<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BPIP Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bpip/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2024 03:38:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>BPIP Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Romo Benny Susetyo Meninggal, Semasa Hidup Aktif Menulis di ‘Suarabaru.id’</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/05/romo-benny-susetyo-meninggal-semasa-hidup-aktif-menulis-di-suarabaru-id</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 02:27:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Benny Susetyo]]></category>
		<category><![CDATA[BPIP]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=439579</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Romo Antonius Benny, Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meninggal dunia di RS Mitra Medika Pontianak, Sabtu, 5 Oktober 2024 pukul 00.05 di. Romo Benny yang lahir 10 Oktober 1968, dan dipanggil menghadap Tuhan lima hari menjelang ulang tahunnya ke-56. Kabar tentang meninggalnya Dr Antonius Benny Susetyo ini muncul [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/05/romo-benny-susetyo-meninggal-semasa-hidup-aktif-menulis-di-suarabaru-id">Romo Benny Susetyo Meninggal, Semasa Hidup Aktif Menulis di ‘Suarabaru.id’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) </strong>– Romo Antonius Benny, Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meninggal dunia di RS Mitra Medika Pontianak, Sabtu, 5 Oktober 2024 pukul 00.05 di.</p>
<p>Romo Benny yang lahir 10 Oktober 1968, dan dipanggil menghadap Tuhan lima hari menjelang ulang tahunnya ke-56.</p>
<p>Kabar tentang meninggalnya Dr Antonius Benny Susetyo ini muncul di Instagram <em><strong>katolik_garis_lucu</strong>.</em> &#8220;<em>Telah meninggal dunia Rm Antonius Benny Susetyo Pr di Rs Mitra Medika Pontianak, hari Sabtu 5 Okt 2024 pukul 00.15 WIB</em>,&#8221; tulis akun katolik_garis_lucu.</p>
<p>&#8220;<em>Jenazah akan mendarat di Surabaya siang ini dan akan disemayamkan. Rencananya dimakamkan pada Senin 7 Oktober di Pemakaman Sukun di Malang.</em>&#8221;</p>
<p>&#8220;<em>Semoga mendapat kedamaian dalam istirahat abadi. Amin.</em>&#8221;</p>
<p><img loading="lazy" class="aligncenter wp-image-439583 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/romo.jpg" alt="" width="336" height="339" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/romo.jpg 336w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/romo-150x150.jpg 150w" sizes="(max-width: 336px) 100vw, 336px" /></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2024/09/24/paradoks-agama-dalam-etika-publik">Paradoks Agama dalam Etika Publik</a></strong></span></p>
<p>Dikutip dari <em>Kompas.tv, </em>kabar duka ini dikonfirmasi oleh Direktur Nasional Gusdurian Network Indonesia (GNI) Alissa Wahid. Alissa menyatakan, benar bahwa Romo Benny telah meninggal, setelah lama berjuang melawan penyakit komplikasi diabetes.</p>
<p>Meskipun demikian, Alissa mengaku belum bisa memastikan apakah penyakit diabetes yang diderita Romo Benny menjadi penyebab utama meninggalnya sosok tokoh tersebut.</p>
<p>&#8220;Memang sudah lama sakit, komplikasi diabetes. Tapi sebab utama meninggalnya, saya belum bisa konfirmasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Aktif Menulis</strong></p>
<p>Romo Benny dikenal sebagai rohaniwan Katolik alumni pascasarjana Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Widya Sasana Malang tahun 1996, dan doktor di bidang ilmu komunikasi dari Universitas Sahid Jakarta pada tahun 2022.</p>
<p>Benny Susetyo rajin menulis, khususnya mengenai hal-hal yang terkait dengan Pancasila, sesuai dengan tugasnya sebagai Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).</p>
<p>Benny Susetyo rajin mengirim tulisan berupa artikel opininya ke redaksi <em>suarabaru.id. </em>Selain artikel, tulisan-tulisan yang dikirim ke <em>suarabaru.id </em>berupa rilis kegiatan seminar, diskusi, dan hal serupa lainnya saat almarhum menjadi pembicara.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/05/romo-benny-susetyo-meninggal-semasa-hidup-aktif-menulis-di-suarabaru-id">Romo Benny Susetyo Meninggal, Semasa Hidup Aktif Menulis di ‘Suarabaru.id’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenkumham Jateng Bersama BPIP Gelar Penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila bagi WBP</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/28/kemenkumham-jateng-bersama-bpip-gelar-penguatan-pembinaan-ideologi-pancasila-bagi-wbp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Mar 2024 22:42:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BPIP]]></category>
		<category><![CDATA[ideologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkumham Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Nusakambangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pembinaan]]></category>
		<category><![CDATA[Penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[WBP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=406812</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUSAKAMBANGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menguatkan nilai-nilai pancasila pada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas IIA Permisan, Rabu (27/3/2024). Melalui kegiatan Sosialisasi Penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lingkungan Lapas Nusakambangan, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menyampaikan terkait falsafah Pancasila. &#8220;Mengapa harus patuh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/28/kemenkumham-jateng-bersama-bpip-gelar-penguatan-pembinaan-ideologi-pancasila-bagi-wbp">Kemenkumham Jateng Bersama BPIP Gelar Penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila bagi WBP</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUSAKAMBANGAN (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menguatkan nilai-nilai pancasila pada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas IIA Permisan, Rabu (27/3/2024).</p>
<p>Melalui kegiatan Sosialisasi Penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lingkungan Lapas Nusakambangan, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menyampaikan terkait falsafah Pancasila.</p>
<p>&#8220;Mengapa harus patuh kepada pancasila? Karena revolusi yang menang itu yang memimpin. Pancasila mendapatkan pengakuan internasional,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam paparannya, Kepala BPIP RI menekankan tentang pentingnya menjaga keutuhan ideologi pancasila di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks.</p>
<p>&#8220;Kita harus bersyukur karena tinggal di negara pancasila yaitu Indonesia, dengan kekayaan alamnya dan keberagamannya,&#8221; tegas Yudian.</p>
<p>Ia berharap sosialisasi penguatan pembinaan ideologi pancasila ini dapat memberikan pemahaman pancasila, sehingga saat WBP keluar nanti pemahaman itu bisa diaktualisasikan.</p>
<p>Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Tejo Harwanto mengungkapkan, ideologi pancasila sangat penting untuk pembentukan karakter WBP.</p>
<p>&#8220;Dalam sistem pemasyarakatan, ada dua jenis pembinaan, yakni pembinaan kepribadian dan kemandirian. Dalam pembinaan kepribadian, ideoligi pancasila sangat penting karena akan mengubah karakter seseorang dan ini merupakan salah satu instrumen penilaian tingkat risiko WBP,&#8221; jelas Tejo.</p>
<p>Usai memberikan penguatan, Kepala BPIP meresmikan Perpustakaan Pancasila Lapas Permisan ditandai dengan penandatanganan prasasti.</p>
<p>Perpustakaan Pancasila itu bisa dijadikan berbagai riset, peningkatan budaya literasi, sehingga mampu mengubah pribadi dan mencegah terjadinya penanggulangan kriminal.</p>
<p>Hadir Deputi Bidang Hubungan Bidang Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP; Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Ditjen Pemasyarakatan; Pimti Pratama Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Kepala UPT se-Nusakambangan dan Cilacap serta Pejabat Administrasi Kanwil.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/28/kemenkumham-jateng-bersama-bpip-gelar-penguatan-pembinaan-ideologi-pancasila-bagi-wbp">Kemenkumham Jateng Bersama BPIP Gelar Penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila bagi WBP</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Benny Susetyo: Anak Muda Jangan Lupakan Sejarah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/23/benny-susetyo-anak-muda-jangan-lupakan-sejarah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Dec 2023 12:52:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[anak muda]]></category>
		<category><![CDATA[Benny Susetyo]]></category>
		<category><![CDATA[BPIP]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=390068</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo mengingatkan agar anak-anak muda tidak melupakan sejarah. &#8220;Seperti kata Bung Karno, jangan pernah lupakan sejarah. Jika kita ingin mengetahui apa Pancasila, kita harus mengerti bahwa Pancasila adalah berasal dari tradisi dan kearifan lokal yang dijumpai di agama-agama dan nilai-nilai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/23/benny-susetyo-anak-muda-jangan-lupakan-sejarah">Benny Susetyo: Anak Muda Jangan Lupakan Sejarah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) </strong>&#8211; Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo mengingatkan agar anak-anak muda tidak melupakan sejarah.</p>
<p>&#8220;Seperti kata Bung Karno, jangan pernah lupakan sejarah. Jika kita ingin mengetahui apa Pancasila, kita harus mengerti bahwa Pancasila adalah berasal dari tradisi dan kearifan lokal yang dijumpai di agama-agama dan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat Indonesia. Pancasila berasal dari masyarakat Indonesia sendiri, bukan adopsi dari pihak lainnya,&#8221; ujarnya dalam seminar di Universitas Bhakti Kencana, Jakarta, Jumat (22/12/2023).</p>
<p>Seminar bertema &#8220;Inovasi Pembelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan&#8221; dilaksanakan secara daring. Benny menjelaskan sejarah pergerakan nasionalisme di Indonesia. &#8220;Pergerakan nasional dimulai dari dibentuknya Boedi Oetomo, lalu berlanjut ke Sumpah Pemuda, dan sampai pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 2023,” tuturnya.</p>
<figure id="attachment_359351" aria-describedby="caption-attachment-359351" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-359351 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-13-at-17.08.30.jpeg" alt="" width="681" height="421" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-13-at-17.08.30.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-13-at-17.08.30-400x247.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-13-at-17.08.30-150x93.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-359351" class="wp-caption-text">Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo . Foto: rb</figcaption></figure>
<p>Boedi Oetomo itu muncul karena kesadaran untuk berbangsa Indonesia timbul, Sumpah Pemuda melegitimasi persatuan bangsa, pada sidang BPUPK yang pertama, dan saat itu Jepang mulai terdesak dalam Perang Pasifik sehingga bayang-bayang bahwa kekuatan Belanda akan kembali untuk menguasai Indonesia terbayang, dan saat itulah Soekarno menyatakan lima pilar bangsa, yang sekarang kita ketahui sebagai Pancasila.</p>
<p>“Itu semua merupakan satu rangkaian,” kata Benny.</p>
<p>Dia pun berpesan agar rangkaian sejarah ini tidak dilupakan, dan bahwa Pancasila lahir dari bangsa Indonesia sendiri.  Doktor komunikasi politik tersebut menyatakan, Pancasila adalah dasar berbangsa dan bernegara.</p>
<p>&#8220;Dasar kita, ya Pancasila, juga dasar hukum kita Pancasila. Kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila juga harus menjadi <em>living</em> <em>and working ideology</em>. Itu yang harus disadari oleh semua pihak,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Menurut Benny, situasi yang dihadapi anak muda Indonesia akibat globalisasi perlu mendapat perhatian. Pasalnya, globalisasi membawa paham-paham transnasional yang informasinya mudah dijangkau oleh anak muda.</p>
<p>&#8220;Globalisasi itu menghilangkan batas-batas. Teknologi memudahkan informasi  mengalir. Nah, disinilah yang harus menjadi perhatian: paham-paham transnasional, gaya hidup hedonisme, serta budaya-budaya dari negara luar, jika tanpa filter, masuk, akan menjadi panutan anak-anak muda kita, sehingga mereka kehilangan identitas bangsa Indonesia, mereka kehilangan kemampuan untuk mengerti dan menghargai nilai-nilai dan budaya bangsa Indonesia sendiri,&#8221; tambah Benny.</p>
<p>Budayawan itu pun menyatakan bahwa filter yang dimaksud adalah Pancasila.  &#8220;Sekali lagi saya katakan, Pancasila asalnya dari budaya, nilai yang ada dalam hidup masyarakat Indonesia, jauh sebelum Soekarno memaparkannya pada sidang pertama BPUPK. Nilai-nilai Pancasila, yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan, itu semua memang ada dalam Indonesia sendiri,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Oleh karena itu, Benny mengajak agar anak-anak muda menjadi pelaku Pancasila sehari-hari.</p>
<p>Dikatakan, Pancasila harus diwujudkan, menjadi ideologi dalam hidup dan bekerja. Setiap kegiatan kita sebagai masyarakat Indonesia harus memiliki nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Itulah filter kita. Anak-anak muda harus ikut globalisasi, tetapi akar anak muda kuat pada nilai dan budaya Indonesia.&#8221;</p>
<p>&#8220;Anak-anak muda harus dulu bangga dengan menjadi orang Indonesia. Bangga dengan budayanya, bangga dengan nilai-nilai yang terkandung dalam masyarakatnya, bangga terhadap barang dan produk buatan Indonesia. Dan saya mengharapkan, kebanggaan itu disebarkan lewat media sosial, agar anak-anak muda di tempat lainnya juga merasakan kebanggaan dan ikut turut serta,&#8221; ajaknya.</p>
<p><strong>Jangan Berdasar Gimmick</strong></p>
<p>Berbicara soal pemilu yang akan datang, pakar komunikasi politik ini juga menyerukan agar anak muda memilih bukan berdasarkan <em>gimmick</em> semata, tetapi setelah proses pemikiran yang kritis.</p>
<p>&#8220;Setiap calon, baik presiden wakil presiden dan para anggota legislatif, pasti menawarkan sesuatu. Telitilah semuanya itu, dan timbang apa pro dan kontra dari janji-janji kampanye mereka. Jangan &#8216;asal&#8217; pilih calon karena dia terlihat asyik, gaul, atau &#8216;dekat&#8217; dengan anak-anak muda. Tetap cerdas dan kritis dalam mengikuti pesta demokrasi ini. Dan yang penting, cari calon mana yang menjalankan nilai-nilai Pancasila secara konkrit dan nyata. Itu wujud pemilu berlandaskan nilai Pancasila,&#8221; tutupnya.</p>
<p><strong>wied</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/23/benny-susetyo-anak-muda-jangan-lupakan-sejarah">Benny Susetyo: Anak Muda Jangan Lupakan Sejarah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekonomi Digital dengan Rasa Budaya Indonesia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/09/11/ekonomi-digital-dengan-rasa-budaya-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Sep 2023 13:30:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Benny Susetyo]]></category>
		<category><![CDATA[BPIP]]></category>
		<category><![CDATA[decacorn]]></category>
		<category><![CDATA[Start Uo]]></category>
		<category><![CDATA[Unicorn]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=366581</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Antonius Benny Susetyo NILAI ekonomi digital ASEAN diperkirakan akan mengalami peningkatan dua kali lipat menjadi US$2 triliun pada tahun 2030 berkat Perjanjian Kerangka Ekonomi Digital (DEFA). Potensi besar ekonomi digital ASEAN juga didorong oleh menjamurnya startup-startup yang kini telah berstatus Unicorn, antara lain Goto, Grab, SEA, dan J&#38;T. Hingga saat ini, negara-negara ASEAN telah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/11/ekonomi-digital-dengan-rasa-budaya-indonesia">Ekonomi Digital dengan Rasa Budaya Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" class="alignright wp-image-363093 " src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/benny-118x150.jpeg" alt="" width="216" height="275" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/benny-118x150.jpeg 118w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/benny-315x400.jpeg 315w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/benny.jpeg 537w" sizes="(max-width: 216px) 100vw, 216px" />Oleh <strong>Antonius Benny Susetyo</strong></p>
<p><strong>NILAI </strong>ekonomi digital ASEAN diperkirakan akan mengalami peningkatan dua kali lipat menjadi US$2 triliun pada tahun 2030 berkat Perjanjian Kerangka Ekonomi Digital (DEFA). Potensi besar ekonomi digital ASEAN juga didorong oleh menjamurnya <em>startup-startup</em> yang kini telah berstatus Unicorn, antara lain Goto, Grab, SEA, dan J&amp;T.</p>
<p>Hingga saat ini, negara-negara ASEAN telah menghasilkan sebanyak 52 Unicorn, empat di antaranya sudah berstatus Decacorn,d engan nilai valuasi sebesar US$ 10 miliar. Sehubungan dengan Indonesia, tercatat sebanyak 40% dari total nilai ekonomi digital ASEAN saat ini berasal dari Indonesia. Diperkirakan, dalam tren seperti ini, ekonomi digital Indonesia akan tumbuh signifikan pada tahun 2030 mendatang.</p>
<p>Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah pendorong penting dalam perekonomian ASEAN, dengan menyumbang 69% dari angkatan kerja nasional dari tahun 2010 sampai dengan 2019 di Indonesia sendiri.</p>
<p>Tercatat terdapat 70 juta UMKM di ASEAN, yang mencakup sampai 99% total usaha di negara-negara ASEAN. Dengan pertumbuhan globalisasi yang semakin melingkupi dunia, UMKM di ASEAN, terutama di Indonesia, didorong untuk melakukan digitalisasi agar semakin berkembang mengikuti perkembangan zaman.</p>
<p>Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEa) menilai bahwa pertumbuhan e-commerce di Indonesia akan berjalan baik. Hal ini seiring pertumbuhan UMKM go digital yang sudah menembus 21,8 juta. Hal ini berarti UMKM menentukan perkembangan ekonomi digital Indonesia.</p>
<p><em>E-commerce</em> digunakan UMKM sebagai akses untuk menembus pasar ekspor. Teknologi digital menjadi peluang bagi UMKM untuk menembus pasar internasional. Dalam perkembangannya, teknologi akan semakin murah juga membuka peluang usaha bagi UMKM untuk menggunakan e-commerce bagi operasional perusahaan.</p>
<p>Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa teknologi sangat berperan erat dalam perkembangan ekonomi digital, yang juga didorong banyak oleh UMKM.</p>
<p>Hal ini merupakan suatu pernyataan yang membuat kesadaran dan pengetahuan akan teknologi digital, termasuk juga penggunaan sosial media dan perbankan, menjadi penting untuk dimiliki oleh pelaku UMKM. Hal ini perlu diberlakukan, mengingat bahwa di Indonesia, terhitung sekitar 75% masyarakatnya memiliki telepon seluler, dan banyak masyarakat di Kawasan ASEAN mampu dengan cepat mengadopsi pembayaran secara daring / online.</p>
<p>Tantangan terbesar bagaimana kita mampu untuk menggunakan dunia digitalisasi dengan memperkuat nilai nilai budaya sebagai produk industri yang berbasis pada ekonomi rakyat. Industri ekonomi rakyat di kembangkan dan produks nya harus di fasilitasi untuk masuk dalam pertarungan global.</p>
<p>Ekonomi digital harus memanfaatkan kemampuan pengelolaan teknologi untuk pemasaran domestik. Oleh karena itu, menurut saya, kita harus menguasai dunia digitalisasi. Tetapi, sebelum melakukan penguasaan, kita harus memperkuat diri kita sendiri.</p>
<p>Membangun persepsi baik terhadap produk, barang dan jasa yang berasal dari UMKM Indonesia, dengan kesadaran digital dari pelaku UMKM, agar produknya dicintai oleh bangsa sendiri, merupakan langkah-langkah yang harus dilakukan seluruh komponen Indonesia.</p>
<p>Dukungan dari pemerintah, edukasi penggunaan teknologi digital, dan juga kesadaran akan cinta dan bangga akan produk bangsa sendiri harus selalu hadir. Saya mengutarakan pernyataan ini: “berpikir global, bertindak lokal”.</p>
<p>Hal ini memiliki pengertian bahwa semua masyarakat Indonesia harus memiliki pengetahuan yang luas dan tidak tertinggal secara global, tetapi bertindak untuk tetap mencintai bangsa dan negaranya dengan pengetahuan yang dimiliki tersebut.</p>
<p>Lalu, apa itu bertindak lokal? Saya menjawab apa yang menjadi pernyataan Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia: trisakti, yaitu kesadaran untuk memiliki kemandirian dalam ekonomi, politik, dan memiliki kepribadian bangsa. Mengapa begitu? Karena produk-produk dari Indonesia pasti memiliki ikatan yang kuat dengan budaya yang melekat di masyarakatnya.</p>
<p>Jenis produk, pengemasan produk, pemasaran produk, semuanya melekat terhadap apa yang menjadi tren di masyarakat. Budaya/tren masyarakat harusnya sesuai dengan budaya bangga terhadap bangsa dan negaranya.</p>
<p>Budaya/tren masyarakat harusnya adalah budaya yang menganggap Indonesia adalah tangguh, kuat, dan kreatif serta mandiri. Masyarakat hanya akan menjadi penonton dari kemajuan ekonomi digital ASEAN ini jika tidak memiliki rasa bangga dan cinta terhadap produk-produk buatan Indonesia, dan lebih mengelu-elukan barang, produk dan jasa dari negara-negara lain.</p>
<p>Saatnya peluang ini dilhat sebagai sebuah momen untuk menyadari bahwa teknologi adalah alat dan sarana, bukan acuan. Teknologi jangan menjadi ‘tuhan’ bagi kita, tetapi teknologi harus digunakan untuk membantu dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan yang ada.</p>
<p>Maka, gunakan teknologi tepat guna agar mampu mengembangkan ekonomi masyarakat, agar industry UMKM memiliki daya saing dan kuat, dan memiliki kemampuan untuk bersaing di kancah dunia global. Pengetahuan tentang penggunaan teknologi agar masyarakat menjadi melek teknologi sungguh dibutuhkan, apalagi melihat bahwa hampir sebagian besar masyarakat Indonesia adalah pengguna telepon selular dan cepat beradaptasi dengan cara pembayaran digital/<em>online</em>.</p>
<p>Pengambil kebijakan, dalam hal ini pemerintah, memiliki tugas yaitu harus mengembangkan daya kreavitas dan inovasi dalam pemasaran produk lokal sesuai dengan kebutuhan saat ini. Disinilah penting nya sinergi antar kelembagan dan industri budaya, agar ada nilai tukar menjadi nilai guna lewat kemasan produk yang sesuai dengan selera pasar.</p>
<p><strong>Saling Kerja Sama</strong></p>
<p>Kesimpulannya, semua aspek dan komponen masyarakat di Indonesia harus saling bekerja sama dan menyadari peluang yang sudah ada di depan mata ini. Kita harus sadar dalam mengembangkan budaya percaya terhadap industri dalam negeri serta bangga terhadap produk dan milik bangsa. Inilah tantangan agar kita memiliki jati diri untuk membangun kesadaran dan menyayangi budaya negara kita sendiri.</p>
<p>Dengan begitu, ketahanan dan kemandirian serta kemerdekaan benar-benar diraih. Kita tidak dipengaruhi oleh kekuatan luar, tetapi percaya dan kuat terhadap kemampuan diri sendiri.</p>
<p>Kita harus juga memperkaya kemampuan kita akan kesadaran digital, sehingga kita menjadi tuan atas teknologi yang sedang berkembang, dan pemerintah, sebagai pemangku kebijakan, memberikan dukungan serta proteksi yang dibutuhkan, agar UMKM Indonesia kuat dan mampu bersaing, sehingga momentum perkembangan ekonomi digital di kawasan ASEAN dapat dinikmati dan digunakan sebaik-baiknya.</p>
<p><strong><em>Dr Antonius Benny Susetyo Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP</em></strong>)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/11/ekonomi-digital-dengan-rasa-budaya-indonesia">Ekonomi Digital dengan Rasa Budaya Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Pancasila Pembangunan Karakter Indonesia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/08/28/pendidikan-pancasila-pembangunan-karakter-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 09:11:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[BPIP]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Pancasila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=363086</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Antonius Benny Susetyo BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meluncurkan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila untuk jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah pada Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka, pada hari Senin, 21 Agustus 2023. Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menyampaikan, pada press conference, bahwa tujuan utama penyusunan BTU ini adalah untuk menghadirkan materi Pendidikan Pancasila [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/28/pendidikan-pancasila-pembangunan-karakter-indonesia">Pendidikan Pancasila Pembangunan Karakter Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;">Oleh <strong>Antonius Benny Susetyo<img loading="lazy" class="alignright wp-image-363093 size-medium" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/benny-315x400.jpeg" alt="" width="315" height="400" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/benny-315x400.jpeg 315w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/benny-118x150.jpeg 118w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/benny.jpeg 537w" sizes="(max-width: 315px) 100vw, 315px" /></strong></span></p>
<p><strong>BADAN</strong> Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meluncurkan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila untuk jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah pada Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka, pada hari Senin, 21 Agustus 2023.</p>
<p>Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menyampaikan, pada <em>press conference</em>, bahwa tujuan utama penyusunan BTU ini adalah untuk menghadirkan materi Pendidikan Pancasila yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan fakta sejarah, perumusan dan penetapannya sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa dan ideologi bangsa Indonesia.</p>
<p>Hal ini merupakan suatu kemajuan dan bukti bahwa pemerintah bersungguh-sungguh mengamalkan serta mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila di kehidupan bermasyarakat. Sudah lebih dari 20 tahun Pancasila hilang dari pembicaraan warga negara Indonesia. Generasi muda kehilangan pengertian dan esensial dari Pancasila itu.</p>
<p>Seperti Kepala BPIP katakan, materi Pancasila bertujuan untuk memberikan kembali nilai-nilai Pancasila, fakta sejarahnya, bagaimana perjalanan perumusan dan penetapannya sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa dan ideologi bangsa Indonesia.</p>
<p>Seperti kata pepatah, “tak kenal, maka tak saying”. Lewat BTU ini, masyarakat, khususnya generasi muda, diajak kembali untuk mengenal Pancasila secara menyeluruh, bukan hanya hafalan, dengan tujuan agar generasi muda menyayangi Pancasila dan merawatnya lewat tindakan dan kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Penyusunan BTU ini penting untuk pembangunan karakter bangsa Indonesia, yang akan memasuki era digital dan keterbukaan global. Semakin banyaknya pengertian dan paham masuk ke dalam kehidupan bangsa Indonesia, kita memerlukan suatu filter dalam memahami semua informasi tersebut.</p>
<p>Pancasila adalah filter bangsa Indonesia, yang mempersatukan bangsa Indonesia yang beragam dan sangat majemuk. Indonesia merupakan Negara yang Bhinneka Tunggal Ika terdiri atas 714 suku, bermacam agama dan etnis yang hidup berdampingan.</p>
<p>Sejak ratusan tahun bangsa ini hidup berdampingan dalam menjaga kemajemukan, menjadi cara berpikir, bertindak, dan bernalar. Dalam Kitab Sutasoma, semboyan Bhinneka Tunggal Ika dengan tegas menggambarkan masyarakat pada waktu itu hidup berdampingan dan bersaudara dalam perbedaan keyakinan.</p>
<p>Beratus-ratus tahun masyarakat punya kearifan yang luar biasa untuk saling menghargai perbedaan.</p>
<p>Namun, akhir-akhir ini, dapat dilihat bahwa berita publik banyak diisi dengan entiment suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), kebencian, serta permusuhan di ruang dunia maya.</p>
<p>Hal ini dibiarkan tanpa ada kesadaran bersama untuk menjaga keragaman, sehingga dikhawatirkan bangsa ini akan kehilangan masa depan. Bapak pendiri bangsa, Soekarno, menegaskan bahwa Negara Republik Indonesia ini bukan milik suatu golongan, bukan juga milik suatu agama, milik suku tertentu, dan bukan pula milik suatu golongan adat istiadat, tapi milik bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke.</p>
<p>Amanat ini harusnya dirawat dan dijaga semua pihak, yakni semua unsur bangsa ini. Bangsa ini harus bertanggung jawab mengaktualisasikan nilai Pancasila dalam segala sendi kehidupan.</p>
<p>Peluncuran BTU ini adalah bentuk tanggung jawab bangsa dalam mengaktualisasikan nilai Pancasila dalam segala sendi kehidupan. Perlu diketahui, proses pembentukan buku ini tidak memakan waktu yang singkat.</p>
<p>Ada 200 penulis yang terlebih dahulu dikumpulkan di Kota Yogyakarta oleh BPIP, kemudian muncul teks yang direvisi bersama-sama oleh BPIP dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. BTU ini akan menjadi acuan referensi untuk penulisan buku ajar dari tingkat PAUD sampai dengan SMA. Tentunya ini merupakan semangat untuk mengaktualisasikan nilai Pancasila, dengan cara meraih generasi muda untuk kembali ‘melek’ Pancasila.</p>
<p>Beda buku Pancasila ini adalah bagaimana buku ini dirumus: 70% praktik dan 30% teori, yang berarti buku ini memberikan kesempatan para siswa untuk berproses menjadi insan Pancasila. Murid-murid mengalami realitas dan mampu berefleksi secara langsung dengan aktualisasi nilai-nilai Pancasila.</p>
<p>Siswa bisa menghayati Pancasila menjadi bagian dari jiwa dan raganya sebagai warga negara Indonesia; Pancasila bukan lagi hafalan, dimana para murid hanya belajar untuk mengingat sila-sila dan butir-butir Pancasila, tetapi Pancasila benar menjadi acuan untuk bertindak, bernalar, dan beraktualisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.</p>
<p>BTU ini mengajak agar Pancasila diaktualisasikan nyata dalam kehidupan. Kita diajak untuk mampu mengekspresikan rasa-rasa dalam nilai-nilai Pancasila, nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerjasama dan Gotong Royong, serta Keadilan. Bukan cuma pengetahuan, tetapi juga nilai afektif, serta siswa mampu mengaktualisasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Ini sesuai dengan harapan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yaitu agar Pendidikan Pancasila menjadi cara bagaimana praktik Pancasila bangsa Indonesia. Manusia Indonesia pun memiliki bekal berupa rasa sayang kepada negara, budaya, dan ideologi negaranya, sebelum terjun bersaing di dunia global, agar tidak terbawa arus globalisasi.</p>
<p>Seperti Ki Hajar Dewantara, tujuan Pendidikan adalah untuk membuat kecakapan dan membuat siswa mencintai budaya, negaranya, tanah airnya. Itulah yang ingin disajikan buku ini: Pendidikan Pancasila menjadi penting untuk membangun kembali nilai karakter Pancasila di masyarakat Indonesia.</p>
<p><strong><em>Dr. Antonius Benny Susetyo, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badna Pembinaan Ideologi Pancasila </em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/28/pendidikan-pancasila-pembangunan-karakter-indonesia">Pendidikan Pancasila Pembangunan Karakter Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pancasila sebagai &#8216;The Living and Working Ideology &#8216; Mulai Diterapkan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/15/pancasila-sebagai-the-living-and-working-ideology-mulai-diterapkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2023 13:42:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Antonius Benny Susetyo]]></category>
		<category><![CDATA[BPIP]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor PWI Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Dewan Pengarah]]></category>
		<category><![CDATA[Mendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Nadiem Makarim]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Drs KH Yudian Wahyudi MA PhD]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=344819</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo menyampaikan harapannya, agar PWI Jawa Tengah juga turut serta menyosialiasikan nilai-nilai Pancasila, di tengah tantangan era digital. Hal itu seperti yang dia sampaikan, setelah pihaknya bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jateng dan Pemerintah Kota Semarang, untuk menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila, agar menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/15/pancasila-sebagai-the-living-and-working-ideology-mulai-diterapkan">Pancasila sebagai &#8216;The Living and Working Ideology &#8216; Mulai Diterapkan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo menyampaikan harapannya, agar PWI Jawa Tengah juga turut serta menyosialiasikan nilai-nilai Pancasila, di tengah tantangan era digital.</p>
<p>Hal itu seperti yang dia sampaikan, setelah pihaknya bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jateng dan Pemerintah Kota Semarang, untuk menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila, agar menjadi The Living and Working Ideology.</p>
<p>Bentuk sinergi BPIP dengan Pemprov dan Pemkot dalam membumikan Pancasila, dilakukan melalui penerapan buku Pancasila, yang disebutnya sebagai &#8220;Buku Babon&#8221;, untuk masuk dalam lingkungan pendidikan, mulai tingkat PAUD, SD hingga perguruan tinggi. Buku Pancasila bersama alat peraga itu sendiri, sudah disetujui Kemendikbud.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/15/dosen-jurusan-thp-usm-sosialisasikan-keamanan-pangan-pada-pengolahan-daging-di-smk-negeri-6-kendal">Dosen Jurusan THP USM Sosialisasikan Keamanan Pangan pada Pengolahan Daging di SMK Negeri 6 Kendal</a></strong></p>
<p>&#8221;Sosialisasi pengamalan nilai-nilai Pancasila harus masif dilakukan di tengah masyarakat, khususnya para anak didik di sekolah. Hal ini agar Pancasila dijadikan The Living and Working Ideology (ideologi hidup dan kerja),&#8221; kata Benny saat menyambangi Kantor PWI Jateng, Semarang, Rabu (14/6/2023) malam.</p>
<p>Kedatangan budayawan itu, disambut Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS dan jajaran, serta Ketua Dewan Kehormatan PWI Jateng Sri Mulyadi.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Benny menyampaikan hasil survei lembaga Setara Institute, di lima kota, yang menyebutkan, sebesar 83,3 persen siswa SMA yang menjadi responden penelitian menyatakan, Pancasila bukan ideologi permanen dan dapat diganti. Ada 35 persen dari mereka mengatakan, dibolehkan melakukan kekerasan untuk membela agama.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/15/job-fair-uksw-dibanjiri-800-an-pencari-kerja-di-hari-pertama">Job Fair UKSW Dibanjiri 800-an Pencari Kerja di Hari Pertama</a></strong></p>
<p>Realitas itu terjadi, diduga akibat selama 23 tahun generasi muda mengalami distorsi sejarah Pancasila. Hal itu karena, mata ajar ini ditiadakan dari bangku sekolah.</p>
<p>Ujungnya, para siswa menjadi cenderung permisif terhadap hal hal yang sebenarnya bertentangan dengan Pancasila.</p>
<p>&#8221;Padahal Bung Karno dalam memformulasikan Pancasila, sudah mengikutkan agama, adat dan budaya, yang sudah menjadi dasar berkehidupan bangsa Indonesia. Sesuai sila ketiga dan kelima, Pancasila itu mempersatukan dan menyejahterakan bersama,&#8221; tegas Stafsus lembaga yang dikepalai Prof Drs KH Yudian Wahyudi MA PhD itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/15/hadapi-pemilu-2024-pangdam-iv-diponegoro-tekankan-jajarannya-junjung-tinggi-netralitas">Hadapi Pemilu 2024 Pangdam IV/Diponegoro Tekankan Jajarannya Junjung Tinggi Netralitas </a></strong></p>
<p>Benny sangat berharap, PWI dan media turut menggaungkan dan menginformasikan buku bahan ajar pendidikan Pancasila kepada masyarakat. Buku yang sudah masuk kurikulum pendidikan Nasional ini, merupakan tindak lanjut atas lahirnya PP No 4 tahun 2022, yang mengembalikan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib dalam pendidikan Nasional. Pola pengajaran Pancasila ini terdiri dari 70 persen materi praktik, dan 30 persen teori.</p>
<p>Hal itu bertujuan, untuk kembali menghasilkan peserta didik berkarakter Pancasila, dan tidak hanya sebatas teori atau retorika. Pengajaran Pancasila harus benar-benar dilaksanakan secara praktis dan efektif, dalam kehidupan sehari hari.</p>
<p>Materi bahan ajar yang terdiri dari 15 buku Pendidikan Pancasila dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi ini, diapresiasi Mendikbudristek, Nadiem Makarim.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/06/15/polres-klaten-laksanakan-apel-doa-lintas-agama">Polres Klaten Laksanakan Apel Doa Lintas Agama</a></strong></p>
<p>&#8221;Buku-buku itu akan djgunakan oleh 55 juta siswa dan 3,5 juta guru. BPIP juga akan membuat materi lanjutan, yang nantinya akan digunakan sejumlah intansi terkait, seperti MPR, Kemendikbudristek, BRIN, Lemhanas, dan Pertinasia (Perkumpulan Perguruan Tinggi Nasionalis Indonesia),&#8221; ungkap Nadiem.</p>
<p>Sementara itu, Ketua PWI Jateng, Amir Machmud NS, menyambut baik inisiasi BPIP, untuk mengajak bersama-sama menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila, di kalangan peserta didik.</p>
<p>Dia bahkan menyarankan, agar sosialisasi ini lebih efektif dan terstruktur, perlu dibuat Focus Group Discussion (FGD), yang melibatkan BPIP, pakar/pengamat, unsur dinas pendidikan, dan perwakilan pemprov dan pemkot.</p>
<p>&#8221;Usulan kami, perlu adanya FGD dengan mengundang media, BPIP, pakar pendidikan, pengamat, unsur pemerintah, untuk ikut merumuskan desain sosialisasi, agar lebih efektif dan mengena,&#8221; ujar Amir yang juga seorang dosen jurnalistik dan penulis buku ini.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/15/pancasila-sebagai-the-living-and-working-ideology-mulai-diterapkan">Pancasila sebagai &#8216;The Living and Working Ideology &#8216; Mulai Diterapkan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dialog Kebangsaan di Mabes TNI AD: Banyak Populis Agama tetapi Tak Mendalami Nilainya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/08/dialog-kebangsaan-di-mabes-tni-ad-banyak-populis-agama-tetapi-tak-mendalami-nilainya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2022 04:13:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPIP]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Muwafiq]]></category>
		<category><![CDATA[Kasad]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Ronmmo Benny]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=276967</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; TNI Angkatan Darat menyelenggarakan dialog kebangsaan dalam judul merajut sinergitas komponen bangsa guna menangkal polariasi bangsa yang dihadiri oleh peserta acara dari pejabat TNI Angkatan Darat, Tokoh agama dan public figure   di  Aula AH Nasution, Mabes AD Jakarta(7/9/2022). Menggandeng beberapa tokoh masyarakat dan pimpinan serta stafsus BPIP, kegiatan dimaksudkan untuk, bersinergi bersama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/08/dialog-kebangsaan-di-mabes-tni-ad-banyak-populis-agama-tetapi-tak-mendalami-nilainya">Dialog Kebangsaan di Mabes TNI AD: Banyak Populis Agama tetapi Tak Mendalami Nilainya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; </strong>TNI Angkatan Darat menyelenggarakan dialog kebangsaan dalam judul merajut sinergitas komponen bangsa guna menangkal polariasi bangsa yang dihadiri oleh peserta acara dari pejabat TNI Angkatan Darat, Tokoh agama dan <em>public figure</em>   di  Aula AH Nasution, Mabes AD Jakarta(7/9/2022).</p>
<p>Menggandeng beberapa tokoh masyarakat dan pimpinan serta stafsus BPIP, kegiatan dimaksudkan untuk, bersinergi bersama dalam menjaga kemajemukan bangsa dan mengajak masing-masing elemen masyarakat untuk bergerak bersama dalam menjaga plurarisme dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.</p>
<p>Seminar  secara luring ini dihadiri antara lain kepala staf angkatan Darat Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., Menteri agama Yaqut Cholil Qoumas, tokoh agama islam Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan , tokoh NU K.H. Ahmad Muwafiq, Sekretaris Dewan Pengarah BPIP Mayor Jenderal TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, , Rektor Universitas Pertahanan Laksamana Madya TNI Prof.Dr.Ir. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD, ASEAN Eng., kepala PPAD, undangan lainnya.</p>
<p>Dalam Sambutan Pembuka dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M.,menyatakan bahwa Sebelum indonesia merdeka telah ada beberapa kerajaan-kerajaan terkenal yang belum berhasil menyatukan indonesia.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/08/dialog-kebangsaan-di-mabes-tni-ad-banyak-populis-agama-tetapi-tak-mendalami-nilainya">Dialog Kebangsaan di Mabes TNI AD: Banyak Populis Agama tetapi Tak Mendalami Nilainya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Mahasiswa Gorontalo Hina Presiden, BPIP Ajak Mengedepankan Etika dan Kepantasan Publik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/04/soal-mahasiswa-gorontalo-hina-presiden-bpip-ajak-mengedepankan-etika-dan-kepantasan-publik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Sep 2022 13:49:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPIP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=276082</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) – Seorang mahasiswa mendadak viral lantaran menghina Presiden Joko Widodo saat melakukan aksi unjuk rasa, saat aksi demo di Gorontalo Jumat, (2/9). Buntut aksi penghinaan tersebut, mahasiswa kini diperiksa di Polda Gorontalo. Dalam video saat orasinya mahasiswa bernama Yunus Pasau tersebut menyebut: &#8220;Sepakat lawan? Sepakat! Hanya ada satu kata, lawan! Hanya ada satu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/04/soal-mahasiswa-gorontalo-hina-presiden-bpip-ajak-mengedepankan-etika-dan-kepantasan-publik">Soal Mahasiswa Gorontalo Hina Presiden, BPIP Ajak Mengedepankan Etika dan Kepantasan Publik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) – </strong>Seorang mahasiswa mendadak viral lantaran menghina Presiden Joko Widodo saat melakukan aksi unjuk rasa, saat aksi demo di Gorontalo Jumat, (2/9). Buntut aksi penghinaan tersebut, mahasiswa kini diperiksa di Polda Gorontalo.</p>
<p>Dalam video saat orasinya mahasiswa bernama Yunus Pasau tersebut menyebut: &#8220;Sepakat lawan? Sepakat! Hanya ada satu kata, lawan! Hanya ada satu kata, lawan! Presiden Republik Indonesia K***!&#8221;</p>
<p>Hal ini mendapat perhatian serius Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo mengaku mendukung semua penyampaian aspirasi kepada pemerintah.</p>
<p>Namun, penyampaian aspirasi harus dengan prosedur yang baik dan benar bahkan dengan etika kepantasan publik.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/04/soal-mahasiswa-gorontalo-hina-presiden-bpip-ajak-mengedepankan-etika-dan-kepantasan-publik">Soal Mahasiswa Gorontalo Hina Presiden, BPIP Ajak Mengedepankan Etika dan Kepantasan Publik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peta Jalan Pembinaan Ideologi Pancasila Harus Diluncurkan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/08/24/peta-jalan-pembinaan-ideologi-pancasila-harus-diluncurkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2022 12:50:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPIP]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Romo Benny]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=273235</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo, menyerukan pentingnya Peta Jalan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) untuk segera disahkan dan dipublikasikan kepada masyarakat Indonesia. Benny Susetyo menyerukan hal itu pada Kegiatan Penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembinaan Ideologi Pancasila di Jakarta, Selasa (23/08/2022). Acara ini diadakan oleh Direktorat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/24/peta-jalan-pembinaan-ideologi-pancasila-harus-diluncurkan">Peta Jalan Pembinaan Ideologi Pancasila Harus Diluncurkan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; </strong>Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo, menyerukan pentingnya Peta Jalan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) untuk segera disahkan dan dipublikasikan kepada masyarakat Indonesia.</p>
<p>Benny Susetyo menyerukan hal itu pada Kegiatan Penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembinaan Ideologi Pancasila di Jakarta, Selasa (23/08/2022).</p>
<p>Acara ini diadakan oleh Direktorat Pengkajian Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila dengan mengundang berbagai narasumber, antara lain Cecep Darmawan (Guru Besar Universitas Pendidikan Pancasila), Wariki Sutikno (Direktur Politik dan Komunikasi BAPPENAS), Antonius Benny Susetyo (Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP).</p>
<p>Acara dihadiri oleh Direktur Pengkajian Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila Muhammad Sabri, Direktur Pengkajian Materi Pembinaan Ideologi Pancasila Aris Heru Utomo, Kepala Biro Pengawasan Internal Abbas, serta peserta-peserta kegiatan tersebut.</p>
<p>Romo Benny, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa Pancasila seharusnya dijadikan pedoman moral publik.</p>
<p>&#8220;Saat Orba, Pancasila dijadikan alat pembangunan dan menjadikannya sebagai moral pribadi. Seharusnya, Pancasila menjadi moral publik, sehingga aplikasi Pancasila menjadi<em> living</em> dan working <em>ideology</em> kehidupan masyarakat Indonesia,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Salah satu pendiri Setara Institute ini juga menyampaikan perasaan masyarakat Indonesia mengenai Pancasila.  &#8220;Publik merasa Pancasila tidak ada aplikasinya. Pancasila hanya sekedar pengetahuan, padahal seharusnya ini menjadi ethos dan pathos. Oleh karena itu, Pancasila harus tercermin dalam kebijakan publik dengan pejabat publik menunjukkan aplikasi Pancasila, sehingga membutuhkan Peta Jalan PIP,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Budayawan ini juga memberikan komentar mengenai perpecahan yang terjadi di masyarakat.</p>
<p>&#8220;Saat masa reformasi, Pancasila kehilangan perannya dalam ekosistem partai politik, menciptakan sistem yang tidak jelas; Indonesia tidak menjadi jelas di mana arah dan tata kelolanya. Sistem tidak jelas menciptakan disorientasi politik, masyarakat menjadi terbelah karena Pancasila tidak menjadi ekosistem politik dan ekonomi,&#8221; kata Romo Benny.</p>
<p>Pancasila, kata dia, adalah jalan tengah, jalan alternatif, baik dalam tata kelola, politik, pemerintah, pendidikan, bisnis, dan budaya. Ini yang harus menjadi catatan, terutama untuk BPIP.</p>
<p>Pakar komunikasi politik ini menyampaikan urgensi Peta Jalan PIP tersebut.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/24/peta-jalan-pembinaan-ideologi-pancasila-harus-diluncurkan">Peta Jalan Pembinaan Ideologi Pancasila Harus Diluncurkan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pancasila Menjadi Arah Kebijakan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/08/15/pancasila-menjadi-arah-kebijakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2022 12:21:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Benny Susetyo]]></category>
		<category><![CDATA[BPIP]]></category>
		<category><![CDATA[dirgahayu ri]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[NKRI]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=271167</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Antonius Benny Susetyo BANGSA Indonesia saat ini hidup di dalam tantangan yang tidak mudah. Era digitalisasi yang menandakan tiada batas negara dan geografi, serta permasalahan geopolitik dunia, seperti resesi yang terjadi akibat konflik Rusia-Ukraina dan Cina-Taiwan sedang terjadi. Adanya krisis pangan dan energi, juga pandemi covid-19 yang masih berlangsung di berbagai belahan dunia, sedang mewarnai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/15/pancasila-menjadi-arah-kebijakan">Pancasila Menjadi Arah Kebijakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" class="wp-image-267376 size-medium alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/07/benny-susetyo-272x400.jpg" alt="" width="272" height="400" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/07/benny-susetyo-272x400.jpg 272w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/07/benny-susetyo-102x150.jpg 102w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/07/benny-susetyo.jpg 283w" sizes="(max-width: 272px) 100vw, 272px" /></p>
<p>Oleh <strong>Antonius Benny Susetyo</strong></p>
<p><strong>BANGSA</strong> Indonesia saat ini hidup di dalam tantangan yang tidak mudah. Era digitalisasi yang menandakan tiada batas negara dan geografi, serta permasalahan geopolitik dunia, seperti resesi yang terjadi akibat konflik Rusia-Ukraina dan Cina-Taiwan sedang terjadi.</p>
<p>Adanya krisis pangan dan energi, juga pandemi covid-19 yang masih berlangsung di berbagai belahan dunia, sedang mewarnai dunia, termasuk Indonesia.</p>
<p>Di dalam negeri sendiri, bangsa Indonesia menghadapi tantangan, yang adalah politik identitas. Politik ini adalah mengutamakan latar belakang, suku, budaya, dan agama dari suatu tokoh, daripada kemampuan dan kompetensinya.</p>
<p>Hal ini harus dihilangkan; politik identitas harus hilang digantikan dengan politik gagasan. Polititk gagasan akan melahirkan ide, dialetika, dimana para elit politik mencoba untuk mewujudkan bagaimana Indonesia yang merdeka dan berdikari.</p>
<p>Pada bulan Agustus ini, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2022 mendatang, Negara Kesatuan Republik Indonesia akan merayakan kemerdekaannya yang ke-77 tahun.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/15/pancasila-menjadi-arah-kebijakan">Pancasila Menjadi Arah Kebijakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>