blank
Para pemenang sayembara Desain Bangunan Gedung Hijau Kantor Kelurahan Bulu Lor, yang diselenggarakan Distaru Kota Semarang, berfoto bersama usai penyerahan hadiah. Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Adib Naufal Anas, mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Universitas Semarang (USM), menjadi Juara Nominasi dalam Sayembara Desain Bangunan Gedung Hijau Kantor Kelurahan Bulu Lor, Kota Semarang 2024, yang diselenggarakan Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Selasa (8/10/2024).

Pengumuman kejuaraan diumumkan saat kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Bangunan Gedung Hijau, yang berlangsung di Hotel Aruss, Semarang, Selasa (8/10/2024). Sayembara yang diikuti mahasiswa dari perguruan tinggi se-Indonesia itu, merupakan langkah awal Distaru Kota Semarang, dalam mewujudkan pembangunan yang hemat energi, ramah lingkungan, serta berkelanjutan.

Dalam persaingan yang cukup ketat itu, Distaru Kota Semarang mengambil tujuh besar yang kemudian diseleksi kembali, untuk mendapatkan juara.

BACA JUGA: ASB, Legislator Partai Demokrat Jadi Ketua DPRD

Adib Naufal Anas yang merupakan mahasiswa Prodi PWK USM, bersama tiga rekannya dari Universitas Islam Indonesia (UII) Tommy Sudrajat, Fiorino Piscal Akbar, dan Khafidz Fadhil Zhafran, saling berkolaborasi untuk mengikuti sayembara ini. Kolaborasi itu akhirnya menjadikan mereka Juara Nominasi.

”Saya mengikuti sayembara ini karena kebetulan tinggal di Bulu Lor, jadi ingin sekali untuk berkontribusi. Awalnya saya tidak bisa mendaftar, karena yang jadi ketua tim harus dari mahasiswa jurusan arsitek, sementara saya dari PWK, jadi terhalang itu. Makanya saya ajak teman-teman dari UII, untuk ikut bergabung,” kata Adib.

Menurutnya, setiap anggota dalam timnya memiliki tugas masing-masing, seperti bagian menganalisis, desain bangunan utama, hingga desain bangunan aula. Sementara Adib memiliki tugas pada bagian RAB atau penghitungan, desain landscape dan animasi.

BACA JUGA: Pimpinan DPRD Kota Magelang 2024 – 2029 Ucapkan Sumpah

”Konsep desain kami bernama Bale Hayuning Rakyat, yang mencerminkan kedekatan dan keterbukaan kepada rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik USM, Dr Purwanto ST MT, mengapresiasi perjuangan dan hasil yang diterima mahasiswanya.

”Saya mewakili Rektor USM, mengucapkan terima kasih sekali kepada Mas Adib yang mewakili USM khususnya prodi PWK. Karena terbentur regulasi terkait dengan prodi arsitek, sedangkan USM belum ada, maka Mas Adib bergabung dengan tim UII,” ungkapnya.

BACA JUGA: Bawa Sajam Hendak Tawuran, 3 Pemuda Diamankan Polisi

Purwanto juga mengapresiasi langkah dari Distaru Kota Semarang, yang mengadakan sayembara itu. Apalagi Kota Semarang menjadi salah satu dari tiga kota di Indonesia yang mengaplikasikan Green Building.

”Saya berharap, ke depan regulasi terkait sayembara ini tidak hanya mahasiswa arsitek, tapi juga jurusan teknik. Kami selalu mendukung setiap program pemerintah, yang sifatnya memajukan kreativitas mahasiswa. Jadi, tidak hanya berkecimpung dalam kampus tapi juga bagaimana berkreativitas di luar kampus. Apalagi membawa nama baik USM, pasti kita dukung,” tambahnya.

Dalam acara itu, perwakilan USM yang hadir yakni, Wakil Dekan I FT USM, Ferry Firmawan ST MT PhD, Kajur Teknik Sipil merangkap Kaprog S1 Teknik Sipil USM, Ngudi Hari Crista ST MT, dan Kajur PWK merangkap Kaprog S1 PWK USM, Hendrianto Sundaro SE MT.

BACA JUGA: Pasangan Batur Blusukan ke Pasar dan Temui Petani Garam di Bledug Kuwu Serap Keluhan Masyarakat

Adapun beberapa juri dalam sayembara ini yaitu, Arsitek dan Praktisi Bangunan Hijau Arsitektur Untar Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Ir Jatmika Adi Suryabrata MSc PhD, dan Perekayasa Ahli Madya Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan Direktorat Jenderal Cipta Karya PUPR, Dr Wahyu Sujatmiko ST MT.

Selain itu juga, ada dosen dari Soegijapranata Catholic University (SCU/Unika) Semarang Dr Ir Robert Rianto Widjaja MT, Ketua IAI Jawa Tengah Dr Sr Resza Riskiyanto ST MT IAI, dan Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Semarang, Mohamad Irwansyah ST MT.

Riyan