<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ngaringan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/ngaringan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 07:43:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>ngaringan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kabar Duka dari Ngaringan, Bocah 8 Tahun Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Lusi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/23/kabar-duka-dari-ngaringan-bocah-8-tahun-meninggal-setelah-tenggelam-di-sungai-lusi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 08:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[bocah 8 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kalanglundo]]></category>
		<category><![CDATA[ngaringan]]></category>
		<category><![CDATA[SUNGAI LUSI]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=565925</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa bocah tenggelam di Sungai Lusi, Kecamatan Ngaringan, Grobogan, kembali menyita perhatian masyarakat. Seorang anak berinisial EPM (8), warga Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di aliran Sungai Lusi, Senin (22/6/2026). Kabar bocah tenggelam di Sungai Lusi, Ngaringan, Grobogan tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/23/kabar-duka-dari-ngaringan-bocah-8-tahun-meninggal-setelah-tenggelam-di-sungai-lusi">Kabar Duka dari Ngaringan, Bocah 8 Tahun Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Lusi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Peristiwa bocah tenggelam di Sungai Lusi, Kecamatan Ngaringan, Grobogan, kembali menyita perhatian masyarakat.</p>
<p>Seorang anak berinisial EPM (8), warga Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di aliran Sungai Lusi, Senin (22/6/2026).</p>
<p>Kabar bocah tenggelam di Sungai Lusi, Ngaringan, Grobogan tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/23/pesanmasa-unissula-tekankan-birrul-walidain-kunci-mutlak-kesuksesan">Pesanmasa Unissula Tekankan Birrul Walidain Kunci Mutlak Kesuksesan</a></strong></h6>
<p>Warga langsung berdatangan ke sekitar lokasi setelah mendengar informasi mengenai hilangnya korban di sungai yang berada tidak jauh dari permukiman penduduk.</p>
<p>Korban diketahui masih berstatus pelajar sekolah dasar dan tinggal di Desa Kalanglundo. Kejadian tragis itu menimbulkan duka mendalam bagi keluarga maupun warga setempat.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi di aliran Sungai Lusi yang berada di wilayah Desa Kalanglundo. Lokasinya yang dekat dengan permukiman membuat warga segera bergerak melakukan pencarian setelah menerima informasi adanya anak yang diduga tenggelam.</p>
<p>Informasi awal diperoleh dari dua teman korban yang kemudian memberitahukan kepada seorang warga mengenai dugaan tenggelamnya EPM saat berada di sungai.</p>
<p>Mendapat kabar tersebut, warga langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian di sekitar aliran sungai dengan harapan korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat.</p>
<p>Sejumlah warga yang berada di lokasi segera menyisir area yang diduga menjadi titik hilangnya korban. Upaya pencarian berlangsung secara spontan dengan melibatkan masyarakat sekitar.</p>
<p>Tidak lama kemudian, warga menemukan korban berada di dalam aliran sungai dalam kondisi tidak sadarkan diri.</p>
<p>Warga selanjutnya mengevakuasi korban dari dalam air dan membawanya ke rumah keluarga sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.</p>
<p>Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Ngaringan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.</p>
<p>Menerima laporan dari masyarakat, anggota Polsek Ngaringan bersama tim identifikasi segera mendatangi lokasi kejadian.</p>
<p>Petugas langsung melakukan serangkaian tindakan kepolisian guna mengungkap kronologi dan memastikan penyebab meninggalnya korban.</p>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kapolsek Ngaringan IPTU Andry Fajar Irianto menjelaskan bahwa anggotanya bergerak cepat setelah menerima laporan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/23/pln-indonesia-power-ubp-semarang-salurkan-program-csr-melalui-khitan-massal-sasar-dhuafa">PLN Indonesia Power UBP Semarang Salurkan Program CSR Melalui Khitan Massal, Sasar Dhuafa</a></strong></h6>
<p>“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan petugas kesehatan guna memastikan penyebab meninggalnya korban,” ujar IPTU Andry Fajar Irianto.</p>
<p>Di lokasi kejadian, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai peristiwa tersebut.</p>
<p>Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian maupun warga yang ikut melakukan pencarian korban.</p>
<p>Hasil Pemeriksaan Polisi</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, diketahui lebar Sungai Lusi di titik kejadian mencapai sekitar lima meter. Sementara kedalaman sungai di lokasi penemuan korban diperkirakan sekitar satu setengah meter.</p>
<p>Petugas juga mencatat bahwa lokasi penemuan korban tidak jauh dari rumahnya di Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan.</p>
<p>Selain memeriksa lokasi kejadian, polisi berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Ngaringan untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.</p>
<p>Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan ada atau tidaknya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana lainnya.</p>
<p>Tenaga medis bersama tim identifikasi kemudian melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sesuai standar yang berlaku.</p>
<p>Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi adanya perbuatan kriminal yang menyebabkan kematian.</p>
<p>Petugas justru menemukan indikasi yang sesuai dengan kondisi korban yang meninggal akibat tenggelam di dalam air.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/23/tarif-tak-naik-13-tahun-pdam-grobogan-andalkan-efisiensi-dan-tanpa-rekrutmen-karyawan">Tarif Tak Naik 13 Tahun, PDAM Grobogan Andalkan Efisiensi dan Tanpa Rekrutmen Karyawan</a></strong></h6>
<p>“Dari hasil pemeriksaan medis dan identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam,” jelas IPTU Andry Fajar Irianto.</p>
<p>Pihak keluarga menerima kejadian bocah tenggelam di Sungai Lusi, Ngaringan, Grobogan tersebut sebagai musibah.</p>
<p>Keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan menuangkannya dalam surat pernyataan resmi sebelum jenazah diserahkan untuk dimakamkan.</p>
<p>“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” kata IPTU Andry Fajar Irianto.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/23/kabar-duka-dari-ngaringan-bocah-8-tahun-meninggal-setelah-tenggelam-di-sungai-lusi">Kabar Duka dari Ngaringan, Bocah 8 Tahun Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Lusi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencarian Semalaman Berakhir Duka, Remaja Berkebutuhan Khusus Ditemukan Tak Bernyawa di Bendung Dumpil</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/15/pencarian-semalaman-berakhir-duka-remaja-berkebutuhan-khusus-ditemukan-tak-bernyawa-di-bendung-dumpil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 12:49:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Bendung Dumpil]]></category>
		<category><![CDATA[Berkebutuhan khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Grobogan Sri Sumarni]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[ngaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564587</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa tragis menimpa seorang remaja berkebutuhan khusus yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat tenggelam di saluran irigasi Bendung Dumpil, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Senin (15/6/2026) pagi. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sebelumnya, pihak keluarga dan warga setempat telah melakukan pencarian terhadap korban. Remaja berkebutuhan khusus tersebut diketahui berinisial ESW (16), warga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/15/pencarian-semalaman-berakhir-duka-remaja-berkebutuhan-khusus-ditemukan-tak-bernyawa-di-bendung-dumpil">Pencarian Semalaman Berakhir Duka, Remaja Berkebutuhan Khusus Ditemukan Tak Bernyawa di Bendung Dumpil</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Peristiwa tragis menimpa seorang remaja berkebutuhan khusus yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat tenggelam di saluran irigasi Bendung Dumpil, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Senin (15/6/2026) pagi.</p>
<p>Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sebelumnya, pihak keluarga dan warga setempat telah melakukan pencarian terhadap korban.</p>
<p>Remaja berkebutuhan khusus tersebut diketahui berinisial ESW (16), warga Desa Kalangdosari, Kecamatan Ngaringan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/15/gebrakan-polres-grobogan-safe-house-110-hadir-hingga-pelosok-desa-rumah-kades-tempat-yang-paling-aman-bagi-warga">Gebrakan Polres Grobogan! Safe House 110 Hadir hingga Pelosok Desa, Rumah Kades Tempat yang Paling Aman Bagi Warga</a></strong></h6>
<p>Korban ditemukan mengapung di saluran irigasi Bendung Dumpil, Ngaringan, Grobogan, setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (14/6/2026) sore.</p>
<p>Personel Polsek Ngaringan bersama Tim Inafis Polres Grobogan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk evakuasi dan olah TKP di lokasi penemuan jenazah korban</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, keluarga mulai menyadari ESW tidak berada di rumah saat mereka pulang sekitar pukul 17.00 WIB pada Minggu (14/6/2026).</p>
<p>Kondisi itu membuat keluarga merasa khawatir. Mereka kemudian berusaha mencari keberadaan korban di sejumlah lokasi yang biasa dikunjungi.</p>
<p>Pencarian tidak hanya dilakukan keluarga. Warga sekitar juga ikut membantu menyisir lingkungan permukiman dan area yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.</p>
<p>Salah satu titik yang menjadi fokus pencarian adalah kawasan saluran irigasi Bendung Dumpil yang berada tidak jauh dari rumah korban.</p>
<h6><strong>Kronologi</strong></h6>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kapolsek Ngaringan IPTU Andry Fajar Irianto menjelaskan bahwa keluarga langsung bergerak mencari korban begitu mengetahui ESW tidak berada di rumah.</p>
<p>“Setelah mengetahui korban tidak ada di rumah, pihak keluarga bersama warga berupaya melakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggal, termasuk area saluran irigasi Bendungan Dumpil,” jelasnya.</p>
<p>Warga melakukan penyisiran hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Namun upaya pencarian pada Minggu malam itu belum membuahkan hasil.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/15/polsek-pejagoan-gelar-lomba-mancing-dan-santuni-anak-yatim">Polsek Pejagoan Gelar Lomba Mancing dan Santuni Anak Yatim</a></strong></h6>
<p>Untuk memperluas pencarian, warga juga mengumumkan informasi kehilangan korban melalui pengeras suara masjid dan musala di sekitar desa.</p>
<p>Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat yang mengetahui keberadaan korban dapat segera menyampaikan informasi kepada pihak keluarga.</p>
<p>Meski berbagai upaya telah dilakukan, keberadaan ESW masih belum diketahui hingga malam berakhir.</p>
<h6><strong>Korban Ditemukan</strong></h6>
<p>Pencarian kemudian dilanjutkan kembali pada Senin pagi dengan melibatkan warga yang lebih banyak dan area penyisiran yang lebih luas.</p>
<p>Sekitar pukul 06.00 WIB, seorang warga yang ikut mencari melihat sesosok tubuh mengapung dalam posisi tertelungkup di saluran irigasi Bendung Dumpil.</p>
<p>Penemuan itu langsung membuat warga mendekati lokasi untuk memastikan identitas korban yang terlihat berada di aliran irigasi tersebut.</p>
<p>Setelah dilakukan pengecekan, warga memastikan tubuh yang ditemukan merupakan ESW yang sebelumnya dilaporkan hilang.</p>
<p>Warga kemudian mengevakuasi korban dari lokasi penemuan dan membawanya ke rumah duka untuk disemayamkan.</p>
<p>Informasi tersebut segera diteruskan kepada perangkat desa dan dilaporkan kepada Polsek Ngaringan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/15/sengkarut-kartu-keluarga-menyiasati-domisili-dalam-sistim-penerimaan-murid-baru">Sengkarut Kartu Keluarga: Menyiasati Domisili dalam Sistim Penerimaan Murid Baru</a></strong></h6>
<p>Mendapat laporan itu, petugas kepolisian bersama Unit Identifikasi Polres Grobogan dan tenaga medis dari Puskesmas Ngaringan langsung mendatangi lokasi kejadian.</p>
<p>Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan medis awal terhadap tubuh korban guna mengetahui penyebab kematiannya.</p>
<p>Hasil pemeriksaan menunjukkan korban ditemukan di area pintu pembuangan saluran irigasi Bendung Dumpil. Jarak antara rumah korban dengan lokasi penemuan diperkirakan sekitar 400 meter.</p>
<p>Selain itu, pemeriksaan medis luar mengungkap bahwa korban merupakan remaja berkebutuhan khusus sejak lahir.</p>
<p>Petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi penganiayaan pada tubuh korban.</p>
<p>“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab meninggal dunia diduga akibat tenggelam,” kata IPTU Andry Fajar Irianto.</p>
<p>Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki autopsi. Jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan prosesi pemakaman.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/15/lapas-semarang-sosialisasikan-sipasti-optimalkan-pengelolaan-sarana-kerja-pembinaan">Lapas Semarang Sosialisasikan SIPASTI, Optimalkan Pengelolaan Sarana Kerja Pembinaan</a></strong></h6>
<p>Kasus remaja berkebutuhan khusus yang diduga tenggelam di saluran irigasi Bendung Dumpil, Ngaringan, Grobogan, ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anggota keluarga yang membutuhkan pendampingan khusus.</p>
<p>Kapolsek Ngaringan mengimbau masyarakat agar meningkatkan perhatian kepada anak-anak dan remaja berkebutuhan khusus saat beraktivitas di luar rumah, terutama di sekitar saluran irigasi agar insiden tersebut tidak terulang lagi.</p>
<p>“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga, terutama anak-anak dan anak berkebutuhan khusus saat beraktivitas di luar rumah,” tegas IPTU Andry Fajar Irianto.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/15/pencarian-semalaman-berakhir-duka-remaja-berkebutuhan-khusus-ditemukan-tak-bernyawa-di-bendung-dumpil">Pencarian Semalaman Berakhir Duka, Remaja Berkebutuhan Khusus Ditemukan Tak Bernyawa di Bendung Dumpil</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Grobogan Tewas Tersengat Jebakan Listrik Buatan Sendiri di Sawah, Begini Kronologinya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/07/petani-grobogan-tewas-tersengat-jebakan-listrik-buatan-sendiri-di-sawah-begini-kronologinya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[jebakan listrik]]></category>
		<category><![CDATA[ngaringan]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[sawah]]></category>
		<category><![CDATA[Tersengat listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=558391</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang petani asal Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, meninggal dunia setelah tersengat jebakan listrik di area persawahan Desa Kalanglundo, Kamis (7/5/2026). Korban diduga tersengat jebakan listrik yang dipasang sendiri untuk menghalau hama tikus di sawahnya. Peristiwa petani Ngaringan meninggal dunia akibat tersengat jebakan listrik itu sontak menggegerkan warga sekitar. BACA JUGA : Kolaborasi Global: [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/07/petani-grobogan-tewas-tersengat-jebakan-listrik-buatan-sendiri-di-sawah-begini-kronologinya">Petani Grobogan Tewas Tersengat Jebakan Listrik Buatan Sendiri di Sawah, Begini Kronologinya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Seorang petani asal Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, meninggal dunia setelah tersengat jebakan listrik di area persawahan Desa Kalanglundo, Kamis (7/5/2026).</p>
<p>Korban diduga tersengat jebakan listrik yang dipasang sendiri untuk menghalau hama tikus di sawahnya.</p>
<p>Peristiwa petani Ngaringan meninggal dunia akibat tersengat jebakan listrik itu sontak menggegerkan warga sekitar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/05/07/kolaborasi-global-fh-unissula-dan-fuu-ukm-malaysia-jalin-kerja-sama-akademi">Kolaborasi Global: FH Unissula dan FUU UKM Malaysia Jalin Kerja Sama Akademi</a></strong></h6>
<p>Korban diketahui berinisial DS (66), warga Desa Kalanglundo, yang ditemukan dalam kondisi tengkurap di pinggir sawah miliknya.</p>
<p>Korban pertama kali dicari oleh keluarganya setelah sejak pagi tidak kunjung pulang ke rumah. Sang istri, Gemi, mulai merasa khawatir karena biasanya korban sudah kembali sebelum siang hari.</p>
<p>Gemi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian di area persawahan. Warga turut menyisir sejumlah titik sawah yang biasa dikerjakan korban.</p>
<p>Saat pencarian berlangsung, warga menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dekat area sawahnya. Penemuan itu langsung dilaporkan kepada perangkat desa dan kepolisian.</p>
<p>Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Ngaringan bersama Tim Inafis Polres Grobogan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP.</p>
<p>Petugas kesehatan dari Puskesmas Ngaringan juga turut mendatangi lokasi guna melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi tubuh korban.</p>
<h6><strong>Tersengat Arus Listrik</strong></h6>
<p>Dari hasil olah TKP, polisi menemukan adanya kawat kecil yang dialiri listrik di sekitar area sawah. Kawat tersebut dipasang menggunakan bambu penyangga sebagai media penghantar arus listrik.</p>
<p>Petugas juga menemukan titik lokasi korban terjatuh tidak jauh dari kawat jebakan tersebut. Dugaan sementara, korban tersengat arus listrik saat berada di area sawahnya sendiri.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/05/07/antusias-ikuti-latihan-menembak-senjata-ringan-ketua-dprd-grobogan-lusia-indah-artani-ungkapkan-pengalaman-seru-bersama-jajaran-forkopimda">Antusias Ikuti Latihan Menembak Senjata Ringan, Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani Ungkapkan Pengalaman yang Seru</a> </strong></h6>
<p>Polisi menyebut jebakan listrik itu dipasang korban untuk mengusir hama tikus yang selama ini merusak tanaman pertanian di wilayah tersebut.</p>
<p>Selain kawat beraliran listrik, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Barang bukti itu antara lain power inverter merek Hanaya 1000 watt, aki rakitan, serta bambu penyangga kawat.</p>
<p>Pemeriksaan medis terhadap tubuh korban menunjukkan adanya sejumlah luka yang mengarah pada sengatan listrik. Petugas menemukan luka bakar pada bagian dada korban.</p>
<p>Selain itu, terdapat luka pada jari tangan korban yang diduga menjadi titik kontak pertama dengan aliran listrik. Kondisi tubuh korban juga memperlihatkan tanda kuat akibat tersengat arus listrik.</p>
<p>Petugas memastikan tidak menemukan adanya tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Polisi pun mengarah pada dugaan kecelakaan akibat jebakan listrik tersebut.</p>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kapolsek Ngaringan IPTU Andry Fajar menyampaikan bahwa hasil penyelidikan sementara mengarah pada kecelakaan akibat jebakan tikus beraliran listrik.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/05/07/himalika-ftik-usm-sosialisasi-ke-siswa-sma-dan-smk-di-kota-semarang">Himalika FTIK USM Sosialisasi ke Siswa SMA dan SMK di Kota Semarang</a></strong></h6>
<p>“Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan unsur penganiayaan. Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus miliknya sendiri,” ujar IPTU Andry Fajar.</p>
<p>Pihak kepolisian kemudian melakukan pendataan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian untuk melengkapi proses penyelidikan.</p>
<p>Sementara itu, keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Anak kandung korban, Ika Rohmah (40), mewakili keluarga dalam proses penanganan kepolisian.</p>
<p>Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Penolakan tersebut dituangkan melalui surat pernyataan resmi bermaterai.</p>
<p>Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan, polisi menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.</p>
<p>“Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” imbuh Kapolsek Ngaringan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/05/07/melindungi-generasi-muda-menekan-tindak-kriminalitas">Melindungi Generasi Muda, Menekan Tindak Kriminalitas</a></strong></h6>
<p>Peristiwa itu menjadi perhatian warga setempat karena penggunaan jebakan tikus beraliran listrik masih ditemukan di sejumlah area persawahan Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Kapolsek Ngaringan, Iptu Andry Fajar Irianto juga mengingatkan bahwa penggunaan aliran listrik untuk jebakan hama sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan pemilik maupun warga lain yang melintas di area sawah.</p>
<p>Kapolsek Ngaringan meminta masyarakat mencari cara lain yang lebih aman dalam mengendalikan hama tikus agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di wilayah Grobogan.</p>
<p>Kasus petani Ngaringan meninggal dunia akibat tersengat jebakan listrik di sawah itu menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak lagi menggunakan aliran listrik untuk membasmi hama tikus. Polisi menilai metode tersebut sangat berisiko memicu korban jiwa.</p>
<p>“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan aliran listrik sebagai jebakan hama tikus karena hal tersebut sangat berbahaya dan berisiko menimbulkan korban jiwa, baik bagi pemilik maupun orang lain,” tegas IPTU Andry Fajar.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/07/petani-grobogan-tewas-tersengat-jebakan-listrik-buatan-sendiri-di-sawah-begini-kronologinya">Petani Grobogan Tewas Tersengat Jebakan Listrik Buatan Sendiri di Sawah, Begini Kronologinya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenalkan Wisata Lokal, Pesta Siaga Kwarran Ngaringan Sukses Digelar di Taman Balesari</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/19/kenalkan-wisata-lokal-pesta-siaga-kwarran-ngaringan-sukses-digelar-di-taman-balesari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 13:27:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sarirejo]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[ngaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Siaga]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Balesari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=554813</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Pesta Siaga yang digelar Kwarran Ngaringan, Kabupaten Grobogan ini, terlihat penuh kegembiraan dari para pesertanya. Keceriaan para peserta Pesta Siaga tersebut diikuti oleh Pramuka Siaga se Kwarran Ngaringan pada Sabtu (18/4/2026). Taman Balesari yang berada di Desa Sarirejo ini merupakan satu dari dua tempat yang dipergunakan panitia Pesta Siaga untuk menggelar event [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/19/kenalkan-wisata-lokal-pesta-siaga-kwarran-ngaringan-sukses-digelar-di-taman-balesari">Kenalkan Wisata Lokal, Pesta Siaga Kwarran Ngaringan Sukses Digelar di Taman Balesari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Pesta Siaga yang digelar Kwarran Ngaringan, Kabupaten Grobogan ini, terlihat penuh kegembiraan dari para pesertanya.</p>
<p>Keceriaan para peserta Pesta Siaga tersebut diikuti oleh Pramuka Siaga se Kwarran Ngaringan pada Sabtu (18/4/2026).</p>
<p>Taman Balesari yang berada di Desa Sarirejo ini merupakan satu dari dua tempat yang dipergunakan panitia Pesta Siaga untuk menggelar event tersebut di lingkup Kwarran Ngaringan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/19/muscab-pkb-wonosobo-ketua-dpw-jateng-pkb-harus-perkuat-kaderisasi">Muscab PKB Wonosobo, Ketua DPW Jateng : PKB Harus Perkuat Kaderisasi</a></strong></h6>
<p>Kegiatan ini berlangsung meriah dengan melibatkan puluhan barung putra dan putri dari berbagai sekolah dasar di wilayah Ngaringan.</p>
<p>Pesta Siaga ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta.</p>
<p>Suasana alam yang asri di kawasan wisata tersebut menambah semangat anak-anak dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.</p>
<p>Panitia menggelar kegiatan ini di dua lokasi, yakni di SD Negeri 2 Sarirejo serta di kawasan wisata Balesari yang nyaman dan sejuk. Pemilihan lokasi tersebut memberikan nuansa berbeda dibanding pelaksanaan sebelumnya.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/19/sukses-di-semarang-jakarta-lavani-ingin-juara-di-yogyakarta">Sukses di Semarang, Jakarta LavAni Ingin Juara di Yogyakarta</a></strong></h6>
<p>Sebanyak 34 barung putra dan 37 barung putri ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka mengikuti berbagai aktivitas dengan penuh semangat, riang, dan kebersamaan.</p>
<p>Ketua Kwartir Ranting Ngaringan, Kak Andry Wahyulianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dipindah-pindah setiap tahunnya. Hal tersebut bertujuan agar peserta mendapatkan pengalaman baru.</p>
<p>“Pesta siaga yang kami laksanakan rutin setiap tahun ini tempatnya berpindah pindah, sehingga bagi para peserta mempunyai kesan masing-masing yang bisa diceritakan kepada teman-temannya,” tutur Kak Andry.</p>
<p>Ia menegaskan, kegiatan ini juga menjadi sarana mengenalkan potensi wisata lokal kepada generasi muda sejak dini. Dengan begitu, mereka lebih mencintai daerahnya sendiri.</p>
<p>Panitia melibatkan berbagai pihak dalam pelaksanaan kegiatan ini. Dukungan datang dari para kepala sekolah SD dan MI di wilayah Ngaringan.</p>
<p>Selain itu, Kepala Desa Sarirejo, Bunda Ria, turut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara pendidikan dan pemerintah desa.</p>
<p>Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya bermain, tetapi juga belajar. Panitia merancang berbagai pos kegiatan yang mengasah keterampilan dan pengetahuan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/19/dekonstruksi-kartini-menurut-joost-cote-membongkar-mitos-mengungkap-subjek-kolonial-yang-radikal">Dekonstruksi Kartini Menurut Joost Coté: Membongkar Mitos, Mengungkap Subjek Kolonial yang Radikal (Bag – 2)</a></strong></h6>
<p>Peserta mengikuti kegiatan ketangkasan yang melatih fisik dan koordinasi. Mereka juga mengikuti permainan edukatif yang meningkatkan wawasan.</p>
<p>Selain itu, panitia menghadirkan materi pengetahuan umum dalam bentuk yang menyenangkan. Hal ini membuat peserta tetap antusias sepanjang kegiatan.</p>
<p>Seluruh kegiatan dikemas dalam bentuk taman bermain edukatif. Konsep ini membuat anak-anak belajar tanpa merasa terbebani.</p>
<p>Pesta Siaga tahun ini mengusung tema SAHABAT, singkatan dari Santun, Bahagia, dan Hebat. Tema ini menjadi landasan dalam setiap aktivitas yang dilakukan.</p>
<p>Panitia menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter melalui setiap permainan. Peserta diajak untuk bekerja sama dan saling menghargai.</p>
<p>Kegiatan berlangsung selama satu hari penuh. Meski singkat, kegiatan ini memberikan pengalaman yang berkesan bagi peserta.</p>
<h5><strong>Bangga</strong></h5>
<p>Bunda Ria Harmonis bertindak sebagai pembina upacara pembukaan. Ia memberikan motivasi kepada seluruh peserta yang hadir.</p>
<p>Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangga atas antusiasme para peserta. Ia menilai kegiatan ini sangat positif bagi perkembangan anak.</p>
<p>“Bunda Ria sangat bangga dengan antusiasme anak-anak semua. Ini adalah kegiatan positif. Dari kegiatan ini mampu membentuk karakter kalian, tentang nilai kedisiplinan dan tanggung jawab,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, ia menekankan pentingnya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut sejalan dengan nilai-nilai kepramukaan.</p>
<p>Acara pembukaan juga dihadiri oleh Sekretaris Kwartir Cabang Grobogan, Kak Suyitno. Kehadiran tersebut menambah semangat para peserta.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/19/rakyat-tidak-memilih-pandai-bicara-tapi-yang-terasa-manfaatnya">Rakyat Tidak Memilih Pandai Bicara, Tapi yang Terasa Manfaatnya</a></strong></h6>
<p>Jajaran Majelis Pembimbing Ranting juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka memberikan dukungan moral kepada panitia dan peserta.</p>
<p>Kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib.</p>
<p>Keceriaan terlihat dari wajah para peserta sepanjang kegiatan. Mereka menikmati setiap momen bersama teman-temannya.</p>
<p>Pelaksaaan Pesta Siaga Kwarran Ngaringan ini menjadi bukti bahwa kegiatan kepramukaan mampu menghadirkan pendidikan yang menyenangkan sekaligus bermakna.</p>
<p>Harapan yang tidak pernah lepas untuk pelaksanaan di tahun mendatang bisa lebih baik dan mencetak generasi muda yang santun, bahagia, dan hebat.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/19/kenalkan-wisata-lokal-pesta-siaga-kwarran-ngaringan-sukses-digelar-di-taman-balesari">Kenalkan Wisata Lokal, Pesta Siaga Kwarran Ngaringan Sukses Digelar di Taman Balesari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musibah di Tengah Hujan: Petani Ngaringan Grobogan Tersambar Petir Saat Bekerja di Sawah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/03/musibah-di-tengah-hujan-petani-ngaringan-grobogan-tersambar-petir-saat-bekerja-di-sawah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 05:18:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kaladongsari]]></category>
		<category><![CDATA[ngaringan]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<category><![CDATA[Tersambar petir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=505147</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang petani di Desa Kalangdosari, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tersambar petir. Peristiwa tersebut terjadi di area persawahan di Desa Kaladongsari, Kecamatan Ngaringan, pada Minggu (2/11/2025) siang. Korban diketahui bernama Jiman (47), warga Dusun Payasan, Desa Kalangdosari. Saat peristiwa terjadi, korban sedang berada di sawahnya ketika hujan deras [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/03/musibah-di-tengah-hujan-petani-ngaringan-grobogan-tersambar-petir-saat-bekerja-di-sawah">Musibah di Tengah Hujan: Petani Ngaringan Grobogan Tersambar Petir Saat Bekerja di Sawah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Seorang petani di Desa Kalangdosari, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tersambar petir.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi di area persawahan di Desa Kaladongsari, Kecamatan Ngaringan, pada Minggu (2/11/2025) siang.</p>
<p>Korban diketahui bernama Jiman (47), warga Dusun Payasan, Desa Kalangdosari. Saat peristiwa terjadi, korban sedang berada di sawahnya ketika hujan deras disertai petir melanda wilayah tersebut.</p>
<h5>BACA JUGA ; <a href="https://suarabaru.id/2025/11/03/di-depan-wapres-prof-imam-terangkan-sumbangsih-unissula-dan-ybwsa-tangani-banjir-semarang">Di Depan Wapres Prof Imam Terangkan Sumbangsih Unissula dan YBWSA Tangani Banjir Semarang</a></h5>
<p>Dalam keterangannya, Kapolsek Ngaringan, AKP Mujiyadari menjelaskan, korban sempat berniat pulang setelah hujan semakin deras, namun nahas, sesaat sebelum mencapai jalan desa, petir menyambar dan korban langsung terjatuh.</p>
<p>Sukardi (53), orang pertama yang melihat langsung kejadian itu, yakni ketika petir menyambar korban. Ia segera berteriak meminta pertolongan.</p>
<p>Usai petir menyambar tubuh korban, dua warga lainnya, Dasmo (44) dan Ahmad Saifudin (29), yang kebetulan melintas di jalan desa, segera mendekati lokasi kejadian.</p>
<p>“Saat didekati, korban sudah tergeletak dengan kondisi wajah gosong dan tidak bergerak,” jelas Kapolsek Ngaringan, AKP Mujiyadari.</p>
<p>Warga yang panik segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat, Ahmad Saepul Hadi (28).</p>
<p>Tak lama kemudian, pihak desa menghubungi mobil jenazah untuk mengevakuasi korban ke rumah duka di Dusun Payasan.</p>
<p>Anggota Polsek Ngaringan bersama Tim Inafis Polres Grobogan serta petugas medis dari Puskesmas Ngaringan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP serta pemeriksaan awal terhadap jenazah.</p>
<p>Kapolsek menjelaskan, hasil visum luar yang dilakukan tim medis, terdapat sejumlah luka bakar pada tubuh korban.</p>
<p>Luka terlihat pada bagian kepala, leher, dada, ketiak, serta betis kanan. Selain itu, terdapat rambut terbakar dan keluarnya cairan darah dari telinga kanan korban.</p>
<p>&#8220;Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik atau penganiayaan. Korban meninggal dunia karena tersambar petir,&#8221; ungkap AKP Mujiyadari.</p>
<p>Barang-barang milik korban yang diamankan di lokasi antara lain topi hitam, kaos lengan panjang warna hitam, dan celana training hitam, yang sebagian tampak terbakar akibat sambaran petir.</p>
<p>Selain itu juga ditemukan caping hangus dan selang sedot air, yang digunakan korban untuk pekerjaannya sebagai penyedia jasa sedot air sawah.</p>
<p>Pihak keluarga yang diwakili istri korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/11/03/ahmad-luthfi-lakukan-peletakan-batu-pertama-rumah-sakit-moewardi-wujudkan-masjid-ramah-musafir">Ahmad Luthfi Lakukan Peletakan Batu Pertama, Rumah Sakit Moewardi Wujudkan Masjid Ramah Musafir</a></strong></h5>
<p>“Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan di pemakaman desa setempat,” ungkap Kapolsek Ngaringan, AKP Mujiyadari.</p>
<p>Adanya kejadian ini, Kapolsek Ngaringan mengimbau masyarakat agar lebih waspada beraktivitas di luar ruangan, terutama di area terbuka seperti sawah saat hujan disertai petir.</p>
<p>&#8220;Sambaran petir memiliki risiko fatal, terutama bagi warga yang membawa peralatan logam atau berada di tanah terbuka tanpa perlindungan,&#8221; imbau AKP Mujiyadari.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/03/musibah-di-tengah-hujan-petani-ngaringan-grobogan-tersambar-petir-saat-bekerja-di-sawah">Musibah di Tengah Hujan: Petani Ngaringan Grobogan Tersambar Petir Saat Bekerja di Sawah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seorang Suami di Ngaringan Grobogan Melapor ke Polisi, Istrinya Hilang Sejak Rabu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/28/seorang-suami-di-ngaringan-grobogan-melapor-ke-polisi-istrinya-hilang-sejak-rabu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Dec 2023 12:41:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[istri hilang]]></category>
		<category><![CDATA[ngaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Ngaringan]]></category>
		<category><![CDATA[rang hilang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=390775</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID)  &#8211; Warga Sendangrejo, Ngaringan, Grobogan bernama Priyanto melapor ke Polsek Ngaringan, karena kehilangan istrinya bernama Lim Nanat Koliah (31) yang pergi tanpa pamit. Priyanti melaporkan hilangnya istri atas nama Lim Nanat Koliah, setelah istrinya tersebut pergi tanpa pamit pergi dari rumah mereka di Dusun Medang, Desa Sendangrejo, sejak Rabu 18 Desember 2023. &#8220;Sesuai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/28/seorang-suami-di-ngaringan-grobogan-melapor-ke-polisi-istrinya-hilang-sejak-rabu">Seorang Suami di Ngaringan Grobogan Melapor ke Polisi, Istrinya Hilang Sejak Rabu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) </strong> &#8211; Warga Sendangrejo, Ngaringan, Grobogan bernama Priyanto melapor ke Polsek Ngaringan, karena kehilangan istrinya bernama Lim Nanat Koliah (31) yang pergi tanpa pamit.</p>
<p>Priyanti melaporkan hilangnya istri atas nama Lim Nanat Koliah, setelah istrinya tersebut pergi tanpa pamit pergi dari rumah mereka di Dusun Medang, Desa Sendangrejo, sejak Rabu 18 Desember 2023.</p>
<p>&#8220;Sesuai keterangan pelapor Priyanto, istrinya pergi sejak Rabu 18 Desember sekira pukul 04.30 WIB,&#8221; kata Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan melalui Kapolsek Ngaringan AKP Mujiyadari, Kamis 28 Desember 2023.</p>
<p>Kapolsek mengarakan, Lim Nanat Koliah, menurut keterangan suaminya, pergi dari rumah dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi K 5979 AQF.</p>
<p>“Saat pergi yang bersangkutan hanya membawa KTP dan sejumlah pakaian. Pergi dari rumah mengendarai sepeda motor pagi hari,” jelas AKP Mujiyadari.</p>
<p>Pihak keluarga dan suami sudah berusahamencari, namun belum menemukan. “Hingga akhirnya Priyanto melaporke Polsek Ngaringan pada Kamis 28 Desember 2028,” ujar AKP Mujiyadari.</p>
<p><strong>Ciri-Cirinya<br />
</strong>Kapolsek Ngaringan menambahkan, ciri-ciri Lim Nanat Koliah yang dilaporkan hilang oleh suaminya, memiliki tinggi badang sekitar 153 zentimeter, rambut disemir sebagian warna pirang. Tidak ada tanda khusus.</p>
<p>“Jika ada masyarakat yang melihat keberadaan Lim Nanat Koliah, tambah AKP Mujiyadari, bisa menghubungi pihak keluarga atau suaminya yakni Priyanto (08219376950) atau (082326503476). Atau dapat juga menghubungi kantor kepolisian terdekat,” lanjut Kapolsek Ngaringan.</p>
<p><strong>Tya Wiedya</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/28/seorang-suami-di-ngaringan-grobogan-melapor-ke-polisi-istrinya-hilang-sejak-rabu">Seorang Suami di Ngaringan Grobogan Melapor ke Polisi, Istrinya Hilang Sejak Rabu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kandang Terbakar di Sendangrejo Ngaringan, 7 Kambing dan 2 Sapi Mati Terpanggang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/03/07/kandang-terbakar-di-sendangrejo-ngaringan-7-kambing-dan-2-sapi-mati-terpanggang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Mar 2023 12:46:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[7 ekor kambing 2 ekor sapi terpanggang]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[kandang terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[ngaringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=320600</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Kandang ternak milik Markaban (62) warga Sendangrejo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terbakar ludes, Senin malam 6 Maret 2023. Kebakaran kendang ternak di Sendangrejo, Ngaringan, Grobogan ini mengakibatkan tujuh ekor kambing dan dua ekor sapi mati terpanggang hidup-hidup. Kejadian ini mengakibatkan pemilik menderita kerugian puluhan juta rupiah dalam kejadian tersebut. Informasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/07/kandang-terbakar-di-sendangrejo-ngaringan-7-kambing-dan-2-sapi-mati-terpanggang">Kandang Terbakar di Sendangrejo Ngaringan, 7 Kambing dan 2 Sapi Mati Terpanggang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID)</strong> – Kandang ternak milik Markaban (62) warga Sendangrejo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terbakar ludes, Senin malam 6 Maret 2023.</p>
<p>Kebakaran kendang ternak di Sendangrejo, Ngaringan, Grobogan ini mengakibatkan tujuh ekor kambing dan dua ekor sapi mati terpanggang hidup-hidup. Kejadian ini mengakibatkan pemilik menderita kerugian puluhan juta rupiah dalam kejadian tersebut.</p>
<p>Informasi yang diperoleh, Selasa 7 Maret menyebutkan, kebakaran pertama kali diketahui anak Markaban bernama Mohamad Soleh (39). Antara pukul 21.00 WIB, listrik di rumah korban padam, dan Soleh mencoba mencari tahu penyebabnya.</p>
<p>Mohamad Soleh kaget, ketika keluar rumah, melihat api sudah membakar kandang ternak milik ayahnya yang berada di dekat rumah. Kontan Soleh berteriak kebakaran dan meminta tolong.</p>
<p>Warga sekitar yang belum tidur mendengar teriakan tersebut dan segera berdatangan ke lokasi kejadian. Warga kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan yang ada. Namun api sudah telanjur membesar.</p>
<p>Kebakaran itu kemudian dilaporkan warga ke pemerintah desa, selanjutnya salah satu perangkat Desa Sendangrejo, Arif Rahman segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.</p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2023/03/07/kirab-budaya-hut-ke-297-kabupaten-grobogan-digelar-esok-siang-rabu-7-maret">Kirab Budaya HUT Ke-297 Kabupaten Grobogan Digelar Esok Siang Rabu 7 Maret</a></strong></span></p>
<p>Tak lama kemudian petugas pemadam kebakaran (damkar) Satpol PP Pos Wirosari mendatangi lokasi kejadian dan segera melakukan pemadaman api. Setelah itu dilakukan pendinginan agar api tak kembali muncul.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/07/kandang-terbakar-di-sendangrejo-ngaringan-7-kambing-dan-2-sapi-mati-terpanggang">Kandang Terbakar di Sendangrejo Ngaringan, 7 Kambing dan 2 Sapi Mati Terpanggang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, Dua Hajatan Pernikahan Dihentikan di Ngaringan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/27/lagi-dua-hajatan-pernikahan-dihentikan-di-ngaringan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hana Eswe]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2021 07:17:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[hajatan dihentikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[ngaringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=142924</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Petugas gabungan dari Satgas Covid-19 melakukan penghentian hajatan di dua lokasi, tepatnya di Desa Sendangrejo dan Desa Ngaringan, Kecamatan Ngaringan, Rabu (27/1/2021). Kegiatan penghentian ini dipimpin langsung Camat Ngaringan, Widodo Joko Nugroho didampingi Kapolsek Ngaringan Iptu Siswanto dan petugas trantib Kecamatan Ngaringan. Penghentian hajatan di kedua desa ini berdasarkan informasi dari masyarakat. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/27/lagi-dua-hajatan-pernikahan-dihentikan-di-ngaringan">Lagi, Dua Hajatan Pernikahan Dihentikan di Ngaringan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Petugas gabungan dari Satgas Covid-19 melakukan penghentian hajatan di dua lokasi, tepatnya di Desa Sendangrejo dan Desa Ngaringan, Kecamatan Ngaringan, Rabu (27/1/2021). Kegiatan penghentian ini dipimpin langsung Camat Ngaringan, Widodo Joko Nugroho didampingi Kapolsek Ngaringan Iptu Siswanto dan petugas trantib Kecamatan Ngaringan.</p>
<p>Penghentian hajatan di kedua desa ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Hajatan yang digelar di rumah Ngariyono (55), warga Dusun Klaten, Desa Ngaringan dan rumah Sutrisno (60), warga Dusun Kedung Gentho, Desa Sendangrejo, dihentikan karena dinilai melanggar Perbup Grobogan Nomor 48 dan SE Bupati Nomor 443.1/7677/2020 tentang penghentian sementara kegiatan atau event hajatan, pentas seni dan pengajian.</p>
<p>“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada hajatan di dua lokasi yang berbeda. Pertama di Desa Ngaringan dan yang kedua di Desa Sendangrejo. Hajatan pernikahan ini mengundang warga sekitar dan rencananya akan digelar pentas seni di lokasi tersebut,” jelas Widodo Joko.</p>
<p>Bersama dengan Kapolsek Ngaringan Iptu Siswanto, Widodo Joko memberikan imbauan kepada dua penyelenggara hajatan terkait Perbup dan SE Bupati tersebut. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada warga agar menerapkan protokol kesehatan, dimulai dari menghindari kerumunan dan menggunakan masker.</p>
<p>Pemberian imbauan dan penghentian kegiatan syukuran tersebut berjalan aman dan kondusif. Warga yang tengah berada di lokasi tersebut langsung diminta pulang ke rumah masing-masing. Sementara penyelenggara acara dengan kesadaran diri bersedia menghentikan kegiatan hajatan tersebut dengan penandatanganan surat pernyataan bermeterai.</p>
<p>“Selama penghentian berlangsung berjalan aman, lancar, dan kondusif,” jelas Kapolsek Ngaringan, Iptu Siswanto.</p>
<p><strong>HE</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/27/lagi-dua-hajatan-pernikahan-dihentikan-di-ngaringan">Lagi, Dua Hajatan Pernikahan Dihentikan di Ngaringan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>