<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>musik keroncong Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/musik-keroncong/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Oct 2025 14:59:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>musik keroncong Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Festival Keroncong Internasional Akan Digelar di Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/19/festival-keroncong-internasional-akan-digelar-di-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 14:59:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Adaptasi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Akulturasi Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Tugu]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Barat]]></category>
		<category><![CDATA[musik keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=502377</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Musik keroncong merupakan akulturasi budaya, karena merupakan perpaduan antara musik barat, khususnya Portugis, dengan musik dan tradisi lokal Indonesia. Proses akulturasi ini terjadi, saat musik Portugis seperti Fado dibawa masuk ke Indonesia, dan kemudian berkembang dengan adaptasi lokal, menghasilkan bentuk musik yang unik khas Indonesia. Musik keroncong berawal dari musik Portugis, yang dibawa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/19/festival-keroncong-internasional-akan-digelar-di-semarang">Festival Keroncong Internasional Akan Digelar di Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Musik keroncong merupakan akulturasi budaya, karena merupakan perpaduan antara musik barat, khususnya Portugis, dengan musik dan tradisi lokal Indonesia.</p>
<p>Proses akulturasi ini terjadi, saat musik Portugis seperti Fado dibawa masuk ke Indonesia, dan kemudian berkembang dengan adaptasi lokal, menghasilkan bentuk musik yang unik khas Indonesia.</p>
<p>Musik keroncong berawal dari musik Portugis, yang dibawa para pedagang dan pelaut sekitar abad ke-16. Musik ini kemudian berkembang di sejumlah lingkungan, seperti Kampung Tugu di Jakarta.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/19/ketika-jepara-menjadi-pusat-warisan-budaya-dan-kreativitas-nusantara">Ketika Jepara Menjadi Pusat Warisan Budaya dan Kreativitas Nusantara</a></strong></p>
<p>Seiring waktu, musik Portugis ini mengalami penyesuaian dan dipadukan dengan alat musik, serta melodi tradisional Indonesia, seperti cuk, biola, dan suling. Hasil dari perpaduan ini, musik keroncong yang memiliki identitasnya sendiri, membedakannya dari musik aslinya di Portugis, dan menjadikannya bagian dari khazanah budaya Indonesia.</p>
<p>Jika di Surakarta ada Solo Keroncong Festival (SKF), yang merupakan festival keroncong tahunan berskala internasional, yang diikuti grup dan seniman keroncong lokal, Nasional dan mancanegara, sehingga menjadi daya tarik wisata budaya unggulan Surakarta.</p>
<p>Di Malaysia, ternyata perkembangan musik keroncong juga cukup marak. Selain yayasan warisan Johor yang peduli terhadap kesenian musik ini, Persatuan Kesenian Malaysia, yang berpusat di Kuala Lumpur, juga sangat intens menguri-uri kesenian Malaysia, termasuk seni keroncong peninggalan nenek moyang dari Indonesia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/19/karimunjawa-ubah-sampah-plastik-jadi-bahan-bakar">Karimunjawa Ubah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar</a></strong></p>
<p>Salah satu upaya PKM menyebarkan virus keroncong yakni, selalu rutin menggelar festival keroncong internastional. Seperti even &#8216;Malaysia International Keroncong Competition (MIKC) 2025&#8217;, yang digelar di pelataran Mall KSL Esplanade, Selangor pada Sabtu-Minggu (18-19/10/2025).</p>
<p>Seperti dijelaskan Arief Soon, pimpinan PKM, kegiatan ini merupakan inisiatif persatuan kesenian Malaysia, untuk memupuk warisan budaya, bakat seni, dan menggalakkan pertukaran budaya, juga menampilkan bakat-bakat keroncong.</p>
<p>&#8221;Kompetisi keroncong ini tidak saja melibatkan peserta setempat, tapi juga kumpulan grup Nusantara. Selain itu, kami juga mengundang juri musisi keroncong dari Semarang, untuk menambah ilmu yang kebih detail, tentang bermusik keroncong dengan baik dan benar,&#8221; kata Arif, dalam keterangannya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/19/sebanyak-605-pramuka-ikuti-jota-joti-tingkatkan-kemampuan-literasi-digital">Sebanyak 605 Pramuka Ikuti  Jota – Joti, Tingkatkan Kemampuan Literasi Digital</a></strong></p>
<p>Pada kesempatan itu, jurnalis dan pemerhati musik keroncong dari Indonesia, Budi SP, yang diundang khusus di event ini menyatakan, festival keroncong internasional ini, rencananya juga akan digelar di Semarang.</p>
<p>&#8221;Kita patut bangga, Pak Cik Arif sangat peduli dengan keroncong, hingga ingin menggelar event internasional keroncong di Semarang. Hadiahnya puluhan juta rupiah telah disediakan persatuan kesenian Malaysia. Dia akan berkunjung ke Semarang, untuk bertemu Wali Kota Semarang,&#8221; tutur Budi, Ketua KPID Jateng Periode 2014-2021 itu.</p>
<p>Festival musik keroncong internasional itu, digelar untuk yang kedua kalinya. Setelah melalui persaingan yang ketat, akhirnya ketiga dewan juri memutuskan Orkes Keroncong Gemerisik Bayu yang membawakan lagu Keroncong Moritko, tampil sebagai Juara I. Disusul OK Arjuna Ratna dan OK Klasik. Tampil sebagai vocalis terbaik, diraih Fadia Hana (OK Arjuna).</p>
<p>Adapun dewan juri yang didatangkan dari Jawa Tengah, terdiri dari Kuntoro Edi (praktisi musik dari Sukoharjo, yang selama 17 tahun singgah di Malaysia, dan membentuk kelompok musik keroncong). Lalu ada pula Abdul Rahman (dosen musik Unnes) dan Jamilah (Dosen UPSI/University Pendidikan Sultan Idris, Perak, Malaysia).</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/19/festival-keroncong-internasional-akan-digelar-di-semarang">Festival Keroncong Internasional Akan Digelar di Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semarang Rabu Keroncong Menjadi Ajang Silaturahmi Lintas Komunitas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/24/semarang-rabu-keroncong-menjadi-ajang-silaturahmi-lintas-komunitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 15:26:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hobiku]]></category>
		<category><![CDATA[musik keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[Rabu Keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[Waroeng Keroncong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=457901</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semarang Rabu Keroncong di food court taman Kedondong Menjadi Ajang Silaturahmi Lintas Komunitas tidak hanya pecinta keroncong</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/24/semarang-rabu-keroncong-menjadi-ajang-silaturahmi-lintas-komunitas">Semarang Rabu Keroncong Menjadi Ajang Silaturahmi Lintas Komunitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang (SUARABARU)</strong> &#8211; Rabu, 22 Januari 2025, menjadi momen istimewa bagi pecinta musik keroncong di Kota Semarang. Food Court Taman Kedondong, Lamper Tengah, dipadati oleh para penggemar musik keroncong, sekaligus menjadi ajang silaturahmi lintas komunitas. Tidak hanya para pecinta keroncong, acara ini juga dihadiri oleh anggota Komunitas Tembang Kenangan, Pecinta Koes Plus Semarang, pengurus PAPPRI Kota Semarang (Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia), serta perwakilan dari 16 kecamatan di Semarang. Bahkan, sejumlah pengunjung datang dari luar kota, seperti dari Temanggung.</p>
<p>Ketua Komunitas Waroeng Keroncong Semarang, Setyanto, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan langkah awal setelah vakum beberapa waktu. &#8220;Di tahun 2025, Rabu Keroncong akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan, dengan lokasi secara bergiliran di taman-taman Kota Semarang. Sedangkan pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi, waktu, dan tempat yang memungkinkan,&#8221; ujarnya. Selain itu, Setyanto juga mengumumkan rencana besar komunitas untuk merayakan ulang tahun ke-17 Waroeng Keroncong pada Jumat, 15 Mei 2025.</p>
<p>Meskipun sempat diguyur hujan di tengah acara, antusiasme para pengunjung tidak surut. Mereka tetap setia menikmati alunan musik keroncong yang dipersembahkan oleh grup musik OK. D&#8217;BOEGATOE di bawah pimpinan Edi Sugiharto. Penampilan mereka begitu memukau, memadukan nuansa keroncong klasik dengan sentuhan dangdut keroncong yang mengundang para penonton untuk ikut bergoyang. Suasana pun semakin hangat dan meriah.</p>
<figure id="attachment_457902" aria-describedby="caption-attachment-457902" style="width: 786px" class="wp-caption alignnone"><img class=" wp-image-457902" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-24-at-21.54.43-1-400x225.jpeg" alt="" width="786" height="442" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-24-at-21.54.43-1-400x225.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-24-at-21.54.43-1-150x84.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/WhatsApp-Image-2025-01-24-at-21.54.43-1.jpeg 681w" sizes="(max-width: 786px) 100vw, 786px" /><figcaption id="caption-attachment-457902" class="wp-caption-text">Penonton untuk ikut bergoyang menikmati musik dari OK D&#8217; BOEGATOE</figcaption></figure>
<p>Acara ini tidak hanya menjadi panggung untuk melestarikan musik keroncong, tetapi juga wadah untuk menjalin silaturahmi antar komunitas musik di Semarang. Setyanto berharap, melalui kegiatan seperti Rabu Keroncong, musik keroncong dapat terus diminati tidak hanya oleh generasi tua, tetapi juga oleh kalangan anak muda. Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Rabu Keroncong diharapkan menjadi salah satu ikon musik khas Kota Semarang.ungkapnya.<br />
Lebih jauh, Setyanto mengatakan, kembalinya tradisi Rabu Keroncong menjadi angin segar bagi perkembangan musik Keroncong ini. Semangat yang ditunjukkan oleh komunitas dan dukungan berbagai pihak menunjukkan bahwa musik keroncong masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Semoga acara serupa dapat terus digelar dan menjadi inspirasi bagi kota-kota lain untuk melestarikan seni musik keroncong.tukasnya.</p>
<p>Dwi_Prie</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/24/semarang-rabu-keroncong-menjadi-ajang-silaturahmi-lintas-komunitas">Semarang Rabu Keroncong Menjadi Ajang Silaturahmi Lintas Komunitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semarang Keroncong Festival Persembahan Magis dari Waroeng Keroncong&#8221;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/31/semarang-keroncong-festival-persembahan-magis-dari-waroeng-keroncong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Oct 2023 15:53:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hobiku]]></category>
		<category><![CDATA[musik keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[Rabu Keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang Festival Keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[Waroeng Keroncong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=378977</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semarang Festival Keroncong</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/31/semarang-keroncong-festival-persembahan-magis-dari-waroeng-keroncong">Semarang Keroncong Festival Persembahan Magis dari Waroeng Keroncong&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang (SUARA BARU.ID)</strong>&#8211; Sarasehan keroncong di Balai Kota Semarang pada Sabtu (21/10/2023) telah mendorong kelanjutan perayaan seni dengan Semarang Keroncong Festival yang diadakan setiap Rabu malam dengan tempat bergiliran seperti di Taman Kedondong, Lapangan Merbabu dan Taman Indonesia Kaya. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Komunitas Artis Musisi Keroncong Indonesia (KAMKI) dan Waroeng Keroncong, yang berkomitmen untuk memajukan dan melestarikan seni keroncong khususnya di kota Semarang.</p>
<p>Rabu pertama, 25 Oktober 2023, menjadi awal dari rangkaian Semarang Keroncong Festival yang penuh kejutan. &#8220;Semarang Festival Keroncong&#8221; yang jatuh di Taman Kedondong menghadirkan nuansa yang tak terlupakan dengan dua grup musik berbakat Lookman Jawaica dan Disket band.</p>
<p>Lookman Jawaica, sebuah kelompok reggae yang menggabungkan inovasi musik dan lirik Jawa seperti kidung. Penampilan mereka membawa suasana yang unik, mengajak penonton untuk merasakan perpaduan antara budaya Jawa dan irama reggae yang khas.</p>
<figure id="attachment_378978" aria-describedby="caption-attachment-378978" style="width: 782px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class=" wp-image-378978" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-31-at-22.12.04-400x267.jpeg" alt="" width="782" height="522" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-31-at-22.12.04-400x267.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-31-at-22.12.04-150x100.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-31-at-22.12.04.jpeg 681w" sizes="(max-width: 782px) 100vw, 782px" /><figcaption id="caption-attachment-378978" class="wp-caption-text">Lookman Jawaica tampil mengajak penonton untuk merasakan perpaduan antara musik Regggae dan jawa</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selanjutnya, Disket Band menghadirkan sentuhan keroncong modern yang memukau. Mereka memadukan elemen keroncong tradisional dengan aransemen yang segar, menciptakan pengalaman mendalam bagi para penikmat musik.</p>
<p>Semarang Keroncong Festival akan melanjutkan keberlanjutan magisnya pada Rabu (01/11/2023) di Taman Kedondong. Grup musik pilihan akan mengisi malam tersebut dengan keindahan musik keroncong. Hendra Kumbara, Soleh Akbar, dan Raossesae akan membawa keahlian mereka untuk menghibur dan menginspirasi penonton.</p>
<p>Hendra Kumbara, sebagai salah satu ikon keroncong, akan mempersembahkan kemerduan suara yang tak tertandingi. Soleh Akbar, dengan kepiawaiannya dalam merangkai melodi keroncong, akan menyuguhkan pertunjukan yang memikat hati. Sementara Raossesae, dengan sentuhan modernnya, akan memberikan nuansa berbeda yang menyegarkan.</p>
<p><strong>Ajakan untuk Bergabung</strong></p>
<p>Semua pencinta musik dan seni budaya diundang untuk hadir dan menyaksikan Semarang Keroncong Festival. Dengan lima agenda setiap Rabu malam, festival ini memberikan kesempatan bagi semua kalangan untuk menikmati keindahan dan keberagaman seni keroncong.</p>
<figure id="attachment_378979" aria-describedby="caption-attachment-378979" style="width: 910px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class=" wp-image-378979" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-26-at-22.10.05-1-400x254.jpeg" alt="" width="910" height="578" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-26-at-22.10.05-1-400x254.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-26-at-22.10.05-1-150x95.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-26-at-22.10.05-1.jpeg 681w" sizes="(max-width: 910px) 100vw, 910px" /><figcaption id="caption-attachment-378979" class="wp-caption-text">Jadwal Semarang Keroncong Festival</figcaption></figure>
<p>Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan keajaiban musik keroncong yang autentik dan memikat di tengah gemerlap malam Semarang. Sampaikan undangan ini kepada teman dan keluarga, dan bersama-sama kita merayakan harmoni budaya melalui Semarang Keroncong Festival yang memukau.</p>
<p>DwI_P</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/31/semarang-keroncong-festival-persembahan-magis-dari-waroeng-keroncong">Semarang Keroncong Festival Persembahan Magis dari Waroeng Keroncong&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nonton Pentas Disket Band, Keroncong Rasa Band di Taman Indonesia Kaya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/08/05/nonton-pentas-disket-band-keroncong-rasa-band-di-taman-indonesia-kaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 03:17:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Disket Band]]></category>
		<category><![CDATA[Disket Band KLudus]]></category>
		<category><![CDATA[keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[musik keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[Ninuk Herdjini]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Indonesia Kaya]]></category>
		<category><![CDATA[Waroeng Keroncong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=357355</guid>

					<description><![CDATA[<p>TIDAK salahlah kiranya bila Semarang disebut Kota Keroncong. Ya, karena selain banyak kelompok orkes keroncong di kota ini, juga ada pentas rutin yang dilaksanakan sebulan empat kali, tiap Rabu malam. Pentas keroncong rutin tiap Rabu malam ini pun sudah berjalan selama 15 tahun, sejak 2008. Boleh dibilang “belum pernah absen”. Hanya saat pandemi covid terjadi, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/05/nonton-pentas-disket-band-keroncong-rasa-band-di-taman-indonesia-kaya">Nonton Pentas Disket Band, Keroncong Rasa Band di Taman Indonesia Kaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>TIDAK</b> salahlah kiranya bila Semarang disebut Kota Keroncong. Ya, karena selain banyak kelompok orkes keroncong di kota ini, juga ada pentas rutin yang dilaksanakan sebulan empat kali, tiap Rabu malam.</p>
<p>Pentas keroncong rutin tiap Rabu malam ini pun sudah berjalan selama 15 tahun, sejak 2008. Boleh dibilang “belum pernah absen”.</p>
<p>Hanya saat pandemi covid terjadi, semua kegiatan juga harus berhenti, pentas yang dimotori komunitas Waroeng Keroncong Semarang ini pun ikut stop.</p>
<p>Tetapi begitu keadaan membaik, kini pentas yang dikenal dengan sebutan Rabu Keroncong ini, terus berlangsung bahkan komunitas ini juga pentas di luar kota seperti Boyolali atau meneyelenggarakan kemah keroncong di lereng Gunung Ungaran.</p>
<figure id="attachment_357360" aria-describedby="caption-attachment-357360" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class="wp-image-357360 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/om-liong.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/om-liong.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/om-liong-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/om-liong-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-357360" class="wp-caption-text">Lagu keroncong juga mengajak bergoyang. Om Liong, &#8220;pandhemen keroncong&#8221; di Semarang berjoget diiringi Disket Band. Foto: Widiyartono R.</figcaption></figure>
<p><strong>Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2023/07/14/bernyanyi-dan-bergoyang-dalam-gelaran-keroncong-di-taman-nada-brumbungan">Bernyanyi dan Bergoyang dalam Gelaran Keroncong di Taman Nada Brumbungan</a></strong></p>
<p>Pada pentas keroncong Rabu, 2 Agustus 2023 kemarin, giliran di Taman Indonesia Kaya. Yang tampil memang bukan kelompok keroncong dari Semarang, tetapi sebuah grup dari Kudus.</p>
<p>Disket Band dengan anggota anak-anak muda dari kota kretek Kudus, pimpinan Ninuk Herdjini, tampil di Taman Indonesia Kaya Semarang. Kenapa Namanya band? Ya, memang ini grup band, tetapi kini banyak tampil dengan nuansa keroncong.</p>
<figure id="attachment_357361" aria-describedby="caption-attachment-357361" style="width: 296px" class="wp-caption alignright"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-357361" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/ninuk-296x400.jpg" alt="" width="296" height="400" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/ninuk-296x400.jpg 296w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/ninuk-111x150.jpg 111w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/ninuk.jpg 332w" sizes="(max-width: 296px) 100vw, 296px" /><figcaption id="caption-attachment-357361" class="wp-caption-text">Ninuk Herdjini, manajer Disket Band yang juga seorang lurah di Kudus. Foto: Widiyartono R.</figcaption></figure>
<p>“Saat tampil di Taman Indonesia Kaya ini oleh Mas Igus Jariyanto ditambah Namanya menjadi Disket Congband. Mungkin biar nyambung karena ini pentas keroncong,” kata Dra Ninuk Herdjini, yang ternyata juga Kepala Kelurahan Wergu Kulon, Kabupaten Kudus.</p>
<p>Di tengah kesibukannya sebagai lurah, Ninuk masih sempat bermusik. Maklum saja, karena Ninuk adalah adik kandung Handono, pentolan band terkenal di Semarang, Nayaka Band.</p>
<p>Disket Band tampil dengan lagu <em>Keroncong Indahnya Negeriku </em>yang dinyanyikan Candra Dahlia. Ternyata lirik lagu keroncong ini ditulis oleh Ninuk sendiri dan aransemennya dibuat oleh sang kakak, Handono Nayaka.</p>
<p>Lagu <em>Keroncong Indahnya Negeriku</em> ini juga masuk dalam nominasi enam besar AMI Awards tahun 2020.</p>
<p>Ini merupakan jejak yang membanggakan bagi Ninuk Herdjini dan Handono tentu saja.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/05/nonton-pentas-disket-band-keroncong-rasa-band-di-taman-indonesia-kaya">Nonton Pentas Disket Band, Keroncong Rasa Band di Taman Indonesia Kaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waroeng Keroncong Kekayaan Wisata Budaya Kota Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/07/06/waroeng-keroncong-kekayaan-wisata-budaya-kota-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jul 2023 16:49:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[musik keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Inbdonesia Kaya]]></category>
		<category><![CDATA[Umbul Sidomukti]]></category>
		<category><![CDATA[Waroeng Keroncong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=350344</guid>

					<description><![CDATA[<p>MUSIK keroncong memang bukan jenis musik popular. Tetapi jenis musik ini punya penggemar yang khas. Dalam citranya, biasanya musik keroncong dihubungkan dengan orang tua bahkan kakek-kakek. Benarkah itu? Bisa dibilang iya, meskipun tidak sepenuhnya benar. Penggemar keroncong di Kota Semarang sangat beragam, ada yang senior usianya sudah di atas 70 tahun, tetapi ada juga yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/06/waroeng-keroncong-kekayaan-wisata-budaya-kota-semarang">Waroeng Keroncong Kekayaan Wisata Budaya Kota Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MUSIK </strong>keroncong memang bukan jenis musik popular. Tetapi jenis musik ini punya penggemar yang khas. Dalam citranya, biasanya musik keroncong dihubungkan dengan orang tua bahkan kakek-kakek. Benarkah itu?</p>
<p>Bisa dibilang iya, meskipun tidak sepenuhnya benar. Penggemar keroncong di Kota Semarang sangat beragam, ada yang senior usianya sudah di atas 70 tahun, tetapi ada juga yang di kisaran 30-40 tahunan. Bahkan kemudian ada juga kelompok keroncong anak-anak.</p>
<p>Inilah bagian dari kekayaan yang dimiliki Kota Semarang. Setiyanto, pemusik yang menggeluti dunia keroncong pun kemudian bersama kawan-kawannya mendirikian komunitas Waroeng Keroncong pada tahun 2008.</p>
<p>Komunitas ini tak hanya sekadar nama, kegiatannya rutin dilakukan sejak 15 tahun yang lalu. Setiap Rabu malam, komunitas ini manggung dengan kelompok yang bergantian. Tempat berpindah-pindah tetapi pasti.</p>
<p>Tempat manggung itu pasti berurutan tiap Rabu malam, di Taman Indonesia Kaya dekat kantor Gubernur, Taman Kedondong Lamper Tengah, Taman Nada Brumbungan, kemudian Taman Srigunting di Kawasan Kota Lama.</p>
<p>Pergelaran rutin Rabu malam yang digelar Waroeng Keroncong ini bukan sekadar pentas klangenan. Tetapi ini merupakan sebuah Upaya pelestarian, pengembangan, sekaligus sosialisasi musik keroncong.</p>
<p>Pergelaran ini juga menjadi atraksi wisata yang menarik. Para wisatawan yang sedang berkunjung di Kota Lama, bisa menikmati suguhan music asli Indonesia ini. “Bahkan siapa pun bpleh ikut bernyanyi. Lagunya juga tidak harus keroncong. Bisa lagu pop, campur sari, lagu-lagu ambyar, bahkan lagu Barat diiringi music keroncong,” kata Setiyanto.</p>
<p>Maka, meskipun pentas music kerooncong, pengunjung dan penyanyi bisa bergoyang bersama. Apalagi ketika lagu-lagu Didi Kempot ditampilkan. Sesedih apa pun lagu Didi Kempot, bisa buat bergoyang. Apalagi lagu-lagu dangdut.</p>
<p>“Komunitas kami siap mengiringi lagu apa saja, tergantung permintaan penyanyi,” ujar Setiyanto.</p>
<p><strong>Kemah Keroncong</strong></p>
<p>Pentas komunitas Waroeng Keroncong ini yang rutin setiap Rabu malam di Semarang bisa menjadi atraksi wisata. Dan, atraksi ini juga sekaligus untuk berwisata dan mengisi acara di destinasi wisata.</p>
<p>Seperti yang berlangsung tanggal 23-24 Juni 2023 lalu. Komunitas keroncong melakukan kunjungan wisata ke Umbul Sido Mukti, Bandungan, Kabupaten Semarang.</p>
<p>Rombongan yang berjumlah sekitar 50 orang itu berkemah di Kawasan Umbul Sido Mukti, di lereng Gunung Ungaran. Ya, Namanya saja pemusik keroncong. Mereka tak sekadar piknik. Konser pun digelar di depan tenda-tenda.</p>
<p>“Ini merupakan <em>refreshing </em>anggota, sambil berwisata, kami juga tampil. Karena juga banyak yang berkemah di sini, dan anak-anak muda, maka sekaligus kemah wisata keroncong ini jadi sarana sosialisasi keroncong pada anak-anak muda,” ujar Setiyanto.</p>
<p>Para penyanyi pun tampil seperti tokoh keroncong senior Kartiman Londo, Atun Tyas yang usianya sudah 70 tahun lebih. Kemudian vokalis keroncong Doso, pensiunan BRI yang aktif dalam komunitas ini.</p>
<p>Bahkan, seorang penyanyi keroncong dari Temanggung, Yuyun datang dan mendendangkan lagu-lagunya dari sore, malam hingga pagi. Kemudian dari komunitas Waroeng Keroncong sendiri tak kurang-kurang penyanyi maupun pemain musiknya.</p>
<p>Selain sebagai vokalis, mereka juga capak memainkan instrumen, seperti misalnya Igus Jariyanto yang bvelum lama pension dari Dinas Pendidikan Kota Semarang. Dia cakap bermain cuk, cak, cello, dan instrument lainnya.</p>
<figure id="attachment_350345" aria-describedby="caption-attachment-350345" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-350345 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/TIK.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/TIK.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/TIK-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/TIK-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-350345" class="wp-caption-text">Kmunitas Waroeng Keroncong sedang tanmpil di Taman Indonesia Kaya Semarang. Foto: Dok Igus Jariyanto</figcaption></figure>
<p>Juga tampak dalam kemah wisata keroncong itu, Handono, dedengkot band kondang Semarang, Nayaka. Permainan basnya menggetarkan jiwa. Bahkan, meskipun mereka bukan satu grup, tetapi bisa langsung main dan kompak.</p>
<p>Pemusik dan penyanyi muda pun tampil. Maka, benarlah, keroncong bukan cuma milik orang tua. Terlebih lagi ketika para mahasiswa yang sedang berkemah pun kemudian ikut bergabung dan bernyanyi.</p>
<p>Dan, hari Jumat 7 Juli 2023 malam, Waroeng Keroncong kembali melakukan muhibah, perjalanan wisata keroncong ke Logereng, Cepokosawit, Sawit, Boyolali. Kanjeng Doso, pemilik resto Niti Rasa menjadi tuan rumah muhibah Waroeng Keroncong ini.</p>
<p>Waroeng Keroncong benar-benar komunitas dengan militansi luar biasa. Waroeng Keroncong benar-benar kekayaan wisata budaya Kota Semarang. Tak hanya bermain di kendang sendiri, Waroeng Keroncong juga pentas ke mana-mana. Selain untuki melestarikan, mengembangkan, dan menyosialisasikan music keroncong, sekaligus menjadi sarana promosi pariwisata Kota Semarang.</p>
<p><strong>Widiyartono R</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/06/waroeng-keroncong-kekayaan-wisata-budaya-kota-semarang">Waroeng Keroncong Kekayaan Wisata Budaya Kota Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Malam Kian Larut Alunan Keroncong di Gunung Ungaran Terus Berlanjut</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/26/malam-kian-larut-alunan-keroncong-di-gunung-ungaran-terus-berlanjut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 02:27:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bandungan]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Ungaran]]></category>
		<category><![CDATA[HAMKRI]]></category>
		<category><![CDATA[Kemah Waroeng Kerncong]]></category>
		<category><![CDATA[keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[musik keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[Setiyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Umbul Sidomukti]]></category>
		<category><![CDATA[Waroeng Keroncong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=347598</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meratap hati aku menangis ditinggal pergi Kekasihku selalu menggoda Oh…….sengsara rasa hati tersiksa Bagaimana nasibku kini yang menanggung hati rindu&#8230; Oh……dengar kasih aku sedang menangis Air mataku bercucuran seperti hujan gerimis (Kr. Meratap Hati ciptaan Mardjo Kahar) &#160; SENJA temaram sudah berubah menjadi gelap malam. Seorang nenek berusia lewat 70 tahun mendendangkan Keroncong Meratap Hati [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/26/malam-kian-larut-alunan-keroncong-di-gunung-ungaran-terus-berlanjut">Malam Kian Larut Alunan Keroncong di Gunung Ungaran Terus Berlanjut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div><strong><em>Meratap hati aku menangis ditinggal pergi</em></strong></div>
<div><strong><em>Kekasihku selalu menggoda</em></strong></div>
<div></div>
<div><strong><em>Oh…….sengsara rasa hati tersiksa</em></strong></div>
<div><strong><em>Bagaimana nasibku kini yang menanggung hati rindu&#8230;</em></strong></div>
<div></div>
<div><strong><em>Oh……dengar kasih aku sedang menangis</em></strong></div>
<div><strong><em>Air mataku bercucuran seperti hujan gerimis</em></strong></div>
<div>(Kr. Meratap Hati ciptaan Mardjo Kahar)</div>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SENJA </strong>temaram sudah berubah menjadi gelap malam. Seorang nenek berusia lewat 70 tahun mendendangkan <em>Keroncong Meratap Hati </em>ciptaan Mardjo Kahar. Dialah Atun Tyas, yang biasa dipanggil Bunda Atun.</p>
<p>Itulah bagian dari suasana malam di Kawasan perkemahan Camp Mawar Umbul Sidomukti, Bandungan, Kabupaten Semarang, Meski malam di gunung, tetapi tidak gelap, justru makin terang dan <em>gemebyar. </em></p>
<p>Setelah uji coba atau <em>test mike </em>hingga menjelang magrib tadi, peserta kemah Waroeng Keroncong sejenak beristirahat untuk membersihkan diri dan sembahyang, kemudian dilanjut dengan makan malam.</p>
<p>Di depan deretan tenda yang terpasang, digelar tikar panjang. Peserta kemah Waroeng Keroncong Semarang di lereng Gunung Ungaran itu bersiap menikmati makan malam. Instrumen musik cak, cuk, biola, bas elektrik yang sesore tadi mengantarkan lagu-lagu keroncong, sementara ditaruh dulu.</p>
<p><strong>Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2023/06/25/lagu-keroncong-pun-mengalun-menyelinap-di-antara-hutan-pinus-gunung-ungaran">Lagu Keroncong pun Mengalun Menyelinap di Antara Hutan Pinus Gunung Ungaran</a></strong></p>
<p>Dua lampu sorot yang benderang dipasang, menerangi halaman tenda yang dijadikan panggung pentas musik keroncong.</p>
<p>Setelah menikmati makan malam, para pemain musik pun sudah menyiapkan diri. <em>Cello </em>sudah datang, langsung disesuaikan nadanya. Begitu juga gitar melodi yang datang menyusul, terdengar lengkingannya saat di-<em>stem</em>.</p>
<figure id="attachment_347601" aria-describedby="caption-attachment-347601" style="width: 681px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class="wp-image-347601 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/DSCF7180.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/DSCF7180.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/DSCF7180-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/DSCF7180-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-347601" class="wp-caption-text">Ternyata banyak anggota komunitas Waroeng keroncong yang berulang tahun bulan Juni. Sebelum pentas dimula, mereka pun mendapat ucapan selamat dari peserta kemah. Foto: Widiyartono R.</figcaption></figure>
<p>Di antara para pemain tampak pula musikus senior Semarang, Handono Nayaka, pentolan Nayaka Band. Kini Handono juga aktif di jalur keroncong, dan mendirikan keroncong progresif Jibaku.</p>
<p>Kebetulan hari itu, Jumat 23 Juni 2023, Handono genap berusia 67 tahun. Maka sebelum pentas dimulai ada &#8220;upacara&#8221; ulang tahunan. Ternyata bukan cuma Handono, Setiyanto, Kartiman Londo, Yuni, dan beberapa yang lain lahir pada byulan Juni.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/26/malam-kian-larut-alunan-keroncong-di-gunung-ungaran-terus-berlanjut">Malam Kian Larut Alunan Keroncong di Gunung Ungaran Terus Berlanjut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagu Keroncong pun Mengalun Menyelinap di Antara Hutan Pinus Gunung Ungaran</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/25/lagu-keroncong-pun-mengalun-menyelinap-di-antara-hutan-pinus-gunung-ungaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 05:53:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[HAMKRI]]></category>
		<category><![CDATA[irama keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[musik keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[Wareng Keroncong Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Waroeng Keroncong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=347498</guid>

					<description><![CDATA[<p>hanya padamu kusampaikan segenggam harapanku teguh kukuhkan hatimu junjung tinggi budayamu semoga abadi (Keroncong Segenggam Harapan, Boediman BJ) ALUNAN musik dengan irama yang sangat khas, tiba-tiba mengalun di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di lokasi perkemahan Camp Mawar, Umbul Sidomukti, Jimbaran, Bandungan, Kabupaten Semarang. Sebuah lagu mengalun, dinyanyikan oleh vokalis Doso sembari minum kopi. Ya, Doso [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/25/lagu-keroncong-pun-mengalun-menyelinap-di-antara-hutan-pinus-gunung-ungaran">Lagu Keroncong pun Mengalun Menyelinap di Antara Hutan Pinus Gunung Ungaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>hanya padamu</em><br />
<em>kusampaikan segenggam harapanku</em><br />
<em>teguh kukuhkan hatimu</em><br />
<em>junjung tinggi budayamu semoga abadi</em><br />
<strong><em>(Keroncong Segenggam Harapan, Boediman BJ)</em></strong></p>
<p><strong>ALUNAN </strong>musik dengan irama yang sangat khas, tiba-tiba mengalun di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di lokasi perkemahan Camp Mawar, Umbul Sidomukti, Jimbaran, Bandungan, Kabupaten Semarang.</p>
<p>Sebuah lagu mengalun, dinyanyikan oleh vokalis Doso sembari minum kopi. Ya, Doso menyanyikan lagu<em> Keroncong Segenggam Harapan </em>ciptaan Boediman BJ ini sembali memegang cangkir kopi, karena memang lagi <em>test mike. </em>Tetapi suara pensiunan BRI ini memang tidak kaleng-kaleng. Dia ada lah vokalis keroncong yang selalu tampil dalam gelaran Waroeng Keroncong di Semarang.</p>
<p>Ya, sore itu cuaca agak mendung, meski sudah masuk musim kemarau. Puluhan tenda sudah terpasang, dan sebagian sudah mulai terisi penghuninya.</p>
<p>Lalu satu demi satu orang datang, kemudian dalam jumlah yang lebih besar. Ya, sore itu, Jumat 23 Juni 2023, Komunitas Waroeng Keroncong Semarang mengajak anggotanya untuk berkemah di sini. Kemahnya seniman, apalagi seniman keroncong pastilah berbeda.</p>
<p>Kemah pada umumnya memang ada api unggun, begitu pula dengan kemahnya Komunitas Waroeng Keroncong ini. Tetapi ada yang berbeda, kegiatan yang melibatkan sekitar 50 orang itu, sejak sore, malam, hingga pagi penuh dengan irama keroncong.</p>
<p>Menurut Setiyanto, Ketua Komunitas Waroeng Keroncong, kegiatan kemah ini merupakan variasi kegiatan yang dilaksanakan komunitasnya. Komunitas Warung Keroncong rutin berkegiatan setiap Rabu malam di Semarang, dengan pentas yang tempatnya berganti-ganti.</p>
<p>“Rabu malam minggu pertama kami pentas di Taman Indonesia Kaya, Rabu minggu kedua di Taman Nada Brumbungan, Rabu ketiga di Taman Srigunting Kota Lama, dan rabu keempat di Taman Kedondong Lamper Tengah Semarang,” ujar Setiyanto.</p>
<p><strong>Menata sound system</strong></p>
<p>Sekitar pukul 16.00 rombongan lain kembali berdatangan. Sementara rombongan yang baru datang memasukkan barang-barang ke tenda masing-masing, beberapa orang mulai menata peranti <em>sound system.</em></p>
<figure id="attachment_347504" aria-describedby="caption-attachment-347504" style="width: 681px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class="wp-image-347504 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/setiyanto-keroncong.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/setiyanto-keroncong.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/setiyanto-keroncong-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/06/setiyanto-keroncong-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-347504" class="wp-caption-text">Ketua Komunitas Waroeng Keroncong, Setiyanto, mendendangkan lagu dangdut &#8220;Tidak Semua Laki-laki&#8221; dalam irama keronconmg. Foto: Widiyartono R.</figcaption></figure>
<p>Gun yang dikenal sebagai pemain biola, sigap menata piranti itu. Dua <em>loud speaker </em>aktif terpasang, kabel-kabel disambung. Meski di areal perkemahan di lereng gunung di hutan pinus, tersedia juga aliran listrik. Sehingga semua piranti elektrik pun tetap berfungsi.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/25/lagu-keroncong-pun-mengalun-menyelinap-di-antara-hutan-pinus-gunung-ungaran">Lagu Keroncong pun Mengalun Menyelinap di Antara Hutan Pinus Gunung Ungaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>