<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hanyut Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/hanyut/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Apr 2024 14:35:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>hanyut Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hanyut di Sungai, Warga Sragi Pekalongan Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/17/hanyut-di-sungai-warga-sragi-pekalongan-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2024 14:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[meninggat]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[sragi]]></category>
		<category><![CDATA[tim sar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=409654</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN (SUARBARU.ID) &#8211; Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Ahmad Zakis (31) warga dukuh Gombong, desa Bulakpelem Sragi Kabupaten Pekalongan yang dikabarkan hanyut dan tenggelam di sungai Sragi, Bojong, Kabupaten Pekalongan. Ia ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia pada selasa (16/4/24) siang pukul 11 WIB. &#8220;Korban ditemukan sejauh kurang lebih 3 kilometer dari lokasi diduga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/17/hanyut-di-sungai-warga-sragi-pekalongan-ditemukan-meninggal">Hanyut di Sungai, Warga Sragi Pekalongan Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN (SUARBARU.ID)</strong> &#8211; Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Ahmad Zakis (31) warga dukuh Gombong, desa Bulakpelem Sragi Kabupaten Pekalongan yang dikabarkan hanyut dan tenggelam di sungai Sragi, Bojong, Kabupaten Pekalongan. Ia ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia pada selasa (16/4/24) siang pukul 11 WIB.</p>
<p>&#8220;Korban ditemukan sejauh kurang lebih 3 kilometer dari lokasi diduga dia terjatuh di sungai, ditemukan di pinggir sungai,&#8221; ungkap Budiono, Kepala Basarnas Semarang. &#8220;Korban dibawa ke RSUD Keraton Pekalongan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut penyebab meninggalnya korban,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Ahmad Zakis diketahui sebelum jatuh ke sungai ia terlibat perkelahian pemuda antar desa setelah menonton konser dangdut yang diadakan di desa Patianom Bojong pada minggu (14/4/24) tengah malam. Diduga ketakutan dikeroyok, korban lari ke arah sungai Sragi untuk menyelamatkan diri.</p>
<p>Namun naas, karena gelap korban jatuh ke sungai Sragi yang saat itu debit air cukup tinggi. Di lokasi terakhir hanya ditemukan handphone milik korban oleh rekan-rekannya yang malam itu sempat melakukan pencarian. &#8220;Terimakasih tim SAR Gabungan atas kerjasamanya sehingga korban lekas ditemukan,&#8221; pungkas Budiono.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/17/hanyut-di-sungai-warga-sragi-pekalongan-ditemukan-meninggal">Hanyut di Sungai, Warga Sragi Pekalongan Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Tegal yang Hanyut Hendak Menolong Ibu Mertua Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/15/warga-tegal-yang-hanyut-hendak-menolong-ibu-mertua-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2024 23:18:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[warga-tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=404402</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang menantu Masruri (35) yang hendak menolong ibu mertua Tasripah (54) yang hanyut di Sungai Gung Kabupaten Tegal, akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan dengan keadaan meninggal Kamis (14/3/2024). &#8220;Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia kondisinya mengambang dibawah jembatan Ketiwon Kabupaten Tegal pada Kamis (14/3/2024),&#8221; kata Kepala Basarnas Semarang Budiono. Upaya pencarian oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/15/warga-tegal-yang-hanyut-hendak-menolong-ibu-mertua-ditemukan-meninggal">Warga Tegal yang Hanyut Hendak Menolong Ibu Mertua Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Seorang menantu Masruri (35) yang hendak menolong ibu mertua Tasripah (54) yang hanyut di Sungai Gung Kabupaten Tegal, akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan dengan keadaan meninggal Kamis (14/3/2024).</p>
<p>&#8220;Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia kondisinya mengambang dibawah jembatan Ketiwon Kabupaten Tegal pada Kamis (14/3/2024),&#8221; kata Kepala Basarnas Semarang Budiono.</p>
<p>Upaya pencarian oleh Tim Gabungan selama 3 harus dengan menyisir Sungai akhirnya korban di temukan dibawah jembatan Ketiwon.</p>
<p>&#8220;Setelah 3 hari pencarian, sekira pukul 09.15 WIB tadi Tim berhasil menemukan korban di 4,5 km utara Lokasi Kejadian Perkara (TKP) dalam keadaan meninggal dunia,&#8221; ungkap Budiono.</p>
<p>Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Desa Pesayangan, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal untuk diserahkan kepada pihak keluarga.</p>
<p>Dengan ditemukannya korban, ops SAR resmi ditutup. &#8220;Terimakasih atas kerjasama seluruh Tim SAR gabungan sehingga korban bisa ditemukan,&#8221; tutup Budiono.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, tragis menimpa Masruri (35) warga Desa Pesayangan RT 19/RW 04 Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Saat akan menolong ibu mertua yang hanyut di Sungai Gung, Kabupaten Tegal, Selasa (12/3/24), dia malah ikut terbawa arus sungai.</p>
<p>Korban diketahui memutuskan berenang menyeberangi sungai Gung ketika jenazah sang mertua hendak diangkat dari pinggir sungai yang berada di seberangnya. Namun karena arus yang deras dan diduga korban kurang mahir berenang, akhirnya ia langsung hanyut terseret arus Sungai Gung.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/15/warga-tegal-yang-hanyut-hendak-menolong-ibu-mertua-ditemukan-meninggal">Warga Tegal yang Hanyut Hendak Menolong Ibu Mertua Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akan Menolong Ibu Mertua, Warga Tegal Ini Malah Ikut Hanyut</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/13/akan-menolong-ibu-mertua-warga-tegal-ini-malah-ikut-hanyut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2024 04:41:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[kali-gung]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=404046</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU ID) &#8211; Tragis menimpa Masruri (35) warga Desa Pesayangan RT 19/RW 04 Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Saat akan menolong ibu mertua yang hanyut di Sungai Gung, Kabupaten Tegal, Selasa (12/3/24), dia malah ikut terbawa arus sungai. Kepala Basarnas Semarang Budiono menyampaikan kronologi kejadian tersebut, korban Masruri hanyut terseret arus sungai Gung Kabupaten Tegal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/13/akan-menolong-ibu-mertua-warga-tegal-ini-malah-ikut-hanyut">Akan Menolong Ibu Mertua, Warga Tegal Ini Malah Ikut Hanyut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU ID) &#8211;</strong> Tragis menimpa Masruri (35) warga Desa Pesayangan RT 19/RW 04 Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Saat akan menolong ibu mertua yang hanyut di Sungai Gung, Kabupaten Tegal, Selasa (12/3/24), dia malah ikut terbawa arus sungai.</p>
<p>Kepala Basarnas Semarang Budiono menyampaikan kronologi kejadian tersebut, korban Masruri</p>
<p>hanyut terseret arus sungai Gung Kabupaten Tegal saat hendak membantu mengevakuasi ibu mertuanya Tasripah (54) yang ditemukan oleh warga mengambang di sungai Gung.</p>
<p>Tasripah sendiri diketahui hilang dua hari sebelumnya dan ditemukan warga sudah dalam keadaan tak bernyawa lagi.</p>
<p>Menurut Budiono, Selasa (12/3/24) pagi sekira pukul 06.00 WIB ada dari laporan warga yang melihat sesosok mayat perempuan mengambang di sungai Gung. Mayat tersebut teridentifikasi Tasripah yang merupakan warga Desa Pesayangan Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.</p>
<p>Warga kemudian melaporkan penemuan tersebut ke BPBD dan dilakukan evakuasi terhadap jenazah Tasripah. Namun saat dilakukan evakuasi, ternyata arus sangat deras dan jenazah hanyut kembali. Selanjutnya Tim SAR berinisiatif mencegat di jembatan Kaligayam yang ternyata di sana sudah ada tiga menantu korban yang juga hendak melakukan evakuasi jenazah mertua mereka.</p>
<p>&#8220;Ada menantu A yang melihat korban lantas dia turun ke sungai untuk meraih korban dan berhasil dibawa ke tepi, namun menantu B (Masruri) ternyata juga berinisiatif membantu dengan ikut terjun ke sungai, sedangkan mayat Tasripah sudah di pinggir.</p>
<p>Saat berenang ke pinggir ternyata arus sangat deras dan korban yang diduga tidak mahir berenang langsung hanyut.</p>
<p>Basarnas Semarang yang menerima informasi kejadian tersebut langsung memberangkatkan satu tim dari Unit Siaga SAR Pemalang untuk melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap Korban atas nama Masruri.</p>
<p>&#8220;Pencarian pun dilakukan oleh Tim SAR gabungan dengan melakukan penyisiran di sepanjang sungai Gung dengan menggunakan perahu karet,&#8221; terang Budiono.</p>
<p>Tim SAR gabungan sudah melakukan penyisiran hingga muara sungai sejauh sekira 5 Km dari lokasi kejadian perkara namun belum membuahkan hasil. Arus masih cukup deras dan juga masih turun hujan.</p>
<p>&#8220;Karena hari sudah gelap sehingga pencarian tidak efektif, petang ini pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari,&#8221; tutup Budiono.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/13/akan-menolong-ibu-mertua-warga-tegal-ini-malah-ikut-hanyut">Akan Menolong Ibu Mertua, Warga Tegal Ini Malah Ikut Hanyut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Balita di Petarukan Pemalang Hanyut, Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/30/balita-di-petarukan-pemalang-hanyut-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 02:01:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[petarukan]]></category>
		<category><![CDATA[tim sar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=396314</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEMALANG (SUARABARU.ID) &#8211; Balita Alinka Nadira Almaira, berusia 2,5 tahun yang diduga jatuh dan hanyut di sungai Petarukan, Kabupaten  Pemalang pada hari Minggu (28/1/24) lalu ditemukan oleh tim SAR gabungan. Korban ditemukan pada Senin (29/1/24) menjelang sore sudah dalam keadaan meninggal dunia di tepi sungai dalam posisi telungkup. korban ditemukan kurang lebih 1 km dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/30/balita-di-petarukan-pemalang-hanyut-ditemukan-meninggal">Balita di Petarukan Pemalang Hanyut, Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEMALANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Balita Alinka Nadira Almaira, berusia 2,5 tahun yang diduga jatuh dan hanyut di sungai Petarukan, Kabupaten  Pemalang pada hari Minggu (28/1/24) lalu ditemukan oleh tim SAR gabungan.</p>
<p>Korban ditemukan pada Senin (29/1/24) menjelang sore sudah dalam keadaan meninggal dunia di tepi sungai dalam posisi telungkup. korban ditemukan kurang lebih 1 km dari titik awal diduga korban terjatuh.</p>
<p>&#8220;Pukul 15.30 WIB tadi tim SAR gabungan yang dibantu warga sekitar berhasil menemukan korban, sayangnya sudah dalam keadaan tak bernyawa. Atas keinginan keluarga, langsung dibawa ke rumah duka,&#8221; ungkap Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang (Basarnas) Semarang.</p>
<p>Sebelumnya, Alinka hilang setelah tidur bersama ibunya. Sang ibu tak bisa menemukan sang buah hati saat bangun tidur. Saat dicari hingga bertanya ke warga sekitar juga tidak ada yang mengetahui.</p>
<p>Karena di belakang rumah melintas sungai Petarukan, maka diduga kuat korban tersebut main ke arah sungai dan akhirnya jatuh dan hanyut di sungai tersebut.</p>
<p>&#8220;Terimakasih atas kerja keras tim SAR gabungan sehingga adik Alinka bisa segera ditemukan dan untuk masyarakat kami harapkan lebih berhati-hati dan lakukan pengawasan yang baik terhadap buah hatinya agar kejadian serupa tak terulang lagi,&#8221; tutup Budiono.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/30/balita-di-petarukan-pemalang-hanyut-ditemukan-meninggal">Balita di Petarukan Pemalang Hanyut, Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bocah Hanyut di Sungai Bringin Semarang Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/20/bocah-hanyut-di-sungai-bringin-semarang-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 04:03:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[bocah hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=394549</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Bocah berusia 11 tahun, warga Tikung RT 5/2 Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, hanyut di sungai Sungai Bringin, Jembatan Kauman Mangkang Wetan, Kota Semarang ditemukan meninggal dunia, Jumat malam (19/01/24). Jenazah bocah bernama lengkap Dinan Faris Alkaesar (11) tersebut, ditemukan oleh tim SAR gabungan kisaran pukul 21.15 WIB, dengan kisaran hampir [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/20/bocah-hanyut-di-sungai-bringin-semarang-ditemukan-meninggal">Bocah Hanyut di Sungai Bringin Semarang Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="https://suarabaru.id/">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Bocah berusia 11 tahun, warga Tikung RT 5/2 Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, hanyut di sungai Sungai Bringin, Jembatan Kauman Mangkang Wetan, Kota Semarang ditemukan meninggal dunia, Jumat malam (19/01/24).</p>
<p>Jenazah bocah bernama lengkap Dinan Faris Alkaesar (11) tersebut, ditemukan oleh tim SAR gabungan kisaran pukul 21.15 WIB, dengan kisaran hampir satu kilometer jauhnya dari tempat kejadian.</p>
<p>Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR Semarang Mulwahyono menceritakan kronologi kejadian kisaran Jumat sore (19/01/24),</p>
<p>Korban bersama dua temannya pulang sekolah bermain di aliran Sungai Bringin terbawa arus hanyut dan akhirnya tenggelam. &#8220;Diduga korban tidak bisa berenang akhirnya tenggelam,&#8221; ungkapnya kepada wartawan.</p>
<p>Upaya pencarian tim SAR gabungan, lanjut Mulyono, dilakukan dengan penyelaman di Sungai Beringin, yang memiliki kedalaman sekitar 2 meter dan lebar 10 meter, mulai dari sekitar tempat kejadian dan penyisiran susur sungai hingga di jembatan SMP Muhammadiyah Kota Semarang.</p>
<p>&#8220;Setelah upaya pencarian korban berhasil ditemukan ke arah Utara jarak dari tempat kejadian kurang lebih 765 meter dalam keadaan meninggal dunia selanjutnya korban dibawa ke rumah duka&#8221; imbuhnya</p>
<p>&#8220;Terima kasih atas pelaksanaan operasinya dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai tim yang terlibat kembali kesatuannya masing-masing,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Absa</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/20/bocah-hanyut-di-sungai-bringin-semarang-ditemukan-meninggal">Bocah Hanyut di Sungai Bringin Semarang Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Hari Hanyut, Warga Tegal Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/13/dua-hari-hanyut-warga-tegal-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jan 2024 09:22:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<category><![CDATA[slawi]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=393319</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Pulang berkebun, Suhari (45) warga Desa Kendayan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, hanyut di Sungai Kalirambut. Setelah pencarian selama dua hari, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Heru Suhartanto menyampaikan, korban hanyut di Sungai Kalirambut, Desa Warureja, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, saat pulang dari ladang. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/13/dua-hari-hanyut-warga-tegal-ditemukan-meninggal">Dua Hari Hanyut, Warga Tegal Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pulang berkebun, Suhari (45) warga Desa Kendayan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, hanyut di Sungai Kalirambut. Setelah pencarian selama dua hari, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Heru Suhartanto menyampaikan, korban hanyut di Sungai Kalirambut, Desa Warureja, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, saat pulang dari ladang. &#8220;Korban terbawa arus ketika menyeberangi sungai tersebut pada Jumat (12/01/24) siang sekitar pukul 11.00 WIB,&#8221; kata Heru.</p>
<p>Dijelaskan, setelah dua hari dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan, akhirnya pada Sabtu (13/1/2024) pukul 08.30 WIB jasad korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. &#8220;Benar korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh Tim SAR gabungan pada Sabtu pagi tadi, 1 km dari lokasi kejadian,&#8221; ungkap Heru Suhartanto.</p>
<p>Korban, kata Heru, diduga tidak kuat melawan arus sungai yang cukup deras saat menyeberangi sungai.</p>
<p>Saat itu Suheri ke kebun bersama ayah mertuanya Slamet (60), pada Jumat pagi. Namun, saat pulang ke rumah, mereka harus menyeberangi sungai dengan kedalaman hampir 4 meter dan lebar 5 meter. Diduga Suhari tidak kuat melawan arus hingga akhirnya hanyut dan tenggelam.</p>
<p>&#8220;Terimakasih kepada seluruh Tim SAR gabungan yang telah bekerja keras melakukan pencarian hingga bapak Suhari bisa ditemukan. Semoga almarhum husnul khotimah dan kepada masyarakat untuk dapat lebih berhati-hati lagi saat beraktivitas di sungai,&#8221; tutup Heru.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/13/dua-hari-hanyut-warga-tegal-ditemukan-meninggal">Dua Hari Hanyut, Warga Tegal Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bocah 9 Tahun yang Hanyut di Saluran Air Kelurahan Wonotingal Ditemukan Sudah Tak Bernyawa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/13/bocah-9-tahun-yang-hanyut-di-saluran-air-kelurahan-wonotingal-ditemukan-sudah-tak-bernyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jan 2024 08:21:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah 9 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Wonotingal]]></category>
		<category><![CDATA[saluran-air]]></category>
		<category><![CDATA[Sudah tak bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Terbawa arus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=393305</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Setelah tiga hari pencarian, akhirnya MNAP, bocah 9 tahun warga Kecamatan Candisari Kota Semarang yang hanyut di saluran air Kelurahan Wonotingal berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa, Sabtu (13/1/2024). Setelah dievakuasi oleh tim SAR gabungan, korban dibawa ke RSUD Kabupaten Kendal untuk penanganan lebih lanjut. &#8220;Sekitar pukul 11.55 WIB korban berhasil [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/13/bocah-9-tahun-yang-hanyut-di-saluran-air-kelurahan-wonotingal-ditemukan-sudah-tak-bernyawa">Bocah 9 Tahun yang Hanyut di Saluran Air Kelurahan Wonotingal Ditemukan Sudah Tak Bernyawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Setelah tiga hari pencarian, akhirnya MNAP, bocah 9 tahun warga Kecamatan Candisari Kota Semarang yang hanyut di saluran air Kelurahan Wonotingal berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa, Sabtu (13/1/2024).</p>
<p>Setelah dievakuasi oleh tim SAR gabungan, korban dibawa ke RSUD Kabupaten Kendal untuk penanganan lebih lanjut.</p>
<p>&#8220;Sekitar pukul 11.55 WIB korban berhasil ditemukan kurang lebih 3 Nautical Mile dari pantai Ngebum Kabupaten Kendal, atau sekira 15 Km dari lokasi awal kejadian,&#8221; terang Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto.</p>
<p>&#8220;Korban ditemukan dalam keadaan terapung ditengah laut. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kabupaten Kendal oleh tim SAR gabungan&#8221; tambahnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, pada hari Kamis, 11 Januari 2024 sekitar pukul 14.30 WIB, korban dan beberapa teman sebayanya asik bermain prosotan air di saluran air Kelurahan Wonotingal selepas hujan deras.</p>
<p>Dikarenakan arus air yang deras hingga menyebabkan korban terseret arus. Saat itu warga sempat mendengar teriakan korban meminta tolong, namun naas, korban hanyut terbawa arus.</p>
<p>Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR ditutup. &#8220;Kami mengimbau untuk selalu waspada dengan curah hujan yang tinggi. Apabila menemui kondisi yang membahayakan jiwa manusia, segera hubungi Basarnas di 115/024-7629192. Pelaksanaan operasi SAR tidak dipungut biaya alias gratis,&#8221; tandas Heru.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/13/bocah-9-tahun-yang-hanyut-di-saluran-air-kelurahan-wonotingal-ditemukan-sudah-tak-bernyawa">Bocah 9 Tahun yang Hanyut di Saluran Air Kelurahan Wonotingal Ditemukan Sudah Tak Bernyawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Terbawa Arus di Saluran Air Wonotingal, Bocah 9 Tahun dalam Pencarian Tim SAR Gabungan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/12/diduga-terbawa-arus-di-saluran-air-wonotingal-bocah-9-tahun-dalam-pencarian-tim-sar-gabungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2024 03:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[saluran-air]]></category>
		<category><![CDATA[SAR Gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Terbawa arus]]></category>
		<category><![CDATA[Wonotingal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=393081</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang anak dilaporkan hanyut di saluran air di kelurahan Wonotingal, kecamatan Candisari Kota Semarang pada Kamis (11/1/24) pukul 15.30 WIB. Korban diduga tak dapat berenang saat bermain air di saluran tersebut. Heru Suhartanto, selaku Kepala Kantor SAR Semarang menjelaskan, korban bernama MNAP (9) warga Kecamatan Candisari Kota Semarang. &#8220;Saat itu sekira pukul [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/12/diduga-terbawa-arus-di-saluran-air-wonotingal-bocah-9-tahun-dalam-pencarian-tim-sar-gabungan">Diduga Terbawa Arus di Saluran Air Wonotingal, Bocah 9 Tahun dalam Pencarian Tim SAR Gabungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Seorang anak dilaporkan hanyut di saluran air di kelurahan Wonotingal, kecamatan Candisari Kota Semarang pada Kamis (11/1/24) pukul 15.30 WIB.</p>
<p>Korban diduga tak dapat berenang saat bermain air di saluran tersebut.</p>
<p>Heru Suhartanto, selaku Kepala Kantor SAR Semarang menjelaskan, korban bernama MNAP (9) warga Kecamatan Candisari Kota Semarang.</p>
<p>&#8220;Saat itu sekira pukul 14.30 WIB, korban dan beberapa teman sebayanya sedang bermain perosotan di saluran air tersebut. Kondisi saluran air saat itu sedang deras  setelah turun hujan hingga menyebabkan korban terseret arus. Warga mendengar ada teriakan minta tolong, namun naas, korban hanyut terbawa arus, &#8221; ungkap Heru, Jumat (12/1/2024).</p>
<p>&#8220;Satu tim rescue kami turunkan di lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian korban. Tim pencarian dibagi menjadi 3 dengan metode susur sungai&#8221; lanjut Heru.</p>
<p>&#8220;Tim 1 melakukan pencarian dari atas ke bawah, Sungai Stom hingga Sungai Mrican, tim 2 melakukan pencarian dari bawah ke atas Sungai Mrican menuju Sungai Kagok, dan tim 3 melakukan pencarian di jembatan Sungai Mrican Lamper.</p>
<p>Dikatakan, lebar sungai bervariasi, dari 4 sampai 6 meter dengan kedalaman bervariasi antara 50 cm hingga 3 meter.</p>
<p>Hingga hari ini hasil operasi SAR gabungan masih nihil. &#8220;Pencarian hari ke 2 ini tim SAR gabungan tengah mengupayakan pencarian hingga ke jembatan Tanggul Indah, &#8221; tandas Heru.</p>
<p>Ia berharap korban segera ditemukan oleh tim SAR gabungan.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/12/diduga-terbawa-arus-di-saluran-air-wonotingal-bocah-9-tahun-dalam-pencarian-tim-sar-gabungan">Diduga Terbawa Arus di Saluran Air Wonotingal, Bocah 9 Tahun dalam Pencarian Tim SAR Gabungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bocah di Pekalongan Hanyut di Sungai Loji</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/24/bocah-di-pekalongan-hanyut-di-sungai-loji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Apr 2023 13:23:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Loji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=332494</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Ibnul Ayyab (12) bocah warga Medono Kota Pekalongan dilaporkan tenggelam di Sungai Loji Desa Guntur Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan Minggu (23/04/23). Pencarian Tim SAR untuk hari ini masih nihil dilanjutkan keesokan harinya. Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian Minggu (23/04/23) sekitar pukul 13.10 WIB korban mandi di sungai Loji [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/24/bocah-di-pekalongan-hanyut-di-sungai-loji">Bocah di Pekalongan Hanyut di Sungai Loji</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Ibnul Ayyab (12) bocah warga Medono Kota Pekalongan dilaporkan tenggelam di Sungai Loji Desa Guntur Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan Minggu (23/04/23). Pencarian Tim SAR untuk hari ini masih nihil dilanjutkan keesokan harinya.</p>
<p><img loading="lazy" class="aligncenter size-medium wp-image-340717" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/11/KOTA-PKL-HUT-1-278x400.jpeg" alt="" width="278" height="400" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/11/KOTA-PKL-HUT-1-278x400.jpeg 278w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/11/KOTA-PKL-HUT-1-104x150.jpeg 104w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/11/KOTA-PKL-HUT-1.jpeg 473w" sizes="(max-width: 278px) 100vw, 278px" /></p>
<p>Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian Minggu (23/04/23) sekitar pukul 13.10 WIB korban mandi di sungai Loji Desa Guntur bersama 3 temanya. &#8220;Dua orang terbawa arus dan 1 bisa menyelamatkan diri dengan cara berenang sedangkan Ibnul Ayyab diduga korban tidak bisa berenang hanyut terbawa arus sungai akhirnya tenggelam,&#8221; Heru.</p>
<p>Atas informasi tersebut Kepala Kantor SAR Semarang memerintahkan Koordinataor Unit Siaga Pemalang, Susanto untuk memberangkatkan 1 Tim rescue untuk melakukan pencarian.</p>
<p>&#8220;Pencarian dimulai dari titik lokasi kejadian sampai dengan bendungan Asem Siketek ke arah utara dengan jarak kurang lebih sejauh 3 Km namun hasilnya masih nihil dan akan dilanjutkan besok pagi,&#8221; imbuhnya</p>
<p>Kedalaman sungai Loji Desa Guntur bervariasi sekitar 4 meter dan lebar mencapai 15 meter. &#8220;Kondisi sungai yang berbatu dan arus deras menjadi kendala dalam pencarian korban oleh Tim SAR gabungan. Semoga Tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban dapat segera ditemukan,&#8221; tutup Herum</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/24/bocah-di-pekalongan-hanyut-di-sungai-loji">Bocah di Pekalongan Hanyut di Sungai Loji</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2 Wanita Hanyut di Sungai Bogowonto, 1 Orang dalam Pencarian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/15/2-wanita-hanyut-di-sungai-bogowonto-1-orang-dalam-pencarian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2023 13:38:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Di Bendungan Boro]]></category>
		<category><![CDATA[Dua wanita]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Satu orang dalam pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Bogowonto]]></category>
		<category><![CDATA[Terseret arus]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Sar Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=308068</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWOREJO (SUARABARU.ID) &#8211; Nahas, tengah mandi di Bendungan Boro Sungai Bogowonto, Desa Pangenrejo, Purworejo, dua orang wanita terseret arus dan hanyut, Minggu (15/1/2023). Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap menerima informasi terkait Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) ini sekitar pukul 09.00 WIB. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Adah Sudarsa menyampaikan, pihaknya menerima informasi adanya dua [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/15/2-wanita-hanyut-di-sungai-bogowonto-1-orang-dalam-pencarian">2 Wanita Hanyut di Sungai Bogowonto, 1 Orang dalam Pencarian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURWOREJO (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Nahas, tengah mandi di Bendungan Boro Sungai Bogowonto, Desa Pangenrejo, Purworejo, dua orang wanita terseret arus dan hanyut, Minggu (15/1/2023).</p>
<p>Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap menerima informasi terkait Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) ini sekitar pukul 09.00 WIB.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Adah Sudarsa menyampaikan, pihaknya menerima informasi adanya dua orang wanita yang terseret arus Sungai Bogowonto yang saat itu tengah mandi pada pukul 09.00 WIB.</p>
<p>Namun nahas, tiba-tiba debit air sungai naik, sehingga keduanya terbawa arus dan hanyut.</p>
<p>Menurut Adah, dari dua korban yang terseret arus sungai, satu diantaranya ditemukan dan dapat dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia.</p>
<p>Sementara satu orang lainnya hingga saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.</p>
<p>“Setelah mendapatkan laporan, kami memberangkatkan personil dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban yang belum ditemukan,&#8221; kata Adah.</p>
<p>Diketahui, korban yang masih dalam pencarian bernama Misda (28) warga Desa Wasiat, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo.</p>
<p>Adapun alut yang digunakan dalam pencarian antara lain 1 unit Rescue Car Type II, 1 unit Rescue Car Carrier, 1 set LCR, 1 set Aqua Eye, 1 set Underwater Searching Device, 4 set Alkom Lengkap, dan 1 set Alduk air lengkap.</p>
<p>“Hari ini tim SAR gabungan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan alat Aqua Eye dan Underwater Searching Device serta melakukan penyisiran di tepian aliran Sungai Bogowonto,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Namun hingga pukul 17.20 WIB hasil pencarian nihil sehingga harus dihentikan sementara. &#8220;Besok, Senin (16/1/2023) pencarian akan dilanjutkan kembali mulai pukul 07.00 WIB,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/15/2-wanita-hanyut-di-sungai-bogowonto-1-orang-dalam-pencarian">2 Wanita Hanyut di Sungai Bogowonto, 1 Orang dalam Pencarian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>