<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lamine Yamal Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/lamine-yamal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Jan 2026 00:23:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Lamine Yamal Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Barcelona, Brazil, dan Dunia Punya Raphinha</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/31/barcelona-brazil-dan-dunia-punya-raphinha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 10:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Kecepatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Magnet]]></category>
		<category><![CDATA[panggung]]></category>
		<category><![CDATA[Pedri]]></category>
		<category><![CDATA[Raphinha]]></category>
		<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Teknis Prima]]></category>
		<category><![CDATA[Visi misi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=542254</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // sepenting apakah Raphinha/ bagi Barcelona/ bagi Brazil/ dan bagi dunia sepak bola?/ takkan ada yang meragukan/ menyimak statistik dan permainannya/ semua bakal serta merta mengakui/ : dia memang berbeda&#8230;// (Sajak “Raphinha”, 2026) DUA liga mengetengahkan nyala euforia dan ekspresi yang berbeda, tetapi hakikatnya serupa. Pekan lalu, dua kegembiraan itu membuncah. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/31/barcelona-brazil-dan-dunia-punya-raphinha">Barcelona, Brazil, dan Dunia Punya Raphinha</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-542260 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/BOLA-BOLA-LOGO-3-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/BOLA-BOLA-LOGO-3-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/BOLA-BOLA-LOGO-3-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/BOLA-BOLA-LOGO-3.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></p>
<p><em>// sepenting apakah Raphinha/ bagi Barcelona/ bagi Brazil/ dan bagi dunia sepak bola?/ takkan ada yang meragukan/ menyimak statistik dan permainannya/ semua bakal serta merta mengakui/ : dia memang berbeda&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Raphinha”, 2026)</strong></p>
<p><strong>DUA</strong> liga mengetengahkan nyala euforia dan ekspresi yang berbeda, tetapi hakikatnya serupa.</p>
<p>Pekan lalu, dua kegembiraan itu membuncah. Di Liga Primer, fans Manchester United meluapkan suka cita berkat dua kemenangan penting bersama pelatih sementara Michael Carrick. Sementara di La Liga, gol akrobatik Lamine Yamal ke gawang Real Oviedo dipuji setinggi langit oleh pelatih Guillermo Almada. Kata dia, itu adalah gol anggitan pemain dari galaksi yang lain.</p>
<p>Dan, apakah Anda menyimak gol sebelumnya? Gol kedua yang dicetak oleh Raphinha dalam kemenangan 3-0 Barcelona di Stadion Camp Nou, itu punya bobot dan seni yang tak kalah bernilai.</p>
<p>Bola cungkil atau <em>chip</em> melewati kiper Escandell itu merupakan produk kejeniusan yang menggabungkan kecepatan, ketenangan, <em>timing</em>, dan seni penguasaan bola kelas “dewa”. Kombinasi kemampuan ini menjadi salah satu eksepsionalitas Raphinha yang sudah sering dinikmati oleh Barcelona.</p>
<p>Raphinda adalah salah satu maestro gol Barcelona di samping Lamine Yamal, Robert Lewandowski, Fermin Lopez, dan Dani Olmo.</p>
<p><strong>Salah Satu Maestro</strong><br />
Memosisikan Raphinha sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini, tak bisa ditampik adalah sebuah “keharusan”. Barcelona telah merasakan kontribusinya, Brazil menemukannya sebagai salah satu mutiara paling berharga, dan dunia memiliknya sebagai bakat yang kini berjajar di level elite.</p>
<p>Maka simaklah apa reaksi Hansi Flick, pelatih Barcelona ketika tahun lalu nama Raphinha tidak termasuk dalam jajaran pemain terbaik FIFA 2025. “Ini lelucon. Pengaruh Raphinha luar biasa. Kita melihat gol-golnya, permainannya, <em>assist</em>-nya, dia luar biasa, dan sungguh lelucon bahwa dia tidak masuk dalam sebelas pemain ideal. Ini tidak adil, dan saya harus mengatakannya,” kata pelatih asal Jerman itu dengan emosional.</p>
<p>Tentu Anda menyimak bagaimana penampilan Raphinha di partai puncak Piala Super Spanyol 2026 di Jeddah, beberapa waktu lalu. Barca menang 3-2 atas Real Madrid, dan hasil El Clasico itu ditentukan antara lain oleh dua eksekusi luar biasa Raphinha, dengan seni mencetak gol yang langka.</p>
<p>Mudah untuk menyimpulkan, betapa vital peran pemain ini dengan kemampuan gol-gol yang eksepsional itu. Hansi Flick tak sedikit pun meragukan Raphinha merupakan figur penentu bagi momen-momen penting Barca.</p>
<p><strong>Nominee Ballon d’Or</strong><br />
Raphinha menjadi <em>nominee</em> peraih Ballon d’Or 2025, dan finis di peringkat kelima di bawah Oesman Dembele, Lamine Yamal, Vitinha, dan Mohamed Salah. Fans Barca tidak terima, menganggap peringkat kelima bagi Raphinha adalah sebuah “perampokan”. Sang bintang dinilai punya posisi lebih baik. Sepanjang 2025, dia tampil luar biasa, membantu Barcelona meraih trofi La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Dia membukukan 34 gol dan 25<em> assist</em> di semua ajang.</p>
<p>Pemain kelahiran 14 Desember 1996 di Porto Alegre dengan nama asli Raphael Dias Belloli ini didatangkan Barca dari Leeds United pada 2022. Awalnya dia mengalami kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain di La Liga, namun kemudian berkembang menjadi elemen penting Blaugrana sebagai pencetak gol penting, bahkan dipercaya sebagai kapten tim. Dia menjadi bagian dari tim nasional Brazil di Piala Dunia 2022 dan Copa America 2024.</p>
<p>Dia berteman dekat dengan Bruno Fernandes, kapten Manchester United yang pernah menjadi rekan satu tim di Sporting CP. Fernandes-lah yang pada 2018 meyakinkan Raphinha untuk bergabung dengan Leeds United, dengan mengatakan gaya permainannya bakal cocok dengan Liga Primer. Dan, nyatanya dari Liga Portugal dia bisa cepat beradaptasi dengan karakter sepak bola Inggris.</p>
<p><strong>Berkat Hansi Flick</strong><br />
Bagi Raphinha, sosok terpenting yang memberinya kenyamanan di Barcelona adalah Hansi Flick. Dia mengaku sempat berniat pergi dari Barca, tetapi diurungkan karena kehadiran Flick. Kontribusi gelandang serang itu terus berkembang sejak kedatangan Flick pada 2024 untuk menggantikan Xavi Hernandez.</p>
<p>Awalnya, pengidola Neymar Junior itu diribetkan oleh masalah konsistensi. Ketika tiba dari Leeds United pada Juli 2022, Raphinha menunjukkan beberapa momen berkualitas, tetapi permainannya tidak konsisten. Pada dua musim awal di Barca, dia sering dirotasi dan memulai laga dari bangku cadangan. Dia 11 tampil sebagai pemain pengganti, hanya 42 kali menjadi <em>starter</em> dari 76 laga.</p>
<p>Kontribusinya kini meningkat drastis, dengan peran taktis yang tak lagi diragukan. Pemain 29 tahun ini menjadi salah satu kunci Barcelona dalam laga-laha besar.</p>
<p>“Jika Hansi Flick tidak datang, saya pasti sudah meninggalkan Barca. Dia mengubah segalanya,” katanya, seperti dikutip dari <em>BBC</em> (<em>detik.com</em>, 15 Januari 2026). Menurut Raphinha, Hansi Flick memberi keyakinan bahwa dia akan menjadi pemain penting, dengan advis penting, bahwa yang dibutuhkan seorang pemain adalah kepercayaan diri.</p>
<p>Di bawah Xavi, Raphinha tampil sebanyak 87 kali, mencetak 20 gol dan 23 <em>assist</em>. Sedangkan bersama Flick, dia memainkan 74 laga dengan 45 gol dan 26 <em>assist</em>.</p>
<p>Kerja samanya terutama dengan Lamine Yamal dan Robert Lewandowski membentuk barisan penyerang Barca yang mengerikan bagi lawan. Ketiganya saling menopang dalam memberi umpan dengan hasil akhir gol. Musim ini, perkembangan peningkatan konsistensi ketajaman Fermin Lopez, memperkaya permutasi kerja sama Raphinha dengan para penyerang Barca.</p>
<p>Walaupun menunjukkan kolaborasi kental dengan para penyerang lainnya, Raphinha tak ragu menilai figur kunci bagi permainan Barca adalah Pedri Gonzales, gelandang serang yang dia sebut sebagai “nyawa tim” dan “roh permainan”.</p>
<p>Ya, di samping Lamine Yamal dan Pedri, Raphinha menjadi magnet khusus di panggung Barcelona dengan pertunjukan kecepatan, teknis prima, visi layanan umpan, dan seni mencetak gol.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/31/barcelona-brazil-dan-dunia-punya-raphinha">Barcelona, Brazil, dan Dunia Punya Raphinha</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yamal Vs Doue, Calon Penerus Persaingan Messi Vs Ronaldo?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/14/yamal-vs-doue-calon-penerus-persaingan-messi-vs-ronaldo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2025 10:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Desire Doue]]></category>
		<category><![CDATA[la liga]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Ligue 1]]></category>
		<category><![CDATA[Paris Saint Germain]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Spanyol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478984</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // selalu ada cercah cahaya/ sepak bola tak henti melahirkan talenta/ menciptakan era/ dengan keajaiban-keajaiban/ dan kisah-kisah media// (Sajak “Era Yamal”, 2025) ERA Kylian Mbappe dan Erling Haaland boleh jadi tidak akan memuncak lebih dari level saat ini, tak sampai menandingi era rivalitas sesengit Lionel Messi versus Cristiano Ronaldo. Dalam lebih [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/14/yamal-vs-doue-calon-penerus-persaingan-messi-vs-ronaldo">Yamal Vs Doue, Calon Penerus Persaingan Messi Vs Ronaldo?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-478986 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/logo-bola-bola.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/logo-bola-bola.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/logo-bola-bola-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// selalu ada cercah cahaya/ sepak bola tak henti melahirkan talenta/ menciptakan era/ dengan keajaiban-keajaiban/ dan kisah-kisah media//</em><br />
<strong>(Sajak “Era Yamal”, 2025)</strong></p>
<p><strong>ERA</strong> Kylian Mbappe dan Erling Haaland boleh jadi tidak akan memuncak lebih dari level saat ini, tak sampai menandingi era rivalitas sesengit Lionel Messi versus Cristiano Ronaldo.</p>
<p>Dalam lebih dari satu dekade, Messi dan Ronaldo memusatkan era dalam satu persaingan. Ada nama Neymar Junior, Phil Foden, Robert Lewandowski, Kylian Mbappe, atau Mohamed Salah, namun Messi dan Ronaldo tak tergoyahkan di tingkat “ke-dewa-an” yang tak henti diperbandingkan: siapa yang layak disebut sebagai Greatest of All Times (GOAT), yang terbaik sepanjang masa.</p>
<p>Banyak pula <em>wonderkid</em> yang muncul dan digadang-gadang sebagai The Next Messi atau New Ronaldo, namun tak ada yang konsisten sampai ke level dua pemain itu. Sama, seperti ketika dulu orang menunggu kehadiran Pele baru, Maradona baru, atau Zidane baru, yang akhirnya mewujud dalam performa sehebat Messi dan Ronaldo.</p>
<p>Dalam setahun ini hadir Lamine Yamal Nasraoui Ebana, yang telah menunjukkan peran penting bagi Barcelona dan tim nasional Spanyol. Lalu dari ajang Liga Champions musim ini, hadir “daun muda” lainnya, Desire Doue yang memperlihatkan kontribusi penting bagi permainan sang juara, Paris St Germain.</p>
<p>Keduanya, yang masih 17 dan 19 tahun, dalam gambaran dasawarsa ke depan, terproyeksi sebagai pelanjut persaingan khusus La Pulga vs CR7. Otak-atik media ini mengapung setelah Liga Champions 2025 tuntas dengan jejak penampilan memikat kedua remaja.</p>
<p><strong>Fakta dan Tren Mediatika</strong><br />
Rivalitas untuk membuktikan siapa yang paling layak menyandang predikat GOAT bagai tak pernah berhenti &#8212; terutama dari olahan media &#8211;, walaupun statistik capaian akhirnya menyimpulkan: Messi lebih unggul lewat trofi Piala Dunia 2022, dua kali Copa Amerika 2021 dan 2023, dan penghargaan individual delapan kali Ballon d’Or.</p>
<p>Ronaldo yang meraih Euro 2016 bersama Portugal, lima trofi Ballon d’Or, dan pencetak gol terbanyak dalam sejarah (936 gol untuk tim nasional dan klub), digambarkan sebagai pemain bintang produk kerja keras dan spartanitas disiplin latihan; sedangkan Leo Messi merupakan talenta yang memang dilahirkan untuk menjadi pesepak bola terhebat. Dia memiliki semua aspek teknis yang unggul dibandingkan dengan pesepak bola mana pun.</p>
<p>Dengan segala plus minus, keduanya akan abadi sebagai bagian dari kehebatan para megabintang sepak bola. Mulai dari Garrincha, Jairzinho, Pele, Alberto Di Stefano, Ferenc Puskas, George Best, Franz Beckenbauer, Johan Cruyff, Mario Kempes, Rivelino, Zico, Socrates, Roberto Baggio, Rivaldo, Ronaldo Luiz Nazario, Ruud Gullit, Marco van Basten, Eric Cantona, Zinedine Zidane, Ronaldinho, Diego Maradona, Pablo Aimar, Neymar Junior, dan banyak mutiara lainnya.</p>
<p>Pencapaian kedua “alien“ itu adalah fakta, yang oleh media banyak diolah sebagai tren yang diviralkan menjadi sajian publisitas tak pernah kering. Dari lalu lintas mobilitas klub, aksi-aksi teknis dalam pertandingan, hingga pernak-pernik kehidupan personal. Semua menambah pancaran kekuatan magnetik dari Messi maupun Ronaldo yang sebenarnya memiliki perbedaan performa pribadi: antara kecenderungan sebagai sosok introvert dan ekstrovert.</p>
<p>Begitulah, realitas bicara: Messi dan Ronaldo memberi warna dalam era panjang persaingan. Dunia harus menunggu lama, siapa yang kira-kita bakal menjadi penerus untuk menciptakan era baru, sampai akhirnya muncul dua nama paling menjanjikan: Lamine Yamal dan Desire Doue.</p>
<p><strong>Gambaran Tampilan</strong><br />
Pada usia remaja, 17 tahun, Lamine Yamal menjadi pemain termahal dunia versi CIES Football Observatory dengan nilai 402,3 juta euro (sekitar Rp 7,52 triliun). Dia mengungguli Erling Haaland (Rp 4,48 triliun), dan Kylian Mbappe (Rp3,6 triliun).</p>
<p>Pemain berdarah Maroko dan Guinea Ekuatorial itu menjadi kunci Barcelona. Musim 2024-2025 ini dia mencetak 18 gol dan 21 <em>assist</em> dari 4.548 menit bermain. Dia berkontribusi langsung terhadap 39 gol Blaugrana. Statistik itu diwarnai dengan eksepsionalitasnya: dribel halus penuh magika, cepat dalam menusuk pertahanan lawan, kaki kiri mematikan, dan yang menonjol dia punya visi matang permainan.</p>
<p>Di semifinal Euro 2024, Yamal mencetak gol indah ke gawang Prancis, negara Desire Doue yang memukau di final Liga Champions musim ini. Doue menjadi pemain terbaik PSG dan sangat menonjol saat mengalahkan Internazionale Milan 5-0. Dia menyumbang dua gol.</p>
<p>Pelatih Luis Enrique bisa memoles remaja 19 tahun itu menjadi senjata penting PSG sejak awal 2025, dan menjadi bintang final Liga Champions. Doue bagai menyampaikan pesan, Les Parisiens tidak lagi membutuhkan Neymar maupun Mbappe, dua bintang sebelumnya.</p>
<p>Pemain yang memperkuat Rennes pada 2022-2024 ini, tahun lalu memilih menerima pinangan PSG dan menolak Bayern Muenchen yang juga tertarik menggunakan jasanya. Terbukti, pilihan Doue tidak salah. Dia menjadi pilihan utama Enrique.</p>
<p>Pemain kelahiran Angers 3 Juni 2005 dengan nama asli Desire Nonka-Maho Doue itu disebut-sebut memiliki keanggunan seni sepak bola Brazil. Musim ini dia bermain 3.019 menit, lebih sedikit dari Yamal, dengan mencetak 15 gol.</p>
<p>Sementara itu, tak sedikit yang memperbandingkan, dalam usia 17 tahun, lebih hebat mana capaian Lamime Yamal dengan Messi dan Ronaldo?</p>
<p>Dia telah 100 kali bermain untuk Barca, yang ditandai dengan penampilan ciamik melawan Inter Milan di Barcelona, 1 Mei lalu. Skor akhir 3-3. Yamal menjadi motor serangan, dengan membuka gol lewat aksi individual di kotak penalti. Bahkan ketika Barca dikalahkan La Beneamata 3-4 di San Siro dalam leg kedua, aksi-aksi Yamal juga begitu memikat.</p>
<p>Dalam catatan <em>TNT Sports</em>, Yamal telah jauh meninggalkan Leo Messi dan Ronaldo. Jumlah pertandingan, gol, dan <em>assist</em>-nya melewati Messi dan Ronaldo saat sama-sama berusia 17 tahun.</p>
<p>Yamal telah 100 kali tampil, mencetak 22 gol dan 33<em> assist</em>. Di usia 17, Messi baru bermain 9 kali, membukukan satu gol dan tanpa <em>assist</em>. Sedangkan Ronaldo, yang bermain 19 kali dengan 5 gol dan 4 assist.</p>
<p>Dari segi trofi, Yamal juga jauh melewati. Dia memenangkan gelar La Liga 2023-2024, Copa del Rey 2024-2025, dan Piala Super Spanyol. Bersama tim nasional Spanyol, dia meraih gelar Euro 2024. Dia meraih penghargaan individual Kopa Trophy 2024 sebagai pemain terbaik dunia untuk usia di bawah 21 tahun.</p>
<p>Sedangkan Messi meraih gelar La Liga dan Piala Dunia U20. Ronaldo dalam usia yang sama baru memenangkan gelar Piala Super Portugal.</p>
<p>Nah, kini dunia menunggu, apakah <em>wonderkid</em> lainnya, Desire Doue benar-benar bakal meningkat, menciptakan rivalitas dengan remaja yang menghadirkan puja-puji, Lamine Yamal, menerusi persaingan sengit Messi dan Ronaldo dalam lebih dari satu dasawarsa.</p>
<p>Hingga berakhirnya musim 2024-2025 ini, tengara sudah dinyalakan oleh dua anak ajaib itu, untuk melupakan nama-nama yang lebih dulu mapan seperti Haaland, Mbappe, Vinicius Junior, juga <em>wonderkid</em> lain seperti Jude Bellingham, Cole Palmer, Nico Williams, atau Claudio Etcheverri.</p>
<p>“Anak ini telah melakukan banyak hal dengan sangat baik di klub, dan tim nasional yang sangat membantunya. Suasana yang hebat baginya untuk menunjukkan kualitas. Biarkan dia tumbuh, jangan membuatnya tertekan, sehingga kita dapat menikmati bakat seperti ini selama bertahun-tahun. Saya ingin melepaskan tekanan darinya dan membiarkannya sendiri. Dia punya bakat besar,” ungkap Cristiano Ronaldo di situs UEFA (<em>detik.com</em>, 8 Juni 2025).</p>
<p>Simak pula kata Pep Guardiola, pelatih legendaris yang mengikuti perkembangan Leo Messi sejak remaja. “Saya tak akan mengatakan dia seperti Leo, maaf, karena bagi saya, tidak akan pernah ada pemain di dunia ini yang seperti pemain Argentina itu. Mustahil,” katanya.</p>
<p>Anda hanya perlu mencatat dua nama ini: Lamine Yamal dan Desire Doue, yang bukan tidak mungkin bakal bersaing menerusi Messi versus Ronaldo&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/14/yamal-vs-doue-calon-penerus-persaingan-messi-vs-ronaldo">Yamal Vs Doue, Calon Penerus Persaingan Messi Vs Ronaldo?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pedri, Mutiara Barca Tanpa “Bla-bla-bla”</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/10/pedri-mutiara-barca-tanpa-bla-bla-bla</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 May 2025 10:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ballon d'Or]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Pedri]]></category>
		<category><![CDATA[Raphinha]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=473705</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // permata tak harus unjuk cahaya/ dia ada dengan kilau berbeda/ mengagungkan ruang/ mendatangkan keyakinan// (Sajak “Pedri Gonzales”, 2025) ANDAI Barcelona tidak dihentikan oleh Internazionale Milan di semifinal Liga Champions tahun ini, sejarah bakal menyajikan pemuncakan anak muda ini: Pedri Gonzales Lopez. Toh, sampai ke tahap empat besar Eropa pun, bukankah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/10/pedri-mutiara-barca-tanpa-bla-bla-bla">Pedri, Mutiara Barca Tanpa “Bla-bla-bla”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-473706 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/05/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// permata tak harus unjuk cahaya/ dia ada dengan kilau berbeda/ mengagungkan ruang/ mendatangkan keyakinan//</em><br />
<strong>(Sajak “Pedri Gonzales”, 2025)</strong></p>
<p><strong>ANDAI </strong>Barcelona tidak dihentikan oleh Internazionale Milan di semifinal Liga Champions tahun ini, sejarah bakal menyajikan pemuncakan anak muda ini: Pedri Gonzales Lopez. Toh, sampai ke tahap empat besar Eropa pun, bukankah dia sudah mewartakan kehadiran di orbit atas dunia?</p>
<p>Ya, setelah era kehebatan trio Lionel Messi, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez, siapa yang menjadi figur terpenting di lini tengah Barcelona?</p>
<p>Boleh jadi orang akan menyebut Lamine Yamal, mungkin pula Pablo Martin Paez Gavira alias Gavi. Bisa juga Pau Victor, Fermin Lopez, atau Jules Kounde.</p>
<p>Yamal adalah mutiara Barca yang paling menonjol, bahkan disebut-sebut sebagai calon terkuat pengganti Sang GOAT (Greatest of All Times) Leo Messi. Pemain 17 tahun berdarah Maroko &#8211; Guinea Khatulistiwa itu kini adalah “ruh” permainan Barcelona, satu di antara trisula dahsyat Robert Lewandowski &#8211; Raphinha &#8211; Lamine Yamal.</p>
<p>Selain trio penyerang yang menyejarah seperti Messi &#8211; Luis Suarez &#8211; Neymar Junior pada musim 2014 &#8211; 2017, Barca juga menyimpan kisah lini tengah yang impresif, terutama di era kejayaan Messi.</p>
<p>Kerinduan kepada Messi mulai terobati dengan kehadiran Yamal. Peran Xavi dalam proses diterusi oleh Gavi atau Pau Cubarsi. Sedangkan eksepsionalitas Iniesta diwarisi oleh Pedri Gonzales yang kini diakui sebagai “pengendali” irama permainan Barcelona.</p>
<p>Ketika Lamine Yamal menjadi cahaya Barcelona dengan “bla-bla-bla” media sejak meroket sebagai bintang La Furia Roja di Euro 2024, Pedri melejit sebagai pemain muda terpenting Barca tanpa publisitas yang semasif Yamal.</p>
<p>Pun, saat media banyak menjagokan Yamal sebagai calon peraih Ballon d’Or 2025 di samping Raphinha, diam-diam Pedri juga menyimpan peluang yang sama. Dia mengaku mengimpikan trofi tersebut, terinspirasi oleh sukses seniornya di timnas Spanyol &#8212; Rodri &#8212; yang tahun lalu memenanginya. Namun fokus Pedri sekarang adalah membantu Barca.</p>
<p><strong>Kemenangan Rodri</strong><br />
Tahun lalu, Rodri yang bermain untuk Manchester City meraih Ballon d’Or, mengungguli dua andalan Real Madrid Vinicius Junior dan Jude Bellingham. Kemenangan Rodri sempat memunculkan protes kubu Madrid, namun banyak pihak membela Rodri, yang berandil besar mengantar City menjuarai Liga Primer 2023-2024 dan tim nasional Spanyol meraih trofi Euro.</p>
<p>Pedri terinspirasi sukses tersebut, karena dalam dua dekade terakhir Rodri adalah pemain bukan penyerang yang berjaya. Dia meneruskan sukses Fabio Cannavaro (2006), dan Luka Modric (2018) yang terpilih bukan karena produktivitas gol.</p>
<p>Baru saja mengantar Barcelona menjuarai Copa del Rey, Pedri Gonzales diakui sebagai salah satu pemain yang tampil konsisten sepanjang 2024-2025. Kini dia menjadi andalan Barca di pekan-pekan terakhir La Liga.</p>
<p>Realitas sukses Rodri menggumpalkan optimisme anak muda itu. “Rodri meraihnya. Hal itu menunjukkan bahwa seorang pemain tengah yang mendikte tempo dan ritme permainan bisa memenangi Ballon d’Or,” katanya.</p>
<p>Pengakuan terhadap peran anak muda 22 tahun itu juga tergambar dari keterpilihan sebagai Pemain Terbaik La Liga April 2025. Pedri mengalahkan nama-nama seperti Julian Álvarez (Atletico Madrid), kiper Giorgi Mamardashvili (Valencia CF), Javi Puado (Espanyol), dan Sergi Darder (Real Mallorca).</p>
<p>Keputusan tersebut menjadi ilustrasi konsistensi Pedri, yang selama bulan April bermain dalam empat pertandingan liga dengan total waktu bermain 345 menit. Kontribusi sentral di lini tengah menjadi salah satu kunci keberhasilan Barcelona meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang: 1-0 atas Real Mallorca (23/4), 4-3 atas Celta Vigo (19/4), 1-0 atas Leganes (13/4), dan imbang 1-1 melawan Real Betis (6/4).</p>
<p>Musim ini, Pedri menjadi pemain Barcelona keempat yang mendapat penghargaan tersebut, setelah Raphinha (Agustus), Lamine Yamal (September), dan Lewandowski (Oktober).</p>
<p>Pelatih Mallorca, Jagoba Arrasate, mengakui kehebatan Pedri. “Sudah lama saya tidak melihat gelandang seperti dia. Pedri telah membawa Barcelona ke level permainan yang lebih tinggi,” ujarnya, seperti dikutip <em>Mundo Deportivo</em>.</p>
<p>Setarakah Pedri dengan Andres Iniesta, legenda yang dia gantikan?</p>
<p>Iniesta, “pendamping terbaik” bagi Lionel Messi dalam mempresentasikan <em>tiki-taka</em> Barcelona, menjadi pemain sangat penting bagi timnas Spanyol. Dia adalah pencetak gol tunggal La Furia Roja dalam final Piala Dunia 2010. Di Blaugrana, visi kuat dan tekniknya yang prima membentuk trio legendaris bersama Messi dan Xavi Hernandez.</p>
<p>Sebagai pewaris kehebatan Iniesta, Pedri adalah pemain dengan visi dan kemampuan mengatur permainan. Dia kreatif, ahli dalam memenangkan bola, menyalurkan umpan-umpan matang. Kemahirannya sebagai pengatur irama tim diakui oleh Gavi sebagai sesama talenta muda Spanyol.</p>
<p><strong>Kopa Throphy</strong><br />
Pada 2021, Pedri meraih Kopa Throhy, pengargaan untuk Pemain Muda Terbaik dalam acara Gala Ballon d’Or di Paris. Dia mengungguli sederet <em>wonderkid</em> pada saat itu, dari Jude Bellingham, Jamal Musiala, Mason Greenwood, Nuno Mendes, hingga Bukayo Saka.</p>
<p>Impian untuk meraih Ballon d’Or tentu bukan angan yang berlebihan, namun dia harus bersaing dengan rekan satu klubnya, Raphinha yang juga dijagokan bersama bintang Liverpool Mohamed Salah.</p>
<p>Toni Kroos, legenda Real Madrid yang musim lalu gantung sepatu memuji Pedri sebagai gelandang tengah terbaik dunia saat ini. Mantan gelandang elegan Jerman ini bahkan menilai Pedri lebih penting dari Trisula Lewandowski, Raphinha, dan Lamine Yamal.</p>
<p>Pemain yang meraih 22 trofi bersama Madrid itu menjelaskan, Trio Barca memang banyak menentukan hasil pertandingan, namun Pedri adalah pemain terbaik dunia di posisinya.</p>
<p>Dalam <em>siniar Einfach mal Luppen</em> yang dikutip <em>detik.com</em> 5 Mei 2025, Kroos menganalisis, secara umum Pedri adalah pemain yang akan dirindukan ketika dia absen, tidak peduli siapa pun lawannya. “Dia tidak mencetak gol atau <em>assist</em>. Dia menawarkan banyak solusi,” ujarnya.</p>
<p>Bagaimanapun, Pedri Gonzales menjadi simbol pemain yang tidak terkemas dalam “bla-bla-bla” publisitas media, tetapi dia memainkan peran nyata bagi Barcelona dan timnas Spanyol.</p>
<p>Dia sedikit berada dalam “sunyi”, namun betul-betul “memberi”&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/10/pedri-mutiara-barca-tanpa-bla-bla-bla">Pedri, Mutiara Barca Tanpa “Bla-bla-bla”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seperti Apa Lamine Yamal &#8220;Menjelma&#8221;&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/01/seperti-apa-lamine-yamal-menjelma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2025 10:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ballon d'Or]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Golden Boy]]></category>
		<category><![CDATA[Impresivitas]]></category>
		<category><![CDATA[la liga]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[The Greatest of All Times]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=463119</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // dia memandang bulan/ ingin memeluknya/ entah kapan dia menjelma/ menjadi bulan/ bertahta di atas sana&#8230;// (Sajak “Lamine Yamal”, Februari 2025) FOTO yang pernah diunggah sang ayah itu menyuguhkan ceritera bersejarah. Bayi Lamine Yamal dimandikan oleh Lionel Messi, pemain yang kini diakui dunia sebagai The Greatest of All Times (GOAT). Dan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/01/seperti-apa-lamine-yamal-menjelma">Seperti Apa Lamine Yamal &#8220;Menjelma&#8221;&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-463126 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/logo-bola-bola-2.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/logo-bola-bola-2.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/02/logo-bola-bola-2-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></p>
<p><em>// dia memandang bulan/ ingin memeluknya/ entah kapan dia menjelma/ menjadi bulan/ bertahta di atas sana&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Lamine Yamal”, Februari 2025)</strong></p>
<p><strong>FOTO</strong> yang pernah diunggah sang ayah itu menyuguhkan ceritera bersejarah.</p>
<p>Bayi Lamine Yamal dimandikan oleh Lionel Messi, pemain yang kini diakui dunia sebagai The Greatest of All Times (GOAT). Dan, rata-rata orang menyatakan, Yamal adalah calon paling pas untuk menggantikan Messi.</p>
<p>Foto yang viral di tengah Euro 2024 itu seperti menjawab pertanyaan masyarakat sepak bola dunia: siapa kelak penerus Messi, yang dalam usia 37 diperkirakan bakal pensiun selepas Piala Dunia 2026. Rupanya ayah Yamal, Mounir Nasraoui mengimpikan, anaknya kelak bisa menjadi “titisan” Messi.</p>
<p>Kini, semua tak ragu menunjuk Lamine Yamal, yang tahun lalu meraih Kopa Trophy dan Golden Boy sebagai Pemain Muda Terbaik Dunia.</p>
<p>Rodri, teman senegaranya yang mendapatkan Ballon d’Or, menegaskan, trofi prestisius itu kelak akan menjadi milik Lamine Yamal.</p>
<p>Ya, impresivitas penampilan yang mengantar Spanyol menjadi juara Euro 2024, dan performanya yang brilian di tengah para bintang senior Barcelona, memosisikan Yamal sebagai kandidat terkuat pengganti Messi. Kebergatungan pelatih Hansi Flick kepada anak ajaib itu mulai dirasakan. Dia salah satu kunci yang mengembalikan Barcelona sebagai pimpinan klasemen La Liga.</p>
<p><strong>Deretan The Next Messi</strong><br />
Yamal menjadi nama utama di antara berderet pemain yang pernah dinobatkan sebagai The Next Messi.</p>
<p>Sama seperti dulu, penginspirasian New Pele, lalu New Maradona, nama-nama yang berjejuluk New Messi juga tak sedikit; namun semua tak memuncak dan menjajari kemampuan La Pulga.</p>
<p>Dulu kita mengenal “Maradona dari Carpathians” sebagai predikat untuk bintang Rumania, Gheorghe Hagi. Atau “Maradona Sungai Nil” Hissam Hassan. Juga harapan besar yang melekat pada sejumlah bintang Argentina: Pablo Aimar, lalu Javier Xaviola, Ariel Ortega, Carlos Tevez, juga Leo Messi yang digadang-gadang menjadi penerus Maradona. Dia bahkan mendapat julukan Messidona.</p>
<p>Yang terbaru,<em> wonderboy</em> yang dilekati predikat sebagai New Messi adalah Claudio Echeverri, kapten timnas U17 Argentina. Lalu Ibrahim Rabbaj, pemain Akademi Chelsea berdarah Inggris-Maroko yang memiliki pergerakan, gaya, dan tampilan persis Leo Messi. Sedangkan yang mentas sebagai bintang dengan level tersendiri adalah Mohamed Salah, “Messi dari Mesir” yang menjadi andalan Liverpool.</p>
<p>Takefusa Kubo dan Lee Seung-woo yang juga pernah disebut sebagai “Messi Jepang” dan “Messi Korea”, berkembang tak sebesar harapan. Di Barcelona, Ansu Fati yang awalnya sangat menjanjikan, akhirnya tak memuncak karena banyak terlilit cedera. Fati pernah dipinjamkan ke Brighton Hove and Albion di Liga Primer, namun tak sukses unjuk kehebatan.</p>
<p>Ansu Fati tak bergerak ke peningkatan performa untuk menuju ke “maqam” Messi, sampai kemudian Barcelona memperkenalkan <em>wonderkid</em> produk Akademi La Masia yang kemudian meroket pada usia 17, Lamine Yamal. Xavi Hernandez-lah yang memromosikannya ke tim utama.</p>
<p>Saya masih mencatat pernyataan pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, “Kami menemuinya di Spanyol. Dia pentolan tim junior dan pesepak bola dengan kekuatan luar biasa, seolah-olah disentuh oleh tongkat sihir Tuhan. Dia berbeda&#8230;” (<em>goal.com</em>, 1 September 2023).</p>
<p>Narasi De la Fuente itu boleh jadi hiperbolik: “tongkat sihir Tuhan”, namun saya menangkapnya lebih sebagai ungkapan kegembiraan ketika dia menemukan “perbedaan” ketika menyusun elemen-elemen kekuatan skuad nasional.</p>
<p>Dalam laga kualifikasi Euro 2024, 8 September 2024 Spanyol vs Georgia, Lamine Yamal mencatat rekor sebagai pemain termuda (16 tahun 1 bulan 26 hari) di tim juara Eropa 2008, 2012 dan juara dunia 2010 itu. Dia memperbarui rekor Gavi (17 tahun 62 hari).</p>
<p>Sejarah sudah ditoreh ketika dalam usia 15 tahun 290 hari, Yamal menggantikan Gavi pada menit ke-83 dalam laga melawan Real Betis di musim 2023-2024 La Liga. Pelatih Barca waktu itu, Xavi Hermandez sudah mulai menampilkan Yamal di awal musim. Dia menjanjikan pengaruh kuat bagi permainan La Blaugrana.</p>
<p>Dalam turnamen Joan Gampar Trophy melawan Tottenham Hotspur, yang dimenangi Barcelona 4-3, Yamal bermain hebat. Lalu dia menjadi <em>man of the match</em> ketika menundukkan Real Villareal 4-3 dalam pertandingan reguler La Liga di Stadion De La Ceramica.</p>
<p>Yang istimewa, lantaran impresivitasnya, Yamal mendapat <em>standing ovation</em> dari suporter Villareal. Ketika digantikan oleh Ansu Fati pada menit ke-76, gemuruh fans lawan menandai kehadiran bintang baru La Liga.</p>
<p>Ketika Spanyol menundukkan Prancis 2-1 dalam semifinal Euro 2024 di Allianz Arena, Muenchen, 10 Juli lalu, bocah berdarah campuran dari ayah berdarah Maroko dan ibu dari Guinea Ekuator itu menjadi pusat perhatian dunia.</p>
<p>Yamal menjadi pahlawan penyama skor ketika Spanyol tertinggal 0-1 dari Prancis. Mengecoh Adrien Rabiot, dia mengirim bola dengan kaki kiri ke gawang Mike Maignan. Tendangan lengkungnya bersarang indah ke pojok atas kanan gawang. Dia terpilih sebagai <em>man of the match</em>.</p>
<p>Di Euro 2024 dia mengukir rekor sebagai pemain termuda yang tampil dengan usia 16 tahun 338 hari. Yamal mematahkan catatan pemain Polandia, Kacper Kozlowski yang berusia 17 tahun 246 hari di Euro 2020.</p>
<p>Dia membukukan rekor demi rekor. Di fase gugur, dengan usia 16 tahun 353 hari Yamal memperbarui rekor gelandang Inggris, Jude Bellingham saat mengalahkan Georgia 4-1.</p>
<p>Gol indahnya ke gawang Prancis juga menambah rekor. Yamal menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah, 16 tahun 262 hari, memperbaiki rekor pemain Swiss Johan Vonlanthen yang dalam usia 18 tahun 1.451 hari mencetak gol ke gawang Prancis di Euro 2004.</p>
<p>Dalam catatan turnamen mayor, dia mengalahkan rekor Pele sebagai pencetak gol termuda saat berusia 17 tahun 244 hari di Piala Dunia 1958.</p>
<p><strong>Sikap Percaya Lewy</strong><br />
Sikap percaya Robert Lewandowski kepada Yamal sebagai partner sungguh sangat “ngemong”. Tak jarang bintang asal Polandia itu memberi advis kepada rekan mudanya itu.</p>
<p>“Dia masih 15 tahun. Dan, pertama kali dalam hidup, saya melihat seseorang yang begitu cemerlang di usia muda. Mustahil untuk menjadi begitu baik, begitu pintar di usia ini,” ucap Lewy.</p>
<p>Bagi dia, kedisiplinan dan kerja keras akan mnjadi kunci, apakah Yamal bisa konsisten di level tertinggi pada masa depan karier sepak bolanya.</p>
<p>Kini, Yamal menjadi gantungan Barcelona, seperti yang dulu melekat pada Lionel Messi. Belum lama ini, <em>Planet Football</em> membuat perbandingan antara keduanya, setelah Yamal membukukan 100 penampilan di level klub dan timnas.</p>
<p>Kemenangan 1-0 Barca atas Rayo Vallecano di La Liga, dua pekan lalu, menjadi momen tersendiri. Itu menjadi penampilan ke-100 Yamal di tim senior, 83 di antaranya di level klub, 17 laga lainnya bersama timnas Spanyol.</p>
<p>Dia berada di usia 17 tahun saat melakoni laga melawan Rayo Vallecano, Februari 2025. Dia mengukir 21 gol, dan 30 <em>assists</em>. Menit per gol: 318,1, dan menit per gol/<em>assist</em>: 131. Dia meraih trofi La Liga (1), Euro (1), dan Supercopa de Espana (1).</p>
<p>Sedangkan Messi berada di usia 20 saat laga ke-100 laga, yang dicatat saat melawan Atletico Madrid, Oktober 2007. La Pulga mencatat 40 gol dan 13 <em>assists</em>. Menit per gol: 161.4, dan menit per gol/<em>assist</em>: 121.8, Messi membukukan trofi La Liga (2), Supercopa de Espana (1), dan Liga Champions (1).</p>
<p>Perbandingan seperti itu merupakan tren mediatika yang akan terus berlangsung, sebagai bagian dari upaya media mengangkat semua segi tentang pembeda-pembeda bagi kedua sosok luar biasa itu.</p>
<p>Bagusnya, Yamal tak terpengaruh dengan pembandingan itu. Dia tetap mencoba menjadi diri sendiri. “Messi pemain terbaik dalam sejarah. Dibandingkan dengan dia berarti saya melakukan hal yang benar, namun saya ingin menciptakan jalan saya sendiri,” katanya kepada <em>Mundo Deportivo</em> (<em>bola.net</em>, 22/2).</p>
<p>Menurutnya, Messi tidak bisa disamakan dengan siapa pun. “Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah,” ungkap Yamal yang bertekad menciptakan identitas sendiri dan terus berkembang.</p>
<p>Dunia sepak bola mengakui, Yamal adalah bintang terdekat yang diyakini menggantikan Messi, setelah semua calon “next Messi” gugur sebelum mencapai posisi yang diharapkan&#8230;</p>
<p>Atau setidak-tidaknya meraih “maqam” bergengsi tersendiri, seperti yang kini ditempati Mo Salah&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/01/seperti-apa-lamine-yamal-menjelma">Seperti Apa Lamine Yamal &#8220;Menjelma&#8221;&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Endrick dan Pergerakan Klub-klub untuk Memikat “Daun Muda”</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/10/endrick-dan-pergerakan-klub-klub-untuk-memikat-daun-muda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2024 10:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arda Guler]]></category>
		<category><![CDATA[Endrick]]></category>
		<category><![CDATA[Jude Bellingham]]></category>
		<category><![CDATA[Kobbie Mainoo]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Nico Williams]]></category>
		<category><![CDATA[Savinho]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=429797</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS //mereka memikat jagat/ dari waktu ke waktu/ mengganti satu demi satu/ yang memasuki senja waktu/ lalu pergi dari gelanggang/ mengucap selamat tinggal/ atau memberi bekal/ untuk panggung yang ditinggalkan// (Sajak “Panggung Anak-anak Muda”, 2024) SIAPAKAH yang bakal paling menonjol dalam percaturan pemain muda pada musim 2024-2025 ini? Lamine Yamal-kah? Jude Bellingham, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/10/endrick-dan-pergerakan-klub-klub-untuk-memikat-daun-muda">Endrick dan Pergerakan Klub-klub untuk Memikat “Daun Muda”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-429804 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/logo-bola-bola-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/logo-bola-bola-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/logo-bola-bola-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>//mereka memikat jagat/ dari waktu ke waktu/ mengganti satu demi satu/ yang memasuki senja waktu/ lalu pergi dari gelanggang/ mengucap selamat tinggal/ atau memberi bekal/ untuk panggung yang ditinggalkan//</em><br />
<strong>(Sajak “Panggung Anak-anak Muda”, 2024)</strong></p>
<p><strong>SIAPAKAH</strong> yang bakal paling menonjol dalam percaturan pemain muda pada musim 2024-2025 ini?</p>
<p>Lamine Yamal-kah? Jude Bellingham, Kobbie Mainoo, Nico Williams, Arda Guler, Savinho, atau Endrick? Atau mungkin Kylian Mbappe, dan Jamal Musiala bakal meraih kematangan untuk memuncaki persaingan?</p>
<p>Nama-nama itu mewakili atmosfer aktivitas pergerakan bursa transfer dan penguatan skema pemain di klub-klub besar musim ini. Diperkirakan, rancangan skema sejumlah pelatih akan membawa perubahan dalam peta persaingan di liga-liga tertentu. Juga menciptakan penguatan taktik di beberapa klub yang tidak mengagendakan perekrutan besar.</p>
<p>Barcelona &#8212; di bawah pelatih baru Hansi Flick &#8211;, termasuk yang tidak mengagendakan perekrutan besar-besaran; namun orang pasti akan mengaitkan dengan penampilan gemilang dan “dewasa” Lamine Yamal di Euro 2004. Antara lain berkat impresivitas pemain 17 tahun itu, Spanyol tampil stabil dan meraih trofi dengan mengalahkan Inggris di laga puncak.</p>
<p>Kepada Yamal, Barcelona menumpukan harapan, untuk bersama Gavi, Pedri dan “daun muda” lainnya mengembalikan kejayaan klub. Juga kepada anak muda itu, Barca mengharap “reinkarnasi” Lionel Messi, ikon yang puluhan tahun menjadi “nyawa klub” di Camp Nou.</p>
<p>Tentu tidak mudah, dan tak sembarang pemain bisa menyamai atau mendekati capaian Messi, La Pulga yang delapan kali meraih Ballon d’Or. Namun kehadiran Lamine Yamal setidak-tidaknya menyalakan harapan di tengah kemeredupan pamor klub.</p>
<p>Real Madrid, rival utama Barcelona, telah lebih siap menata pasukannya. Setelah meraih trofi Liga Champions 2024, pelatih Carlo Ancelotti tak banyak mengubah komposisi pemain. Namun kesuksesan mendatangkan Kylian Mbappe dari Paris St Germain dan Endrick Felipe Moriera de Sousa dari Palmeiras, adalah langkah investasi masa depan yang luar biasa.</p>
<p>Bersama Endrick, Madrid juga sudah memiliki aset Brazil lainnya. Dari Reinier, Vinicius Junior, Rodrygo, hingga Eder Militao. Don Carlo dikenal punya pendekatan khusus yang mampu mengeksplorasi talenta pemain-pemain muda Negeri Samba.</p>
<p>Ancelotti juga menyimpan dua “daun muda” yang sejatinya sudah “meledak” musim lalu, yakni Jude Bellingham dan Arda Guller. Keduanya tampil memikat di Euro 2024 bersama Inggris dan Turki. Dalam usia 18 tampakya kedua pemain memang menjadi investasi masa depan bagi Madrid.</p>
<p><strong>City dan Savinho</strong><br />
Kali ini Manchester City tidak jor-joran di bursa transfer. Diperkirakan pelatih Pep Guardiola telah merasa mantap dengan skuadnya sekarang. Dia hanya mendatangkan Savinho, <em>winger</em> gesit yang sebelum ini bermain untuk Troyes di Liga Prancis.</p>
<p>City akan tetap mantap dengan barisan yang ada. Yang mungkin berubah adalah klub sekotanya, Manchester United. Setan Merah akhirnya tetap mempertahankan Eric Ten Hag untuk melanjutkan konsep pembaruannya. Yang terbaru dia merekrut Leny Yoro dan Joshua Zirkzee, dua penggawa muda asal Lille dan Bologna.</p>
<p>Ten Hag akan mematangkan pemain penuh talenta, Kobbie Mainoo, di samping mereka yang kembali pulih dari cedera dan persoalan <em>relationship</em>, seperti Luke Shaw, Mason Mount, Tyrel Malacia, dan Jadon Sancho.</p>
<p>Apakah pergerakan MU di bursa transfer bakal menstabilisasi skema Ten Hag dalam menjalankan taktik, kita masih menunggu. Yang jelas, di Liga Primer, klub-klub seperti Chelsea, Arsenal, dan Newcastle juga bergerak dengan investasi masa depan yang besar.</p>
<p>Kelaziman di setiap awal musim, klub-klub selalu bergerak berebut “daun muda”. Kali ini Madrid yang paling menonjol, dan bukan tidak mungkin Barcelona juga melakukan langkah serupa di sisa waktu sebelum kompetisi bergulir.</p>
<p>Kehadiran Mbappe di Bernabeu untuk melengkapi Arda Guler, disusul Endrick, menunjukkan Los Blancos proaktif memikat talenta-talenta muda, tidak hanya untuk proyek musim ini, tetapi masa depan.</p>
<p>Dan, kita memperkirakan, dua hingga empat musim berikutnya, liga-liga dunia ada dalam genggaman mereka. Dari Lamine Yamal, Jude Bellingham, Endrick, lalu Kobbie Mainoo&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/10/endrick-dan-pergerakan-klub-klub-untuk-memikat-daun-muda">Endrick dan Pergerakan Klub-klub untuk Memikat “Daun Muda”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gebyar Sepak Bola Masa Depan; dari Bellingham ke Lamine Yamal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/18/gebyar-sepak-bola-masa-depan-dari-bellingham-ke-lamine-yamal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2024 07:07:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arda Guler]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Francisco Conceicao]]></category>
		<category><![CDATA[Joao Nevez]]></category>
		<category><![CDATA[Jude Bellingham]]></category>
		<category><![CDATA[Kobie Mainoo]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=425886</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // mereka bersinar/ dari sudut-sudut dunia/ satu pergi hadir lainnya/ sepak bola tak pernah hilang cahaya/ selalu lahir bocah-bocah luar biasa// (Sajak &#8220;Wonderkids Mengorbit&#8221;, Juli 2024) PADA otak, intelegensia, kaki, dan kepala siapakah masa depan sepak bola akan dibawa? Elemen-elemen itu menyatukan komprehensivitas mahkota sepak bola dalam level ketika kita menikmati [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/18/gebyar-sepak-bola-masa-depan-dari-bellingham-ke-lamine-yamal">Gebyar Sepak Bola Masa Depan; dari Bellingham ke Lamine Yamal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong></p>
<p><em>// mereka bersinar/ dari sudut-sudut dunia/ satu pergi hadir lainnya/ sepak bola tak pernah hilang cahaya/ selalu lahir bocah-bocah luar biasa//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Wonderkids Mengorbit&#8221;, Juli 2024)</strong></p>
<p><strong>PADA</strong> otak, intelegensia, kaki, dan kepala siapakah masa depan sepak bola akan dibawa?</p>
<p>Elemen-elemen itu menyatukan komprehensivitas mahkota sepak bola dalam level ketika kita menikmati seni dan kehebatan para &#8220;dewa&#8221; seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski, dan para bintang lainnya.</p>
<p>Dari ajang Euro 2024, tak pelak lagi orang akan terasosiasi pada sosok-sosok menjanjikan: Arda Guler, Jude Bellingham, Kobie Mainoo, Joao Nevez, Francisco Conceicao, dan siapa lagi kalau bukan si Pemain Muda Terbaik Euro 2024 &#8212; Lamine Yamal?</p>
<p>Pecinta sepak bola masih bisa mencatat nama-nama young gun lain yang telah melintas di panggung megah: dari Florian Wirtz, Khvicha &#8220;Maradona&#8221; Kvaratskhelia, Radu Dragusin, Volodymyr Bhrazhko. Xavi Simons, Nico Williams, Dani Olmo, hingga Jamal Musiala.</p>
<p>Pun, Anda masih bisa menikrmati kematangan Harry Kane, Antonio Ruediger, Toni Kroos, N&#8217;Golo Kante, Granit Xhaka, atau Xherdan Shaqiri unjuk &#8220;kegenitan&#8221; dengan aksi-aksi eksepsional berkelas.</p>
<p>Mereka masih beredar di orbit elite. Lalu bagaimana dengan Cristiano Ronaldo? Maestro Portugal itu tampaknya sudah patut mengucapkan selamat berpisah kepada Selecao das Quinas, tim nasional Portugal. CR7 ngotot unjuk kemampuan, tetapi usia 39 tak lagi berkompromi.</p>
<p>Dari arena lain, di belahan benua yang berbeda, Julian Alfarez, Alejandro Garnacho, Valentin Carboni, dan Endrick memamerkan kepak sayapnya dalam perhelatan Copa America 2024, meroket bersama Argentina dan Brazil.</p>
<p>Sayang, pasukan <em>jogo bonito</em> mengalami keterpurukan justru ketika dunia menunggu Endrick, Rodrygo, dan Vinicius Junior beraksi dengan segala keelokan seni sepak bola Samba.</p>
<p>Di tengah kondisi demikian, Luis Suarez, Darwin Nunes, Luis Diaz, James Rodrigues, dan Lionel Messi tak mau begitu saja terlempar ke luar panggung; justru ketika anak-anak muda sudah antre pula mengorbit. Mereka menjanjikan kegemilangan di masa depan: dari Kendry Paez (Ekuador), Luc de Fourecolles (Kanada), Kevin Andrade (Venezuela), hingga Kaheem Dixon (Jamika).</p>
<p><strong>Lamine Yamal</strong><br />
Di antara terang cahaya itu, perhatian dunia kini terpusat ke Lamine Yamal, roket muda Spanyol yang menjadi magnet media di Jerman 2024 dengan berbagai pemecahan rekor lantaran aksi-aksi di usia belia. Selain gol indah ke gawang Prancis, dia juga memberi empat <em>assists</em>, antara lain umpan kunci yang menjadi gol Nico Williams di partai puncak.</p>
<p>Kiprah wonderkid 17 tahun itu bagai meredupkan cahaya yang sejatinya juga memayungi Guler, Phil Foden, Bellingham, Mainoo, Xavi, Wirts, dan Musiala.</p>
<p>Yamal, alumnus Akademi La Masia berdarah Maroko dan Guinea Ekuatorial itu sejak awal telah menyita perhatian. Kepercayaan pelatih Luis de la Fuenta tak dia sia-siakan. Impresivitas mengangkat Yamal ke atmosfer berbeda.</p>
<p>Para legenda mengapresiasinya. Andres Iniesta melihat Yamal memang &#8220;tidak normal&#8221;. Gary Lineker menyebutnya bergerak ke level Messi dan Ronaldo. Rodri &#8212; kapten Spanyol dan Pemain Terbaik Euro 2024 &#8212; mengakui kedewasaan yang memancar dalam performanya. Sedangkan <em>young gun</em> Jerman, Jamal Musiala mengidolakan bocah yang berulang tahun menjelang babak final melawan Inggris itu.</p>
<p>Di antara proses pertumbuhan bocah Spanyol itu, anak-anak bertalenta dari Euro dan Copa 2024 sedang bersiap-siap mengarungi waktu, menempuh pembuktian untuk merawat dan mengasah keterampilannya. Dari Bellingham, Guler, hingga Yamal&#8230;</p>
<p>Sepak bola masa depan, pada akhirnya bakal bergantung kepada mereka. Seperti Rodri yang membayangkan lima &#8211; enam tahun mendatang, Yamal bakal menggenggam dunia.</p>
<p>Dan, pada sisi lain, siapkah sepak bola dunia kehilangan Leo Messi dan Cristiano Ronaldo, dua dari sejumlah pemilik bakat dan kemampuan langka? Yang bahkan Messi ditamsilkan sebagai alien yang hadir dari planet berbeda?</p>
<p>Rasanya, takkan lama saat itu tiba. Waktu tak mungkin menghindarkannya&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/18/gebyar-sepak-bola-masa-depan-dari-bellingham-ke-lamine-yamal">Gebyar Sepak Bola Masa Depan; dari Bellingham ke Lamine Yamal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lamine Yamal, Meroket dengan Rekor</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/13/lamine-yamal-meroket-dengan-rekor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 10:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Adrien Rabiot]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Man of the Match]]></category>
		<category><![CDATA[prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=424692</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS AKHIRNYA, dia betul-betul menjadi cahaya. Seperti sepotong puisi saya, “Lamine Yamal” dalam BOLA-BOLA edisi 9 September 2023. // cahaya bisa muncul dari mana saja/ kaukah terang itu, anak muda?/ benderang yang lahir dari lorong sejarah/ bisa saja tak ternyana&#8230;// Dan, ketika Spanyol menundukkan Prancis 2-1 dalam semifinal Euro 2024 di Allianz [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/13/lamine-yamal-meroket-dengan-rekor">Lamine Yamal, Meroket dengan Rekor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-424693 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/logo-bola-bola.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/logo-bola-bola.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/logo-bola-bola-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><strong>AKHIRNYA</strong>, dia betul-betul menjadi cahaya. Seperti sepotong puisi saya, “Lamine Yamal” dalam BOLA-BOLA edisi 9 September 2023.</p>
<p><em>// cahaya bisa muncul dari mana saja/ kaukah terang itu, anak muda?/ benderang yang lahir dari lorong sejarah/ bisa saja tak ternyana&#8230;//</em></p>
<p>Dan, ketika Spanyol menundukkan Prancis 2-1 dalam semifinal Euro 2024 di Allianz Arena, Muenchen, 10 Juli lalu, tak pelak bocah berdarah campuran dari ayah berdarah Maroko dan ibu dari Guinea Ekuator itu menjadi pusat perhatian dunia.</p>
<p>Ya, Lamine Yamal menjadi pahlawan penyama skor ketika Spanyol tertinggal 0-1 dari Prancis. Dengan gerakan mengecoh Adrien Rabiot, dia mengirim bola dengan kaki kiri ke gawang Mike Maignan. Tendangan lengkungnya bersarang indah ke pojok atas kanan gawang Mike Maignan. Berkat impresivitasnya sepanjang laga, dia terpilih sebagai <em>man of the match</em>.</p>
<p>Anak muda kelahiran Esplugues de Llobregat alumni Akademi La Masia yang menjalani debut bersama Barcelona pada 29 April 2023 itu telah menjadi pemain kunci tim nasional La Furia Roja.</p>
<p>Pelatih Luis de la Fuente Castello memberinya tempat saat Spanyol menang telak 7-1 atas Georgia pada kualifikasi Euro 2024, 8 September 2023. Dia bermain mengesankan sebagai calon bintang. Debut ini menjadi lompatan prestasi buat Yamal yang sudah memperkuat Spanyol U-15.</p>
<p>Di Euro 2024 dia mengukir rekor sebagai pemain termuda yang tampil dengan usia 16 tahun 338 hari. Yamal mematahkan catatan pemain Polandia, Kacper Kozlowski yang berusia 17 tahun 246 hari di Euro 2020.</p>
<p>Rekor demi rekor kemudian dia bukukan, Di fase gugur, dengan usia 16 tahun 353 hari Yamal memperbarui rekor gelandang Inggris, Jude Bellingham saat mengalahkan Georgia 4-1.</p>
<p>Golnya yang bersejarah ke gawang Prancis menambah rekor di arena ini. Dia menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah &#8212; 16 tahun 262 hari. Yamal menumbangkan catatan pemain Swiss Johan Vonlanthen yang membobol gawang Prancis di Euro 2004 dalam usia 18 tahun 141 hari.</p>
<p>Dalam peta turnamen mayor, Yamal juga mengalahkan rekor Pele sebagai pemain termuda pencetak gol termuda saat berusia 17 tahun 244 hari di Piala Dunia 1958.</p>
<p><strong>Perhatian de la Vluente</strong><br />
Pelatih nasional Luis de la Fuente memberinya perhatian khusus ketika Yamal masih berlatih di akademi. “Kami menemuinya di Spanyol. Dia andalan tim junior dan pesepak bola dengan kekuatan luar biasa, seolah-olah disentuh oleh tongkat sihir Tuhan. Dia berbeda&#8230;” (<em>goal.com</em>, 1 September 2023).</p>
<p>Pujian De la Fuente boleh jadi hiperbolik: “tongkat sihir Tuhan”, namun ketajaman naluri kepelatihannya menyiratkan ungkapan kegembiraan menemukan “perbedaan” yang dia butuhkan untuk menyusun berkeping <em>puzzle</em> Tim Matador.</p>
<p>Dalam perjalanannya, Lamine Yamal menoreh sejarah. Dalam usia 15 tahun 290 hari, ketika menggantikan Gavi pada menit ke-83 dalam laga melawan Real Betis di La Liga 2022, Barcelonistas tahu mereka bakal memiliki pahlawan baru.</p>
<p>Pelatih (waktu itu), Xavi Hernandez tahu bagaimana menyampaikan “kabar bahagia” kepada fans. Pada awal 2023 Yamal sudah ditampilkan sebagai <em>starter</em>. Dan, dia langsung menjanjikan perbedaan dalam permainan Blaugrana yang puluhan tahun bergantung pada eksepsionalitas Lionel Messi.</p>
<p>Yamal juga bermain impresif dalam turnamen Joan Gampar Trophy melawan Tottenham Hotspur, yang dimenangi Barcelona 4-3. Dia bahkan menjadi <em>man of the match</em> ketika menundukkan Real Villareal 4-3 dalam pertandingan reguler La Liga di Stadion De La Ceramica.</p>
<p>Ada yang istimewa dalam laga tersebut, Lamine Yamal secara khusus mendapat <em>standing ovation</em> dari suporter Villareal ketika digantikan oleh Ansu Fati menit ke-76, yang tentu mengekspresikan harapan besar orang-orang Spanyol bahwa La Furia Roja bakal mendapat amunisi baru.</p>
<p>Di Barcelona, bocah berusia 16 itu tak canggung bermain di tengah nama-nama besar Robert Lewandowski, Ilkay Guendogan, Frankie de Jong, dan Ferran Torres, juga dua <em>wonderkid</em> Gavi dan Pedri.</p>
<p>Dengan status sebagai penguak sejarah bagi Spanyol, De la Fuente bakal makin mempercayainya sebagai senjata utama di samping Dani Olmo, Nico Williams, Marc Cucurella, Nacho, Rodri, Mikel Oyarzabal, Joselu, atau Alvaro Morata. Sejauh ini, pelatih kelahiran Kota Haro itu menjaga Yamal dari kemungkinan ketergelinciran akibat pengaruh publisitas media.</p>
<p>Kini Lamine Yamal menjadi kunci penting bagi Spanyol untuk mengejar Piala Eropa ketiga setelah 1964, 2008, dan 2021. Kali ini, pada Senin dini hari (15 Juli) WIB, Pasukan De la Fuente akan bertarung dengan “Three Lions” Inggris yang mencanangkan tekad Football Coming Home.</p>
<p>Rekor sudah dibukukan, perbaikan catatan tentu masih dia kejar. Legenda Inggris, Gary Lineker menggambarkan, dengan usia yang masih 16, Yamal bergerak ke kualitas Maradona dan Lionel Messi.</p>
<p>Mengamati visi dan ketenangannya, gambaran Lineker itu tidaklah berlebihan&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/13/lamine-yamal-meroket-dengan-rekor">Lamine Yamal, Meroket dengan Rekor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilihlah “Messi Baru” di Antara Mereka&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/20/pilihlah-messi-baru-di-antara-mereka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2024 10:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arda Guller]]></category>
		<category><![CDATA[bukayo-saka]]></category>
		<category><![CDATA[Endrick]]></category>
		<category><![CDATA[Kobbie Mainoo]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Mathys Tel]]></category>
		<category><![CDATA[Paul Gascoigne]]></category>
		<category><![CDATA[pele]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Vitor Roque]]></category>
		<category><![CDATA[Warren-Zaire Emery]]></category>
		<category><![CDATA[Zico]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=409850</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // mutiara tertebar merajut keajaiban/ anak-anak zaman menanti panggung/ berlomba menapak jalan pedang/ dengan seni dan kesaktian&#8230;// (Sajak “Wonderkid”, 2024) DAHULU, betapa lama orang menunggu: siapa yang bakal menjadi pengganti Edson Arantes Do Nascimento alias Pele? Untuk sampai ke era Ronaldo Luis Nazario yang sedahsyat itu, dalam banyak bilangan dasawarsa media [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/20/pilihlah-messi-baru-di-antara-mereka">Pilihlah “Messi Baru” di Antara Mereka&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-409855 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/logo-bola-bola-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/logo-bola-bola-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/logo-bola-bola-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// mutiara tertebar merajut keajaiban/ anak-anak zaman menanti panggung/ berlomba menapak jalan pedang/ dengan seni dan kesaktian&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Wonderkid”, 2024)</strong></p>
<p><strong>DAHULU</strong>, betapa lama orang menunggu: siapa yang bakal menjadi pengganti Edson Arantes Do Nascimento alias Pele?</p>
<p>Untuk sampai ke era Ronaldo Luis Nazario yang sedahsyat itu, dalam banyak bilangan dasawarsa media Brazil menyematkan predikat-predikat “Pele Baru”. Bukankah sejatinya itu ungkapan kerinduan, ekspresi harapan, juga balutan doa dari mimpi-mimpi?</p>
<p>Zico, yang bernama asli Arthur Coimbra, merupakan salah satu yang paling digadang-gadang. Si “Pele Putih” terbilang konsisten berjalan dengan bakat dan kesadaran profesional merawat kemampuan. Dia melejit dari Piala Dunia 1978, dan mampu memertahankan sinar hingga Spanyol 1982 dan Meksiko 1986.</p>
<p>Silih berganti calon bintang muncul di negeri penghasil kopi terbesar dunia itu. Ada Dirceu, Eder, Nelinho, Socrates, Rai, hingga Romario Faria, namun Zico paling moncer; yang disusul generasi “El Fenomeno” Ronaldo Luis Nazario. Setelah itu hadir Rivaldo, Ricardo Kaka, Robinho, lalu Neymar Junior.</p>
<p>Dan, siapa yang kini dinanti untuk meneruskan kehebatan para legenda? Vinicius Junior-kah? Rodrygo Goes? Atau Endrick?</p>
<p>Brazil menanti-nanti. Argentina sebagai salah satu negara sepak bola terkemuka pun tak kalah resah.</p>
<p>Ketika The Greatest of All Times (GOAT) Lionel Andres Messi sudah berada di pengujung karier lantaran faktor usia (36 tahun), sosok yang diharapkan segera menduduki singgasananya belum betul-betul muncul. Ada memang, Claudio Echeverri, kapten tim U17 Albiceleste yang berjejuluk “El Diablito”, Si Iblis Kecil, namun bakal sepadankah dia dengan pemunculan Messi pada saat disepadankan sebagai “New Maradona” pada masanya? Echeverri masih harus berjuang, sambil menunggu waktu berpihak terhadap masa depannya.</p>
<p>Penantian lahirnya bintang besar tak hanya menjadi romantisme kerinduan sejumlah tim nasional. Klub-klub juga merasakannya sebagai “kebutuhan”. Barcelona menunggu penerus sejarah Leo Messi. Sejumlah pemain dari beberapa angkatan Akademi La Masia sempat dipublikasikan sebagai calon pewaris. Identifikasi yang sebenarnya juga bernuansa harapan.</p>
<p>Inggris terbilang sering mengidentifikasi kehadiran bintang yang diharapkan bisa mengembalikan kejayaan saat meraih Piala Dunia 1966. Pada 1990, Paul Gascoigne ditokohkan sebagai “wonderkid”. Gazza memang punya talenta langka, namun karena “kesibukan” bergulat dengan persoalan personal, tidak mampu mengangkat performa Tim Tiga Singa. Termasuk ketika dia tampil istimewa di Euro 1996. Bakatnya pun tak tereksplorasi dan terekspresi secara maksimal.</p>
<p>Silih berganti bakat hebat hadir di Liga Primer. Empat tahun lalu muncul Jack Grealish, gelandang Manchester City yang disebut-sebut sebagai “New Gascoigne”, predikat yang juga sempat disematkan kepadan Joe Cole. Lalu anak-anak ajaib Raheem Sterling, Marcus Rashford, Jadon Sancho, Jude Bellingham, dan yang teranyar: Kobbie Mainoo.</p>
<p>Harapan munculnya era bintang dari tiga nama pertama tampaknya sudah habis waktu. Kini tinggal Bellingham dan Mainoo, yang profesionalitasnya sedang ditempa oleh Real Madrid dan Manchester United. Keduanya tercatat dalam deret <em>wonderkid</em> dunia seperti Vitor Roque, Arda Guller, Mathys Tel, Warren-Zaire Emery, Bukayo Saka, Endrick, dan Lamine Yamal.</p>
<p>Dengan draf baru itu, tampakya nama-nama yang pernah berada di daftar “young guns” seperti Gavi, Pedri, dan Rainier, Julian Alfarez, dan Alejandro Garnacho bakal tersisih dari orbit tertinggi.</p>
<p><strong>Sensasi Mainoo</strong><br />
Kobbie Mainoo menjadi mutiara paling berkilau di Liga Primer saat ini, terlebih setelah pelatih timnas Gareth Southgate memberinya tempat sebagai <em>starter</em> ketika Inggris bermain imbang 2-2 melawan Belgia, 27 Maret silam. Yang luar biasa, berkat aksi-aksi impresifnya dalam membantu bertahan dan mengalirkan serangan, ia terpilih sebagai Man of the Match.</p>
<p>Pemain 18 tahun itu menjalani debut empat bulan setelah pertama kali bermain untuk tim utama Manchester United.</p>
<p>Transfermarkt mencatat, nilai pasar Mainoo melesat 4.275 persen menjadi 30 juta pound atau setara Rp 600 miliar.</p>
<p>Dan, ini dia pesaing Mainoo. Brazil tak ketinggalan “pamer” talenta lewat Vitor Hugo Roque Ferreira. Dia mencetak gol pertamanya untuk Barcelona saat melawan Osasuna di Estadi Olímpic Lluís Companys, 1 Februari lalu.</p>
<p>Dalam usia 19, dia telah membukukan lebih dari 100 penampilan profesional, meraih gelar liga untuk Athletico Paranaense di Brazil, memperkuat Selecao, dan sekarang menjadi bintang untuk Barcelona.</p>
<p>Real Madrid juga tak ketinggalan unjuk bintang. Madrid memenangi perpacuan dengan Barca untuk mendaratkan Arda Guler dari Turki. Pemain 19 tahun itu sukses menyumbang satu gol saat Real mengalahkan Celta Vigo 4-0 pada pekan ke-28 La Liga di Santiago Bernabeu, 11 Maret.</p>
<p>Guler bertipe gelandang serang cerdik, yang memiliki keterampilan lengkap untuk berpromosi menjadi pemain kelas dunia.</p>
<p><strong>Fenomena Lamine Yamal</strong><br />
Salah satu anak ajaib paling menonjol untuk menjadi New Messi adalah Lamine Yamal, pemain berdarah Maroko dan Guinea Khatulistiwa yang mengukir banyak rekor untuk Barelona maupun tim nasional Spanyol.</p>
<p>Produk Akademi La Masia ini menempati posisi teratas dalam daftar 50 teratas NXGN (daftar pesepakbola muda terbaik di bawah 19 tahun dalam kurun semusim). Dia baru berusia 16 tahun, yang termuda di antara para anak ajaib. Yamal menggantikan harapan yang luruh ketika Ansu Fati &#8212; yang pernah dipromosikan sebagai “New Messi” &#8212; tak berkembang karena banyak berkutat dengan cedera, bahkan kini dipinjamkan ke Brighton and Hove Albion.</p>
<p>Yamal mengisi sayap kanan Barcelona yang ditinggalkan oleh Ousmane Dembele ke PSG. Musim ini, dari 40 laga, dia mencetak enam gol dan tujuh <em>assist</em>, dengan rata-rata kontribusi gol setiap 167 menit. Aksi-aksi dan pertunjukan tekniknya juga eksepsional. Yamal tidak canggung berada di antara nama-nama besar Robert Lewandowski, Sergi Roberto, Frankie de Jong, Raphinha, atau Ferran Torres.</p>
<p>Yang juga mendapat tempat dalam deret <em>wonderkid</em> adalah Mathys Tel. Bayern Muenchen mengikat pemain muda Prancis itu sampai 2025, dengan gaji 65.600 pound per pekan di Allianz Arena.</p>
<p>Pemain 18 tahun ini memang masih menjadi cadangan Harry Kane, namun dia adalah <em>super-sub</em> terbaik. Sebanyak 28 dari 33 penampilannya musim ini dilakoni dari <em>bench</em>. Di semua kompetisi, dia telah mengantongi delapan gol dan empat <em>assist</em>.</p>
<p>Prancis memang subur dengan talenta muda. Kini yang sedang menjadi sorotan adalah Warren Zaire-Emery. Dia menjalani musim kedua bersama PSG, mengukir sejarah sebagai pesepak bola Prancis termuda yang mampu mencetak gol di Liga Champions. Berusia 17 tahun, 9 bulan dan 5 hari, dia membobol gawang Borussia Dortmund pada 13 Desember 2023.</p>
<p>Emery sangat menarik perhatian seniornya, Kylian Mbappe. “Dia sudah sangat dewasa dan bermain dengan banyak kepribadian,” puji Mbappe yang menilainya sebagai gelandang modern atraktif.</p>
<p>Satu lagi yang menonjol adalah Endrick. Dia menjadi bukti Brazil tak pernah kering calon bintang. Selain Vinicius Junior dan Rodry, Endrik adalah salah satu talenta yang dalam satu dua tahun ini akan memberi warna. Apalagi dia berada di lingkungan yang berprospek, yakni klub besar Real Madrid, dan pelatih Carlo Ancelotti yang dikenal sebagai “ayah yang tepat” bagi para pemain muda Negeri Samba.</p>
<p>Endrick akan bahu membahu dengan Jude Bellingham sebagai masa depan Los Blancos.</p>
<p>Dalam lima tahun ke depan, jejak anak-anak itu sudah akan terlihat sebagai warna peta sepak bola dunia. Dan, bukan tidak mungkin salah satu bergerak menuju pembuktian sebagai “New Ronaldo Nazario”, “New Cristiano Ronaldo”, atau “New Messi”&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/20/pilihlah-messi-baru-di-antara-mereka">Pilihlah “Messi Baru” di Antara Mereka&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masa Depan Barcelona, Era Lamine Yamal&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/09/09/masa-depan-barcelona-era-lamine-yamal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Sep 2023 10:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Akademi La Masia]]></category>
		<category><![CDATA[Ansu Fati]]></category>
		<category><![CDATA[Cavi]]></category>
		<category><![CDATA[Euro 2024]]></category>
		<category><![CDATA[La Furia Roja]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Lee Seung-woo]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Luis de la Fuente]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Takefusa Kubo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=366120</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // cahaya bisa muncul dari mana saja/ kaukah terang itu, anak muda?/ benderang yang lahir dari lorong sejarah/ bisa saja tak ternyana&#8230;// (Sajak “Lamine Yamal”, 2023) SIMAKLAH pernyataan Luis de la Fuente ini, “Kami menemuinya di Spanyol. Dia pentolan tim junior dan pesepak bola dengan kekuatan luar biasa, seolah-olah disentuh oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/09/masa-depan-barcelona-era-lamine-yamal">Masa Depan Barcelona, Era Lamine Yamal&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-366124 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/09/BOLA-BOLA-LOGO.jpg" alt="" width="681" height="183" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/09/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/09/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/09/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// cahaya bisa muncul dari mana saja/ kaukah terang itu, anak muda?/ benderang yang lahir dari lorong sejarah/ bisa saja tak ternyana&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Lamine Yamal”, 2023)</strong></p>
<p><strong>SIMAKLAH</strong> pernyataan Luis de la Fuente ini, “Kami menemuinya di Spanyol. Dia pentolan tim junior dan pesepak bola dengan kekuatan luar biasa, seolah-olah disentuh oleh tongkat sihir Tuhan. Dia berbeda&#8230;” (<em>goal.com</em>, 1 September 2023).</p>
<p>Statemen pelatih tim nasional Spanyol itu bisa jadi terlampau hiperbolik: “tongkat sihir Tuhan”, namun saya menangkapnya lebih sebagai ungkapan kegembiraan ketika De la Fuente menemukan “perbedaan” yang dia butuhkan untuk menyusun keping-keping puzzle sebagai kekuatan dahsyat La Furia Roja.</p>
<p>Bila tidak ada aral, pertandingan Spanyol vs Georgia dalam kualifikasi Euro 2024, 8 September akan menorehkan rekor. Lamine Yamal akan menjadi pemain termuda (16 tahun 1 bulan 26 hari) yang memperkuat tim juara Eropa 2018, 2012 dan juara dunia 2010 itu. Pemain Barcelona itu bakal memecahkan rekor Gavi (17 tahun 62 hari). Yamal disiapkan untuk laga melawan Georgia dan Siprus.</p>
<p>Kegembiraan dan harapan pun terasa membuncah di Barcelona dan timnas Spanyol. Ya, terlampau panjang rasanya hari-hari penantian Barcelonistas untuk menemukan sosok penerus Lionel Messi, pemain terbaik sepanjang sejarah klub Catalan ini.</p>
<p>Pertanyaan bernada kerinduan atau motivasi selalu diapungkan: siapa sang penerus yang menjanjikan?</p>
<p>Ansu Fati-kah, Pedri, atau Gavi? Bukan. Bukan pula anak muda yang pada awal 2000-an sempat dielus-elus, Bojan Krkic. Atau satu lagi nama yang sempat dipuja-puji sebagai “Messi Korea” Lee Seung-woo, dan “Messi Jepang” Takefusa Kubo.</p>
<p>Segemerlap itu sejumlah talenta memancar terang dari Akademi La Masia, namun ketika berkembang dewasa, tak satu pun yang mendekati level La Pulga.</p>
<p>Nah, bagaimana dengan kemengkilapan cahaya bocah yang satu ini?</p>
<p>Lamine Yamal. Dia menoreh sejarah. Dalam usia 15 tahun 290 hari, ketika menggantikan Gavi pada menit ke-83 dalam laga melawan Real Betis di La Liga musim lalu, fans Barca segera tahu mereka bakal memiliki seorang pahlawan baru.</p>
<p>Sang arsitek, Xavi Hermandez paham betul bagaimana menyampaikan kabar bahagia kepada para pecinta Barca. Pada awal musim ini, Yamal sudah ditampilkan sebagai pemain inti. Dua kali pula pemain keturunan Maroko-Guinea yang lahir di Mataro, kota di pinggiran Barcelona itu menjanjikan pengaruh kuat bagi permainan La Blaugrana. Yamal bisa memilih timnas Spanyol untuk melabuhkan kemampuannya.</p>
<p>Dia tampil memikat dalam turnamen Joan Gampar Trophy melawan Tottenham Hotspur, yang dimenangi Barcelona 4-3. Yamal malah menjadi Man of the Match ketika menundukkan Real Villareal 4-3 dalam pertandingan reguler La Liga di Stadion De La Ceramica.</p>
<p>Yang istimewa, lantaran impresivitasnya, Yamal mendapat <em>standing ovation</em> dari suporter Villareal. Ketika digantikan oleh Ansu Fati menit ke-76, gemuruh sorak sorai fans lawan menandai kehadiran bintang baru La Liga.</p>
<p>Dia segera menguapkan keresahan fans Camp Nou yang ditinggal hengkang oleh Ousman Dembele ke Paris St Germain. Dalam usia 16, Yamal tak canggung berada di tengah nama-nama besar Robert Lewandowski, Ilkay Guendogan, Frankie de Jong, dan Ferran Torres, juga para bintang muda seperti Gavi dan Pedri.</p>
<p><strong>“Mainan” Baru</strong><br />
Xavi kini punya “mainan” baru yang diproyeksikan banyak membantunya mengejar kejayaan di La Liga dan Eropa.</p>
<p>Dari era Messi, Andres Iniesta, dan dirinya sendiri, sejauh ini Barcelona belum memiliki figur eksepsional yang betul-betul bisa diandalkan sebagai “pembeda”.</p>
<p>Ansu Fati, dengan bakat besarnya, tidak beranjak ke level top sejak pemunculan menjanjikan pada empat tahun silam. Dia rentan cedera, bahkan musim lalu diterpa miniskus, selain punya sederet kisah hamstring.</p>
<p>Musim ini, pemain dengan dribel lekat itu akan memulai masa peminjaman selama satu periode di Brighton &amp; Hove Albion. Klub yang kini sangat diperhitungkan di Liga Primer itu diarsiteki pelatih yang ahli memaksimalkan skema sayap, Roberto De Zerbi.</p>
<p>Sementara itu, Gavi dan Pedri, seberbakat apa pun, belum juga sepenuhnya menyinari skema permainan Xavi dengan “ceruk kemampuan” yang menjadi pembeda bagi Barca.</p>
<p>Yamal adalah pemain serbabisa yang sama baiknya ketika diskemakan sebagai penyerang, sayap, atau gelandang. Berkaki kiri kuat seperti Messi, dribelnya meliuk-liuk menusuk pertahanan lawan. Operan-operan yang fasih dari operasi sayap memanjakan teman-teman seniornya. Kemampuan mencetak gol juga telah dia buktikan ketika memperkuat tim muda Barca.</p>
<p>Bukan pekerjaan mudah bagi Xavi untuk mengembalikan Barca ke masa-masa sebagai klub yang selain berlangganan trofi, juga mengusung ideologi permainan elok.</p>
<p>Dengan realitas stok pemain yang dimiliki, rasanya perjalanan “back to tiki-taka era” masih membutuhkan waktu, keyakinan, ketelatenan, termasuk pematangan bintang-bintang muda. Tentu termasuk aset masa depan mereka: Lamine Yamal, yang bahkan pelatih timnas Spanyol pun menilainya sebagai pemain dengan sentuhan magis luar biasa&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/09/masa-depan-barcelona-era-lamine-yamal">Masa Depan Barcelona, Era Lamine Yamal&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>