blank

SEMARANG SUARABARU.ID : HAKA Auto secara serentak meresmikan 4 cabang showroom BYD di Jawa Tengah. Grand opening dilakukan di cabang Semarang sekaligus untuk cabang Magelang Solo dan Klaten. Hadir dalam acara tersebut Sekda Jawa Tengah Soemarno dan Wakil Walikota Semarang beserta jajaran.

Hal ini mempertegas komitmennya dalam memperluas akses kendaraan listrik bagi masyarakat Indonesia. Peresmian ini juga menjadi bagian dari langkah strategis BYD dalam memperkuat jaringan Nasional dan mendorong pengembangan ekosistem kendaraan energi baru yang lebih luas di berbagai daerah.

blank

Momentum adopsi kendaraan listrik di Jawa Tengah terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga saat ini, lebih dari 4.000 kendaraan listrik telah beroperasi di provinsi tersebut, dengan tingkat adopsi yang meningkat lebih dari empat kali lipat dalam dua tahun terakhir. Sebagai salah satu penggerak utama pasar kendaraan listrik nasional, BYD melihat Jawa Tengah sebagai wilayah strategis untuk memperkuat jaringan layanan dan penjualan, sekaligus mendukung kebutuhan konsumen yang terus berkembang terhadap kendaraan energi baru.

“Peresmian empat dealer baru di Semarang, Solo, Klaten, dan Magelang menjadi bagian dari strategi Haka Auto dalam mendukung transformasi kendaraan listrik di Indonesia. Dengan bertambahnya jaringan ini, kami ingin memastikan masyarakat di berbagai wilayah Jawa Tengah memiliki akses yang lebih mudah terhadap produk dan layanan kendaraan listrik BYD,” ujar Hariyadi Kaimuddin, CEO PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto).
“Setelah lebih dari dua tahun beroperasi di Indonesia, lebih dari 91.000 kendaraan BYD telah diterima oleh konsumen, yang merepresentasikan lebih dari 40% pangsa pasar kendaraan listrik nasional. Di Jawa Tengah, lebih dari 1.600 unit BYD telah beroperasi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan adopsi kendaraan energi baru di wilayah tersebut.

blank

Pencapaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap teknologi kendaraan energi baru, sekaligus memperkuat komitmen BYD untuk terus mempercepat adopsi mobilitas berkelanjutan melalui inovasi teknologi, perluasan akses, serta penguatan ekosistem layanan yang menyeluruh. Kami percaya Jawa Tengah memiliki peran penting dalam masa depan mobilitas berkelanjutan di Indonesia, dan melalui kolaborasi dengan mitra strategis seperti HAKA Auto serta seluruh pemangku kepentingan termasuk Pemerintah Jawa Tengah, BYD berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ekosistem kendaraan energi baru yang lebih kuat, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia.

Pemilihan Semarang, Solo, Klaten, dan Magelang didasarkan pada potensi pasar kendaraan listrik serta peran strategis wilayah tersebut dalam transformasi transportasi berkelanjutan. “Kami ingin masyarakat Jawa Tengah dapat merasakan langsung lini kendaraan BYD yang telah dipasarkan di Indonesia, mulai dari BYD Seal, BYD Sealion 7, BYD Atto 3, BYD Dolphin, BYD Atto 1, dan BYD M6 EV, hingga teknologi DM terbaru melalui BYD M6 DM. Melalui fasilitas test drive, konsumen dapat memahami secara langsung performa, kenyamanan, dan inovasi yang ditawarkan BYD,” tambah Hariyadi.

Sejalan dengan perluasan jaringan tersebut, BYD M6 DM juga diperkenalkan lebih dekat kepada masyarakat Jawa Tengah. Sebagai model Dual Mode pertama BYD di Indonesia, BYD M6 DM mengusung teknologi DM generasi kelima (5th Generation Dual Mode Technology) yang menghadirkan pengalaman berkendara yang Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit, melalui kombinasi efisiensi, performa, serta fleksibilitas penggunaan yang lebih optimal. Dengan efisiensi bahan bakar hingga 65 km/liter, model ini hadir sebagai solusi mobilitas yang ekonomis, praktis, dan ramah lingkungan.