SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dalam menghadapi tahun yang penuh tantangan, Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Jawa Tengah fokus membangun soliditas.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASITA Jawa Tengah, Alex Gunarto dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ASITA Jawa Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Semarang, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan Rakerda dihadiri oleh jajaran pengurus DPD ASITA Jawa Tengah, anggota ASITA dari berbagai kabupaten/kota, mitra industri pariwisata, perwakilan hotel, maskapai penerbangan, perbankan, pemerintah, serta stakeholder pariwisata lainnya.

Agenda tahunan kali ini mengusung tema “Sinergi dan Soliditas ASITA Menghadapi Tahun Penuh Tantangan.”. Menurut Alex, ASITA Jawa Tengah lebih mengedepankan networking, yang dalam Raperda ini juga mengundang para vendor.
“Kedekatan dengan para vendor, pengurus dan anggota ini bisa menjadi kekuatan untuk mengoptimalisasi sektor pariwisata, bekerja-sama saling menguntungkan, dan bersinergi memberikan solusi terbaik dalam menghadapi tantangan yang tengah kita hadapi saat in,” kata Alex.
Alex menyebut, Rakerda menjadi momentum penting untuk menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi dalam menghadapi dinamika industri perjalanan wisata yang terus berkembang.
Tantangan berupa efisiensi anggaran pemerintah, perubahan perilaku wisatawan, transformasi digital, hingga meningkatnya persaingan usaha menjadi fokus pembahasan dalam forum ini.
Alex menyampaikan, industri pariwisata membutuhkan kolaborasi yang semakin kuat antara pelaku usaha, pemerintah, dan seluruh ekosistem pariwisata.
“Rakerda ini bukan sekadar menyusun program kerja, tetapi menjadi momentum memperkuat sinergi, membangun solidaritas antaranggota, serta menghadirkan solusi nyata agar biro perjalanan wisata di Jawa Tengah mampu terus tumbuh, beradaptasi, dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah,” ungkap Alex.













