<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#ASO Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/aso/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Jul 2022 08:12:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>#ASO Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemprov Jateng Gerilya Informasi dan Edukasi TV Digital</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/06/16/pemprov-jateng-gerilya-informasi-dan-edukasi-tv-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2022 03:08:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#analogswitchoff]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO2022]]></category>
		<category><![CDATA[#siarandigitalindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#TVdigital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=266382</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Perkembangan teknologi di semua lini, ternyata juga menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pihak pemprov kini juga tengah intens menyosialisasikan peralihan atau migrasi siaran TV analog ke TV digital atau Analog Switch Off (ASO). Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng, Riena Retnaningrum menegaskan, pihaknya terus melakukan gerilya komunikasi informasi dan edukasi. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/16/pemprov-jateng-gerilya-informasi-dan-edukasi-tv-digital">Pemprov Jateng Gerilya Informasi dan Edukasi TV Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Perkembangan teknologi di semua lini, ternyata juga menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pihak pemprov kini juga tengah intens menyosialisasikan peralihan atau migrasi siaran TV analog ke TV digital atau Analog Switch Off (ASO).</p>
<p>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng, Riena Retnaningrum menegaskan, pihaknya terus melakukan gerilya komunikasi informasi dan edukasi. Ini dilakukan, agar masyarakat di lapisan terbawah, mengetahui adanya rencana ASO.</p>
<p>Gerilya informasi dan edukasi kepada masyarakat di Jateng itu, saat ini terus dilakukan. Mengingat pada Tahap II ASO (25 Agustus 2022), ada delapan wilayah di Jateng yang akan dimatikan siaran TV analognya, yaitu Boyolali, Sragen, Grobogan, Kudus, Demak, Kabupaten Semarang, Salatiga, dan Kota Semarang.</p>
<p><strong>Penyesuaian</strong><br />
&#8221;Kita tidak henti-hentinya menyampaikan kepada masyarakat, terkait migrasi ke televisi digital. Lewat berbagai media, lewat media sosial, tampilan FK Mitra pun dilakukan. Sekitar 98 persen sudah mengetahui, hanya tinggal sedikit yang ingin tahu alatnya Set Top Box (STB),&#8221; kata Riena, seperti yang dikutip dari laman jatengprov.go.id, belum lama ini.</p>
<p>Menurut dia, migrasi ke teknologi TV digital, butuh upaya penyesuaian. Namun dengan tren penggunaan teknologi informasi selama pandemi, adaptasi kebiasaan baru itu menjadi lebih mudah.</p>
<p>&#8221;Tantangannya, seperti kata Gubernur Ganjar Pranowo, agar TV jangan memberikan tayangan yang biasa-biasa saja. Berikan topik yang sedang tren, misal pembahasan soal mata uang crypto. Sampaikan dengan elegan, bisa juga dengan tampilan receh tapi menarik, dan bahasa yang mudah dipahami. Kalau tayangannya biasa-biasa saja yang ditinggalkan pemirsanya,&#8221; tambahnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p><em>#ASO, #analogswitchoff, #TVdigital, #siarandigitalindonesia, #ASO2022</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/16/pemprov-jateng-gerilya-informasi-dan-edukasi-tv-digital">Pemprov Jateng Gerilya Informasi dan Edukasi TV Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenkominfo dan DPR RI Sosialisasikan Siaran TV Digital</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/06/15/kemenkominfo-dan-dpr-ri-sosialisasikan-siaran-tv-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jun 2022 08:04:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#analogswitchoff]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO2022]]></category>
		<category><![CDATA[#siarandigitalindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#TVdigital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=266379</guid>

					<description><![CDATA[<p>LUMAJANG (SUARABARU.ID)&#8211; Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Rosarita Niken Widiastuti mengatakan, pemerintah terus mendorong transformasi TV Analog ke TV Digital. Banyak tujuan yang ingin dicapai, salah satunya ingin mengalihkan ke televisi digital, agar pemanfaatan frekuensi dapat lebih efisien. Hal itu seperti yang disampaikannya, saat melakukan sosialisasi tentang Analog Switch Off (ASO), di Hall [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/15/kemenkominfo-dan-dpr-ri-sosialisasikan-siaran-tv-digital">Kemenkominfo dan DPR RI Sosialisasikan Siaran TV Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LUMAJANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Rosarita Niken Widiastuti mengatakan, pemerintah terus mendorong transformasi TV Analog ke TV Digital. Banyak tujuan yang ingin dicapai, salah satunya ingin mengalihkan ke televisi digital, agar pemanfaatan frekuensi dapat lebih efisien.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikannya, saat melakukan sosialisasi tentang <em>Analog Switch Off</em> (ASO), di Hall Hotel GM Lumajang, Minggu (12/6/2022). Menurut dia, saat ini Kemenkominfo bersama DPR RI, aktif melakukan sosialisasi ASO, untuk menyebarluaskan informasi dan memberi pemahaman kepada masyarakat, terkait siaran TV analog ke siaran digital.</p>
<p>Disenutkan Niken, mulai 25 Agustus 2022, siaran TV analog di Lumajang akan dihentikan, dan dipindah ke siaran TV digital. Sedangkan saluran sinyal TV analog akan dimatikan total oleh pemerintah, mulai 2 November 2022 nanti.</p>
<p>&#8221;Kita tidak perlu mengganti TV-nya, karena TV tabung atau layar datar yang belum digital, masih bisa digunakan. Hanya menambahkan alat Set Top Box (STB),&#8221; kata Niken, seperti dikutip laman kominfo.jatimprov.go.id, Senin (13/6/2022).</p>
<p>Ditambahkan dia, TV digital akan memberi pengalaman menonton yang lebih nyaman, menyenangkan, jelas di mata dan telinga. Selain itu, kualitas siaran pada TV digital lebih canggih dan jernih.</p>
<p><strong>Komitmen</strong><br />
Untuk masyarakat yang masih memiliki TV analog, perangkat itu masih bisa dimanfaatkan, bila didukung dengan STB berlisensi Kominfo. Sebanyak 6,7 juta STB gratis akan dibagikan, seusai penerapan penghentian siaran TV analog, kepada Rumah Tangga Miskin (RTM).</p>
<p>&#8221;Untuk migrasi ke TV digital, pemerintah memberikan STB gratis untuk rumah tangga miskin, berdasarkan data Kemensos. Sekarang sedang diverifikasi. Stasiun-stasiun TV besar pun, juga berkomitmen memberikan STB gratis,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Niken menyatakan, program pengalihan ke TV digital diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 Tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran. Migrasi TV ini dilakukan secara bertahap, dan ditargetkan akan selesai selambat-lambatnya pada 2 November 2022 mendatang.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p><em>#ASO, #analogswitchoff, #TVdigital, #siarandigitalindonesia, #ASO2022</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/15/kemenkominfo-dan-dpr-ri-sosialisasikan-siaran-tv-digital">Kemenkominfo dan DPR RI Sosialisasikan Siaran TV Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Semarang Masuk Tahap Kedua Analog Switch Off</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/06/14/kota-semarang-masuk-tahap-kedua-analog-switch-off</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jun 2022 02:57:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#analogswitchoff]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO2022]]></category>
		<category><![CDATA[#siarandigitalindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#TVdigital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=266376</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), pada 30 April 2022, telah menghentikan siaran televisi analog atau Analog Switch Off (ASO), untuk tahap pertama. Seperti yang dikutip dari siarandigital.kominfo.go.id, sebanyak 31 wilayah di Indonesia, masuk dalam wilayah cakupan ASO tahap kedua pada 25 Agustus 2022. Dan berdasarkan jadwal, Kota Semarang masuk pada tahap kedua dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/14/kota-semarang-masuk-tahap-kedua-analog-switch-off">Kota Semarang Masuk Tahap Kedua Analog Switch Off</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), pada 30 April 2022, telah menghentikan siaran televisi analog atau <em>Analog Switch Off</em> (ASO), untuk tahap pertama.</p>
<p>Seperti yang dikutip dari siarandigital.kominfo.go.id, sebanyak 31 wilayah di Indonesia, masuk dalam wilayah cakupan ASO tahap kedua pada 25 Agustus 2022. Dan berdasarkan jadwal, Kota Semarang masuk pada tahap kedua dalam migrasi TV analog ke TV digital, bersama Kabupaten Demak dan Kudus.</p>
<p>Selain Kota Semarang, ada Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Grobogan, Sragen dan Boyolali. Hingga Kamis (9/6/2022), ada 27 channel siaran TV digital yang bisa dinikmati di wilayah Kota Semarang.</p>
<p>Sebanyak 27 channel itu meliputi T<em>VRI Nasional, TVRI Jawa Tengah, TVRI Kanal 3, TVRI Sport HD, TATV, TVKU, MJTV, SCTV, Indosiar, O Channel, Mentari TV.</em></p>
<p>Selanjutnya ada <em>Metro TV, Magna Channel, BNTV, CNN Indonesia, Trans7, Trans TV, ANTV, TVOne</em>, dan <em>Rajawali TV</em>.</p>
<p><strong>Antena UHF</strong><br />
Untuk bisa menonton siaran televisi digital itu, bisa dilakukan dalam beberapa tahap. Yang utama, pastikan di wilayah setempat sudah terdapat siaran televisi digital.</p>
<p>Lalu gunakan antena rumah biasa, yaitu UHF, baik berupa antena luar rumah (outdoor) atau antena dalam rumah (indoor), yang juga biasa digunakan untuk menangkap siaran televisi analog.</p>
<p>Kemudian pastikan televisi di rumah sudah dilengkapi dengan penerima siaran televisi digital DVBT2. Jika televisi di rumah hanya bisa menerima siaran televisi analog, maka perlu memasang dekoder Set Top Box (STB).</p>
<p>Setelah perangkat televisi tersambung, pilih opsi Pengaturan/Setting kemudian pilih Auto Scan untuk memindai program-program siaran televisi digital di sekitar.</p>
<p>Untuk tipe-tipe dekoder atau STB tertentu, pengguna akan diminta untuk memasukan nomor Kode Pos wilayah setempat. Sistem ini memang tengah disiapkan pemerintah, untuk menyebarluaskan informasi peringatan adanya bahaya kebencanaan.</p>
<p><strong>EWS</strong><br />
Ketua KPID Jateng, Muhammad Aulia Assyahiddin mengatakan, keunggulan TV digital akan menyajikan tayangan yang lebih stabil dengan gambar yang bersih, suara yang jernih serta teknologi yang canggih.</p>
<p>Selain itu, TV digital bisa dimanfaatkan untuk peringatan dini kebencanaan atau Early Warning System (EWS). Ketika terjadi bencana, akan ada peringatan di televisi, sehingga masyarakat bisa melakukan langkah antisipasi.</p>
<p>&#8221;Tantangan TV digital saya kira pada kemampuannya, untuk menjaga konten-konten yang berkualitas. Dan ini butuh kreator, sebagai bagian ekosistem digital,&#8221; tukasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p><em>#ASO, #analogswitchoff, #TVdigital, #siarandigitalindonesia, #ASO2022</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/14/kota-semarang-masuk-tahap-kedua-analog-switch-off">Kota Semarang Masuk Tahap Kedua Analog Switch Off</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disarankan Masyarakat Segera Beli STB untuk Dukung Siaran TV Digital</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/06/12/disarankan-masyarakat-segera-beli-stb-untuk-dukung-siaran-tv-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jun 2022 01:53:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#analogswitchoff]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO2022]]></category>
		<category><![CDATA[#siarandigitalindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#TVdigital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=266372</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Direktur Penyiaran Ditjen PPI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Geryantika Kurnia, kembali mengingatkan masyarakat untuk segera membeli perangkat Set Top Box (STB), guna mendukung siaran televisi digital. Dia berharap, jangan sampai masyarakat membeli STB pada detik-detik menjelang penghentian siaran analog atau Analog Switch Off (ASO). Kebijakan ASO sendiri sudah dimulai pada 30 April [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/12/disarankan-masyarakat-segera-beli-stb-untuk-dukung-siaran-tv-digital">Disarankan Masyarakat Segera Beli STB untuk Dukung Siaran TV Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Direktur Penyiaran Ditjen PPI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Geryantika Kurnia, kembali mengingatkan masyarakat untuk segera membeli perangkat Set Top Box (STB), guna mendukung siaran televisi digital.</p>
<p>Dia berharap, jangan sampai masyarakat membeli STB pada detik-detik menjelang penghentian siaran analog atau Analog Switch Off (ASO). Kebijakan ASO sendiri sudah dimulai pada 30 April lalu. Selanjutnya tahap kedua baru akan dimulai pada 25 Agustus 2022, dan secara keseluruhan dihentikan pada 2 November 2022.</p>
<p>Dia menyampaikan hal itu, saat memberikan pengantar dan membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Penerapan Perangkat TV Digital dan Set Top Box dalam Menghadapi Pelaksanaan ASO, yang digelar secara daring, pada Kamis (9/6/2022).</p>
<p>&#8221;Beli STB sekarang. Jangan sampai begitu siaran analog dihentikan, masyarakat berbondong-bondong cari STB dipasaran, takutnya kehabisan. Dari sekarang, kita mendorong agar masyarakat membeli STB yang belum punya TV digital,&#8221; pinta Geryantika.</p>
<p>Pada kesempatan itu, dia juga menjelaskan, saat ini sudah hampir seluruh negara di dunia telah beralih ke siaran TV digital. Dia juga berharap, masyarakat Indonesia segera beralih ke siaran TV digital.</p>
<p><strong>Tidak Keliru</strong><br />
Geryantika menyebut, migrasi dari siaran analog ke digital tidak berbayar alias gratis. Dia menyatakan, tayangan dalam siaran digital juga tidak diacak seperti TV parabola atau televisi berlangganan.</p>
<p>&#8221;Pindah ke siaran digital ini benar-benar gratis, dan tidak ada bayaran bulanannya. Beda dengan parabola tertentu, yang harus langganan. Ini benar-benar beda dengan parabola atau TV kabel,&#8221; terang dia lagi.</p>
<p>Sementara itu, GM Business Development Polytron, Joegianto, yang juga bertindak sebagai narasumber dalam Bimtek itu, mengimbau agar masyarakat tidak keliru memilih STB. Karena terdapat variasi Digital TV Box.</p>
<p>Di antaranya STB untuk mengonversi siaran TV digital, Android box/internet IP TV, yaitu TV Box yang terkoneksi internet, dan digital satelit TV digital yang penggunaannya memerlukan antena parabola.</p>
<p>Ketika siaran TV analog dihentikan, pihaknya tidak dapat memastikan setiap toko elektronik mempunyai stok yang cukup, sesuai permintaan pasar. &#8221;Jangan beli waktu sudah tiba di bulan November, karena harganya pasti mahal. Bila belanja online, cari saja ada sertifikasi Kominfonya atau tidak,&#8221; ujar Joegianto.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p><em>#ASO, #analogswitchoff, #TVdigital, #siarandigitalindonesia, #ASO2022</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/12/disarankan-masyarakat-segera-beli-stb-untuk-dukung-siaran-tv-digital">Disarankan Masyarakat Segera Beli STB untuk Dukung Siaran TV Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Terbantu dengan Adanya Komunitas TV Digital di Jateng-DIY</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/06/11/pemerintah-terbantu-dengan-adanya-komunitas-tv-digital-di-jateng-diy</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jun 2022 06:48:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#analogswitchoff]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO2022]]></category>
		<category><![CDATA[#siarandigitalindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#TVdigital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=266368</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI dan KPID Nusa Tenggara Timur, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek), Penggunaan Penerapan Perangkat TV Digital dan Set Top Box dalam Menghadapi Pelaksanaan ASO, yang digelar secara virtual, pada Kamis (9/6/2022). Ada yang menarik dalam bimtek kali ini, yakni tampilnya Aqila Niam Faza, sebagai salah satu narasumber. Dia adalah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/11/pemerintah-terbantu-dengan-adanya-komunitas-tv-digital-di-jateng-diy">Pemerintah Terbantu dengan Adanya Komunitas TV Digital di Jateng-DIY</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI dan KPID Nusa Tenggara Timur, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek), Penggunaan Penerapan Perangkat TV Digital dan Set Top Box dalam Menghadapi Pelaksanaan ASO, yang digelar secara virtual, pada Kamis (9/6/2022).</p>
<p>Ada yang menarik dalam bimtek kali ini, yakni tampilnya Aqila Niam Faza, sebagai salah satu narasumber. Dia adalah siswa SMA Negeri 1 Pekalongan, Jawa Tengah, seorang admin TV Digital Jateng dan vlogger.</p>
<p>Aqila selama ini dikenal sebagai penggerak komunitas TV Digital Jateng dan DI Yogyakarta, melalui Forum Leader Migrasi Siaran Digital-Jateng III. Forum itu merupakan ruang untuk berdiskusi dan saling berbagi informasi, terkait perkembangan migrasi siaran TV analog ke siaran TV digital, serta beranggotakan lebih dari 4.000 orang.</p>
<p>Dalam bimtek yang dibuka Direktur Penyiaran Kemkominfo Geryantika Kurnia, Aqila menjadi narasumber bersama Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenkominfo Sukamto, GM Business Development Polytron Joegianto dan Ketua KPID NTT Fredrikus Royanto Bau.</p>
<p>Geryantika sendiri mengaku baru mengenal Aqila Niam Faza. Namun melihat kiprahnya selama ini, dia sangat mengapresiasinya. Dia berharap, Aqila bisa memberikan testimoni dan best practice, seputar migrasi ke TV digital dan penggunaan Set Top Box (STB).</p>
<p><strong>Gratis</strong><br />
&#8221;Aqila memang hebat. Anak SMA yang menggerakkan teman-teman komunitas di Jateng dan DIY. Tanpa diminta pemerintah, forum ini punya banyak cabang, dan kami terbantu dengan keberadaan komunitas ini. Semoga Aqila dan kawan-kawan komunitas, terus menyosialisasikan bagaimana cara memasang STB, menyetting TV analog ke TV digital,&#8221; kata Geryantika.</p>
<p>Pada bimtek itu, Aqila berbagi pengetahuan yang perlu diketahui masyarakat, terkait migrasi siaran TV Digital. Dia menyampaikan, saat ini ada pandangan keliru tentang TV digital. Pandangan masyarakat awam tentang TV digital itu, sistem streaming internet atau smart TV berlangganan.</p>
<p>&#8221;Sebenarnya siaran TV digital itu gratis, dengan antena yang sama yaitu UHF. Tak perlu berlanggananan. Dan gambarnya itu kualitas HD, dengan suara yang jernih,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dia lalu membandingkan perbedaan antara TV analog dengan TV digital. Pada siaran analog sering dijumpai tayangan yang tidak jernih gambarnya. Sedangkan pada siaran digital, kualitas tayangannya akan lebih bagus, sehingga membuat nyaman dalam menontonnya.</p>
<p>Siaran analog juga sering memiliki audio yang tidak jelas, dan sering terjadi noise. Dalam siaran analog, jumlah siaran terbatas dan tidak bervariasi, sedangkan dalam siaran digital, jumlah siarannya akan bertambah dan bervariasi, sehingga tidak akan bosan dengan siaran yang ditayangkan.</p>
<p>Aqila juga menambahkan, keuntungan dari migrasi siaran TV digital ini di antaranya, adanya pita frekuensi tersisa dari siaran analog yang tidak terpakai, dapat digunakan untuk broadband internet 5G, dengan penghematan 112 Mhz.</p>
<p>TV digital juga dilengkapi Early Warning System (EWS), yang berguna ketika terjadi bencana alam, karena ada pop up yang muncul di layar televisi.</p>
<p>&#8221;Masyarakat masih bisa menggunakan antena UHF yang lama, untuk menonton siaran TV digital, namun harus dilengkapi Set Top Box yang sudah direkomendasikan Kominfo,&#8221; tambahnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p><em>#ASO, #analogswitchoff, #TVdigital, #siarandigitalindonesia, #ASO2022</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/11/pemerintah-terbantu-dengan-adanya-komunitas-tv-digital-di-jateng-diy">Pemerintah Terbantu dengan Adanya Komunitas TV Digital di Jateng-DIY</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TV Digital Jadikan Siaran Lebih Jernih dan Bervariasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/06/10/tv-digital-jadikan-siaran-lebih-jernih-dan-bervariasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jun 2022 04:45:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#analogswitchoff]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO2022]]></category>
		<category><![CDATA[#siarandigitalindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#TVdigital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=266328</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Jaringan 5G di Indonesia akan terus dikembangkan secara bertahap. Saat ini telah tersedia di 13 kota di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan bakal diperluas agar bisa menjangkau masyarakat seluruh Indonesia, seiring dengan penerapan kebijakan penghentian total siaran televisi analog (Analog Switch Off/ASO). Hal itu seperti yang disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/10/tv-digital-jadikan-siaran-lebih-jernih-dan-bervariasi">TV Digital Jadikan Siaran Lebih Jernih dan Bervariasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Jaringan 5G di Indonesia akan terus dikembangkan secara bertahap. Saat ini telah tersedia di 13 kota di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan bakal diperluas agar bisa menjangkau masyarakat seluruh Indonesia, seiring dengan penerapan kebijakan penghentian total siaran televisi analog (<em>Analog Switch Off</em>/ASO).</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate, saat menjadi <em>Keynote Speech Unpacking the Metaverse</em>: Akselerasi Transformasi Digital dalam Menyambut Teknologi Masa Depan, yang berlangsung di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, belum lama ini.</p>
<p>Menurut dia, pihaknya akan menata kembali pita spektrum frekuensi 700 MHz, untuk memperluas jaringan 5G, serta optimalisasi jaringan 4G. Sehingga cakupan layanan 4G dan 5G dapat lebih menjangkau masyarakat.</p>
<p>&#8221;Pelaksanaan migrasi TV analog ke ASO TV di Tanah Air, dilakukan secara bertahap. Penerapan kebijakan diawali dengan pelaksanaan simulcast atau siaran TV digital dan analog secara bersamaan, yang telah dilakukan sejak 2019,&#8221; kata Johnny, seperti dikutip dari laman<em> kominfo.go.id</em>.</p>
<p>Ditambahkan dia, pihaknya telah memulai ASO Penyiaran TV pada 30 April 2022, dan akan terus dilakukannya sampai dengan 2 November 2022, sebagaimana amanat UU Cipta Kerja. &#8221;Selanjutnya masyarakat di Indonesia akan dilayani melalui siaran televisi full digital atau digital penuh,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>Revisi UU</strong><br />
Sementara itu, Staf Khusus Menkominfo, Rosarita Niken Widiatuti menyampaikan, Indonesia tertinggal dalam penerapan ASO TV bila dibanding denga negara-negara lain di Asia Pasifik. Negara seperti Jerman, bahkan sudah memulai sejak 2009, dan Singapura sudah mempopulerkannya mulai 2019 lalu.</p>
<p>&#8221;Kita masih menunggu revisi UU Penyiaran untuk penerapannya. Tapi dengan UU Cipta Kerja, kita punya landasan legal formal untuk melaksanakan migrasi dari TV Analog ke ASO TV,&#8221; tutur Niken, saat memberikan bimbingan teknik kepada wartawan bertajuk Journalist Fellowship Media Online Kominfo.</p>
<p>Dijelaskan dia, migrasi ke ASO TV merupakan bentuk percepatan transformasi digital sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo. Menyongsong era digital, Kominfo melakukan grand design transformasi digital di setiap lini, membangun data center dan SDM bertalenta digital.</p>
<p>&#8221;Kementerian Kominfo memberikan beasiswa kepada 200 ribu tenaga kerja untuk dididik, sehingga memiliki keterampilan dan keahlian digital,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Dipaparkan Niken, melalui TV digital, masyarakat memperoleh manfaat berupa kualitas siaran gambar dengan resolusi tinggi, dan suara yang lebih jernih. Tak hanya itu, pilihan saluran televisi yang bisa dinikmati juga tersedia lebih banyak, dan siarannya lebih bervariasi.</p>
<p><strong>Pemancar Televisi</strong><br />
Lalu apa saja perbedaan TV Analog dan TV Digital? Dia menyebutkan, jika TV Analog dirancang untuk suara, sedangkan digital suara dan data.</p>
<p>&#8221;TV Analog bergantung pada jarak stasiun pemancar televisi. Semakin jauh jarak stasiun pemancarnya dengan antena penangkap, maka semakin lemah sinyal yang ditangkap, hingga membuat gambar buram dan berbayang,&#8221; tukas dia, seraya menerangkan, TV digital tidak bergantung jauh dekatnya jarak pemancar.</p>
<p>Untuk bisa menyaksikan TV Digital, masyarakat yang tidak perlu mengganti televisi yang sudah ada. Namun harus ditambah perangkat Set Top Box (STB).</p>
<p>STB merupakan sebuah alat yang dapat mengubah sinyal digital menjadi gambar dan suara, sehingga dapat ditampilkan di TV non-digital, termasuk TV tabung. Dengan menggunakan STB, pengguna tidak perlu mengganti TV analog dan antena yang dimiliki.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p><em>#ASO #analogswitchoff #TVdigital #siarandigitalindonesia #ASO2022</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/10/tv-digital-jadikan-siaran-lebih-jernih-dan-bervariasi">TV Digital Jadikan Siaran Lebih Jernih dan Bervariasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pastikan STB TV Digital Bersertifikasi Kominfo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/06/09/pastikan-stb-tv-digital-bersertifikasi-kominfo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2022 01:46:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#analogswitchoff]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO2022]]></category>
		<category><![CDATA[#siarandigitalindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#TVdigital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=266362</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Usai melakukan penghentian siaran TV analog (Analog Switch Off/ASO), Pemerintah Indonesia gencar mengampanyekan program migrasi ke TV digital, mulai April 2022. Dan program ini ditargetkan rampung pada November 2022. Bagi masyarakat yang masih memiliki TV analog, dan berkeinginan untuk terus menikmati siaran televisi dan masih mempertahankan TV yang lama, sebaiknya segera membeli Set [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/09/pastikan-stb-tv-digital-bersertifikasi-kominfo">Pastikan STB TV Digital Bersertifikasi Kominfo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Usai melakukan penghentian siaran TV analog (<em>Analog Switch Off</em>/ASO), Pemerintah Indonesia gencar mengampanyekan program migrasi ke TV digital, mulai April 2022. Dan program ini ditargetkan rampung pada November 2022.</p>
<p>Bagi masyarakat yang masih memiliki TV analog, dan berkeinginan untuk terus menikmati siaran televisi dan masih mempertahankan TV yang lama, sebaiknya segera membeli Set Top Box (STB).</p>
<p>STB untuk TV digital ini adalah sesuatu yang penting. Karena tanpa peralatan ini, TV digital tidak akan dapat digunakan. Pasalnya, STB berfungsi sebagai penerima dan pengonversi sinyal menjadi suara dan gambar, untuk ditampilkan pada TV.</p>
<p>Jika berkeinginan mendapatkan produk STB TV digital yang mumpuni untuk digunakan di rumah, berikut ini beberapa tips membeli STB, agar tidak terjadi kesalahan.</p>
<p>Adanya sertifikat Kominfo. Langkah utama dan pertama yang harus diketahui adalah, STB TV digital terbaik yaitu, kepemilikan sertifikat dari Kominfo. Pasalnya, sertifikat Kominfo merupakan jaminan bahwa STB TV digital yang dibeli dapat digunakan.</p>
<p><strong>MODI</strong><br />
STB sesuai kebutuhan. Banyak produk STB TV digital dijumpai di pasaran, mulai dari yang murah hingga mahal. Selain itu, berbagai produk itu juga ada yang menawarkan fitur yang bisa menghubungkan TV dengan internet. Apabila Anda tidak membutuhkan koneksi ke internet, sebaiknya beli STB TV digital yang tidak memiliki fitur itu.</p>
<p>Me-<em>review</em> lebih dalam. Sebaiknya mencari tahu mengenai seluk beluk setiap produk STB TV digital yang hendak dibeli.</p>
<p>Guna memastikan STB mendukung siaran digital, bisa juga mengorek keterangan langsung ke penjual. Keterangan DVB-T2 biasanya juga sudah ada pada kemasan STB. Selain itu, Kominfo melalui kampanye MODI, juga memberikan keterangan khusus pada STB ini.</p>
<p>Jika pada kemasan STB tertulis &#8220;Siap Digital&#8221; atau gambar maskot MODI sebagai kampanye TV digital, maka dapat dipastikan, STB itu mendukung siaran digital di Indonesia.</p>
<p>Untuk bisa menikmati siaran TV digital, bisa juga mengecek sinyal di wilayah setempat. Pastikan wilayah itu terjangkau siaran digital, agar saluran TV digital muncul di layar TV.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p><em>#ASO, #analogswitchoff, #TVdigital, #siarandigitalindonesia, #ASO2022</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/09/pastikan-stb-tv-digital-bersertifikasi-kominfo">Pastikan STB TV Digital Bersertifikasi Kominfo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TV Digital Memungkinkan Diversifikasi Multi Kanal dan Transformasi Digital</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/06/06/tv-digital-memungkinkan-diversifikasi-multi-kanal-dan-transformasi-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2022 02:36:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#analogswitchoff]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO2022]]></category>
		<category><![CDATA[#siarandigitalindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#TVdigital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=266359</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURBALINGGA (SUARABARU.ID)&#8211; Kepala Bidang TIK Dinas Kominfo Jawa Tengah, Akhmad Syaiffilah mengungkapkan, sejak 30 April 2022, Kabupaten Purbalingga bersama belasan kabupatan/kota di Jateng melaksanakan Analog Switch-Off (ASO), atau menghentikan siaran televisi analog. untuk bermigrasi ke TV digital. Wilayah lain yang memasuki era TV digital yaitu, Blora, Kabupaten dan Kota Pekalongan, Kabupaten dan Kota Tegal, Kabupaten [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/06/tv-digital-memungkinkan-diversifikasi-multi-kanal-dan-transformasi-digital">TV Digital Memungkinkan Diversifikasi Multi Kanal dan Transformasi Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kepala Bidang TIK Dinas Kominfo Jawa Tengah, Akhmad Syaiffilah mengungkapkan, sejak 30 April 2022, Kabupaten Purbalingga bersama belasan kabupatan/kota di Jateng melaksanakan <em>Analog Switch-Off</em> (ASO), atau menghentikan siaran televisi analog. untuk bermigrasi ke TV digital.</p>
<p>Wilayah lain yang memasuki era TV digital yaitu, Blora, Kabupaten dan Kota Pekalongan, Kabupaten dan Kota Tegal, Kabupaten Rembang, Pati, Jepara, Cilacap, Banyumas, Purbalingga dan Brebes.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikannya belum lama ini, saat membuka webinar migrasi TV digital dengan tema &#8216;Menuju Transformasi TV Digital&#8217;. Webinar ini diikuti Dinas Kominfo, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng, dan para camat se-Jateng.</p>
<p>Ditambahkan dia, untuk tahap kedua akan dimulai pada 25 Agustus 2022, meliputi Kabupaten Boyolali, Sragen, Grobogan, Kudus, Demak, Kabupaten dan Kota Semarang dan Kota Salatiga.</p>
<p>Sedangkan tahap ketiga dimulai 2 November 2022 di Kabupaten Magelang, Temanggung, Kendal, Batang, Kabupaten Magelang, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo dan Wonosobo.</p>
<p><strong>Hati-hati</strong><br />
&#8221;Kemudahan sistem TV Digital memungkinkan diversifikasi multi kanal dan transformasi digital. Selain itu, siaran lebih jernih, lebih baik dan programnya lebih beragam. Harapanya Jawa Tengah siap melaksanakan ASO,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Di bagian lain, Ketua KPID Jateng, Muhammad Aulia Assyahiddin, meminta masyarakat dalam membeli Set Top Box (STB) harus berhati-hati, karena banyak ragamnya dari yang murah sampai yang mahal. Untuk itu, masyarakat harus cermat dalam membelinya. Sarannya, harus melihat dulu apakah STB itu sudah mendapatkan sertifikat dari Kemenkominfo atau belum.</p>
<p>&#8221;Jangan sampai sudah dibeli, namun tidak bisa digunakan. Mumpung belum beralih ke digital, diharapkan masyarakat sudah membelinya, agar setelah proses ASO bisa langsung menerima signal TV digitalnya,&#8221; tambah komisioner yang juga pegiat media itu.</p>
<p>Sementara itu, Staf Kemenkominfo RI, JH Phillip Gobang menyampaikan, untuk bermigrasi dari TV analog ke TV digital, diperlukan STB, yang mana telah diatur dalam Peremenkominfo Nomor 4 Tahun 2029 tanggal 28 Juni 2019, tentang persyaratan teknis alat dan atau perangkat telekomunikasi, untuk keperluan penyelenggaraan televisi dan radio.</p>
<p>&#8221;Masyarakat bisa membeli STB yang telah direkomendasi Kemenkominfo, yakni dengan logo Mody. Keuntungannya, mempunyai channel kebencanaan, bersih gambarnya, jernih suaranya dan canggih teknologinya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Philip berharap kepada seluruh masyarakat di Jateng, untuk bisa segera beralih dari TV analog ke era baru, yakni TV digital. Pihaknya menginginkan, adanya kolaborasi tumbuhnya ekosistem digital, dan memastikan seluruh elemen masyarakat bergerak maju untuk perubahan penting di era digital hari ini, dan di masa depan.</p>
<p>&#8221;Bagi masyarakat yang kurang mampu, akan diberikan bantuan STB oleh pemerintah, dengan syarat terdaftar di DTKS Kemensos. Untuk lebih jelasnya bisa diakses di <em>https://siarandigital.kominfo.go.id</em>,&#8221; ujarnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p><em>#ASO, #analogswitchoff, #TVdigital, #siarandigitalindonesia, #ASO2022</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/06/tv-digital-memungkinkan-diversifikasi-multi-kanal-dan-transformasi-digital">TV Digital Memungkinkan Diversifikasi Multi Kanal dan Transformasi Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Penggunaan TV Digital dengan Menggunakan Bahasa Ngapak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/06/05/sosialisasi-penggunaan-tv-digital-dengan-menggunakan-bahasa-ngapak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2022 03:27:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#analogswitchoff]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO2022]]></category>
		<category><![CDATA[#siarandigitalindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#TVdigital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=266355</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID)- Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Gumregah, di Kabupaten Tegal, terus berusaha memberikan penjelasan kepada masyarakat, terkait sosialisasi penggunaan TV digital. Kegiatan itu dilakukan melalui Pelayanan Informasi Kebijakan Daerah, yang digelar di Balai Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Rabu (25/5/2022). Dengan menggunakan bahasa ngapak khas Tegalan, mereka menuturkannya dengan gaya santai. Sosialisasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/05/sosialisasi-penggunaan-tv-digital-dengan-menggunakan-bahasa-ngapak">Sosialisasi Penggunaan TV Digital dengan Menggunakan Bahasa Ngapak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Gumregah, di Kabupaten Tegal, terus berusaha memberikan penjelasan kepada masyarakat, terkait sosialisasi penggunaan TV digital.</p>
<p>Kegiatan itu dilakukan melalui Pelayanan Informasi Kebijakan Daerah, yang digelar di Balai Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Rabu (25/5/2022). Dengan menggunakan bahasa ngapak khas Tegalan, mereka menuturkannya dengan gaya santai.</p>
<p>Sosialisasi digelar agar masyarakat bisa memahami TV digital, TV kabel, TV live streaming, dan TV satelit.</p>
<p>Sekretaris RT setempat, Projo Suminep, berusaha menjelaskan, jika TV analog seringkali membuat tayangan yang ditonton gambarnya kurang jernih. Tetapi jika menggunakan teknologi digital, tayangannya lebih bersih dan suaranya jernih.</p>
<p>&#8221;TV digital tidak sama dengan TV live streaming, TV satelit, atau TV kabel,&#8221; ujar dia, seperti dikutip dari<em> jatengprov.go.id</em>.</p>
<p><strong>Kemensos</strong><br />
Menurutnya, migrasi ke teknologi digital tak berarti masyarakat mesti mengganti televisinya. Jika belum memiliki smart TV, warga bisa memakai Set Top Box (STB). Bahkan pemerintah juga menyiapkan bantuan STB, bagi mereka yang tidak mampu, sesuai data dari Kementerian Sosial.</p>
<p>&#8221;Penerima bantuan Set Top Box pada warga kurang mampu, yang menentukan Kementerian Sosial dan Kementerian Kominfo. Jadi jangan marah ke pengurus RT,&#8221; gurau Projo Suminep.</p>
<p>Sedangan Bendahara Lurah, Surini, menambahkan, jika Analog Switch Off (ASO) alias penghentian siaran analog, dilakukan secara bertahap. Kabupaten Tegal termasuk wilayah yang akan diberlakukan ASO Tahap I, mulai 30 April 2022.</p>
<p>Beberapa kota lainnya yang juga diberlakukan ASO Tahap I yakni, Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Blora, Pemalang, Rembang, Pati, Jepara, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, dan Brebes.</p>
<p>Untuk Tahap II dilaksanakan pada 25 Agustus 2022, di wilayah Kota Semarang, Salatiga, Kabupaten Semarang, Boyolali, Sragen, Grobogan, Kudus, Demak.</p>
<p><strong>Loncatan Teknologi</strong><br />
Lalu Tahap III mulai 2 November 2022, meliputi wilayah Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Temanggung, Kendal, Batang, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, dan Wonosobo.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jateng, melalui Sekretaris Hermoyo Widodo, meminta masyarakat mulai beralih ke tayangan TV digital.</p>
<p>&#8221;Saat ini teknologi sudah menjadi kebutuhan. Bahkan saat pandemi yang berlangung dua tahun belakangan ini, loncatan teknologi seolah maju 10 tahun ke depan. Termasuk kebutuhan digital yang berubah dan bergerak cepat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dijelaskan dia, untuk TV lama tetap bisa dipakai, dengan tambahan STB. Kemenkominfo dan Kemensos, juga akan memberikan bantuan alat STB gratis, bagi penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial. Sampai saat ini penyaluran STB masih terus berjalan.</p>
<p>&#8221;Pemerintah akan membantu masyarakat yang dari sisi perekonomiannya masih kurang. Yang penting, bagaimana masyarakat bisa melihat televisi nggak ada semutnya, lebih jernih dan lebih bagus,&#8221; harap Hermoyo.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p><em>#ASO, #analogswitchoff, #TVdigital, #siarandigitalindonesia, #ASO2022</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/05/sosialisasi-penggunaan-tv-digital-dengan-menggunakan-bahasa-ngapak">Sosialisasi Penggunaan TV Digital dengan Menggunakan Bahasa Ngapak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TV Digital Harus Bersih, Jernih, Canggih dan Bermanfaat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/06/04/tv-digital-harus-bersih-jernih-canggih-dan-bermanfaat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2022 07:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#analogswitchoff]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO]]></category>
		<category><![CDATA[#ASO2022]]></category>
		<category><![CDATA[#siarandigitalindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#TVdigital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=266352</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Upaya Pemerintah Indoneasia melalui Kementerian Kominfo, dalam menerapkan kebijakan migrasi dari TV analog ke TV digital, didukung Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah, Muhammad Aulia Assyahaddin. Apalagi kebijakan itu sebagai implementasi UU Cipta Kerja. Dikatakannya, program ini harus diiringi pengembangan ekosistem digital. Munculnya ekosistem digital, ditandai dengan adanya komunitas-komunitas konten kreator [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/04/tv-digital-harus-bersih-jernih-canggih-dan-bermanfaat">TV Digital Harus Bersih, Jernih, Canggih dan Bermanfaat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Upaya Pemerintah Indoneasia melalui Kementerian Kominfo, dalam menerapkan kebijakan migrasi dari TV analog ke TV digital, didukung Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah, Muhammad Aulia Assyahaddin. Apalagi kebijakan itu sebagai implementasi UU Cipta Kerja.</p>
<p>Dikatakannya, program ini harus diiringi pengembangan ekosistem digital. Munculnya ekosistem digital, ditandai dengan adanya komunitas-komunitas konten kreator yang berkarya, untuk bisa meningkatkan kualitas isi siaran.</p>
<p>&#8221;Jangan sampai sudah berganti format menjadi TV digital, tapi kontennya masih berwatak analog. Gambar bersih, suara jernih, teknologi canggih, tapi masih ada sinetron tentang istri dan anak yang tertukar,&#8221; ungkap Aulia dalam keterangannya di Semarang, Jumat (3/6/2022).</p>
<p>Menurutnya, dengan adanya TV digital memang mendorong kanal-kanal TV komunitas dan TV yang sudah established, untuk melakukan inovasi dan kreativitas siaran. Jika tidak, keberadaannya tidak akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.</p>
<p><strong>Manfaat</strong><br />
Saat ini, lanjut dia, selera masyarakat masih berkiblat ke channel YouTube. Maka diharapkan, pelibatan para konten kreator ini bisa mengubah lanskap &#8216;Keyoutuban&#8217; ini menuju TV digital.</p>
<p>Disebutkan mantan Pemimpin Redaksi Harian Wawasan itu, ada tiga kata yang digunakan dalam sosialisasi TV digital, yakni bersih, jernih dan canggih. Namun KPID sendiri menambahkan kata keempat, yaitu manfaat. Artinya, sesuai dengan kedigitalannya, TV digital harus benar-benar canggih dan bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p>&#8221;Canggihnya itu di bagian mana? TV digital itu mestinya harus memungkinkan masyarakat menjadi user dan pemirsa aktif, yang menanggapi langsung atas sebuah konten,&#8221; tambah penulis buku dan mantan presenter acara di sebuah TV lokal Semarang ini.</p>
<p>Ditambahkan dia, TV digital harus menjadi Early Warning System atau EWS kebencanaan. Semisal, memberikan sinyal jika terjadi gempa. Misalnya tiba-tiba TV-nya mati, untuk menandakan terjadi sesuatu, yang semua itu tak bisa dilakukan TV analog.</p>
<p>KPID sendiri turut memantau kondisi lapangan, terkait sosialisasi program Analog Switch Off (ASO), atau penghentian siaran analog tahap pertama pada 30 April 2022, lalu. Dan tahap kedua bakal berlangsung 25 Agustus 2022, serta tahap ketiga pada 2 November 2022.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/06/04/tv-digital-harus-bersih-jernih-canggih-dan-bermanfaat">TV Digital Harus Bersih, Jernih, Canggih dan Bermanfaat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://3.33.146.175/id/">https://3.33.146.175/id/</a>
<a href="https://117.18.0.23/">https://117.18.0.23/</a>
<a href="https://117.18.0.16/">https://117.18.0.16/</a>
<a href="https://117.18.0.24/">https://117.18.0.24/</a>

<a href="https://chinesemedicinenews.com/">https://chinesemedicinenews.com/</a>
<a href="https://revistaenigmas.com/">https://revistaenigmas.com/</a>
<a href="https://topweddinglists.com/">https://topweddinglists.com/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://ayahqq.it.com">https://ayahqq.it.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>
<a href="https://klik66.it.com">https://klik66.it.com</a>
<a href="https://radiofarmacia.org">https://radiofarmacia.org</a>
<a href="https://atendamais.org">https://atendamais.org</a>

<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>

<a href="https://aenfis.com/cloud/pkvgames/">https://aenfis.com/cloud/pkvgames/</a>
<a href="https://aenfis.com/cloud/bandarqq/">https://aenfis.com/cloud/bandarqq/</a>
<a href="https://aenfis.com/cloud/dominoqq/">https://aenfis.com/cloud/dominoqq/</a>
</div>