<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bedah Buku Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bedah-buku/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Feb 2026 04:12:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Bedah Buku Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Balai Bahasa Jateng Bedah Buku &#8216;Malaikat Cilik&#8217; Karya Ki Sudadi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/20/balai-bahasa-jateng-bedah-buku-malaikat-cilik-karya-ki-sudadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 04:12:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Balai bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Google Meet]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Bahasa Ibu Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Malaikat Cilik]]></category>
		<category><![CDATA[Sastera Rancage 2026]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[virtual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=545341</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Balai Bahasa Jawa Tengah, menyelenggarakan kegiatan bedah buku &#8216;Malaikat Cilik&#8217;, Karya Ki Sudadi, penerima hadiah Sastera Rancage 2026, dalam rangka peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII). Kegiatan ini digelar secara virtual, melalui Google Meet, Kamis (19/2/2026). Hadir juga dalam acara itu, Ki Sudadi, Dr Junaedi Setiyono MPd (sastrawan yang juga dosen Universitas Muhammadiyah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/20/balai-bahasa-jateng-bedah-buku-malaikat-cilik-karya-ki-sudadi">Balai Bahasa Jateng Bedah Buku &#8216;Malaikat Cilik&#8217; Karya Ki Sudadi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Balai Bahasa Jawa Tengah, menyelenggarakan kegiatan bedah buku &#8216;Malaikat Cilik&#8217;, Karya Ki Sudadi, penerima hadiah Sastera Rancage 2026, dalam rangka peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII). Kegiatan ini digelar secara virtual, melalui Google Meet, Kamis (19/2/2026).</p>
<p>Hadir juga dalam acara itu, Ki Sudadi, Dr Junaedi Setiyono MPd (sastrawan yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo) selaku pembedah buku. Kegiatan ini dibuka Kepala Balai Bahasa Jateng, Dwi Laily Sukmawati SPd MHum.</p>
<p>Acara yang dipandu Eko Wahyudi MPd, penulis dan guru SMPN 1 Karangsambung itu, diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai kalangan. Antara lain, dosen, mahasiswa, guru, peneliti serta penikmat sastra Jawa.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/20/dinas-kesehatan-grobogan-catat-963-warga-jalani-pemeriksaan-pascabanjir-myalgia-paling-dominan">Dinas Kesehatan Grobogan Catat 963 Warga Jalani Pemeriksaan Pascabanjir, Myalgia Paling Dominan</a></strong></p>
<p>Dalam keterangannya, Dwi Laily Sukmawati mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar forum yang membicarakan visi karya, melainkan ruang dialog intelektual, apresiasi estetik, serta sarana memperluas pengalaman terhadap pesan-pesan yang terkandung di dalam karya sastra.</p>
<p>Menurut dia, kegiatan ini merupakan wujud komitmennya dalam merawat daerah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kekayaan budaya warisan. Upaya perlindungan dan pemajuan bahasa daerah, tentu memerlukan partisipasi sepenuhnya.</p>
<p>&#8221;Baik itu dari penulis, akademisi, komunitas, generasi muda, bahkan oleh lembaga Badan Bahasa, termasuk Balai Bahasa Jawa Tengah. Tujuannya, bahasa ibu tetap lestari dan diwariskan kepada generasi muda,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/20/kepala-bnpb-pastikan-penanganan-bencana-tanah-bergerak-di-kabupaten-tegal-tetap-optimal">Kepala BNPB Pastikan Penanganan Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal Tetap Optimal</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Ki Sudadi menyebutkan, ada hal yang unik dari karyanya. Kumpulan cerpen &#8216;Malaikat Cilik&#8217; itu memuat 25 Cerkak (Cerita Cekak/Cerita Pendek), yang menurutnya agak lain. &#8216;Malaikat Cilik&#8217; terbit pada 2025, dan menang dari 25 nomine penghargaan Hadiah Sastera Rancage.</p>
<p>&#8221;Karya-karya saya ini cenderung bercerita tentang orang-orang yang terpinggirkan, alih-alih kisah cinta atau romansa,&#8221; ungkap Ki Sudadi.</p>
<p>Dalam membedah buku kumpulan cerpen berbahasa daerah itu, Junaedi Setiyono membawakan materi berjudul &#8216;Kelebat Understatement dalam Kumpulan Cerkak Malaikat Kecil Ki Sudadi&#8217;. Pembedahan ini fokus pada kritik yang membahas understatement atau gaya cerita yang hanya fokus di permukaan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/02/20/tarling-pertama-safari-ramadan-2026-pemkab-diisi-blora-menyapa-hingga-baznas-berbagi-di-16-kecamatan">Tarling Pertama Safari Ramadan 2026 Pemkab,  Diisi ‘Blora Menyapa’ Hingga ‘Baznas Berbagi’ di 16 Kecamatan</a></strong></p>
<p>Berdasarkan teori Iceberg (Gunung Es) Ernest Hemingway, understatement merupakan teknik di mana emosi yang intens, peristiwa dramatis, atau makna mendalam sengaja diremehkan, digambarkan dengan sangat sederhana, atau dihilangkan sepenuhnya.</p>
<p>&#8221;Understatement itu seperti orang yang sebetulnya sakit sekali, tetapi dia diam dan hanya meneteskan air mata,&#8221; ujar Junaedi.</p>
<p>Antusiasme peserta pun, terlihat dari tanggapan dan pertanyaan yang dilontarkan. Umpan balik itu membahas pemakaian bahasa Jawa, variasi kata, serta pesan dan tema yang dikandung dalam cerkak &#8216;Malaikat Cilik&#8217;.</p>
<p>&#8221;Apresiasi terkait pencapaian Ki Sudadi pada penulisan buku &#8216;Malaikat Cilik&#8217;, memberikan banyak inspirasi untuk memancing para seniman, sastrawan, dan calon-calon peraih Rancage seterusnya,&#8221; tukas Eko Wahyudi di pengujung acara.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/20/balai-bahasa-jateng-bedah-buku-malaikat-cilik-karya-ki-sudadi">Balai Bahasa Jateng Bedah Buku &#8216;Malaikat Cilik&#8217; Karya Ki Sudadi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Keseimbangan Pikiran, Jiwa, dan Spiritualitas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/14/pentingnya-keseimbangan-pikiran-jiwa-dan-spiritualitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 06:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Akademik Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Umum]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tuan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=507222</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Universitas Semarang (USM) kembali menjadi tuan rumah kegiatan akademik inspiratif, melalui kuliah umum dan bedah buku berjudul &#8216;Candra Jiwa&#8217;, karya Prof Dr Budhi Setianto SpJP-K, Guru Besar dari Universitas Indonesia (UI), yang diselenggarakan di Menara USM Lantai 8 Ruang Teleconference, Kamis (13/11/25). Kegiatan yang mengusung topik &#8216;Pengembangan Diri dan Kesehatan Mental&#8217; ini bertujuan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/14/pentingnya-keseimbangan-pikiran-jiwa-dan-spiritualitas">Pentingnya Keseimbangan Pikiran, Jiwa, dan Spiritualitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Universitas Semarang (USM) kembali menjadi tuan rumah kegiatan akademik inspiratif, melalui kuliah umum dan bedah buku berjudul &#8216;Candra Jiwa&#8217;, karya Prof Dr Budhi Setianto SpJP-K, Guru Besar dari Universitas Indonesia (UI), yang diselenggarakan di Menara USM Lantai 8 Ruang Teleconference, Kamis (13/11/25).</p>
<p>Kegiatan yang mengusung topik &#8216;Pengembangan Diri dan Kesehatan Mental&#8217; ini bertujuan, memberikan wawasan baru bagi mahasiswa, mengenai pentingnya keseimbangan antara pikiran, jiwa, dan spiritualitas, dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&#8221;<em>Alhamdulillah</em>, Universitas Semarang menerima tamu istimewa, Prof Dr Budhi Setianto SpJP-K dari Universitas Indonesia, untuk memberikan kuliah tamu dan bedah buku bertema pengembangan diri dan kesehatan mental,&#8221; kata Wakil Rektor I USM, Prof Dr Ir Haslina MSi, saat menyampaikan sambutannya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/14/dosen-teknik-elektro-usm-perkenalkan-teknologi-ai-dalam-mendeteksi-stroke">Dosen Teknik Elektro USM Perkenalkan Teknologi AI dalam Mendeteksi Stroke</a></strong></p>
<p>Menurut dia, dua hal ini sangat penting, dan menjadi fondasi di era modern untuk mencapai kesuksesan. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, khususnya dalam meningkatkan pengembangan diri dan menjaga kesehatan mental.</p>
<p>Sementara itu, Prof Budhi Setianto dalam paparannya menjelaskan, makna mendalam dari &#8220;Candra Jiwa&#8221;, sebagai refleksi perjalanan manusia memahami jatidiri dan alam semesta.</p>
<p>Disebutkan dia, dalam buku ini menguraikan konsep kesadaran manusia yang berpotensi mencapai tingkat tertinggi, yaitu kesadaran ketuhanan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/13/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-kabel-jaringan-fo-di-smk-pembangunan-mranggen">Tim PKM USM Beri Pelatihan Kabel Jaringan FO di SMK Pembangunan Mranggen</a></strong></p>
<p>&#8221;Hal itu dapat dicapai, melalui proses introspeksi dan ekstropeksi menyadari, percaya, dan taat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, serta membangun hubungan sosial dengan keikhlasan, kesabaran, kesuburan, dan kejujuran,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dia juga menekankan, mahasiswa khususnya di bidang psikologi, perlu memahami pengembangan diri, sejatinya berawal dari keseimbangan batin.</p>
<p>&#8221;Harapannya, setelah memahami konsep ini mahasiswa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pribadi yang bijaksana, tenang, dan mampu menjalankan tugas akademiknya dengan penuh makna, serta memberi manfaat bagi bangsa dan dunia,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif ini, menjadi wadah diskusi antara penulis dan mahasiswa. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab, sekaligus mendapatkan inspirasi baru, mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan spiritual di tengah dinamika kehidupan modern.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/14/pentingnya-keseimbangan-pikiran-jiwa-dan-spiritualitas">Pentingnya Keseimbangan Pikiran, Jiwa, dan Spiritualitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Laznas IZI Bedah Buku “Peta Jalan Petani Cerdas” di Islamic Book Fair 2025 </title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/20/laznas-izi-bedah-buku-peta-jalan-petani-cerdas-di-islamic-book-fair-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 08:30:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Islamic Book Fair 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas IZI]]></category>
		<category><![CDATA[Peta Jalan Petani Cerdas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=480163</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Laznas Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) ikut ramaikan agenda Islamic Book Fair (IBF) 1446 H/2025 M dengan menghadirkan acara &#8220;Bedah Buku: Peta Jalan Petani Cerdas&#8221; yang sudah dilaunching pada 2024 lalu, Jumat (20/6/2025). Dalam bedah buku menghadirkan beberapa penulis buku, yakni Nana Sudiana, Direktur Akademizi, Riyadno, Presiden Smartfarm, Mang Obo, Petani Smartfarm Academy [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/20/laznas-izi-bedah-buku-peta-jalan-petani-cerdas-di-islamic-book-fair-2025">Laznas IZI Bedah Buku “Peta Jalan Petani Cerdas” di Islamic Book Fair 2025 </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Laznas Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) ikut ramaikan agenda Islamic Book Fair (IBF) 1446 H/2025 M dengan menghadirkan acara &#8220;Bedah Buku: Peta Jalan Petani Cerdas&#8221; yang sudah dilaunching pada 2024 lalu, Jumat (20/6/2025).</p>
<p>Dalam bedah buku menghadirkan beberapa penulis buku, yakni Nana Sudiana, Direktur Akademizi, Riyadno, Presiden Smartfarm, Mang Obo, Petani Smartfarm Academy IZI yang kini memiliki kisah inspiratif.</p>
<p>Dalam kegiatan juga dihadiri oleh Dr. Oni Sahroni, Lc., MA. Ketua Dewan Pengawas Syariah IZI dan dimoderatori langsung oleh Atika Cahya selaku penulis dan influencer.</p>
<p>Peta jalan petani cerdas menceritakan sebuah perjalanan dari beberapa penerima manfaat pada program Smartfarm Academy IZI yang memiliki kisah inspiratif penuh makna. Perjalanan dari peserta pelatihan dalam Smartfarm Academy IZI hingga mengelola lahan dengan baik atas dasar pondasi spiritual yang dijaga oleh para petani.</p>
<p>Mang Obo menyampaikan, dalam bedah buku, para petani tidak hanya dibekali pacul saja, tetapi juga pegangan Alquran, sehingga terjaga nilai keislamannya. Sementara itu Riyadno menyampaikan, petani Smartfarm memiliki segitiga peta jalan petani cerdas, dengan pondasi utamanya adalah sholat 5 waktu dan awal waktu.</p>
<p>Hal tersebut yang menjadi penguat para petani tetap bertahan meskipun lelah tak terhingga. Tiada kata mengeluh ketika didasadi dengan sholat.</p>
<p>Tak hanya itu, Dr. Oni Sahroni, Lc., MA juga menyampaikan, pekerjaan menjadi seorang petani merupakan salah satu pekerjaan yang menuai banyak pahala. Petani menjadi tumpuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar dan menjadi pekerjaan yang paling minim berisiko konflik.</p>
<p>Hal ini memperkuat bagaimana menjadi seorang petani harus memiliki iman agar apa yang dijalankan menjadi penuh makna dan berkah</p>
<p>Sementara itu Nana Sudiana, dalam bedah buku menyampaikan tujuan utama dari program Smartfarm Academy ini melihat dari 5 fakta, bahwa Indonesia adalah negara agraris yang mesti mengelola lahan pertanian di iklim tropis, produksi tanaman pangan, hingga peran pertanian pada ketergantungan ekonomi dan penduduk di Indonesia.</p>
<p>Program Smartfarm Academy IZI berharap, dana zakat yang disalurkan melalui Laznas IZI dapat dikelola dengan baik oleh para petani untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bukan hanya untuk para petani, melainkan juga masyarakat Indonesia.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/20/laznas-izi-bedah-buku-peta-jalan-petani-cerdas-di-islamic-book-fair-2025">Laznas IZI Bedah Buku “Peta Jalan Petani Cerdas” di Islamic Book Fair 2025 </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Buat Apa Pintar Kalau Tak Punya Ideologi Pancasila</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/30/buat-apa-pintar-kalau-tak-punya-ideologi-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2024 08:48:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Unissula]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Alumni Undip]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku]]></category>
		<category><![CDATA[ideologi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ir Soeharsojo IPU]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pembina]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=443889</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Pembina Yayasan Alumni Undip, Ir Soeharsojo IPU menyatakan, buat apa pintar kalau tidak punya satu ideologi seperti Pancasila. Indonesia harus bersyukur, Indonesia memiliki Pancasila. Hal itu seperti yang disampaikannya, saat ditemui di ruangannya usai menjadi narasumber dalam kegiatan &#8216;Bedah Buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, Pancasila sebagai Filsafat Bernegara&#8217;, pada Senin (28/10/2024). Kegiatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/30/buat-apa-pintar-kalau-tak-punya-ideologi-pancasila">Buat Apa Pintar Kalau Tak Punya Ideologi Pancasila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pembina Yayasan Alumni Undip, Ir Soeharsojo IPU menyatakan, buat apa pintar kalau tidak punya satu ideologi seperti Pancasila. Indonesia harus bersyukur, Indonesia memiliki Pancasila.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikannya, saat ditemui di ruangannya usai menjadi narasumber dalam kegiatan &#8216;Bedah Buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, Pancasila sebagai Filsafat Bernegara&#8217;, pada Senin (28/10/2024).</p>
<p>Kegiatan yang diadakan di Auditorium Ir Widjatmoko USM itu, digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan dihadiri sekitar 200 peserta.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/30/tingkatkan-keselamatan-kai-dan-djka-kemenhub-tutup-perlintasan-sebidang-tidak-resmi">Tingkatkan Keselamatan, KAI dan DJKA Kemenhub Tutup Perlintasan Sebidang Tidak Resmi</a></strong></p>
<p>Hadir pula dalam kegiatan itu di antaranya, Ketua Ikatan Alumni Lemhannas (IKAL) Provinsi Jawa Tengah sekaligus Guru Besar Undip Bidang Manajemen Lingkungan Prof Dr Sri Puryono KS MP CIMBA, Rektor USM Dr Supari ST MT, Pemateri Dr Tri Mulyani SH MH, Ketua Panitia Dr Dedy Suwandi SH MH, dan para dosen Fakultas Hukum USM.</p>
<p>Soeharsojo juga meminta, agar generasi muda dapat menyiapkan diri sejak awal, untuk senang membaca, mengikuti perkembangan teknologi. &#8221;Kalau kita lihat di beberapa negara lain, minat membaca mereka lebih tinggi daripada di Indonesia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Prof Sri Puryono menyatakan, kegiatan ini untuk memberikan pemahaman bagi generasi muda yang akan membentuk serta mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.</p>
<p>&#8221;Saya berharap USM, harus berani mendeklarasikan diri menjadi Kampus Pancasila. Implementasinya bisa diawali dengan misalkan, ada kantin kejujuran yang dulu pernah kita praktikkan. Mudah-mudahan USM menjadi contoh perguruan tinggi swasta terbaik di Jateng dan Nasional,&#8221; katanya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/30/buat-apa-pintar-kalau-tak-punya-ideologi-pancasila">Buat Apa Pintar Kalau Tak Punya Ideologi Pancasila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Pancasila untuk Menjaga Rasa Nasionalisme</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/29/pendidikan-pancasila-untuk-menjaga-rasa-nasionalisme</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 08:17:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Auditorium]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[Ir Widjatmoko]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[sumpah-pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang (USM)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=443728</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dalam rangka memeringati Hari Sumpah Pemuda, Universitas Semarang (USM), mengadakan Bedah Buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, yang berlangsung di Auditorium Ir Widjatmoko, kampus setempat, Senin (28/10/2024). Buku yang dibuat sejumlah dosen USM yang tergabung dalam Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan itu, berjudul &#8216;Pancasila sebagai Filsafat Bernegara&#8217;. Ketua Panitia, Dr Dedy Suwandi SH MH [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/29/pendidikan-pancasila-untuk-menjaga-rasa-nasionalisme">Pendidikan Pancasila untuk Menjaga Rasa Nasionalisme</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dalam rangka memeringati Hari Sumpah Pemuda, Universitas Semarang (USM), mengadakan Bedah Buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, yang berlangsung di Auditorium Ir Widjatmoko, kampus setempat, Senin (28/10/2024).</p>
<p>Buku yang dibuat sejumlah dosen USM yang tergabung dalam Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan itu, berjudul &#8216;Pancasila sebagai Filsafat Bernegara&#8217;.</p>
<p>Ketua Panitia, Dr Dedy Suwandi SH MH mengatakan, dalam menyambut peringatan momen penting dalam mencapai Kemerdekaan Indonesia itu, pihaknya menggelar kegiatan bedah buku tentang Pancasila, untuk menjaga rasa nasionalisme.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/29/universitas-semarang-itu-indonesia-banget">Universitas Semarang Itu Indonesia Banget</a></strong></p>
<p>&#8221;Tepat pada 28 Oktober, kita memeringati Hari Sumpah Pemuda. Sebagai generasi penerus bangsa, kita menyambutnya dengan mengadakan kegiatan ini, membedah buku tentang Pancasila,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, Pancasila merupakan mata kuliah wajib di USM, yang berfungsi menjaga rasa nasionalisme, cinta Tanah Air, dan bela negara. Hal itu juga selaras dengan visi USM, yaitu menghasilkan sumber daya insani yang profesional serta berke-Indonesia-an.</p>
<p>&#8221;Dalam kesempatan ini, tentunya sikap dan perilaku yang ada dalam Pancasila, kita tuangkan dalam proses pembelajaran, serta kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,&#8221; lanjutnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/29/kabapas-semarang-sarwito-resmikan-griya-abhipraya-di-kabupaten-semarang">Kabapas Semarang Sarwito Resmikan Griya Abhipraya di Kabupaten Semarang</a></strong></p>
<p>Kegiatan ini menghadirkn narasumber Ketua Ikatan Alumni Lemhanas (IKAL) Provinsi Jawa Tengah Prof Dr Sri Puryono KS MP CIMBA, Anggota Pembina Yayasan Alumni Undip Ir Soeharsojo IPU, dan pemateri Dr Tri Mulyani SH MH, serta beberapa dosen dari Fakultas Hukum USM.</p>
<p>Dalam kegiatan yang diikuti 200 peserta itu, dibuka Rektor USM, Dr Supari ST MT. Menurut dia, buku Pancasila itu sangat penting bagi mahasiswa, sebagai generasi penerus bangsa.</p>
<p>&#8221;Narasumber di bedah buku ini ilmunya sungguh luar biasa. Ilmu yang berkaitan dengan Pancasila, juga kuat sekali. Silakan mahasiswa untuk bisa digali semaksimal mungkin,&#8221; harap Supari, seraya menyebutkan Pancasila tak hanya dipahami, tapi juga harus diamalkan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/29/pendidikan-pancasila-untuk-menjaga-rasa-nasionalisme">Pendidikan Pancasila untuk Menjaga Rasa Nasionalisme</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyembuhkan Luka di Bumi, Pesan Pesan Prof Sudharto dalam Bedah Buku Karyanya di FISIP Undip</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/26/menyembuhkan-luka-di-bumi-pesan-pesan-prof-sudharto-dalam-bedah-buku-karyanya-di-fisip-undip</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2024 13:07:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Fisip]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Sudharto]]></category>
		<category><![CDATA[undip]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=411102</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Program Studi Ilmu Lingkungan dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP Undip) membuat kegiatan Bedah Buku untuk karya-karya terbaru dari pakar lingkungan terkemuka, Prof Sudharto P Hadi PhD, Jumat 26 April 2024. Prof Sudharto merilis dua buku yakni &#8220;Manajemen Lingkungan Bagian Keempat&#8221;, di mana merupakan kelanjutan dari seri Manajemen [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/26/menyembuhkan-luka-di-bumi-pesan-pesan-prof-sudharto-dalam-bedah-buku-karyanya-di-fisip-undip">Menyembuhkan Luka di Bumi, Pesan Pesan Prof Sudharto dalam Bedah Buku Karyanya di FISIP Undip</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) </strong>– Program Studi Ilmu Lingkungan dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP Undip) membuat kegiatan Bedah Buku untuk karya-karya terbaru dari pakar lingkungan terkemuka, Prof Sudharto P Hadi PhD, Jumat 26 April 2024.</p>
<p>Prof Sudharto merilis dua buku yakni &#8220;Manajemen Lingkungan Bagian Keempat&#8221;, di mana merupakan kelanjutan dari seri Manajemen Lingkungan yang telah meraih banyak apresiasi sebelumnya.</p>
<p>Adapun yang kedua berjudul &#8220;Bisnis Berkelanjutan: Teori dan Implementasi&#8221;, sebuah karya kolaboratif yang menggabungkan keahlian Prof Sudharto P Hadi dengan Prof Bulan Prabawani PhD, Dosen FISIP Undip dengan kepakaran di bidang Bisnis Berkelanjutan.</p>
<p>Prof Sudharto mantan Rektor Undip itu menerangkan, dua buku itu garis besarnya berpesan agar bagaimana mengintegrasikan aspek lingkungan dalam membuat kebijakan publik. Kemudian bagaimana mengintegrasikan aspek lingkungan dalam kebijakan perusahaan.</p>
<p>“Nah muaranya adalah bagaimana pubik membangun pembangunan yang berkelanjutan, Pembangunan yang memberikan manfaat kepada banyak orang sekaligus menyambuhkan luka di bumi,” katanya.</p>
<p>Menurut Prof Sudharto kondisi Bumi saat ini sudah sangat rusak dan rapuh.</p>
<p>“Jadi ketika misalnya kita mengatasi masalah banjir di wilayah pesisir maka infrastruktur boleh dibangun, akan tetapi lebih baik (pula) misalnya dengan menanam mangrove,” kata dia.</p>
<p>Mangrove misalnya, kata Prof Sudharto, sudah banyak diketahui punya kemanfaatan menangkal gelombang laut, bahkan mampu menjadi lading untuk memberikan pekerjaan dan penghasilan bagi masyarakat.</p>
<p>“Demikian juga perusahaan ketika dia mengendalikan dampak (lingkungan) apakah upayanya bisa sekaligus dalam skea di mana lingkungan disembuhkan dan menambah lapangan pekerjaan baru,” ujarnya.</p>
<p>Prof Bulan Prabawani menambahkan, bisnis dan lingkungan amat berkaitan dan berhubungan erat.</p>
<p>Bisnis memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan pemenuhan konsumsi. Akan tetapi di sisi lain seiring dengan itu ada banyak sekali dampak negative yang ditimbulkan.</p>
<p>“Maka, bisnis berkelanjutan menjadi harus menjadi sebuah transformasi bisnis. Di mana yang tadinya konvensional berorientasi profit maka sekarang harus memperhatikan <em>harmony with nature</em>,&#8221; katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Bedah Buku ini bukan hanya sekadar presentasi buku-buku baru, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menjelajahi berbagai konsep dan praktik terbaru dalam pengelolaan lingkungan dan bisnis yang berkelanjutan.</p>
<p>Bedah buku kali ini menghadirkan Hanggara Patrianta, Direktur Pengembangan PT Pupuk Kaltim, dan Dr Ir Mahamawan Karuniasa MM dari Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (UI).</p>
<p>Rektor Universitas Diponegoro, Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum, Dekan FISIP Undip Dr Drs Teguh Yuwono MPol, Admin yang memberikan sambutan pada kegiatan ini.</p>
<p>Menariknya, kegiatan Bedah Buku ini bukan hanya sekadar perayaan atas karya-karya Prof Sudharto P Hadi, tetapi juga merupakan momen istimewa karena menandai purna tugas usaih 44 tahun menjadi pengajar di Undip.</p>
<p>Dengan total 16 buku yang telah dihasilkan selama kariernya, Prof Sudharto telah memberikan kontribusi yang tak ternilai dalam pengembangan ilmu lingkungan di Indonesia.</p>
<p>Acara bedah buku diselenggarakan di Ruang PKM Kampus Fisip Undip pada tanggal 26 April 2024 yang dihadiri oleh para relasi dari Dewan Pertimbangan Proper (Program Peringkat Penilaian Kinerja Perusahaan) Kementerian Lingkungan Hidup, serta perwakilan dari berbagai instansi ternama seperti Pertamina, Indonesia Power, Pupuk Kaltim, PUSRI, dan Pupuk Kujang.</p>
<p>Kegiatan ini juga akan menjadi ajang peringatan Hari Bumi dengan penampilan khusus dari Komunitas Lingkungan dan Inovasi Sosial binaan Perusahaan peserta PROPER, seperti Yayasan Camar, Bank Sampah Gedawang Asri, dan Prenjak.</p>
<p>Diharapkan bahwa kehadiran lebih dari 30 relasi dan ratusan mahasiswa pada acara ini akan menjadi bukti komitmen bersama untuk meningkatkan pemahaman dan melestarikan lingkungan hidup, sejalan dengan tema Hari Bumi 2024, yaitu &#8220;Harmony with Nature&#8221;.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/26/menyembuhkan-luka-di-bumi-pesan-pesan-prof-sudharto-dalam-bedah-buku-karyanya-di-fisip-undip">Menyembuhkan Luka di Bumi, Pesan Pesan Prof Sudharto dalam Bedah Buku Karyanya di FISIP Undip</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bedah Buku, Dosen Unika Soegijapranata Menyebut Ganjar Miliki Integritas Tinggi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/16/bedah-buku-dosen-unika-soegijapranata-menyebut-ganjar-miliki-integritas-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Oct 2023 06:41:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen Unika Soegijapranata]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Hitam Putih Ganjar]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak kepemimpinan Ganjar Pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Pena Mas Ganjar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=374926</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Dosen Fakultas Hukum dan Ilmu Komunikasi Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Benediktus Danang Setianto menilai selama kepemimpinan dua periode di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merupakan gubernur yang memiliki integritas tinggi. Hal ini diungkapnya saat mengulas buku &#8220;Hitam Putih Ganjar&#8221; jejak kepemimpinan Ganjar Pranowo yang digagas alumni muda dan akademisi Undip, Unnes, dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/16/bedah-buku-dosen-unika-soegijapranata-menyebut-ganjar-miliki-integritas-tinggi">Bedah Buku, Dosen Unika Soegijapranata Menyebut Ganjar Miliki Integritas Tinggi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Dosen Fakultas Hukum dan Ilmu Komunikasi Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Benediktus Danang Setianto menilai selama kepemimpinan dua periode di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merupakan gubernur yang memiliki integritas tinggi.</p>
<p>Hal ini diungkapnya saat mengulas buku &#8220;Hitam Putih Ganjar&#8221; jejak kepemimpinan Ganjar Pranowo yang digagas alumni muda dan akademisi Undip, Unnes, dan UNS yang berjejaring dalam Pena Mas Ganjar pada Minggu (15/10/23) malam, di Cafe Babe Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah.</p>
<p>Ia menjelaskan sikap integritas Ganjar Pranowo dipertahankan untuk mengedepankan kepentingan rakyat dan gerak cepat kepada penyelewengan. &#8220;Kalau kita melihat jejak recordnya selama sepuluh tahun selama memimpin Jawa Tengah ya. Integritas itu akan sangat kelihatan. Pertama Pak Ganjar sendiri terkenal mendapatkan banyak penghargaan untuk sikapnya tidak koruptif,&#8221; kata dia.</p>
<p>Menurutnya, upaya gerak cepat terhadap penyelewengan ditunjukkan Ganjar salah satunya menyetop praktik korupsi. Ia memecat kepala dinas karena dinilai melakukan korupsi.</p>
<p>&#8220;Dan kasus ketika ada sekolah yang memungut uang diluar yang seharusnya itu sudah sangat kelihatan kenapa pak Ganjar bener-bener orang yang berintegritas terhadap prinsip-prinsip yang dipegangnya selama ini,&#8221; jelas dia.</p>
<p>Di sisi lain, lanjutnya, Ganjar menjunjung tinggi prinsip kepemimpinan dan memiliki lima pokok karya meliputi menjaga gotong-royong warga dengan program seperti Jogo Tonggo, menelurkan gebrakan renovasi birokrasi untuk mengubah kultur pemerintah Provinsi menjadi birokrasi yang antikorupsi.</p>
<p>Selain itu menjaga nilai-nilai Pancasila, kebhinekaan, dan NKRI dalam kehidupan masyarakat Jateng. Pesatnya pembangunan infrastruktur di Jateng, serta memprioritaskan pembangunan SDM di Jateng mulai dari program pengentasan kemiskinan hingga pendidikan gratis SMKN Jateng berbasis boarding school.</p>
<p>&#8220;Saya rasa semuanya masih relevan gitu ya. Hal-hal semacam itulah yang menurut saya apa yang dilakukan selama sepuluh tahun di Jawa Tengah ini tidak hanya perlu di upskilll kan, diperluas, direproduksi tempat-tempat yang lain, tetapi juga sekaligus harus menjadi gerakan yang memang bisa dinaikkan skalanya menjadi nasional,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Rekam jejak dan pengalaman yang lengkap, pemimpin berjiwa muda, dan dekat dengan semua kalangan termasuk milenial menjadi bekal bagi Ganjar Pranowo untuk bisa memahami rakyat dan mengatasi berbagai problematika nasional hingga mancanegara di masa mendatang.</p>
<p>&#8220;Saya membayangkan kalau yang memimpin negara kita itu orang yang terlalu jauh usianya akan sangat kesulitan. Lalu yang kedua juga kalau yang memimpin Indonesia itu mungkin usianya tidak terlalu jauh, tetapi track record nya tidak teRlalu baik, dia akan kesulitan juga. Maka ya memang yang semacam itulah yang dibutuhkan Indonesia di masa depan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu Koordinator Pusat Pena Mas Ganjar, Reza Abdurrakhman menjelaskan, buku setebal 398 halaman yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas itu memuat rekam jejak, inovasi, dan prinsip-prinsip dari mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.</p>
<p>&#8220;Hari ini kita berada di lingkungan Universitas Negeri Semarang, tujuannya untuk membedah buku Hitam Putih Ganjar Pranowo, rekam jejak kepemimpinan selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah,&#8221; kata Reza.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/16/bedah-buku-dosen-unika-soegijapranata-menyebut-ganjar-miliki-integritas-tinggi">Bedah Buku, Dosen Unika Soegijapranata Menyebut Ganjar Miliki Integritas Tinggi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>32 Dosen Komunikasi dari 24 Perguruan Tinggi, Luncurkan Buku untuk Semarakkan HPN 2021</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/02/11/32-dosen-komunikasi-dari-24-perguruan-tinggi-luncurkan-buku-untuk-semarakkan-hpn-2021</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 16:00:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Media Massa]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=147714</guid>

					<description><![CDATA[<p>MALANG (SUARABARU.ID)&#8211; Menyemarakkan Hari Pers Nasional (HPN) 2021, sejumlah dosen Ilmu Komunikasi, meluncurkan buku kumpulan tulisan tentang pers dan media massa. Seperti judulnya, buku &#8216;Esai Pengalaman: Merangkai Asa untuk Media Massa&#8216; ini, banyak bercerita tentang pengalaman para penulis berinteraksi dengan media massa. Baik di masa yang lalu maupun di masa kini. &#8221;Memang penulisnya sebagian besar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/11/32-dosen-komunikasi-dari-24-perguruan-tinggi-luncurkan-buku-untuk-semarakkan-hpn-2021">32 Dosen Komunikasi dari 24 Perguruan Tinggi, Luncurkan Buku untuk Semarakkan HPN 2021</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Menyemarakkan Hari Pers Nasional (HPN) 2021, sejumlah dosen Ilmu Komunikasi, meluncurkan buku kumpulan tulisan tentang pers dan media massa. Seperti judulnya, buku &#8216;<em>Esai Pengalaman: Merangkai Asa untuk Media Massa</em>&#8216; ini, banyak bercerita tentang pengalaman para penulis berinteraksi dengan media massa. Baik di masa yang lalu maupun di masa kini.</p>
<p>&#8221;Memang penulisnya sebagian besar adalah generasi <em>Baby Boomer, Gen X</em> dan <em>Gen Y</em>, sehingga romantisme dengan media cetak lebih mewarnai pengalaman mereka. Namun uniknya, para penulis mengalami tiga gelombang teknologi media. Dan semua masih setia menggunakan media massa sebagai makanan sehari-hari,&#8221; kata Frida Kusumastui, sang penggagas sekaligus koordinator tim editor, yang juga dosen di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (11/2/2021).</p>
<p>Buku &#8216;<em>Esai Pengalaman: Merangkai Asa untuk Media Massa</em>&#8216;, ditulis oleh 32 dosen komunikasi dari 24 perguruan tinggi. Sederet nama yang cukup terkenal sebagai penulis buku dan dosen senior, ikut menyumbangkan tulisan. Di antaranya Dr Sunarto (Undip), Nina Mutmainnah (UI), Andina Dwifatma (Unika Atmajaya Jakarta). Ketiganya di-<em>dhapuk</em> sebagai wakil penulis dalam acara bedah buku kali ini.</p>
<p>Bedah buku yang menyertai peluncurannya ini, yang digelar melalui <em>zoom meeting</em>, juga menghadirkan pemantik diskusi dari Dewan Pers, Arif Zulkifli. Sedangkan pembedah buku menghadirkan dua pelaku media besar, Sapto Anggoro dari <em>Tirto.id</em> dan Budiman Tanoeredjo (Harian <em>Kompas</em>).</p>
<p>&#8221;Kami menghadirkan para pembicara yang kompeten dibidangnya, demi menciptakan diskusi yang menarik, untuk saling mengritisi dan memberikan pandangan untuk perkembangan media massa,&#8221; ujar Lintang Ratri Rahmiaji, moderator sekaligus anggota tim editor, yang juga seorang pengajar di Undip.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/11/32-dosen-komunikasi-dari-24-perguruan-tinggi-luncurkan-buku-untuk-semarakkan-hpn-2021">32 Dosen Komunikasi dari 24 Perguruan Tinggi, Luncurkan Buku untuk Semarakkan HPN 2021</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keresahan Akademisi di Buku &#8216;Esai Pengalaman: Merangkai Asa untuk Media Massa&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/02/11/keresahan-akademisi-di-buku-esai-pengalaman-merangkai-asa-untuk-media-massa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 15:52:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Media Massa]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=147709</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Peluncuran buku &#8216;Esai Pengalaman: Merangkai Asa untuk Media Massa&#8216; terbitan Tiga Serenada Publisher, yang dilakukan Kamis (11/2/2021), mendapatkan sambutan luar biasa. Komisaris Tiga Serenada, Siswantini Amihardja, memberikan apresiasinya kepada para pembicara, penulis, dan para peserta peluncuran sekaligus bedah buku ini. &#8221;Tiga Serenada berkomitmen memasilitasi siapa pun yang ingin menulis, demi gerakan literasi di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/11/keresahan-akademisi-di-buku-esai-pengalaman-merangkai-asa-untuk-media-massa">Keresahan Akademisi di Buku &#8216;Esai Pengalaman: Merangkai Asa untuk Media Massa&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Peluncuran buku &#8216;<em>Esai Pengalaman: Merangkai Asa untuk Media Massa</em>&#8216; terbitan Tiga Serenada Publisher, yang dilakukan Kamis (11/2/2021), mendapatkan sambutan luar biasa. Komisaris Tiga Serenada, Siswantini Amihardja, memberikan apresiasinya kepada para pembicara, penulis, dan para peserta peluncuran sekaligus bedah buku ini.</p>
<p>&#8221;Tiga Serenada berkomitmen memasilitasi siapa pun yang ingin menulis, demi gerakan literasi di Indonesia. Dan kami persembahkan buku ini, tepat pada Hari Pers Nasional (HPN) 2021,&#8221; kata Siswantini, dosen Binus Jakarta, yang juga sekaligus sebagai editor buku ini.</p>
<p>Dalam acara peluncuran dan juga bedah buku yang digelar secara daring melalui <em>zoom meeting</em> ini, sesi pertama dibuka host, Theresia Diyah Wulandari (editor/dosen Universitas Atmajaya Yogjakarta), dengan mengenalkan profil pemantik diskusi, Arif Zulkilfi, yang juga sebagai Wakil Ketua Dewan Pers.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/02/11/meski-pandemi-atlet-jateng-tetap-berlatih-demi-prestasi-di-pon-xx-papua/">Meski Pandemi, Atlet Jateng Tetap Berlatih Demi Prestasi di PON XX/Papua</a></strong></p>
<figure id="attachment_147711" aria-describedby="caption-attachment-147711" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-147711 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-11-at-13.58.17.jpeg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-11-at-13.58.17.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-11-at-13.58.17-400x225.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-11-at-13.58.17-150x84.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-147711" class="wp-caption-text">Peserta diskusi yang digelar secara daring melalui zoom meeting. Foto: dok/ist</figcaption></figure>
<p>&#8221;Setelah saya membaca artikel-artikel dalam buku ini, saya menemukan lima topik besar yang diperbincangkan para penulis. Profesionalisme, manajemen media massa, interaksi media massa dan media sosial, konglomerasi media, dan pesan dewan pers sebagai lembaga etik,&#8221; ujar Bang Zul, panggilan akrab Arif Zulkifli.</p>
<p>Pada sesi diskusi dengan moderator dosen Undip Lintang Ratri Rahmiaji, yang juga sebagai editor buku ini, diawali dengan pemaparan pembedah buku, Sapto Anggoro (CEO <em>Tirto.id</em>) dan Budiman Tanuredjo (VP Nasional News Grup Gramedia-Kompas).</p>
<p>Sapto Anggoro, salah satu pendiri <em>Tirto.id</em> menyatakan, buku ini sangat menarik. Walaupun masih banyak juga yang menyampaikan keresahan para akademisi, tentang hal-hal yang terjadi pada media massa saat ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/02/11/kapolda-jateng-santuni-keluarga-korban-pembunuhan-sekeluarga-di-rembang/">Kapolda Jateng Santuni Keluarga Korban Pembunuhan Sekeluarga di Rembang</a></strong></p>
<p>Sementara Budiman Tanuredjo menyebutkan, kekuatan personal nantinya akan mengubah wajah pers Indonesia, dan akan mengimbangi industri. &#8221;Apakah ini sebuah era berakhirnya media sebagai voice of democracy?&#8221; tanya Budiman.</p>
<p>Peluncuran dan bedah buku yang dilaksanakan Tiga Serenada Publisher bekerja sama dengan Universitas Katolik Indonesia Atmajaya ini, menghadirkan tiga penulis masing-masing Sunarto (Undip), Nina Mutmainnah (UI), dan Andina Dwifatma (Unika Atmajaya). Mereka mewakili 32 penulis yang juga menyumbangkan tulisannya dalam buku itu.</p>
<p>&#8221;Kami para editor dan penerbit merasa bersyukur, dengan terkumpulnya tulisan para dosen komunikasi dari 24 perguruan tinggi ini. Semoga bermanfaat untuk memantik diskusi lebih lanjut, tentang media massa di Indonesia,&#8221; sebut Frida Kusumastuti, dosen Universitas Muhammadiyah Malang, yang juga menjadi editor buku ini.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/11/keresahan-akademisi-di-buku-esai-pengalaman-merangkai-asa-untuk-media-massa">Keresahan Akademisi di Buku &#8216;Esai Pengalaman: Merangkai Asa untuk Media Massa&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>