalam kegiatan itu di antaranya, Ketua Ikatan Alumni Lemhannas (IKAL) Provinsi Jawa Tengah sekaligus Guru Besar Undip Bidang Manajemen Lingkungan Prof Dr Sri Puryono KS MP CIMBA, Rektor USM Dr Supari ST MT, Pemateri Dr Tri Mulyani SH MH, Ketua Panitia Dr Dedy Suwandi SH MH, dan para dosen Fakultas Hukum USM.</p>
<p>Soeharsojo juga meminta, agar generasi muda dapat menyiapkan diri sejak awal, untuk senang membaca, mengikuti perkembangan teknologi. &#8221;Kalau kita lihat di beberapa negara lain, minat membaca mereka lebih tinggi daripada di Indonesia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Prof Sri Puryono menyatakan, kegiatan ini untuk memberikan pemahaman bagi generasi muda yang akan membentuk serta mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.</p>
<p>&#8221;Saya berharap USM, harus berani mendeklarasikan diri menjadi Kampus Pancasila. Implementasinya bisa diawali dengan misalkan, ada kantin kejujuran yang dulu pernah kita praktikkan. Mudah-mudahan USM menjadi contoh perguruan tinggi swasta terbaik di Jateng dan Nasional,&#8221; katanya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/30/buat-apa-pintar-kalau-tak-punya-ideologi-pancasila">Buat Apa Pintar Kalau Tak Punya Ideologi Pancasila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Pancasila untuk Menjaga Rasa Nasionalisme</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/29/pendidikan-pancasila-untuk-menjaga-rasa-nasionalisme</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 08:17:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Auditorium]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Ir Widjatmoko]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[sumpah-pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang (USM)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=443728</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dalam rangka memeringati Hari Sumpah Pemuda, Universitas Semarang (USM), mengadakan Bedah Buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, yang berlangsung di Auditorium Ir Widjatmoko, kampus setempat, Senin (28/10/2024). Buku yang dibuat sejumlah dosen USM yang tergabung dalam Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan itu, berjudul &#8216;Pancasila sebagai Filsafat Bernegara&#8217;. Ketua Panitia, Dr Dedy Suwandi SH MH [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/29/pendidikan-pancasila-untuk-menjaga-rasa-nasionalisme">Pendidikan Pancasila untuk Menjaga Rasa Nasionalisme</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dalam rangka memeringati Hari Sumpah Pemuda, Universitas Semarang (USM), mengadakan Bedah Buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, yang berlangsung di Auditorium Ir Widjatmoko, kampus setempat, Senin (28/10/2024).</p>
<p>Buku yang dibuat sejumlah dosen USM yang tergabung dalam Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan itu, berjudul &#8216;Pancasila sebagai Filsafat Bernegara&#8217;.</p>
<p>Ketua Panitia, Dr Dedy Suwandi SH MH mengatakan, dalam menyambut peringatan momen penting dalam mencapai Kemerdekaan Indonesia itu, pihaknya menggelar kegiatan bedah buku tentang Pancasila, untuk menjaga rasa nasionalisme.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/29/universitas-semarang-itu-indonesia-banget">Universitas Semarang Itu Indonesia Banget</a></strong></p>
<p>&#8221;Tepat pada 28 Oktober, kita memeringati Hari Sumpah Pemuda. Sebagai generasi penerus bangsa, kita menyambutnya dengan mengadakan kegiatan ini, membedah buku tentang Pancasila,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, Pancasila merupakan mata kuliah wajib di USM, yang berfungsi menjaga rasa nasionalisme, cinta Tanah Air, dan bela negara. Hal itu juga selaras dengan visi USM, yaitu menghasilkan sumber daya insani yang profesional serta berke-Indonesia-an.</p>
<p>&#8221;Dalam kesempatan ini, tentunya sikap dan perilaku yang ada dalam Pancasila, kita tuangkan dalam proses pembelajaran, serta kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,&#8221; lanjutnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/29/kabapas-semarang-sarwito-resmikan-griya-abhipraya-di-kabupaten-semarang">Kabapas Semarang Sarwito Resmikan Griya Abhipraya di Kabupaten Semarang</a></strong></p>
<p>Kegiatan ini menghadirkn narasumber Ketua Ikatan Alumni Lemhanas (IKAL) Provinsi Jawa Tengah Prof Dr Sri Puryono KS MP CIMBA, Anggota Pembina Yayasan Alumni Undip Ir Soeharsojo IPU, dan pemateri Dr Tri Mulyani SH MH, serta beberapa dosen dari Fakultas Hukum USM.</p>
<p>Dalam kegiatan yang diikuti 200 peserta itu, dibuka Rektor USM, Dr Supari ST MT. Menurut dia, buku Pancasila itu sangat penting bagi mahasiswa, sebagai generasi penerus bangsa.</p>
<p>&#8221;Narasumber di bedah buku ini ilmunya sungguh luar biasa. Ilmu yang berkaitan dengan Pancasila, juga kuat sekali. Silakan mahasiswa untuk bisa digali semaksimal mungkin,&#8221; harap Supari, seraya menyebutkan Pancasila tak hanya dipahami, tapi juga harus diamalkan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/29/pendidikan-pancasila-untuk-menjaga-rasa-nasionalisme">Pendidikan Pancasila untuk Menjaga Rasa Nasionalisme</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Semarang Itu Indonesia Banget</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/29/universitas-semarang-itu-indonesia-banget</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 07:51:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Auditorium]]></category>
		<category><![CDATA[Dr Supari ST MT]]></category>
		<category><![CDATA[Ir Widjatmoko]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor USM]]></category>
		<category><![CDATA[Religius]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[sumpah-pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=443723</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT mengatakan, kampusnya kelas Nasional, sekaligus kampus yang religius, berdasarkan sila pertama dalam Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa. &#8221;Di Mars USM juga ada dua kata Pancasila. Ketika saya masuk ke USM, saya menghayati betul lagu Mars USM ini, dan itu memperlihatkan bahwa USM itu Indonesia banget,&#8221; [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/29/universitas-semarang-itu-indonesia-banget">Universitas Semarang Itu Indonesia Banget</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT mengatakan, kampusnya kelas Nasional, sekaligus kampus yang religius, berdasarkan sila pertama dalam Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa.</p>
<p>&#8221;Di Mars USM juga ada dua kata Pancasila. Ketika saya masuk ke USM, saya menghayati betul lagu Mars USM ini, dan itu memperlihatkan bahwa USM itu Indonesia banget,&#8221; kata Supari, saat membuka acara Bedah Buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, yang digelar di Auditorium Ir Widjatmoko, USM, Senin (28/10/2024).</p>
<p>Buku yang dibedah dalam rangka memeringati Hari Sumpah Pemuda itu, merupakan karya dosen-dosen kampusnya, yang tergabung dalam Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan USM, yang berjudul &#8216;Pancasila Sebagai Filsafat Bernegara&#8217;.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/29/golkar-wonosobo-siap-bergerak-untuk-menangkan-paslon-afif-husein">Golkar Wonosobo Siap Bergerak untuk Menangkan Paslon Afif-Husein</a></strong></p>
<p>Dalam kegiatan itu juga dihadiri Ketua Ikatan Alumni Lemhanas (IKAL) Provinsi Jawa Tengah Prof Dr Sri Puryono KS MP CIMBA, Anggota Pembina Yayasan Alumni Undip Ir Soeharsojo IPU, pemateri sekaligus Ketua BKBH FH USM Dr Tri Mulyani SH MH, dan Ketua Panitia Dr Dedy Suwandi SH MH, serta para dosen Fakultas Hukum USM.</p>
<p>Supari dalam sambutannya menyatakan, USM juga merupakan kampus anti-intoleransi dan antiperundungan. Dimana USM telah memiliki Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).</p>
<p>&#8221;Saya sebagai Rektor USM, selalu menyampaikan kepada para Wakil Rektor, Dekan, Dosen, dan mahasiswa, tidak bisa tidak Indonesia ini ada di tangan Anda,&#8221; tegasnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/29/dukung-program-makanan-bergizi-ini-yang-dilakukan-polres-jepara">Dukung Program Makanan Bergizi, Ini yang Dilakukan Polres Jepara</a></strong></p>
<p>Menurutnya, pekerjaan penting Bangsa Indonesia yakni, menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dengan sebaik-baiknya, sebagai generasi yang akan menerima tongkat estafet dan meneruskan negara Indonesia.</p>
<p>&#8221;Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, terkait dengan Pancasila. Yaitu paham akan Pancasila, kemudian kita bisa mengamalkannya. Saya kira ini yang penting untuk disampaikan,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/29/universitas-semarang-itu-indonesia-banget">Universitas Semarang Itu Indonesia Banget</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sisdalak P5RA Jadi Upaya Wujudkan Pelajar Pancasila</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/10/sisdalak-p5ra-jadi-upaya-wujudkan-pelajar-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2024 03:41:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Emas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[implementasi]]></category>
		<category><![CDATA[Inisator]]></category>
		<category><![CDATA[Kakanwil Kemenag Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[Musta'in Ahmad]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Rahmatan Lil' Alamin]]></category>
		<category><![CDATA[Sisdalak P5RA]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=440444</guid>

					<description><![CDATA[<p>SOLO (SUARABARU.ID)&#8211; Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Musta&#8217;in Ahmad menegaskan, Sistem Pengendalian Pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajaran Pancasila Rahmatan Lil&#8217; Alamin atau Sisdalak P5RA ini, bisa menghadirkan pembelajaran lintas disiplin ilmu. Menurut dia, hal ini agar peserta didik di madrasah mampu mengamati dan memikirkan solusi dari permasalahan yang ada di sekitarnya. Di samping [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/10/sisdalak-p5ra-jadi-upaya-wujudkan-pelajar-pancasila">Sisdalak P5RA Jadi Upaya Wujudkan Pelajar Pancasila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SOLO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Musta&#8217;in Ahmad menegaskan, Sistem Pengendalian Pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajaran Pancasila Rahmatan Lil&#8217; Alamin atau Sisdalak P5RA ini, bisa menghadirkan pembelajaran lintas disiplin ilmu.</p>
<p>Menurut dia, hal ini agar peserta didik di madrasah mampu mengamati dan memikirkan solusi dari permasalahan yang ada di sekitarnya. Di samping itu, peserta didik diharapkan mampu menjawab tantangan global, sebagai Generasi Emas Indonesia Tahun 2045.</p>
<p>&#8221;Implementasi Proper Sisdalak P5RA ini dimulai dari Solo. Sebab, kota ini meski tidak begitu luas wilayahnya, namun masyarakat sangat heterogen dan dinamis. Termasuk dalam hal pendidikan,&#8221; kata Musta&#8217;in Ahmad, yang juga merupakan inisator P5RA.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/10/mahasiswa-usm-juara-nominasi-desain-bangunan-gedung-hijau">Mahasiswa USM Juara Nominasi Desain Bangunan Gedung Hijau</a></strong></p>
<p>Pernyataannya itu, seperti yang dia sampaikan saat memberikan sambutan pada Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Sisdalak P5RA, di Riyadi Palace Hotel, Jalan Slamet Riyadi No 335 Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (9/10/2024).</p>
<p>Disampaikan juga, P5RA menjadi upaya dalam mewujudkan Pelajar Pancasila, yang mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Yakni beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.</p>
<p>&#8221;Ini sejalan dengan Islam Rahmatan Lil&#8217; Alamin. Islam yang kehadirannya di kehidupan masyarakat, mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi umat manusia maupun alam semesta. Saya berkeyakinan, Proper P5RA akan memberikan perubahan besar bagi dunia pendidikan di Indonesia,&#8221; tukas Musta&#8217;in.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/10/pimpinan-dprd-kota-magelang-2024-2029-ucapkan-sumpah">Pimpinan DPRD Kota Magelang 2024 – 2029 Ucapkan Sumpah</a></strong></p>
<p>FGD Sisdalak P5RA ini dibuka Prof Abu Rokhmad, selaku Dirjen Pendis Kemenag RI secara virtual. Dalam keterangannya dia menyebut, visi pendidikan Indonesia antara lain membentuk penguatan profil Pelajar Pancasila.</p>
<p>&#8221;Karakter ini sangat diperlukan pada Indonesia Emas 2045. Sebagaimana kajian para ilmuan luar negeri, Indonesia akan menjadi kekuatan besar keempat atau kelima dunia, pada tahun 2045. Kesempatan itu harus kita raih, tidak bisa kita lewatkan begitu saja. Dalam mempersiapkan generasi masa depan Indonesia, membutuhkan nafas dan spirit P5RA,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Sementara itu, Dr Multazam Ahmad, Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jateng menyatakan, moderasi beragama adalah menghormati semua agama dan keyakinan, serta menghargai perbedaan dalam beragama.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/10/bawa-sajam-hendak-tawuran-3-pemuda-diamankan-polisi">Bawa Sajam Hendak Tawuran, 3 Pemuda Diamankan Polisi</a></strong></p>
<p>Dia menyebut, moderasi beragama juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, seperti kasih sayang, keadilan, dan toleransi. Moderasi beragama juga menolak segala bentuk ekstremisme dan radikalisme, baik dari dalam maupun luar Islam.</p>
<p>&#8221;Di sinilah peran madrasah dalam menumbuhkan moderasi beragama. Madrasah memiliki peran penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama ke dalam kurikulum. Melalui kegiatan ekstrakurikuler dan seminar, madrasah dapat menumbuhkan sikap toleransi dan moderasi. Madrasah dapat menjadi contoh dalam membangun masyarakat yang harmonis dan toleran,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/10/sisdalak-p5ra-jadi-upaya-wujudkan-pelajar-pancasila">Sisdalak P5RA Jadi Upaya Wujudkan Pelajar Pancasila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>USM Terapkan Nilai-nilai Pancasila di Bidang Akademik dan Kemahasiswaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/03/usm-terapkan-nilai-nilai-pancasila-di-bidang-akademik-dan-kemahasiswaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Oct 2024 04:02:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Akademis]]></category>
		<category><![CDATA[Dr Supari ST MT]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Radio USM Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Studio]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Talkshow]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang (USM)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=439280</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)– Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT mengatakan, kampusnya menerapkan nilai-nilai Pancasila. Hal itu bisa dicermati dan diamati dalam berbagai aspek kehidupan akademik dan kemahasiswaan. Hal itu seperti yang diungkapkannya, saat menjadi narasumber dalam Talkshow Rektor Menyapa, di Studio Radio USM Jaya, Gedung N USM, Selasa (1/10/2024). Talkshow yang dipandu penyiar Radio [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/03/usm-terapkan-nilai-nilai-pancasila-di-bidang-akademik-dan-kemahasiswaan">USM Terapkan Nilai-nilai Pancasila di Bidang Akademik dan Kemahasiswaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>– Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT mengatakan, kampusnya menerapkan nilai-nilai Pancasila. Hal itu bisa dicermati dan diamati dalam berbagai aspek kehidupan akademik dan kemahasiswaan.</p>
<p>Hal itu seperti yang diungkapkannya, saat menjadi narasumber dalam Talkshow Rektor Menyapa, di Studio Radio USM Jaya, Gedung N USM, Selasa (1/10/2024). Talkshow yang dipandu penyiar Radio USM Jaya, Redo Tanimbar dan Elsa Safira itu, mengangkat tema &#8216;USM Kampus Pancasila&#8217;.</p>
<p>Bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Supari menjelaskan, berbagai kegiatan di USM baik akademik maupun nonakademik, sering diwarnai dengan program-program yang bertujuan untuk menguatkan semangat kebangsaan dan nasionalisme, yang sejalan dengan prinsip-prinsip Pancasila.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/03/pgn-dukung-akselerasi-pemanfaatan-pipa-cisem-tahap-ii-guna-tumbuhkan-investasi">PGN Dukung Akselerasi Pemanfaatan Pipa Cisem Tahap II Guna Tumbuhkan Investasi</a></strong></p>
<p>Kegiatan itu seperti pengabdian kepada masyarakat, yang fokus pada peningkatan kesejahteraan dan keadilan sosial. Selain itu juga, peningkatan pendidikan yang tidak memandang latar belakang.</p>
<p>Ada pula penelitian yang berfokus pada isu-isu kebangsaan, hingga penyelenggaraan diskusi atau seminar, terkait Pancasila yang dimotori Unit Kegiatan Mahasiswa Pengawal Ideologi Bangsa (UKM PIB).</p>
<p>&#8221;Pada saat pendirian USM tahun 1987, sudah disiapkan lagu-lagu penyemangat, yaitu Mars USM, yang di dalamnya ada dua kata Pancasila. Antara lain mendidik, membina tunas bangsa berdasarkan Pancasila, serta aman dan amalkan Pancasila,&#8221; jelasnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/03/program-tiga-pilar-mantap-sentuh-kebutuhan-pensiunan-nasabah-bank-mandiri-taspen">Program Tiga Pilar Mantap, Sentuh Kebutuhan Pensiunan Nasabah Bank Mandiri Taspen</a></strong></p>
<p>Disampaikan juga, ada berbagai program yang mendukung USM sebagai Kampus Pancasila. Yaitu program untuk meningkatkan kompetensi dosen tentang Pancasila dan ketahanan negara, serta dengan adanya mata kuliah Pancasila, yang jadi kurikulum Nasional dan wajib diikuti seluruh mahasiswa.</p>
<p>Selain itu, USM pernah menyelenggarakan seminar kebangsaan antiintoleransi, hingga mendapatkan Rekor Muri. Hal itu karena bisa menghadirkan 20 mantan napiter, serta penandatanganan surat keputusan, bahwa USM merupakan kampus antiintoleransi, antikekerasan, anti-bullying, dan antikekerasan seksual.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/03/usm-terapkan-nilai-nilai-pancasila-di-bidang-akademik-dan-kemahasiswaan">USM Terapkan Nilai-nilai Pancasila di Bidang Akademik dan Kemahasiswaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UPNS Pusat Pendidikan Wasbang USM Gelar Pelatihan Pembinaan Karakter Bela Negara</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/23/upns-pusat-pendidikan-wasbang-usm-gelar-pelatihan-pembinaan-karakter-bela-negara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Aug 2024 05:35:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Air]]></category>
		<category><![CDATA[Unit Penunjang Non Struktural (UPNS)]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang (USM)]]></category>
		<category><![CDATA[Wawasan Kebangsaan (Wasbang)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=432461</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Unit Penunjang Non Struktural (UPNS) Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) Universitas Semarang (USM), belum lama ini mengadakan pembinaan karakter bela negara dengan tema &#8216;Pelatihan Pembinaan Karakter Bela Negara Berdasarkan Pancasila bagi Mahasiswa&#8217;, di Lantai 5 Gedung V 53, kampus setempat. Ketua UPNS Pusat Pendidikan Wasbang USM, Dr Tri Mulyani SPd SH MH mengatakan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/23/upns-pusat-pendidikan-wasbang-usm-gelar-pelatihan-pembinaan-karakter-bela-negara">UPNS Pusat Pendidikan Wasbang USM Gelar Pelatihan Pembinaan Karakter Bela Negara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Unit Penunjang Non Struktural (UPNS) Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) Universitas Semarang (USM), belum lama ini mengadakan pembinaan karakter bela negara dengan tema &#8216;Pelatihan Pembinaan Karakter Bela Negara Berdasarkan Pancasila bagi Mahasiswa&#8217;, di Lantai 5 Gedung V 53, kampus setempat.</p>
<p>Ketua UPNS Pusat Pendidikan Wasbang USM, Dr Tri Mulyani SPd SH MH mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan atas inisiatif arahan dari Wakil Rektor III USM, Dr Muhammad Junaidi SHI MH.</p>
<p>&#8221;Beliau melihat banyak fenomena lunturnya rasa cinta terhadap Tanah Air Indonesia. Banyak anak-anak muda yang melupakan identitas Bangsa Indonesia,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/08/23/dekan-fh-usm-lepas-99-lulusan">Dekan FH USM Lepas 99 Lulusan</a></strong></p>
<p>Menurut dia, banyak anak-anak muda yang tidak menyayangi diri sendiri, sehigga terjerumus mulai dari narkoba, seks bebas, prostitusi online, hingga judi online, dan masih banyak lain.</p>
<p>Kondisi memprihatinkan itu, yang menjadikan UPNS Wasbang melakukan pembinaan karakter bela negara, untuk menanamkan rasa cinta terhadap Tanah Air tercinta.</p>
<p>&#8221;Anak-anak muda merupakan agen perubahan bangsa, menuju terwujudnya cita-cita yang menjadi tujuan Negara Indonesia, sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 alinea IV,&#8221; ujar Tri.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/08/23/keren-jateng-pertahankan-medali-emas-beregu-bulu-tangkis-porwanas">Keren, Jateng Pertahankan Medali Emas Beregu Bulu Tangkis Porwanas</a></strong></p>
<p>Dalam kegiatan pembinaan karakter ini, juga menghadirkan Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi USM, Edi Nuwahyu Julianto SSos MIKom, yang memberikan pelatihan membuat konten di media sosial.</p>
<p>&#8221;Pak Edi kami hadirkan, untuk mencapai target luaran kegiatan, yaitu mahasiswa mampu mengaktualisasikan karakter bela negara berdasarkan nilai-nilai Pancasila,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dengan kecanggihan teknologi saat ini, imbuh dia, masyarakat lebih suka melihat konten di media sosial, daripada membaca koran atau surat kabar.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/08/23/wujudkan-pemilu-damai-polres-jepara-gelar-apel-gelar-pasukan">Wujudkan Pemilu Damai, Polres Jepara Gelar Apel Pasukan</a></strong></p>
<p>Dia berharap, melalui konten yang dibuat mahasiswa, dan diupload di media sosial seperti tiktok, instagram, facebook, twitter, dan lain sebagainya, mampu menyebarkan informasi yang lebih luas lagi, mengenai karakter bela negara kepada masyarakat.</p>
<p>Kegiatan yang dipandu moderator Yudhitiya Dyah Sukmadewi SH MH ini makin meriah, dengan disediakannya doorprize menarik bagi para peserta.</p>
<p>&#8221;Kegiatan ini menjadi rutinitas program dari UPNS Wasbang, dalam rangka mewujudkan visi misi Universitas Semarang,&#8221; ujar Yuditiya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/23/upns-pusat-pendidikan-wasbang-usm-gelar-pelatihan-pembinaan-karakter-bela-negara">UPNS Pusat Pendidikan Wasbang USM Gelar Pelatihan Pembinaan Karakter Bela Negara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>