KEBUMEN (SUARABARU.ID) – SMK Bina Nusantara Kebumen di Jalan Ahmad Yani 35 Kota Kebumen pada Tahun Ajaran 2026/2027 mampu menjaring 159 siswa baru.
Yang menarik, selama belajar di SMK Bina Nusantara, para siswa tidak dipungut biaya atau benar-benar gratis 100 persen.. Apalagi sebagian besar orang tua siswa memang berasal dari kalangan kurang mampu di pedesaan Kebumen.
Kepala SMK Bina Nusantara Kebumen Khakim Fisabil ST dihubungi Selasa (30/6) mengungkapkan, pihaknya saat ini masih dalam masa pendaftaran atau sistem penerimaan murid baru (SPMB) sampai 11 Juli mendatang.
“Alhamdulillah dari kuota sebanyak 150 siswa sudah terlampaui. Namun kami tetap memberi kesempatan bagi siswa yang akan mendaftar, tetap kami tunggu karena juga ada satu dua anak yang diterima di sekolah negeri mengundurkan diri sehingga bisa diisi siswa yang lain,”terang Khakim.

Menurut penjelasan Khakim, ada beberapa kelebihan yang dimiliki SMK Bina Nusantara Kebumen. Pertama, pihaknya menyediakan asrama gratis bagi siswa yang berasal dari luar kota Kebumen. Asrama telah dilengakpi tempat tidur, kasur, ember dan alat mandi. Saat ini sudah ada 32 siswa yang menempati asrama, terdiri atas 21 anak perempuan dan 15 laki-laki.
Transportasi Gratis
Kemudian bagi siswa yang tidak tinggal di asrama namun dengan jumlah sebaran minimal 15 anak dalam satua area juga disediakan transportasi gratis. Bahkan dari siswa baru tersebut sudah bisa dipetakan menjadi tiga titik kumpul siswa antar jemput kendaraan gratis.
Titik kumpul pertama di Alian, akan mengangkut siswa dari Desa Wonokromo, Sawangan, Surotrunan (Alian), Tanahsari, Kalirejo (Kebumen) dan sekitarnya ada sebanyak 30 anak.
Kemudian titik Kumpul Klirong akan mengangkut siswa dari Desa Tambakprogaten, Dorowati, dan di Sokka Baru sekitar Pasar Keputihan sebanyak 17 anak. Sedangkan titik kumpul Pasar Tengok Sruweng menyediakan transportasi gratis bagi siswa dari Desa Menganti, Giwangretno, Bumiharjo (Klirong), Logede (Pejagoan) serta Trikarso serta Karangpule.
Khakim Fisabil manambahkan, keunggulan lain SMK Bina Nusantara Kebumen yaitu dari program studi ada 4 kompetensi keahlian atau jurusan. Yaitu Jurusan Pertanian atau Agrobisnis Tanaman Pangan Holtikultura (ATPH), Desain Komunikasi Visula, Akuntansi dan Keuangan Lembaga serta Otomotif Teknik Alat Berat.
Dia menambahkan, Jurusan Pertanian mendorong siswa mampu bertani kekinian atau secara modern. Yaitu menanam di polibag, atau sistem pertaniann atap tanaman bawah kolam, serta tanaman-tanaman yang sehat tidak mengandung pupuk kimia dan muaranya mendukung ketahanan pangan Pemerintah dan pangan global.
Adapun kelebihan dari output lulusan SMK Bina Nusantara Kebumen bisa melanjutkam kuliah atau langsung bekerja di perusahaan mitra maupun perusahaan lain. Alumni memiliki beberapa opsi akan langsung bekerja di dalam negeri maupun di luar negeri, seperti ke Jepang, Korea dan Malaysia.
Kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) murid baru di SMK Bina Nusantara Kebumen akan dimulai 13 Juli 2026 selama sepekan. Saat ini sudah ada 52 siswa dari kelas XI dan XII.”MPLS akan kamu laksanakan sepekan untuk menanamkan karakter, disiplin dan budaya sekolah,”tandas Khakim.
Komper Wardopo













