<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>GKJ Semarang Barat Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/gkj-semarang-barat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Dec 2025 01:21:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>GKJ Semarang Barat Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jemaat GKJ Semarang Barat Pepanthan Mugas Natalan dengan Busana Jawa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/25/jemaat-gkj-semarang-barat-pepanthan-mugas-natalan-dengan-busana-jawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2025 01:16:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[GKJ]]></category>
		<category><![CDATA[GKJ Semarang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Natal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=536227</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Suasana tak biasa tampak dalam ibadah Natal jemaat GKJ Semarang Barat Pepanthan Mugasari, Semarang, Kamis 25 Desember 2025. Seluruh majelis dan pendeta mengenakan busana adat Jawa. Tak hanya itu, tim paduan suara juga mengenakan busana serupa. Begitu pula warga jemaat yang lain mengenakan dress code serupa. Yang pria mengenakan kain dan surjan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/25/jemaat-gkj-semarang-barat-pepanthan-mugas-natalan-dengan-busana-jawa">Jemaat GKJ Semarang Barat Pepanthan Mugas Natalan dengan Busana Jawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Suasana tak biasa tampak dalam ibadah Natal jemaat GKJ Semarang Barat Pepanthan Mugasari, Semarang, Kamis 25 Desember 2025.</p>
<p>Seluruh majelis dan pendeta mengenakan busana adat Jawa. Tak hanya itu, tim paduan suara juga mengenakan busana serupa.<br />
Begitu pula warga jemaat yang lain mengenakan <em>dress code</em> serupa.</p>
<p>Yang pria mengenakan kain dan surjan ala Yogya dengan blangkon <em>mondholan</em>. Sedangkan jemaat putri mengenakan kain kebaya.</p>
<p>Ruangan dalam gereja terisi penuh, sehingga di halaman juga dipasang tenda untuk menampung jemaat yang hadir.</p>
<p>&#8220;Ibadah Natal kali ini dilanjutkan dengan perayaan sekalian, tidak seperti biasanya perayaan dilakukan di hari dan tempat berbeda,&#8221; ujar Ketua Majelis Wilayah IV, Noor Hardjito.</p>
<p><strong>Penyelamatan Lewat Keluarga</strong><br />
Pendeta Emeritus Bambang Irianto dalam khotbah Natal mengatakan, Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga.</p>
<figure id="attachment_536237" aria-describedby="caption-attachment-536237" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-536237" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251225_071109.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251225_071109.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251225_071109-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251225_071109-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-536237" class="wp-caption-text">Pendeta Em Bambang Irianto memimpin ibadah Natal di GKJ Semarang Barat Pepanthan Mugasari. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>&#8220;Allah kita luar biasa. Kita tidak minta diselamatkan tetapi Tuhan menghampiri untuk menyelamatkan kita. Tuhan itu rendah hati dan penuh kasih,&#8221; ujar Pendeta Bambang.</p>
<p>Tetapi penyelamatan itu tidak otomatis, kata Pdt Bambang, ini membutuhkan respon kita. Dan Tuhan menyelamatkan manusia melalui keluarga.</p>
<figure id="attachment_536241" aria-describedby="caption-attachment-536241" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-536241" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251225_071025.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251225_071025.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251225_071025-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251225_071025-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-536241" class="wp-caption-text">Jemaat yang mengikuti ibadah Natal.meluber sampai luar gedung gereja. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Keluarga itu kehidupan bersama ada suami, istri, anak, mertua, menantu. &#8220;Apa yang sangat mungkin terjadi dalam kehidupan keluarga. Kebanyakan menjawab konflik, padahal bisa makan bersama dan kegiatan bersama lainnya,&#8221; kata Pdt. Bambang.</p>
<p>Tuhan menciptakan keluarga pertama, dan menempatkannya di Taman Eden. &#8220;Mereka hidup bersama Tuhan, semua tersedia. Mereka diminta bekerja dan memelihara dan hidup bagi Tuhan,&#8221; ujar Pdt. Bambang.</p>
<p>Tetapi yang terjadi, iblis datang, tidak suka melihat Adam dan Hawa bahagia karena hidup bersama Tuhan.</p>
<p>Maka, iblis pun menyesatkan, dengan mengatakan bahwa buah larangan Tuhan itu boleh dimakan, dan manusia bisa seperti Tuhan.</p>
<p>&#8220;Hawa pun memakan buah itu, maka yang terjadi hamartia, atau luput, berdosa karena tidak mengikuti kehendak Tuhan,&#8221; ujar Pdt Bambang.</p>
<p>Manusia menuruti kehendaknya sendiri, karena berpikir dia akan berbahagia dengan melakukan kehendaknya sendiri.</p>
<p>&#8220;Akibatnya kehidupan menjadi rusak. Karena dosa manusia kemudian bersembunyi, menjadi takut bertemu Tuhan,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Akibat dosa menjadikan manusia kehilangan. Dan karena itulah Tuhan datang.</p>
<p>&#8220;Kedatangan Tuhan melalui keluarga, datang melalui keluarga Yusuf dan Maria,&#8221; ujar Pendeta Bambang.</p>
<figure id="attachment_536242" aria-describedby="caption-attachment-536242" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-536242" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251225_071122.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251225_071122.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251225_071122-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251225_071122-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-536242" class="wp-caption-text">Suasana ibadah Natal di GKJ Semarang Barat Pepanthan Mugasari. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Yusuf dan Maria menyingkirkan egonya, dan bersedia menjadi jalan bagi Tuhan untuk menggenapi rencana Tuhan untuk menyelamatkan manusia.</p>
<p>&#8220;Keduanya setia menjalankan perintah Tuhan, meski menjalani banyak penderitaan. Keluarga ini terberkati dan melalui keluarga ini penyelamatan manusia,&#8221; kata Pdt Bambang.</p>
<p>Usai ibadah, langsung diteruskan dengan perayaan, yang diisi dengan penampilan paduan suara, tari, dan nyanyi yang dikemas secara sederhana dengan seting panggung ala angkringan.</p>
<p>Usai acara dilanjutkan makan bersama, yang sudah disediakan di tenda di halaman gereja.</p>
<p><strong>R. Widiyartono</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/25/jemaat-gkj-semarang-barat-pepanthan-mugas-natalan-dengan-busana-jawa">Jemaat GKJ Semarang Barat Pepanthan Mugas Natalan dengan Busana Jawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ibadah Natal di GKJ Semarang Barat Pepanthan Mugassari Jemaat Meluber Sampai Teras</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/25/ibadah-natal-di-gkj-semarang-barat-pepanthan-mugassari-jemaat-meluber-sampai-teras</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Dec 2024 05:17:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[GKJ Semarang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Mugassari]]></category>
		<category><![CDATA[Natal]]></category>
		<category><![CDATA[pepanthan Mugassari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453765</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Ibadah Natal di GKJ Semarang Barat Pepanthan Mugassari berlangsung khidmat penuh suka cita. Gedung gereja yang sudah direnovasi dan tempat ibadahnya diperluas, ternyata belum mampu menampung jemaat yang hadir untuk ibadah, Rabu 25 Desember 2024. Ibadah dimulai pukul 07.00 pagi tadi, dan majelis harus menata kursi di teras gereja, karena jemaat yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/25/ibadah-natal-di-gkj-semarang-barat-pepanthan-mugassari-jemaat-meluber-sampai-teras">Ibadah Natal di GKJ Semarang Barat Pepanthan Mugassari Jemaat Meluber Sampai Teras</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Ibadah Natal di GKJ Semarang Barat Pepanthan Mugassari berlangsung khidmat penuh suka cita. Gedung gereja yang sudah direnovasi dan tempat ibadahnya diperluas, ternyata belum mampu menampung jemaat yang hadir untuk ibadah, Rabu 25 Desember 2024.</p>
<p>Ibadah dimulai pukul 07.00 pagi tadi, dan majelis harus menata kursi di teras gereja, karena jemaat yang hadir meluber, banyak yang tidak tertampung di dalam ruangan. “Biasa kalau ibadah hari Natal ya penuh seperti ini, karena keluarga dari luar kota yang mudik juga ikut beribadah di sini,” ujar Rajiman, seorang majelis diaken.</p>
<p>Pernyataan Rajiman ini didukung Agung, jemaat Gereja di Penawangan Grobogan juga turut beribadah di Mugassari bersama keluarganya. “Dulu istri saya warga gereja di sini, lalu kami pindah ke Penawangan. Kami juga bersama adik yang semalam baru saja datang dari Pasuruan, Jawa Timur,” ujar Agung.</p>
<figure id="attachment_453777" aria-describedby="caption-attachment-453777" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-453777" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/IMG_20241225_082620.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/IMG_20241225_082620.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/IMG_20241225_082620-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/IMG_20241225_082620-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-453777" class="wp-caption-text">Pdt emeritus Bambang Irianto menyampaikan khotbah Natal dalam ibadah di Penthan Mugassari. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Sementara peserta ibadah Natal lainnya ada yang datang dari Jakarta, Tangerang, Solo, dan kota-kota lainnya. “Setiap Natal kami pasti pulang dan beribadah di gereja ini bersama anak-anak, kakak, keponakan, dan bapak-ibu,” ujar Entas yang tinggal di Solo, tetapi ayahnya di Semarang.</p>
<p><strong>Ayem Ada Kepastian</strong></p>
<p>Dalam ibadah di Pepanthan Mugassari, sebagai pembawa firman adalah Pendeta Emeritus Bambang Irianto. Dalam khotbahnya, Pendeta Bambang menyampaikan bahwa, seseorang akan merasa <em>ayem </em>(tenang) bila merasa dirinya ada jaminan. “Memang punya uang, rumah, mobil itu juga menjadikan ayem. Tetapi tidak ada jaminan bahwa harta itu utuh, apalagi dibawa mati,” ujar Pdt. Bambang.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/25/ibadah-natal-di-gkj-semarang-barat-pepanthan-mugassari-jemaat-meluber-sampai-teras">Ibadah Natal di GKJ Semarang Barat Pepanthan Mugassari Jemaat Meluber Sampai Teras</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Natalan GKJ Semarang Barat, ‘Mengapa Harus ke Betlehem?&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/22/natalan-gkj-semarang-barat-mengapa-harus-ke-betlehem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Dec 2024 14:31:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Balairung]]></category>
		<category><![CDATA[Betlehem]]></category>
		<category><![CDATA[GKJ Semarang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Mari sekarang kita pergi ke Betlehem]]></category>
		<category><![CDATA[Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Natal Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Upgris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453306</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – GKJ (Gereja Kristen Jawa) Semarang Barat melaksanakan perayaan Natal Raya 2024 di Balairung Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Minggu 22 Desember 2024. Tema dalam perayaan Natal tahun ini, sesuai dengan Tema Natal Persekutuan Gereja di Indonesia (PGI) tahun 2024 adalah “Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem” yang diambil dari Injil Lukas 2:15. Pendeta [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/22/natalan-gkj-semarang-barat-mengapa-harus-ke-betlehem">Natalan GKJ Semarang Barat, ‘Mengapa Harus ke Betlehem?&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>GKJ (Gereja Kristen Jawa) Semarang Barat melaksanakan perayaan Natal Raya 2024 di Balairung Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Minggu 22 Desember 2024.</p>
<p>Tema dalam perayaan Natal tahun ini, sesuai dengan Tema Natal Persekutuan Gereja di Indonesia (PGI) tahun 2024 adalah “Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem” yang diambil dari Injil Lukas 2:15.</p>
<p>Pendeta Iky Sumarthina P Prayitno ThD hadir untuk menyampaikan renungan Natal. Senada dengan tema Natal Tahun ini, ‘Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem”, dia pun bertanya, “Mengapa harus ke Betlehem?”</p>
<figure id="attachment_453308" aria-describedby="caption-attachment-453308" style="width: 315px" class="wp-caption alignright"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-453308" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/Pdt-IKY.jpg" alt="" width="315" height="448" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/Pdt-IKY.jpg 315w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/Pdt-IKY-281x400.jpg 281w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/Pdt-IKY-105x150.jpg 105w" sizes="(max-width: 315px) 100vw, 315px" /><figcaption id="caption-attachment-453308" class="wp-caption-text">Pdt. Iky Sumarthina, dosen Fakultas Teologi UKSW. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Dosen Fakultas Teologi UKSW Salatiga ini mengutip lirik <em>lagu dolanan </em>Jawa, “E Dhayohe Teka”. <em>E dhayohe teka, e gelarna klasa. </em>Ketika tamu datang, kita harus mempersiapkan diri untuk menyambutnya.</p>
<p>“Demikian halnya, kita juga Bersiap untuk menyambut tamu yang akan datang yaitu Tuhan Yesus,” kata dia.</p>
<p>Betlehem, kata Pdt Iky, itu <em>origin, </em>tempat segalanya berasal. Maria yang hamil tua harus naik keledai ratusan kilometer ditemani Yusuf, menuju Betlehem, mengikuti perintah untuk menjalani sensus di daerah asalnya.</p>
<p>“Dalam keadaan hamil tua, bersama Yusuf mereka menuju ke Betlehem, meskipun sesampai tujuan tidak tersedia tempat baginya,” ujar Pdt Iky.</p>
<p>Pergi ke Betlehem, sesuai tema Natal ini, bukan semata secara fisik untuk merayakan Natal. “Mengapa harus ke Betlehem, karena Betlehem adalah tempat segalanya berasal dari kembali. Betlehem itu asli kita, kehidupan kita, tanggung jawab kita. Dalam konteks ini, kita harus ada dan setia menjalani,” kata dia.</p>
<p>Dikatakan, tugas tanggung jawab dalam kehidupan kita berada di Betlehem, di dalam Kristus. “Kita tidak bisa mengelak pada asal kita. Betlehem diturunkan pada diri Kristus maka kita akan tetap berpengharapan,” ujarnya.</p>
<p>Dia mengingatkan, apa pun yang dialami di dalam hidup, di tengah pergumulan, kita harus Kembali menemukan Betlehem.</p>
<figure id="attachment_453307" aria-describedby="caption-attachment-453307" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-453307" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/IMG_20241222_182226.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/IMG_20241222_182226.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/IMG_20241222_182226-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/IMG_20241222_182226-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-453307" class="wp-caption-text">Pdt Iky Sumarthina menyampaikan renungan pada perayaan Natal Raya GKJ Semarang Barat di Balairung UPGRIS Semarang, 22 Desember 2024. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p><strong>Nuansa Nusantara</strong></p>
<p>Ketua Panitia Natal Raya GKJ Semarang Barat 2024, Sri Henry Wibowo mengtatakan, perayaan tahun ini bernuansa Nusantara. “Ini tampak dari panitia dan warga jemaat yang hadir dengan pakaian bernuansa Nusantara, yang menggambarkan keragaman,” kata Henry.</p>
<p>Perayaan Natal Raya ini sudah diawalib dengan kegiatan penyerahan bantuan bahan makanan kepada warga yang membutuhkan. “Kami membagikan 174 paket bahan makanan,” ujar Henry.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/22/natalan-gkj-semarang-barat-mengapa-harus-ke-betlehem">Natalan GKJ Semarang Barat, ‘Mengapa Harus ke Betlehem?&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RS Panti Wilasa Citarum Berbagi dan Beri Edukasi Kesehatan di GKJ Semarang Barat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/13/rs-panti-wilasa-citarum-berbagi-dan-beri-edukasi-kesehatan-di-gkj-semarang-barat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jan 2024 10:23:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[GKJ Semarang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Laurensia Molek Wijayanto]]></category>
		<category><![CDATA[Mugassari]]></category>
		<category><![CDATA[Panti Wilasa Citarum]]></category>
		<category><![CDATA[RS Panti Wilasa]]></category>
		<category><![CDATA[Tiurlan Pardamean Br Sibarani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=393322</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum menggandeng Gereja Kristen Jawa (GKJ) Semarang Barat melakukan bazar murah bahan makanan dan memberikan edukasi kesehatan, Sabtu 13 Januari 2024. Acara digelar di tempat ibadah Mugassari, Jalan Mugas Barat IX, dihadiri sekitar 50 orang, terdiri atas para majelis gereja dan jemaat yang Sebagian besar berusia lanjut. Diaken [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/13/rs-panti-wilasa-citarum-berbagi-dan-beri-edukasi-kesehatan-di-gkj-semarang-barat">RS Panti Wilasa Citarum Berbagi dan Beri Edukasi Kesehatan di GKJ Semarang Barat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum menggandeng Gereja Kristen Jawa (GKJ) Semarang Barat melakukan bazar murah bahan makanan dan memberikan edukasi kesehatan, Sabtu 13 Januari 2024.</p>
<p>Acara digelar di tempat ibadah Mugassari, Jalan Mugas Barat IX, dihadiri sekitar 50 orang, terdiri atas para majelis gereja dan jemaat yang Sebagian besar berusia lanjut.</p>
<p>Diaken Wijonarko, Ketua III Majelis GKJ Semarang Barat dalamk sambutannya menyampaikan terima kasih kepada RS Panti Wilasa Citarum yang tergerak untuk mengajak GKJ Semarang Barat berbagi dan melakukan edukasi Kesehatan.</p>
<figure id="attachment_393324" aria-describedby="caption-attachment-393324" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-393324 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240113_101711.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240113_101711.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240113_101711-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240113_101711-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-393324" class="wp-caption-text">Para peserta edukasi kesehatan di Tempat Ibadah Mugassari GKJ Semarang Barat. Foto: wied</figcaption></figure>
<p>Dikatakan, bermula adanya informasi bahwa RS Panti Wilasa Citarum akan menggelar bazar di GKJ Semarang Barat, selanjutnya majelis melakukan rapat. “Akhirnya dipilih tempat di tempat ibadah GKJ Semarang Barat di Mugassari, karena gereja induk di Jalan Hasanuddin sedang digunakan untuk pemberkatan nikah,” kata Wijonarko.</p>
<p>WIjonarko berharap, kegiatan serupa ini bisa berulang, dan menjadi kegiatan yang rutin kerja sama RS Panti Wilasa Citarum dengan GKJ Semarang Barat.</p>
<p>Sedangkan dr Tiurlan Pardamean Br Sibarani dari RS Panti Wilasa Citarum dalam sambutannya mengatakan, kegiatan bazar murah dan edukasi kesehatan ini diharapkan menjadi kontribusi RS Panti Wilasa Citarum dalam menjalin hubungan baik dengan gereja.</p>
<p><strong>Makan Cerminan Kesehatan Kita</strong></p>
<p>Dalam kesempatan ini, ahli gizi RS Panti Wilasa Citarum Laurensia Molek Wijayanti SGz memaparkan topik “Asupan gizi yang tepat untuk tetap sehat dan produktif”, yang tampaknya cocok untuk hadirin yang rata-rata usia lanjut.</p>
<p>“<em>You are what yu eat. </em>Makanan yang kita makan adalah cerminan diri dan Kesehatan kita,” ujar Molek.</p>
<figure id="attachment_393325" aria-describedby="caption-attachment-393325" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-393325 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240113_113332.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240113_113332.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240113_113332-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240113_113332-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-393325" class="wp-caption-text">Warga jemaat GKJ Semarang Barat menukarkan kupon dan mendapatkan paket bahan makanan. Foto: Wied</figcaption></figure>
<p>Kita bisa menjadi sakit bila makanan tak bisa dikelola oleh tubuh. Menurut Molek, makanan tidak hanya untuk mengenyangkan dan membangun energi, tetapi juga bisa menjadi bat. “Pada masa anak-anak berat badan dan tinggi badan harus selalu dipantau. Tetapi untuk kitabyang berusia 40 sampai 70-an tahun yang jadi ukuran adalah lingkar perut. Untuk pria ukuran nrmal 90 sentimeter dan Perempuan 80 cm,” ujar Molek.</p>
<p>Dia mengingatkan, agar semuanya menjaga pola makan. “Makan tiga kali sehari dengan waktu yang teratur. Jangan sembarang makan, boeh saja selain makanan utama diselingi kudapan atau <em>snack.</em> Tetapi yang penting perhatikan jamnya,” ujar Molek.</p>
<p><strong>Wajib Sarapan</strong></p>
<p>Dia mengungkapkan, banyak yang tidak biasa sarapan atau makan pagi, karena alasan pekerjaan atau yang lain. “Padahal mestinya sebelum kita mengeluarkan energi harus mengisi energi lebih dahulu. Kemudian dua jam sebelum tidur harus sudah berhenti makan,” ujarnya.</p>
<figure id="attachment_393326" aria-describedby="caption-attachment-393326" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-393326 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/wijonarko.jpeg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/wijonarko.jpeg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/wijonarko-400x300.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/wijonarko-150x113.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/wijonarko-80x60.jpeg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/wijonarko-100x75.jpeg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/wijonarko-180x135.jpeg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/wijonarko-238x178.jpeg 238w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-393326" class="wp-caption-text">Diaken Wijonarko, Ketua III Majelis GKJ Semarang Barat memberikan sambutan. Foto: wied</figcaption></figure>
<p>Selain mengatur pola makan, diingatkan untuk berolahraga. “Olahraga bukan ngepel atau bersih-bersih. Yang dimaksud olahraga itu dilakukan teratur diawali pemanasan, kegiatan inti, lalu pelepasan,” ujar Molek.</p>
<p>Untuk usia mapan, di atas 40 tahun diingatkan, agar jangan sering makan makanan yang diawetkan, kurangi garam, dan juga gula. “Konsumsi sayur yang cukup, buah-buah yang mengandung kalium, dan hindari makanan berlemak,” kata dia.</p>
<p>Suasana menjadi makin hangat dengan adanya beberapa pertanyaan dari peserta. Acara yang berlangsung sekitar satu setengah jam ini berakhir, dilanjutkan dengan penukaran kupon dengan bahan makanan berupa beras, kecap, dan bahan makanan lainnya.</p>
<p><strong>wied</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/13/rs-panti-wilasa-citarum-berbagi-dan-beri-edukasi-kesehatan-di-gkj-semarang-barat">RS Panti Wilasa Citarum Berbagi dan Beri Edukasi Kesehatan di GKJ Semarang Barat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ibadah di GKJ Semarang Barat Bernuansa Kebangsaan, Majelis dan Pendeta Berpeci dengan Pin Garuda Pancasila</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/08/13/ibadah-di-gkj-semarang-barat-bernuansa-kebangsaan-majelis-dan-pendeta-berpeci-dengan-pin-garuda-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Aug 2023 05:58:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[17 agustus]]></category>
		<category><![CDATA[Agustus]]></category>
		<category><![CDATA[bulan kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Garuda Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[GKJ]]></category>
		<category><![CDATA[GKJ Semarang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=359292</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kegiatan ibadah hari Minggu di Gereja Kristen Jawa Semarang Barat, selama bulan Agustus ini dengan nuansa kebangsaan. Di depan mimbar Gereja Induk di Jalan Hasanuddin, Semarang dipasang dua bendera merah putih. Ibadah dengan nuansa kebangsaan ini dilaksanakan selama bulan Agustus, yang menjadi bulan penting bagi bangsa Indonesia, yaitu bulan diproklamasikannya Kemerdekaan RI [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/13/ibadah-di-gkj-semarang-barat-bernuansa-kebangsaan-majelis-dan-pendeta-berpeci-dengan-pin-garuda-pancasila">Ibadah di GKJ Semarang Barat Bernuansa Kebangsaan, Majelis dan Pendeta Berpeci dengan Pin Garuda Pancasila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) </strong>– Kegiatan ibadah hari Minggu di Gereja Kristen Jawa Semarang Barat, selama bulan Agustus ini dengan nuansa kebangsaan. Di depan mimbar Gereja Induk di Jalan Hasanuddin, Semarang dipasang dua bendera merah putih.</p>
<p>Ibadah dengan nuansa kebangsaan ini dilaksanakan selama bulan Agustus, yang menjadi bulan penting bagi bangsa Indonesia, yaitu bulan diproklamasikannya Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.</p>
<p>Sejak Minggu, 6 Agustus 2023 lalu, seluruh anggota majelis GKJ Semarang Barat dan para pelayan ibadah juga mengenakan peci hitam dengan pin Garuda Pancasila, dasi merah, atasan putih. “Seusai dengan kalender yang ditetapkan sinode, bulan Agustus adalah bulan kebangsaan, maka GKJ Semarang pun menyesuaikan.</p>
<p>Maka ada aksesori tambahan seperti bendera di mimbar, poster bernuansa kemerdekaan, dan majelis, pendeta serta pelayan ibadah mengenakan peci dengan pin Garuda Pancasila,” ujar Pendeta Sediyoko, dari GKJ Semarang Barat.</p>
<figure id="attachment_359296" aria-describedby="caption-attachment-359296" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-359296 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/Ibu-Maria.jpeg" alt="" width="681" height="511" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/Ibu-Maria.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/Ibu-Maria-400x300.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/Ibu-Maria-150x113.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/Ibu-Maria-80x60.jpeg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/Ibu-Maria-100x75.jpeg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/Ibu-Maria-180x135.jpeg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/Ibu-Maria-238x178.jpeg 238w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-359296" class="wp-caption-text">Ibu Maria Sardjiah nembang Dhandhanggula didampingi Pdt. Didik Yulianto di tempat ibadah Mugassari, GKJ Semarang Barat. Foto: Yeni Ch</figcaption></figure>
<p>Selain itu, setiap mengawali ibadah juga jemaat bersama-sama menyanyikan lagu nasional. “Tanggal 6 Agustus lalu lagu <em>Rayuan Pulau Kelapa</em>, kemudian tanggal 13 Agustus hari ini lagu <em>Indonesia Pusaka </em>keduanya ciptaan komponis Ismail Marzuki,” ujar Pdt. Sediyoko.</p>
<p>Sedangkan untuk tanggal 13 Agustus hari ini, di dua tempat ibadah sesuai khotbah pada persembahan berupa tembang dan geguritan. Di tempat ibadah Gereja Induk Jalan Hasanuddin, sesuai khotbah yang disampaikan Pdt Drs Bambang Irianto, STh., M.Min. ada pembacaan geguritan (puisi berbahasa Jawa) oleh seorang anggota majelis, Penatua R. Widiyartono.</p>
<p>Sedangkan di tempat ibadah Mugassari, yang ibadahnya dipimpin Pendeta Didik Yulianto, diisi penampilan seorang warga jemaat Maria Sardjiah, dengan <em>nembang </em>Dhandanggula bertema perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah hingga mencapai kemerdekaan.</p>
<figure id="attachment_359299" aria-describedby="caption-attachment-359299" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-359299 size-full" style="text-align: center;" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/majelis.jpg.jpg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/majelis.jpg.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/majelis.jpg-400x266.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/majelis.jpg-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-359299" class="wp-caption-text">Majelis GKJ Semarang Barat, R. Widiyartono membaca geguritan dalam ibadah di Gereja Induk GKJ Semarang Barat. Foto: dok wied</figcaption></figure>
<p>&#8220;Bu Maria menembang <em>Dhandhanggula </em>sebagai <em>bawa </em>lalu <em>dhawah </em>(dilanjutkan) dengan <em>lelagon </em>Sang Dwiwarna ciptaan Ki Nartosabdo,” ujar Widiyartono.</p>
<p>Sedangkan dia sendiri menyiapkan <em>geguritan </em>karyanya berjudul <em>Wengi Pitulas Agustus </em>(Tujuh Belas Agustus Malam), yang berisi renungan tentang apa yang dilakukan bangs aini, yang belum sepenuhnya jadi kenyataan.</p>
<p>Pendeta Didik Yulianto, dalam kesempatan terpisah juga mengatakan, pada hari Kamis sore 17 Agustus 2023 pukul 17.00 juga dilaksanakan ibadah/kebaktian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-78 RI.</p>
<p>“Khotbahnya bertema Allah yang Pembebas, yang tentu saja berkaitan dengan kemerdekaan. Sebab, negara kit aini juga Merdeka, seperti tertulis dalam pembukaan UUD 1945 adalah atas berkat Rahmat Allah,” ujar Pdt Didik.</p>
<p>Dalam ibadah ini juga ada pujian kelompok paduan suara dan grup angklung, yang akan mengalunkan lagu-lagu nasional.</p>
<p><strong>Wied</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/13/ibadah-di-gkj-semarang-barat-bernuansa-kebangsaan-majelis-dan-pendeta-berpeci-dengan-pin-garuda-pancasila">Ibadah di GKJ Semarang Barat Bernuansa Kebangsaan, Majelis dan Pendeta Berpeci dengan Pin Garuda Pancasila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jemaat GKJ Semarang Barat Laksanakan Ibadah Rabu Abu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/02/22/jemaat-gkj-semarang-barat-laksanakan-ibadah-rabu-abu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2023 15:56:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[GKJ Semarang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pdt. Sediyoko]]></category>
		<category><![CDATA[persembahan]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Rabu Abu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=317449</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Jemaat GKJ (Gereja Kristen Jawa) Semarang Barat melaksanakan ibadah Rabu Abu, mengawali masa raya Paskah di Gereja Induk Jalan Hasanuddin dan tempat ibadah Mugassari Semarang, Rabu malam (22/2/2023). Ibadah di Gereja Induk Jalan Hasanuddin dipimpin Pdt. Didik Yulianto dan di tempat ibadah Mugassari dipimpin Pdt. Sediyoko. Ibadah di Gereja Induk diikuti oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/02/22/jemaat-gkj-semarang-barat-laksanakan-ibadah-rabu-abu">Jemaat GKJ Semarang Barat Laksanakan Ibadah Rabu Abu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Jemaat GKJ (Gereja Kristen Jawa) Semarang Barat melaksanakan ibadah Rabu Abu, mengawali masa raya Paskah di Gereja Induk Jalan Hasanuddin dan tempat ibadah Mugassari Semarang, Rabu malam (22/2/2023).</p>
<p>Ibadah di Gereja Induk Jalan Hasanuddin dipimpin Pdt. Didik Yulianto dan di tempat ibadah Mugassari dipimpin Pdt. Sediyoko. Ibadah di Gereja Induk diikuti oleh 158 jemaat dan di Mugassari 154 orang.</p>
<p>Pdt. Sediyoko dalam khotbahnya mengatakan, Rabu Abu dalam konteks Perjanjian Lama, adalah wujud sikap perendahan diri di depan Tuhan, sebagai orang berdosa.</p>
<p>&#8220;Kemudian ditandai dengan menaburkan abu di atas kepala. Tetapi sekarang bukan ditaburkan di atas kepala, tetapi dioleskan di dahi dengan tanda salib,&#8221; kata Pdt. Sediyoko.</p>
<p>Abu menggambarkan, manusia diciptakan dari tanah menunjukkan sosok yang lemah, salah, dan berdosa. Maka manusia harus merendahkan dirinya dan menyatakan pertobatannya.</p>
<p>Pdt. Sediyoko juga mengingatkan, bahwa umat harus mewujudkan spiritualitas berdoa, berpuasa, memberikan persembahan, dan tidak bersikap munafik.</p>
<p><strong>Tidak Usah Dipamer-pamerkan</strong></p>
<p>&#8220;Spiritualitas berdoa, memuji dan memuliakan Tuhan. menyadari keberdosaan dan memohon ampun pada Tuhan. Berdoa tidak perlu dipamer-pamerkan, ditunjukkan pada orang bahwa kita berdoa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/02/22/jemaat-gkj-semarang-barat-laksanakan-ibadah-rabu-abu">Jemaat GKJ Semarang Barat Laksanakan Ibadah Rabu Abu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Natal Memartabatkan Manusia; GKJ Semarang Barat dengan Prokes Ketat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/12/25/natal-memartabatkan-manusia-gkj-semarang-barat-dengan-prokes-ketat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2020 04:25:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[GKJ Semarang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah Natal]]></category>
		<category><![CDATA[Natal]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan natal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=135090</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Ibadah Natal di GKJ Semarang Barat, Jalan Hasanuddin G.16 Semarang berjalan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat, dan berjalan lancar. Ibadah dipimpin Pendeta Drs Bambang Irianto STh, MMin dengan tema “Firman yang Menjadi Manusia”.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/25/natal-memartabatkan-manusia-gkj-semarang-barat-dengan-prokes-ketat">Natal Memartabatkan Manusia; GKJ Semarang Barat dengan Prokes Ketat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) </strong>– Ibadah Natal di GKJ Semarang Barat, Jalan Hasanuddin G.16 Semarang berjalan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat, dan berjalan lancar. Ibadah dipimpin Pendeta Drs Bambang Irianto STh, MMin dengan tema “Firman yang Menjadi Manusia”.</p>
<p>Gereja berkapasitas 350 jemaat ini hanya diisi 93 jemaat di dalam gereja, termasuk para petugas, majelis, dan pendeta. Kemudian joglo di belakang gereja ditempati 26 jemaat, dengan menggunakan tayangan LCD projector. Jadi total yang beribadah di Gereja Induk GKJ Semarang Barat sebanyak 119 orang.</p>
<p>Majelis yang bertugas di luar menyarankan jemaat yang dating untuk cici tangan, kemudian diperiksa suhu badannya. Petugas mencocokkan apakah jemaat yang hadir sudah mendaftar melalui <em>google form.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_135094" aria-describedby="caption-attachment-135094" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-135094" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2835.jpg" alt="" width="681" height="511" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2835.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2835-400x300.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2835-150x113.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2835-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2835-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2835-238x178.jpg 238w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-135094" class="wp-caption-text">Satu bangku yang biasanya untuk lima orang hanya diisi dua orang, demi protokol kesehatan dalam ibadah di GKJ Semarang Barat. Foto: wied</figcaption></figure>
<p><strong><span style="font-size: 12pt;">Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2020/12/25/natal-pertama-di-grobogan-kapolres-tetap-bersyukur-di-tengah-pandemi/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Natal Pertama di Grobogan, Kapolres Tetap Bersyukur di Tengah Pandemi</a></span></strong></p>
<p>“Bila belum mendaftar, kami tempatkan di joglo. Karena kami tidak bisa menolak, sejauh masih memungkinkan untuk ketentuan standar penanganan covid-19. Dalam hal ini terkait jaga jarak,” kata Sapto Tjahjono, dari Tim Gugus Penanganan Covid-19 GKJ Semarang Barat sebelum ibadah dimulai.</p>
<p><strong>Memartabatkan Manusia</strong></p>
<figure id="attachment_135099" aria-describedby="caption-attachment-135099" style="width: 468px" class="wp-caption alignleft"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-135099" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/pdt-bambang.jpg" alt="" width="468" height="681" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/pdt-bambang.jpg 468w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/pdt-bambang-275x400.jpg 275w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/pdt-bambang-103x150.jpg 103w" sizes="(max-width: 468px) 100vw, 468px" /><figcaption id="caption-attachment-135099" class="wp-caption-text">Pdt.Bambang Irianto.</figcaption></figure>
<p>Pendeta Bambang Irianto dalam khotbahnya mengatakan, tema “Firman yang menjadi manusia” menjadi relevan pada saat ini. Firman yang menjadi manusia, kata Pendeta Bambang, sejak awal memang sudah terjadi penolakan oleh dunia.</p>
<p>“Kedatangan firman yang menjadi manusia, Tuhan sendiri yang hadir sebagai manusia ditolak karena manusia tidak mengenalnya,” kata Pdt Bambang.</p>
<p>Padahal kedatangannya dalam wujud manusia, yaitu Yesus Kristus dimaksudkan untuk mengembalikan relasi antara manusia dengan Tuhan yang rusak akibat dosa.</p>
<p>“Yesus datang untuk memulihkan martabat manusia, mengembalikan kemanusiaan manusia yang rusak oleh dosa,” ujarnya.</p>
<p>Disebutkan, Yesus datang tidak untuk menghakimi manusia, tetapi untuk menjadi teladan. Orang yang sakit kusta, pada zaman Yesus dulu, dianggap sebagai najis, orang berdosa, dan harus diasingkan.</p>
<p>“Tetapi ketika Yesus bertemu mereka, juga penderita kusta ini disembuhkan. Dikembalikan martabat kemanusiaannya. Begitu pula ketika ada perempuan berzina, tidak dihukum. Bahkan orang yang meminta agar perempuan itu dirajam, tidak berani melakukannya saat diminta untuk yang tidak pernah berdosa agar melempar pertama kali. Perempuan itu kemudian disuruh pergi dengan pesan ‘jangan berbuat dosa lagi’,” kata Pdt Bambang.</p>
<figure id="attachment_135097" aria-describedby="caption-attachment-135097" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-135097" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2829.jpg" alt="" width="681" height="511" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2829.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2829-400x300.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2829-150x113.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2829-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2829-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/12/DSCF2829-238x178.jpg 238w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-135097" class="wp-caption-text">Joglo di belakang gereja dimanfaatkan untuk jemaat yang hadir, khususnya yang tidak mendaftar melalui google form. Foto: wied</figcaption></figure>
<p><strong><span style="font-size: 12pt;">Baca juga </span></strong><a href="https://suarabaru.id/2020/12/25/natal-2020-72-narapidana-lapas-kelas-1-semarang-dapat-remisi/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Natal 2020, 72 Narapidana Lapas Kelas 1 Semarang Dapat Remisi</a></p>
<p>Ibadah yang berlangsung selama satu jam itu, diakhiri dengan mengucapkan “Selamat Hari Natal”, tanpa bersalaman, hanya salam Namaste. Pendeta dan majelis berada di depan pintu mengucapkan selamat kepada jemaat yang diatur satu demi satu keluar dari dalam gereja.</p>
<p>Selanjutnya, jemaat juga disarankan untuk langsung pulang, sehingga tidak terjadi kerumunan di halaman gereja seperti pada perayaan Natal di luar pandemi.</p>
<p>Selain di Gereja Induk Jalan Hasanuddin G.16 Semarang, GKJ Semarang Barat juga menggelar ibadah tatap muka terbatas dalam Natal ini di tempat ibadah Mugassari dan Kalisari. Seain itu ibadah pukul 08.00 di Gereja Induk juga disiarkan sevara <em>live</em> <em>streaming </em>melalui youtube, yang bisa diikuti seluruh jemaat yang tak bisa ke gereja.</p>
<p><strong>Widiyartono R</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/25/natal-memartabatkan-manusia-gkj-semarang-barat-dengan-prokes-ketat">Natal Memartabatkan Manusia; GKJ Semarang Barat dengan Prokes Ketat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peneguhan Majelis GKJ Semarang Barat dalam Masa Pandemi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/08/16/peneguhan-majelis-gkj-semarang-barat-dalam-masa-pandemi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2020 13:05:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[GKJ Semarang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Klasis Semarang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[sinode gkj]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=105675</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Sebelas anggota Majelis GKJ Semarang Barat diteguhkan dalam sebuah ibadah yang dipimpin Pdt Drs Bambang Irianto STh, MMin, Minggu (16/8) di Gereja Induk Jalan Hasanuddin G.16 Semarang. Ibadah peneguhan ini hanya diikuti segenap anggota majelis, termasuk di dalamnya majelis yang masih menjabat, yang berakhir masa jabatannya, dan majelis yang baru diteguhkan. Peneguhan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/08/16/peneguhan-majelis-gkj-semarang-barat-dalam-masa-pandemi">Peneguhan Majelis GKJ Semarang Barat dalam Masa Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Sebelas anggota Majelis GKJ Semarang Barat diteguhkan dalam sebuah ibadah yang dipimpin Pdt Drs Bambang Irianto STh, MMin, Minggu (16/8) di Gereja Induk Jalan Hasanuddin G.16 Semarang.</p>
<p>Ibadah peneguhan ini hanya diikuti segenap anggota majelis, termasuk di dalamnya majelis yang masih menjabat, yang berakhir masa jabatannya, dan majelis yang baru diteguhkan. Peneguhan majelis biasanya dilakukan dalam ibadah hari Minggu, yang diikuti oleh segenap jemaat.</p>
<p>“Tetapi karena ini masih masa pandemi, kami mengikuti protokol kesehatan. Yang hadir hanya sekitar 40 orang, terdiri atas para majelis dan suami atau istri majelis yang diteguhkan. Sekaligus ini untuk uji coba ibadah tatap muka. Ibadah ini juga kami siarkan secara <em>live streaming sehingga </em>bisa diikuti jemaat dalam ibadah di rumah<em>,</em>” kata Ketua Majelis GKJ Semarang Barat, Mugiyo Hartono.</p>
<figure id="attachment_105677" aria-describedby="caption-attachment-105677" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-105677" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/protokol.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/protokol.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/protokol-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/protokol-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-105677" class="wp-caption-text">Majelis dan suami atau istri yang hadir dalam ibadah peneguhan duduk dengan jarak yang ditetapkan sesuai protokol kesehatan. Foto: wied</figcaption></figure>
<p>Selain jumlah yang hadir dibatasi, protokol kesehatan juga dilaksanakan. “Kami sudah menyiapkan wastafel dan sabun untuk cuci tangan, <em>hand sanitizer</em>, ruang ibadah juga disemprot disinfektan, pembatasan jarak duduk. Semua yang hadir wajib pakai masker, bahkan juga ada beberapa yang diwajibkan mengenakan <em>face shield</em> khususnya para petugas,” tambah dosen FIK Unnes ini.</p>
<p>Dikatakan, sejak bulan Maret lalu, GKJ Semarang Barat melaksanakan ibadah secara daring atau <em>online</em>, baik dalam bentuk rekaman maupun langsung secara <em>live streaming.</em> Diakui, hal semacam ini memang membutuhkan perhatian secara khusus.</p>
<p>“Pada awalnya, untuk ibadah <em>online</em> kami lakukan dengan peralatan seadanya. Selanjutnya kami berusaha melengkapi peralatan. Petugasnya pun <em>learning by doing</em>, karena mereka juga bukan orang-orang yang hali di bidang itu. Tetapi, Puji Tuhan semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Mugiyo Hartono.</p>
<p>GKJ Semarang Barat akan kembali melaksanakan ibadah tatap muka secara terbatas pada Minggu, 6 September 2020. “Pada tanggal itu dilaksanakan baptis dan sidi atau mengaku percaya. Yang hadir adalah mereka yang dibaptis atau sidi dan orang tuanya saja. Kami masih melakukan ibadah tatap muka secara terbatas, karena situasi memang belum memungkinkan untuk dihadiri banyak jemaat,” ujar Mugiyo Hartono.</p>
<figure id="attachment_105678" aria-describedby="caption-attachment-105678" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-105678" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/majelis-lereh.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/majelis-lereh.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/majelis-lereh-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/majelis-lereh-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-105678" class="wp-caption-text">Inilah majelis yang berkahir masa tugasnya (&#8220;lereh&#8221;) setelah menjabat rata-rata dua periode, selama enam tahun. Foto: Wied.</figcaption></figure>
<p><strong>Majelis yang Diteguhkan</strong></p>
<p>Dalam ibadah ini majelis yang diteguhkan sebanyak 11 orang. Untuk jabatan penatua adalah Pnt Titiek Sulistyowati, Pnt Agus Prasetyo Adi, Pnt Ike Kristianingtyas, Pnt Baskara Dewayana, dan Pnt Widya Dhewayani.</p>
<p>Sedangkan untuk jabatan diaken adalah Dkn Soertijono Andreas, dkn Chriswinoto, Dkn Kristiana Widiarti, Dkn Agus Yuliarto, Dkn Saptono Priyo Santoso, dan Dkn Noor Hardjito. Sedangkan majelis yang berakhir masa jabatannya sebanyak 14 orang. Dari 14 ini, beberapa di antaranya diteguhkan kembali.</p>
<p>Usai ibadah peneguhan, dilanjutkan dengan pembekalan bagi majelis leh Pdt Bambang Irianto. Dengan ketentuan waktu yang ketat, akhirnya ibadah berjalan selama satu jam dan pembekalan satu, persis dua jam seluruh kegiatan selesai.</p>
<p><strong>Widiyartono R.</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/08/16/peneguhan-majelis-gkj-semarang-barat-dalam-masa-pandemi">Peneguhan Majelis GKJ Semarang Barat dalam Masa Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GKJ Semarang Barat Rayakan ‘Undhuh-Undhuh’ dan Bazar ‘Online’</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/08/09/gkj-semarang-barat-rayakan-undhuh-undhuh-dan-bazar-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2020 05:08:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[gkj klasis semarang barat]]></category>
		<category><![CDATA[GKJ Semarang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[sinode gkj]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=103725</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Gereja Kristen Jawa Semarang Barat menyelenggarakan perayaan hasil panen (Riyaya Undhuh-undhuh) secara daring (online), Minggu (9/8) yang dimulai pukul 10.00. Sebelumnya juga sudah dilaksanakan ibadah daring, untuk perayaan ­undhuh-undhuh ini dipimpin Pendeta Sediyoko, M.Si. Perayaan undhuh-undhuh ini mestinya dilaksanakan bersamaan dengan perayaan Pentakosta 31 Mei 2020 lalu. Namun mengingat kondisi pandemi kemudian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/08/09/gkj-semarang-barat-rayakan-undhuh-undhuh-dan-bazar-online">GKJ Semarang Barat Rayakan ‘Undhuh-Undhuh’ dan Bazar ‘Online’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Gereja Kristen Jawa Semarang Barat menyelenggarakan perayaan hasil panen (<em>Riyaya Undhuh-undhuh)</em> secara daring (<em>online</em>), Minggu (9/8) yang dimulai pukul 10.00. Sebelumnya juga sudah dilaksanakan ibadah daring, untuk perayaan ­<em>undhuh-undhuh</em> ini dipimpin Pendeta Sediyoko, M.Si.</p>
<p>Perayaan <em>undhuh-undhuh</em> ini mestinya dilaksanakan bersamaan dengan perayaan Pentakosta 31 Mei 2020 lalu. Namun mengingat kondisi pandemi kemudian diundur, dan tidak dilaksanakan sebagaimana biasanya. Kalau biasanya setelah ibadah dilanjutkan dengan lelang dan bazar persembahan hasil ”panen” jemaat, kali ini dilakukan secara <em>online</em>.</p>
<p>“Ternyata perayaan secara <em>online</em> ini sangat didukung oleh jemaat. Mereka tetap mempersembahkan barang-barang seperti makanan, ternak, hasil bumi, dan lain-lain. Barang-barang ini dikumpulkandi gereja, kemudian panitia menjualnya secara <em>online</em> melalui whatsapp,” kata Pendeta Drs. Bambang Irianto, S.Th, M.Min. yang menunggu bazar di GKJ Semarang Barat, Jalan Hasanuddin G.16 Semarang.</p>
<figure id="attachment_103727" aria-describedby="caption-attachment-103727" style="width: 234px" class="wp-caption alignright"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-103727" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/bambang.jpg" alt="" width="234" height="310" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/bambang.jpg 234w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/bambang-113x150.jpg 113w" sizes="(max-width: 234px) 100vw, 234px" /><figcaption id="caption-attachment-103727" class="wp-caption-text">Pdt. Drs. Bambang Irianto, S.Th.,M.Min.</figcaption></figure>
<p>Menurut Pendeta Bambang Irianto, pelaksanaan bazar <em>undhuh-undhuh</em> secara <em>online</em> ini dipilih, untuk menyikapi situasi saat ini dalam keadaan pandemi covid-19.</p>
<p>“Kami sampaikan kepada warga, kali ini tidak ada lelang dan bazar secara fisik seperti sebelumnya. Kami memilih cara <em>online</em>. Dan, ternyata antusiasme jemaat luar biasa. Mereka mempersembahkan berbagai jenis barang untuk dijual, dan hasilnya dipersembahkan,” kata Pdt. Bambang.</p>
<p>Dikatakan, persembahan <em>undhuh-undhuh</em> ini merupakan wujud suka cita, sebagai bentuk ucapan syukur atas berkat-berkat yang diberikan Tuhan.</p>
<figure id="attachment_103728" aria-describedby="caption-attachment-103728" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-103728" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/wa.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/wa.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/wa-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/wa-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-103728" class="wp-caption-text">Para pemuda gereja melayani pembeli lewat whatsapp. Masing-masing siap di depan laptop untuk menawarkan barang yang dijual. Foto: wied</figcaption></figure>
<p>“Warga mempersembahkan dengan mengirim barang-barang ke gereja, kemudian petugas menawarkan kepada jemaat. Ternyata minat jemaat yang membeli barang-barang yang dibazarkan itu juga luar biasa. Meski pandemi, tetapi hasrat jemaat untuk mempersembahkan tidak surut. Inilah perayaan dengan ungkapan syukur kepada Tuhan,” kata Pdt. Bambang.</p>
<p><strong>Sempat Pesimis</strong></p>
<p>Sementara itu, ketua panitia Kristiana Widiarti mengaku, semula sempat pesimistis. Panitia menawarkan kepada jemaat, tanggapannya biasa-biasa saja. “Tetapi pada hari-hari menjelang pelaksanaan, ternyata antusiasme jemaat luar biasa. Bahkan, jumlahnya lebih banyak dibandingkan tahun lalu,” kata Kristiana.</p>
<figure id="attachment_103729" aria-describedby="caption-attachment-103729" style="width: 262px" class="wp-caption alignleft"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-103729" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/kristiana.jpg" alt="" width="262" height="378" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/kristiana.jpg 262w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/08/kristiana-104x150.jpg 104w" sizes="(max-width: 262px) 100vw, 262px" /><figcaption id="caption-attachment-103729" class="wp-caption-text">Ketua panitia riyaya undhuh-undhuh Kistiana Widiarti. Foto: Dok</figcaption></figure>
<p>Adapun barang-barang yang dibazarkan dari makanan berbagai jenis, tanaman hias, kain batik, buah-buahan hasil kebun, bahkan ada yang mempersembahkan ternak ayam.</p>
<p>“Kami menjual barang-barang tersebut setelah mendapatkan harga dasar dari jemaat yang mempersembahkan. Dari harga itu dinaikkan sedikit, sehingga kami menjual tidak terlalu mahal. Semua hasil penjualan dipersembahkan ke gereja,” kata Kristiana.</p>
<p>Di joglo GKJ Semarang Barat, tampak kesibukan petugas, terutama mereka yang menangani pesanan lewat whatsapp. Empat orang di depan komputer menayangkan gambar barang dengan harganya, kemudian melayani pesanan lewat wa. “Barang-barang itu nanti kami antar kepada pembeli,” kata Vikaris Didik Yulianto.</p>
<p><strong>Widiyartono R.</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/08/09/gkj-semarang-barat-rayakan-undhuh-undhuh-dan-bazar-online">GKJ Semarang Barat Rayakan ‘Undhuh-Undhuh’ dan Bazar ‘Online’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>